NovelToon NovelToon
Dimanjakan Oleh Cintanya

Dimanjakan Oleh Cintanya

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cintapertama
Popularitas:6.8k
Nilai: 5
Nama Author: Elwa Zetri

​"Siapa?!" Sebuah suara berat, serak, dan penuh ancaman terdengar di kegelapan.

​Rayyan langsung mencengkeram pergelangan tangan Aira. Napas pria itu memburu, aroma maskulin yang bercampur dengan hawa panas menguar dari tubuhnya. Obat bius di dalam tubuh Rayyan bergolak hebat saat merasakan kulit halus seorang wanita menyentuhnya.

​"S-sakit... panas..." Aira tidak menjawab pertanyaan Rayyan. Gadis itu justru meracau, air matanya menetes karena rasa tidak nyaman yang asing di sekujur tubuhnya. Sentuhan tangan Rayyan yang dingin di pergelangan tangannya justru terasa seperti penawar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elwa Zetri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dendam Di balik Pintu

​Di dalam dekapan hangat Rayyan, Aira tidak sepenuhnya terbuai. Sejak melangkah keluar dari lift lantai 35 tadi, instingnya yang peka sudah menangkap bayangan sepatu hak tinggi milik Sandra yang berbunyi samar di kejauhan. Ditambah lagi, sekilas pantulan bayangan dari kaca film ruang rapat tadi mengonfirmasi bahwa asisten pribadi suaminya itu benar-benar nekat mengekor hingga ke depan pintu.

​Sebuah senyuman tipis, penuh kemenangan terukir di bibir manis Aira. Jika Sandra ingin bermain api, maka Aira tidak keberatan menyiram bensin ke dalamnya.

​Aira sedikit menjauhkan wajahnya dari dada Rayyan, lalu berjinjit. Tangan kecilnya terangkat mengalungkan lengan di leher kokoh Rayyan, menarik pria itu menunduk agar telinganya sejajar dengan bibirnya.

​"Rayyan..." bisik Aira dengan suara yang teramat lirih, hampir menyerupai desiran angin. "Di luar pintu... Bu Sandra sedang menempelkan telinganya untuk menguping kita."

​Mendengar bisikan istrinya, tubuh tegap Rayyan seketika menegang. Sepasang mata elangnya langsung berkilat tajam, memancarkan amarah yang dingin menatap ke arah pintu kayu jati di depan mereka. Berani-beraninya seorang karyawan biasa melanggar privasi mutlak ruang kerjanya, apalagi berniat memata-matai urusan pribadinya dengan sang istri.

​Namun, sebelum Rayyan sempat melepaskan pelukannya untuk membuka pintu dan mencabik karier Sandra saat itu juga, jemari Aira meremas lembut tengkuk suaminya, menahannya tetap di posisi semula.

​"Jangan dibuka dulu," bisik Aira lagi, matanya berkedip jenaka dengan binar yang menggoda. "Bukannya kamu bilang siang tadi mau memberiku 'hukuman manis' karena aku mendiamkanmu? Lakukan sekarang, Pak CEO. Biarkan dia mendengar apa yang ingin dia dengar."

​Rayyan tertegun sejenak menatap wajah berani istri kecilnya. Rasa gemas yang luar biasa seketika membuncah di dada sang penguasa korporasi. Dia tidak menyangka Aira yang biasanya polos bisa secerdik ini jika sedang membalas orang yang berniat jahat kepadanya.

​"Oh, jadi istriku sudah pintar memancing harimau, hm?" sahut Rayyan dengan suara yang sengaja dia naikkan satu volume, cukup berat dan berat, namun dipastikan bisa menembus celah bawah pintu peredam suara jika seseorang menempelkan telinga dengan rapat di sana.

​Rayyan mengeratkan pelukannya di pinggang Aira, menekan tubuh ramping itu ke dalam rengkuhannya yang posesif. "Baiklah, jika itu maumu. Mari kita mulai hukumanmu karena sudah berani bersikap cuek pada suamimu sendiri siang tadi, Nyonya Wijaya."

​Sementara itu, di luar pintu, Sandra yang sedang menempelkan telinganya hingga memerah seketika membelalakkan mata. Jantungnya serasa copot dari tempatnya, dan seluruh persendiannya mendadak lemas bagai diterjang ombak raksasa saat mendengar dua kata terakhir yang lolos dari mulut bos besarnya: Nyonya Wijaya.

​Di luar pintu, seluruh dunia Sandra terasa runtuh seketika. Lututnya gemetar hebat, dan wajahnya yang dilapisi riasan tebal kini pucat pasi bagai mayat. Fakta bahwa Aira—anak magang berpakaian longgar yang selalu dicibirnya—ternyata adalah Nyonya Besar Wijaya, istri sah dari pria yang dipujanya, benar-benar membakar kewarasannya.

​Rasa terkejut itu dalam sekejap berubah menjadi kebencian yang teramat pekat.

​"Nggak... ini nggak mungkin!" desis Sandra dalam hati, giginya bergelatuk menahan amarah yang meledak-ledak. "Aku tidak akan membiarkan jalang kecil itu memilikimu, Pak Rayyan. Kalau aku tidak bisa mendapatkanmu, maka dia juga tidak boleh memilikimu!"

​Dengan pikiran yang dipenuhi rencana busuk untuk menyingkirkan Aira, Sandra melangkah mundur. Dia bergegas pergi meninggalkan lantai eksekutif dengan langkah terburu-buru, lalu pulang membawa dendam yang membara di dadanya.

​Sementara itu di dalam ruangan, Aira yang memiliki pendengaran tajam samar-samar mendengar suara ketukan hak tinggi Sandra yang menjauh dan menghilang. Dia langsung mengembuskan napas lega. "Dia sudah pergi, Rayyan," bisik Aira sambil melonggarkan kalungan tangannya di leher suaminya.

​Namun, tepat saat Aira hendak menurunkan kakinya yang sedari tadi berjinjit, tubuhnya tiba-tiba menegang. Mata bulatnya membelalak sempurna, dan tangan kanannya refleks mencengkeram kemeja Rayyan.

​"Ah..." Aira memekik kecil, wajahnya tampak terkejut.

​Rayyan seketika panik melihat perubahan ekspresi istrinya. "Kenapa, Sayang? Ada yang sakit? Perutmu kram lagi?" tanya Rayyan bertubi-tubi dengan raut wajah yang luar biasa cemas.

​Aira tidak menjawab dengan kata-kata. Dia meraih tangan besar Rayyan, lalu menuntun telapak tangan suaminya itu untuk menempel di atas perut buncit empat bulannya yang tersembunyi di balik kemeja oversized.

​Dug.

​Sebuah gerakan kecil namun sangat nyata terasa menyundul telapak tangan Rayyan dari dalam rahim Aira. Itu adalah tendangan pertama dari calon bayi mereka.

​Rayyan seketika mematung. Pria penguasa bisnis yang biasanya selalu tenang dan dingin itu kini menatap perut Aira dengan mata yang berkaca-kaca saking takjubnya. Lengkungan senyum yang sangat tulus dan tampan terbit di wajahnya. "Dia... dia menendang, Aira? Anak kita bergerak?" tanya Rayyan dengan suara yang bergetar karena haru.

​Aira mengangguk sambil tersenyum manis, air mata kebahagiaan ikut menggenang di pelupuk matanya. "Iya, Rayyan. Dedek bayinya tahu kalau papanya ada di sini. Tapi... rasanya agak aneh, aku ingin cepat-cepat pulang dan berbaring."

​Rayyan langsung mengecup kening Aira dengan penuh kasih sayang. "Iya, kita pulang sekarang. Tapi tunggu sebentar, ya?"

​Rayyan melirik jam tangan mahalnya yang menunjukkan pukul 17.30 sore. Dia tahu, jam pulang kantor baru saja lewat dan area lobi pasti masih dipenuhi oleh karyawan yang mengantre lift. Rayyan tidak mau mengambil risiko ada orang lain yang melihat istrinya lelah atau curiga dengan kedekatan mereka.

​Rayyan meraih ponselnya dan menghubungi kepala pengawal pribadinya. "Siapkan mobil di basement privat. Tunggu sampai seluruh karyawan di lantai bawah selesai melakukan presensi pulang dan gedung mulai sepi. Setelah itu, antarkan istriku pulang ke penthouse dengan sangat hati-hati. Pastikan tidak ada satu pun pasang mata yang melihatnya masuk ke mobil."

​Setelah menutup telepon, Rayyan kembali menatap Aira dengan tatapan protektif. Dia menuntun istrinya untuk duduk di sofa empuk ruang kerjanya, membiarkan Aira beristirahat sejenak di bawah pengawasannya yang ketat, sebelum sang Nyonya Besar Wijaya diantar pulang bagai permata yang paling berharga.

1
Adinda
panggil itu ayang beb, honey, atau mas begitu Aira
Brenda
akhirnya 😄
Ryuu
cepet updateeee
Ryuu
👍
beybi T.Halim
aira payah.,🙈seharusnya dia faham apa yg terbaik untuk dirinya,yg punya suami penguasa bisnis, kesel lah akhirnya babynya jadi korban
Ryuu
Huhhh kerenn bgt
Ryuu
Baguss nggk ngebosenin sejauh ini
Ryuu
Keren bgt thor ceritanyaa
beybi T.Halim
🤭🤭hedeh..berbunga2 kertas tuu...dah bilang cinta aja susah bener lahh😁
beybi T.Halim
masa panggil nama?.,panggil mas kek apa daddy. kan romantis..sekalian jagiya lah🤭
beybi T.Halim
asek...ketahuan deh..lagi baby boom
beybi T.Halim
ada adegan pingsan gak yaa.,br ketahuan aira hamil,kok aku nunggu2 pov kepajikan seorang rayyan wijaya😁
beybi T.Halim
yaa semoga gak ada drama ulat2 lah br terkendali semua keromatisan sang penguasa🤭
beybi T.Halim
kesini dl...suka deh cerita romantis spek2 daddy 🤭😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!