NovelToon NovelToon
DOKTER ITU AYAH ANAKKU

DOKTER ITU AYAH ANAKKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romansa / Anak Genius
Popularitas:7.1k
Nilai: 5
Nama Author: Jing_Jing22

Aline gadis cantik yang berusia 23 tahun, tidak pernah menyangka saat ia menghadiri pesta adik tirinya menjadi sebuah bencana yang membuatnya harus kehilangan keperawanannya.

Puncak dunia Aline hancur saat ayahnya yang seharusnya mendukung dan melindunginya, dengan teganya mengusirnya dari rumah setelah mengetahui bahwa dia sedang hamil dan lebih memilih percaya pada istri dan adik tirinya.

Tidak berselang lama Aline akhirnya bertemu dengan pria yang tidur dengannya, akankah hidup Aline bahagia setelah memilih ikut dengan pria itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jing_Jing22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ep. 26 KELUCUAN PAGI HARI

Aline yang mulai tersadar dengan tindakannya yang tiba-tiba langsung melepaskan pelukkan itu. Ia tersenyum kikuk.

"Maaf, aku tadi terlalu senang... kalau begitu aku mau siap-siap sekarang juga." Ia langsung berlari menghindar dari suaminya.

Erlangga terkekeh kecil saat melihat sikap istrinya.

Sepuluh menit berlalu. Aline keluar dengan gaun floral ala korea berwarna peach.

"Aku sudah siap!"

DEGH!

Jantung Erlangga berdug kencang saat melihat penampilan istrinya yang seperti putri musim semi. Ia benar-benar jatuh cinta pada pesona seorang Aline Anastasia, wanita yang tampak terlihat lemah lembut dan juga sangat anggun.

Aline yang menyadari tatapan intens suaminya seketika pipinya bersemu merah. Ia menundukkan wajahnya mencoba menghindar dari tatapan suaminya.

Beberapa menit kemudian Erlangga mulai tersadar dari lamunannya. "Ayok... kita pulang sekarang." Ia menggenggam tangan Aline melangkah ke luar dari kamar hotel itu.

Aline menatap tangannya yang kini saling bertautan dengan tangan milik suaminya. Ia merasakan hatinya mulai menghangat.

Di depan pintu, tampak kedua pasangan muda dan kedua pasangan yang lanjut usia sudah menunggu kedatangan mereka. Siapa lagi jika bukan Rara dan Bram lalu Alya dan Kusuma.

"Ini masih pagi banget loh, Nak! Kenapa buru-buru mau pulang?" tanya Alya bingung pada putra bungsunya.

"Kita mau sarapan di rumah." jawab Erlangga singkat.

Mereka mengangguk mengerti, mungkin Erlangga akan memasak makanan spesial untuk sarapan kali ini karena ada Aline, itulah yang mereka pikirkan.

Tanpa banyak bicara keluarga besar Dewangga akhirnya meninggalkan hotel tersebut.

Setibanya di area parkiran, Rara bersama Bram masuk ke dalam mobil yang berbeda. Sementara Aline dan Erlangga satu mobil bersama dengan Alya dan Kusuma.

Selama perjalanan suasana tampak sangat tenang, Aline duduk di kursi belakang bersama ibu mertuanya yang terkadang mengelus lembut tangannya, kasih sayang itu seolah menyentuh sisi hatinya yang kosong setelah sekian lama di tinggalkan ibunya.

Hingga beberapa jam kemudian mobil itu terparkir di kediaman mewah keluarga Dewangga.

Erlangga langsung membukakan pintu mobil untuk istrinya. Pria itu tanpa malu-malu memperlihatkan bagaimana ia terlihat sangat peduli atau lebih tepatnya bucin kepada istrinya sendiri di hadapan kedua orang tuanya.

Alya yang melihat putra bungsunya yang biasanya terlihat dingin terhadap wanita. Kini ia melihat sisi lain dari putranya merasakan perasaan bahagia dan bangga ternyata putranya bisa memuliakan istrinya sendiri.

Kini mereka sudah berada di ruang tamu. Hingga suara Kusuma memecah keheningan di antara mereka.

"Cepet masak Erlangga Daddy sudah lapar!" kata Kusuma pada anak bungsunya.

"Siapa juga yang mau masak." jawab Erlangga santai.

Kusuma dan Alya tampak mengkerutkan keningnya dalam.

Mereka pikir, pagi ini putra bungsu mereka akan memasak sarapan spesial untuk mereka, jika bukan Erlangga lalu siapa, oh mungkin Mbok Inah. Berbagai pikiran dan kemungkin memenuhi benak merek.

Tanpa diduga kalimat terakhir yang dilontarkan Erlangga seolah mengguncang kediaman mewah keluarga Dewangga.

"Daddy yang masak."

Di sisi lain, Bram dan Rara tampak tercengang mendengar hal itu. Apa Erlangga ingin membakar kediaman ini. Pikirnya.

Untuk beberapa menit, sunyi tidak ada yang mengeluarkan kata-kata. Mereka hanya saling melirik satu sama lain.

Aline yang berada di samping suaminya, tangannya mulai berkeringat dingin. Apakah ayah mertuanya akan menolak atau lebih parah dari itu misalkan marah karena ada yang memerintahnya. Pikirannya mulai berkecamuk.

"Jangan ngaco deh! Erlangga, kamu mau kita semua menjadi gosong di rumah ini." sahut Bram menatap tidak percaya ke arah adiknya.

"Kamu tau sendiri Daddy tidak bisa memasak, apa kamu sedang meledek Daddy?" sambung Kusuma, sambil membenarkan perkataan putra sulungnya.

Erlangga menggeleng pelan. "Aline yang menginginkannya, lebih tepatnya anak dalam kandungannya." jelas Erlangga.

Seketika kedua mata pria baruh baya itu berbinar. Ia langsung menoleh ke arah menantunya. "Apakah benar? Yang dikatakan suamimu, Nak?" tanya Kusuma kepada Aline.

Aline menatap ke arah suaminya sejenak sebelum menjawab pertanyaan itu.

Erlangga mengangguk pelan saat melihat istrinya seolah meminta persetujuan darinya, padahal cuma hal sekecil itu tapi istrinya selalu meminta izin terlebih dulu sebelum bertindak sesuatu.

Aline yang sudah mendapat persetujuan dari suaminya menoleh ke arah sang ayah mertua. "Iy-aa... Daddy! Apakah boleh..."

"Tentu saja boleh..." antusias Kusuma lalu ia menoleh ke arah istrinya. "Mom, ajarkan Daddy memasak. Cucu kita ingin makanan yang dibuatkan Kakeknya."

Alya tampak tercengang dengan reaksi suaminya, laki-laki yang hanya tau cara menyerang musuhnya kini bertransformasi menjadi koki hanya untuk calon cucunya. Ia terkekeh kekecil.

"Jangan sampai! Kamu malah membuat calon cucu kita keracunan, karena masakan kamu, Mas!" sindirnya dengan nada setengah bercanda.

Di sisi lain, Rara tampak tersenyum miris kepada dirinya sendiri. "Andaikan aku bisa hamil, mungkin mereka akan memperlakukan aku seperti memperlakukan Aline."

Bram yang menyadari wajah sendu istrinya langsung memeluknya dari samping. "Kamu tetap wanita yang paling berharga untukku."

Kini Kusuma bersama istrinya tengah menuju dapur, satu keluarga itu tampak kompak menunggu sang kepala keluarga Dewangga membuat sarapan untuk mereka.

Mbok Inah yang sedang membersihkan dapur tampak kebingungan, saat melihat Tuan Besarnya dan Nyonya Besarnya melangkah menuju dapur secara bersamaan.

"Ada yang bisa saya bantu, Tuan, Nyonya?" tanya Mbok Inah.

"Tidak perlu, Mbok! Sebaiknya pagi ini Mbok Inah libur memasak... biarkan pekerjaan pagi ini saya yang akan membuat sarapan." Suara Kusuma terdengar tegas.

Mbok Inah tampak tercengang mendengar semua itu.

Alya yang melihat wajah terkejut asistennya yang sudah setia menemaninya puluhan tahun. Langsung menjelaskan kenapa suaminya bisa mendekat ke area dapur. "Aline sedang ngidam, Mbok! Kepengen masakan Daddynya!"

"Owalah... jadi begitu Nyonya! Kalau begitu saya permisi kebelakang mau melanjutkan setrikaan saja." pamit Mbok Inah.

Alya hanya mengangguk sebagai jawaban, kini ia menemani suaminya memasak dan memberi arahan agar masakannya bisa dimakan sang menantu dan cucunya.

"Mas! Wajannya kasih minyak dulu tapi sedikit saja." Alya mulai memberi intruksi pada sang suami.

Dengan siga dan efisien Kusuma melakukan apa yang istrinya perintahkan.

"Telurnya pecahkan dulu, Mas! Habis itu kasih garam sedikit saja."

Kusuma mulai memecahkan telur itu lalu memasukkannya ke wajan. Namun, ketika ia hendak memberikan garam tiba-tiba istrinya menjerit.

"Mas! Itu gula bukan garam, kamu ini gimana sih!" kesal Alya.

"Hihihi... lucu sekali saat Daddy di marahin Mommy." Aline melihat itu tertawa kecil yang membuat ia semakin terlihat sangat cantik.

Erlangga yang sedari tadi memperhatikan istrinya tidak bisa lagi menahan rasa gemasnya, dengan secepat kilat hingga tidak ada orang lain di antara mereka yang melihatnya. Ia langsung mencium pipi kemerah-merahan milik istrinya.

CUP!

Seketika tubuh Aline membeku dan kedua matanya membulat dengan kejadian yang baru saja terjadi.

1
Key
Ah roti sobek lagi. Spek yg begini² nih yg bikin goyah iman🤣
Key
Apa aku bilang kan, Erlangga kamu siap² sama badai hormonnya bumil. kali ini dia minta mangga muda, satu jam kedepan dia bisa minta Hermes, minta Chanel, YSL, Balenciaga, Rolex, Prada atau malah minta istana tajmahal maybe, atau malah minta cosplay jadi Roro Jonggrang

Seram, Erlangga seram😬😬😬😬🤣
mawar merah
Jangan digoda terus itu anak orang Erlangga
mawar merah
Minta diam-diam ya maling do Aline🤣🤣🤣🤣
Ariany Sudjana
hahahaha Dimas Dimas kamu bodohnya kebangetan, perempuan dan anak sambung yang kamu bela, sampai mengusir anak kandung kamu sendiri, ga lebih daripada pelacur murahan 🤣🤣😂😂 begitu kamu bangkrut, mereka tertawa puas dan pergi mencari mangsa baru 🤣🤣😂😂
Ariany Sudjana
jangan sampai Dina ini jadi pelacur murahan yang mencoba menghancurkan rumah tangga Erlangga sama Aline
Black Swan
Inget ya Genks cowok ijo neon kaya erlangga sama Bram cuma ada di dalam novel🤭🤭🤭kalau aja ada di dunia nyata
Black Swan
Ngapain datang tuh orang, usir aja
mawar merah
Benar, Ra. Yang penting suami kamu ra. jangan berbuat kejahatan kamu sendiri yang rugi
mawar merah
Dih si profokator datang, serakah lagi serakah lagi. Kamu jangan menuruti ide konyol mama kamu , Ra
Key
Bram suami idaman banget, saat istri dilanda gundah gulana dia bisa menentramkan sekaligus memberi pengarahan yang baik. Sekaligus memberi rasa tentram untuk Rara.
Semoga si Iblis bernama Anita itu, binasa aja🤣
Key
o ow, muncullah iblis berwujud manusia bernama Anita😬 Weh provokasinya bukan lagi😬😬😬
Black Swan
Kayanya kalau cowok udah di dapur kaya gini semua deh🤭
Black Swan
Katanya banyak yang bilang bawaan anak🤭
Key
Ngebayangin betapa randomnya dapur ketika Daddy masak🤭 Pasti setelah itu dapur berubah jadi kapal pecah.
Key
Ibu hamil dilanda badai hormon ya. Siap² Erlangga, bentar lagi Aline bakal minta macem². Mulai dari mangga muda sampe Balenciaga 🤣
mawar merah
Ya Allah pingin ngakak yang keras dech🤣🤣🤣🤣
mawar merah
Duh menggemaskan sekali kamu, Aline
Black Swan
🫠🫠Erlangga coba belajar sabar
Black Swan
Waduh kok ga bilang-bilang sih mau nikah, masa aku ga diundang🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!