NovelToon NovelToon
Hasrat Liar CEO Arogan

Hasrat Liar CEO Arogan

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Crazy Rich/Konglomerat / Nikahmuda
Popularitas:18.4k
Nilai: 5
Nama Author: giyonk17

"jangan om, aku masih perawan, "!! kata seorang gadis yang sudah berada di bawah kungkungan seorang laki laki tampan ,namun terlihat bagitu arogan.
"siapa yang menyuruhmu kesini ,"! sahut laki laki tersebut dengan suara yang terdengar paro, sambil menahan sesuatu yang sudah ingin meledak saat itu juga.
"om, jangan macam-macam atau aku tendang itu ular arab mu ya"!! ancam gadis tersebut yang masih mencoba mempertahan kan dirinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon giyonk17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 26

Malam pun tiba.

Clara yang saat ini sedang fokus mengerjapkan tugas kuliahnya,tiba tiba Devan masuk ke dalam kamar tersebut dan berdiri di belakang Clara.

"Kamu yakin mau ambil jurusan dokter hewan"! Tanya Devan secara tiba tiba.

"Ya tuhan,kenapa suka sekali mengagetkanku". Pekik Clara sontak memutar tubuhnya dan berhadapan langsung dengan Devan.

"Ya, sejak kecil aku suka sekali dengan binatang,jadi aku berniat untuk menjadi dokter spesialis hewan.tapi sayang"! Ucapan Clara pun terhenti sesaat,membuat Devan semakin penasaran.

"Apa".

"Sayang di mansion sebesar ini tidak ada hewan". Jawab Clara sambil kembali membalikan badanya dan melanjutkan mengerjakan tugasnya.

"What,,apa dia pikir mansion ini kebun binatang pakai ada hewan segala''. Gumam Devan yang tak ingin meladeni ucapan istrinya lagi.

"Minggu besok aku ada undangan pesta di hotel Praya ,kamu harus ikut temani aku".

"Hah, harus ya"!. Sahut Clara .

"Emmmm"!!.

"Baiklah,paduka raja,asal anda tidak marah saja sama saya ,saya pasti akan menurut".

Devan hanya meremas tanganya ke udara lalu berjalan menuju ranjang.

"Jika sudah selesai cepat tidur,cla"!

Emmmm". Sahut Clara.

Singkat cerita dari Minggu berlalu, tepat hari dimana Devan ada undangan Sebuah pesta di salah satu hotel bintang 5.

Malam itu Devan  yang masih setia duduk di atas sofa menunggu Clara yang sedang berganti pakaian.

"Sudah 2 Minggu aku menikah dengan nya,apa dia masih belum mencintai ku". Gumam Devan masih bertanya tanya ,hingga lamunan nya buyar saat Clara mulai keluar dari ruang ganti.

Dres warna coklat panjang  dengan belahan Hingga paha,rambut disanggul sedemikian rupa,make up tipis namun tidak mengurangi kecantikan ya sama sekali,sungguh mampu membuat seorang Devandra tidak mampu berkedip menatapnya .

"Cantik sekali". Gumam Devan dengan tatapan  masih tertuju ke arah Clara yang sedang berjalan mendekat ke arahnya.

"Kenapa,tidak cocok ya"!? Tanya Clara sambil menatap dirinya pada pantulan cermin.

"Co-cocok,cocok sekali". Sahut Devan sambil beranjak dari duduknya .

"Ayo sebaiknya kita berangkat sekarang'",sahut Devan sambil menggandeng lembut tangan Clara.

"Selamat malam boss,nona"!, Sapa Jo yang sudah berada di lantai bawah menunggu boss dan nona mudanya.

"Malam om Jo"! Sahut Clara.

"Jangan menatapnya lebih dari 5 detik Jo,atau aku congkel matamu." Kata Devan lirih namun penuh dengan ancaman.

"Siap boss".sahut Jo.

"Sadar posesif". Geruntuh Jo dalam hati sambil berjalan mengekor di belakang sang boss.

15 menit berlalu sampailah mobil hitam mewah tersebut di sebuah hotel bintang 5,dimana sudah banyak para tamu undang  yang datang.

Bersamaan dengan itu ,tuan Erwin dan nyonya Nadin juga baru datang .

"Paa"!! Sapa Devan kepada sang papa.

"Van,, Clara"! Sahut tuan Erwin menyapa anak dan menantunya,sedang kan seperti biasa nyonya Nadin terlihat acuh.

"Tantee"!! Panggil seorang wanita yang tak lain adalah regina.

"Selamat malam om"! Sapa regina kepada tuan Erwin.

"Malam regina". Jawab tuan Erwin kepada anak sahabat nya itu.

"Hemmm"!! ,kita masuk dulu pa". Sahut devan yang malas bertemu dengan wanita yang sempat di jodohkan oleh sang papa tesebut.

"Ayo ,baby"! Kata Devan sambil menggandeng tangan Clara.

Tak sedikit pasang mata yang menatap ke arah Devan dan Clara,bahkan pasangan tersebut terlihat begitu mencolok di antara yang lain.

"Suamiku,apa penampilanku berlebihan hingga membuat mereka menatap ke arahku sedari tadi". Bisik clara kepada Devan.

"Yaa ,cantik mu yang berlebihan ,hingga membuat mereka semua menatap ke arah mu ,sayang".

Blush"!!

Ucapan Devan mampu membuat pipi Clara merona seketika.

Sama hal nya dengan sepasang mata yang sedari tadi menatap penuh kagum ke arah Clara siapa lagi jika bukan damar,ya laki laki itu diam diam juga mengagumi istri sepupunya yang saat ini menjadi musuhnya.

Sebagai pem binis muda yang sukses, acara tersebut pun membuat Devan harus naik ke atas podium untuk memberikan sebuah sambutan .

"Tunggu disini jangan Kemana mana"! Kata Devan sebelum meninggalkan Clara untuk naik ke atas panggung.

"Emmmm"!! Sahut Clara sambil mengangguk.

"Hai"!!  Sapa seseorang yang tiba tiba duduk di hadapannya Clara.

Clara hanya menautkan kedua alisnya,mengingat siapa laki laki yang ada di hadapannya itu.

"Apa kamu tidak ingat denganku"!? Tanya damar sambil memberikan segelas minuman ke arah clara.

Clara menggeleng pelan sedangkan damar sudah tersenyum tipis.

"Aku damar,apa kamu sudah mengingat namaku".

"Ooohh, om damar "!

Cih". Damar kembali mencibirkan bibirnya saat mendengar Clara memanggilnya om.

"Senang bisa bertemu denganmu Kembali ,nona Clara". Kata damar sambil mendekatkan gelas yang di pegangnya dengan gelas yang sengaja dia berikan kearah Clara.

Ting"!!.

"Maaf om,saya tidak minum begituan ". Sahut Clara tanpa berniat meraih gelas yang sudah berisi alkohol tersebut.

"Ooh,aku melihatnya"! Sahut Devan lalu meneguk gelasnya sendiri.

'"semoga lain waktu kita bisa bertemu kembali,nona Clara".

Clara hanya tersenyum tipis sambil menatap damar yang beranjak dari duduknya.

Devan yang melihat seseorang berbicara dengan sang istri pun sudah mengepalkan tanganya di bawah saja,.

Darah Devan sepertinya sudah akan mendidih saat tahu jika laki laki tersebut adalah damar sepupunya sendiri.

Dengan singkat Devan pun menyelesaikan sambutanya agar bisa cepat turun dari podium tersebut.

Namun siapa sangka saat akan melangkah mendekat meja Clara ,seseorang memanggilnya.

'tuan Devan"!. Panggil salah satu rekan kerja Devan yang tak lain adalah papa dari regina.

"Tuan banyu"; sahut Devan seketika menghentikan langkahnya dan berjabat tangan dengan tuan banyu,dimana regina juga sudah berdiri di samping sang papa.

"Lama tidak bertemu ,Devan"! Sapa regina sambil memberikan segelas minum kepada Devan.

Tidak enak hati dengan tuan banyu jika menolak minuman yang telah menggantung di udara tersebut.

Devan segera mengambilnya dan meneguknya hingga tandas .

''maaf tuan banyu, saya masih ada urusan". kata Devan sedang suara tergesa gesa.

"Silahkan ,tuan"!. Jawab tuan banyu yang tidak tahu tentang rencana jahat yang sudah di susun sang anak.

''sebentar lagi kamu akan jatuh kepelukanku ,Devan". Guman regina dengan senyum yang sudah mengembang di wajah nya..

1
🇮🇩
hqhqhqhqhq 😭
Khodijah Ijah
/Angry/
Khodijah Ijah
mana thor kelanjutannya epsode 34?
Khodijah Ijah
ko udah hbs aja sich thor?
Khodijah Ijah
lanjut thor
Khodijah Ijah
mantap
Khodijah Ijah
lànjut thor
Nesya
wow semua orang pada pangling melihat kecantikan clara
sunflower
sesat🤣🤣
Sarinah Quinn
lanjut up lagi thor 💪🥰
I Laksmi
anak 2 dari bibi dan paman nya bukan keponakan tapi sepupu kak
Ananda Fibrianti
lnjut min seru bangettt
Ananda Fibrianti
lanjut dong min
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!