NovelToon NovelToon
PERFECT HONEYMOON

PERFECT HONEYMOON

Status: tamat
Genre:CEO / Pengantin Pengganti / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Penyesalan Suami / Gadis Amnesia / Tamat
Popularitas:7.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: lena linol

FOLLOW IG @thalindalena

Dia hanya sebagai istri pengganti, tapi dia berharap merasakan bulan madu impian seperti pasangan suami istri pada umumnya. Tapi, bagaimana jika ekspetasi tidak sesuai dengan realita. Justru ia merasakan neraka pernikahan yang diciptakan oleh suaminya sendiri, hingga membuatnya depresi dan hilang ingatan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lena linol, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gengsinya Setinggi Menara

Dada Lio terasa panas ketika melihat Leo mendekati Lara. Dia tidak tahu dengan apa yang telah terjadi pada dirinya sendiri. Entah kenapa bisa sekesal ini. Kedua tangannya terkepal erat, kedua matanya menatap tajam Leo yang terus menggoda Lara. Dia berjalan melangkah mendekati mereka, menuju ruang makan yang menyatu dengan dapur, dua ruangan itu tidak bersekat.

Tanpa suara, langsung duduk di kursi ruang makan.

Leo menaikkan sebelah alisnya, menatap tidak suka Lio. Sedangkan Lara fokus memasak, tidak mempedulikan dua pria itu. Ingin segera menyelesaikan pekerjaannya, agar segera pergi dari sana.

"Kenapa kau di sini?!"  Leo bertanya dengan nada sinis.

"Ini rumahku, jadi sangat aneh jika kau bertanya seperti itu!" balas Lio dengan nada tak kalah sinis. "Jangan lupakan, kalau kau hanya tamu di sini!" lanjutnya dengan nada menekan.

Leo menaikkan kedua bahunya secara bersamaan, sama sekali tidak tertekan dengan kata-kata Lio. Dia acuh tak acuh dengan segala sikap Leo. Dan kini memilih fokus pada Lara yang sudah selesai memasak, dan kini menyajikan menu makanan Italia di atas meja.

"Wow! Selain cantik, ternyata kau juga sangat pandai memasak." Leo memuji Lara secara terang-terangan, sambil melirik Lio dengan sinisnya. Ingin melihat reaksi teman sialannya itu.

"Beruntung sekali pria yang mendapatkanmu," lanjut Leo, semakin mengompori Lio, melirik pria tersebut yang tengah meminum air putih.

"Seharusnya, tapi sepertinya nasib baik tidak berpihak padaku." Lara menjawab santai, namun kalimatnya mengandung sindiran keras untuk Lio.

Yang disindir malah sok tidak peduli, padahal api amarah sudah membara di dalam hatinya. Gengsinya setinggi menara.

"Duduklah, Lara. Maka bersama kami," pinta Leo.

Lara menggeleng, "tempatku bukan di sini." Lara ingin beranjak tapi langsung di tahan Leo.

"Kau jadi manusia kejam sekali! Bukankah wanita cantik ini sudah menjadi istrimu, lalu kenapa kau tidak membiarkannya duduk bersama di meja makan?" Leo melontarkan sebuah pertanyaan yang membuat Lio mati kutu, namun wajahnya tetap menunjukkan keangkuhan.

Lio mendengus seraya menatap Lara, "kata siapa aku tidak mengizinkannya!" balas Lio, lalu menarik tangan Lara agar duduk di sampingnya.

Lara tersentak kaget, mau tidak mau duduk di samping Lio. Kedua matanya menatap lengannya yang masih di genggam Lio.

Lio langsung melepaskan tangan Lara ketika menyadarinya.

Lara duduk canggung di samping Lio. Bahkan dia tidak tahu harus berbuat apa. Rasa cinta di hatinya, masih ada. Meski dia mengatakan menyesal karena pernah mencintai pria seperti Lio, namun di lubuk hatinya yang paling dalam nama Lio masih terpatri  di sana.

"Sudah malam, lebih baik aku ke paviliun." Lara langsung berdiri, beranjak dari sana tanpa menunggu persetujuan dari Lio.

Lio meletakkan sendok dan garpu ke atas meja dengan kasar.  Menatap tajam Leo penuh permusuhan, "jangan mendekati Lara lagi!!!"

"Larangan di buat untuk di langgar 'kan?" Leo malah mengejek temannya itu. "Lio, kau mengenalku seperti apa. Aku tidak akan mundur. Aku akan berusaha mendapatkan hati Lara. Atau  begini saja, kau 'kan tidak menginginkannya, bagaimana kalau lepaskan Lara, dan aku akan menerimanya dengan lapang dada."

"Shiit!!!" maki Lio sudah tidak dapat menahan emosinya lagi.

"Kenapa kau marah? Apa kau mencintai Lara? Tapi gengsi?"

***

Guys maaf ya slow update, keyboard laptop emak eror. Jika ada typo akan segera di perbaiki.

1
Syalari sholeh
ya iyalah wong Lio bilng jmput Kim "nanti sore" nah ini mash jam 10 pagi
Syalari sholeh
sudah kek gini baru dtang,terlambat dah
Syalari sholeh
Lio tdk sanggup mengusir Leo? seolah² ksh ksempatan utk Leo ngejar Lara
Syalari sholeh
iya sierra,dia meg bodoh amat dah
Syalari sholeh
ada buktinya Nyonya Arra kalau LAra yg salah?
Syalari sholeh
lio gk mikir masa pelayan ngancam bosnya?
aneh
Siti Aminah
gk nyangka tuan Lio jiwa matrealistis jg yah
Siti Aminah
apa skt kepala sampai ke ubun2 tuh tyler selalu nahan hasrat 🤣
Siti Aminah
apa jgn2 anak kcl itu keponakan nya yah...
Siti Aminah
kim kau cerdas ...jgn cpt ambil tindakan selidiki dl masa lalu tyler
Siti Aminah
tuh kan...bnr dugaan ku...
Siti Aminah
kaya nya bakalannada sesuatu yg mengejutkan menyangkut masa lalu tyler...jgn2 pernikahan nya terhambat ...
Siti Aminah
tadi nya mau duet jd bersolo karir deh...
Siti Aminah
ada yg menjulang tp bukan menara 🤣🤣
Siti Aminah
hahaha...aku ngakak baca komen aothor nya dan bbrp readher👍
Siti Aminah
nah loh.....
Siti Aminah
tuh kan ...kaya nya tyler sebetulnya sllu mantau kim....
Siti Aminah
jangan2 tyler diam2 selalu mantau kim yah...krn kita tau tyler kan sdh jth cinta ke kim
Siti Aminah
apakah kim akan berubah sifatnya gara2 di tinggal tyler ..jd pendiam ....
Siti Aminah
tyler sedang menghukum kim 😄...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!