NovelToon NovelToon
Dicintai Sang Berandal Tampan

Dicintai Sang Berandal Tampan

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Bad Boy
Popularitas:7.5k
Nilai: 5
Nama Author: elaretaa

Rachel adalah definisi dari kesempurna, masa depannya begitu cerah, hidupnya sudah diatur sedemikian rupa oleh Ibunya, hingga banyak yang merasa iri pada Rachel. Namun, tanpa mereka tahu, Rachel merasa hidupnya seperti boneka, terutama setelah perceraian Ayah dan Ibunya.

Hingga akhirnya, Rachel sudah muak dengan hidupnya yang selalu diatur oleh Ibunya dan memutuskan untuk pergi menemui Ayahnya dan memilih tinggal bersamanya, Rachel yang terbiasa dengan kemewahan, begitu tersiksa ketika berada di tempat Ayahnya yang jauh berbeda dengan kehidupan mewahnya bersama Ibunya.

Tanpa Rachel sadari, kedatangannya untuk menemui Ayahnya membawa sebuah takdir yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya, di mana ia dipertemukan dengan seorang pria dengan seribu macam permasalahan dalam hidupnya.

Bagaimana kelanjutannya? Apakah Rachel mampu bertahan tanpa kemewahan dari Ibunya? Siapakah pria dengan seribu macam permasalahan tersebut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon elaretaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rachel! Jangan Pergi!

Daniel hanya bisa terdiam, tangannya yang masih kotor oleh oli terkepal kuat di samping tubuhnya. Ia ingin mengejar dan ingin menjelaskan lebih jauh, namun nyeri di rusuknya mendadak berdenyut hebat hingga memaksanya menyandarkan bahu pada kusen pintu yang berkarat.

​"Bos, lo nggak apa-apa?" tanya Dandi yang muncul dari balik tumpukan ban dan wajahnya yang biasa jenaka kini tampak prihatin.

"Rachel kelihatan... terpukul banget," lanjut Dandi.

"Nggak usah ikut campur," ucap Daniel lalu masuk ke dalam bengkel.

...###...

Dua hari berlalu dan di rumah susun itu terasa seperti musim dingin yang abadi bagi Rachel, ia lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar dan menatap langit-langit yang kusam.

Rachel menjadi sosok pendiam, ia makan secukupnya, bicara seperlunya dan setiap kali Brian mencoba memulai percakapan tentang masa depan, Rachel akan segera memotongnya dengan alasan mengantuk.

Daddy Brian sendiri merasa sangat gelisah, ia belum tahu bahwa rencana rahasianya untuk menjodohkan Rachel dengan Daniel telah bocor ke telinga putrinya.

Daddy Brian terus menimbang-nimbang dan mencari celah waktu yang tepat untuk membujuk Daniel kembali, tanpa menyadari bahwa penolakan Daniel telah menggoreskan luka baru di hati Rachel yang merasa dirinya hanyalah beban yang dilempar ke sana kemari.

.

Malam harinya, hujan gerimis mulai membasahi kaca jendela. Suara petir sesekali menggelegar di kejauhan pelabuhan, saat Daddy Brian sedang duduk di ruang tamu sambil menyesap kopi pahit, tiba-tiba terdengar ketukan pintu yang sangat keras dan berirama, ketukan yang tidak menunjukkan keramahan, melainkan tuntutan.

Tok! Tok! Tok!

Daddy Brian mengerutkan kening, "Siapa malam-malam begini?" gumamnya.

Daddy Brian bangkit, merapikan sarungnya dan membuka pintu kayu yang sudah mulai lapuk tersebut.

Begitu pintu terbuka, udara dingin seolah merangsek masuk, membawa aroma parfum lili yang sangat tajam dan mahal. Daddy Brian membeku, karena di depannya berdiri sosok angkuh dan sombong, yakni Mommy Viona yang tampak kontras dengan latar belakang lorong rumah susun yang kumuh. Ia mengenakan trench coat sutra berwarna krem dan berdiri tegak dengan dua pria berjas hitam yang berada di belakangnya.

"Viona? Mau apa kau ke sini? Sudah kubilang, jangan pernah injakkan kakimu di tempat ini lagi, cepat pergi!" usir Daddy Brian.

Mommy Viona tidak bergeming, ia melirik ke sekeliling lorong dengan tatapan jijik, seolah-olah udara di sana bisa menodai kulitnya.

"Singkirkan tangan kotormu dari pintu itu, Brian. Aku datang bukan untuk berdebat denganmu," ucap Mommy Viona dengan nada yang tenang namun mematikan.

"Pergi, Viona! Sebelum aku memanggil keamanan!" bentak Daddy Brian.

Mommy Viona justru tertawa kecil, tawa yang membuat bulu kuduk Daddy Brian meremang. "Keamanan? Maksudmu pria tua di bawah yang tertidur itu? Jangan konyol, aku ke sini bukan untuk memaksa, Brian. Aku ke sini untuk menjemput putriku... karena dia sendiri yang memintanya," ucap Mommy Viona.

Daddy Brian tertegun, jantungnya seolah berhenti berdetak. "Apa maksudmu? Rachel tidak mungkin memintamu menjemputnya!" tanya Daddy Brian yang tidak percaya pada perkataan mantan istrinya itu.

"Rachel!" panggil Mommy Viona tanpa mengalihkan pandangan dari Daddy Brian.

Pintu kamar Rachel terbuka, Rachel melangkah keluar dengan pakaian yang sangat rapi, ia menggunakan dress panjang dan tak lupa menggeret koper yang ia bawa saat datang ke Vietnam. Wajahnya pucat, matanya sembab, namun tatapannya terlihat kosong dan dingin.

"Rachel? Apa yang terjadi? Kenapa Mommy-mu ada di sini?" tanya Daddy Brian dengan suara gemetar saat melihat Rachel membawa koper, ia mencoba meraih tangan putrinya.

Rachel menghindar, ia berdiri di samping Ayahnya. Namun, matanya menatap lurus ke arah Mommy Viona. "Aku yang menelepon Mommy, Dad," ucap Rachel.

"Kenapa, sayang? Kenapa? Kita aman di sini! Daniel akan melindungimu!" seru Daddy Brian panik.

Mendengar nama Daniel, rahang Rachel mengeras. "Daniel tidak berhutang apa-apa padaku, Dad. Dan aku tidak mau menjadi alasan hancurnya hidup Daddy atau Daniel," jawab Rachel.

Rachel menarik napas panjang, suaranya kini bergetar karena emosi yang tertahan. "Jika aku harus menjadi barang, setidaknya aku menjadi barang di tempat yang seharusnya aku lelah berlari, Dad. Dan tempat itu bukan disini, aku lelah merasa menjadi beban yang ditolak oleh orang yang aku percayai," lanjut Rachel.

"Maksudnya apa Rachel?" tanya Daddy Brian.

Mommy Viona tersenyum penuh kemenangan, ia mengulurkan tangannya yang terbalut sarung tangan kulit mahal ke arah Rachel. "Pilihan yang cerdas, sayang. Daripada membusuk di rumah susun ini, lebih baik kamu kembali ke tempat yang layak untukmu," ucap Mommy Viona.

Mommy Viona kemudian melirik Daddy Brian dengan tatapan menghina yang paling tajam, "Kau lihat, Brian? Pada akhirnya, uang dan kuasa selalu menang, berikan salamku pada pria bertato itu. Katakan padanya, jangan pernah bermimpi menyentuh langit jika ia bahkan tidak bisa membersihkan oli dari tangannya," ucap Mommy Viona.

"Rachel! Jangan pergi!" seru Anna yang baru keluar dari dapur dan matanya basah oleh air mata.

Rachel berhenti sejenak, menatap Anna dan Daddy Brian untuk terakhir kalinya. "Maafkan Rachel, tapi ini satu-satunya cara agar tidak ada lagi d*r*h yang tumpah karenaku dan tidak ada lagi beban di pundak Daddy," ucap Rachel.

Tanpa menoleh lagi, Rachel berjalan mengikuti Mommy Viona menuju tangga, para pengawal segera menutup formasi dan menghalangi Daddy Brian yang mencoba mengejar.

Di bawah, mobil sudah menunggu dengan mesin yang halus. Begitu Rachel masuk ke dalam kabin yang dingin, pintu tertutup dengan dentuman berat. Di kejauhan, melalui jendela yang gelap, Rachel bisa melihat siluet gedung-gedung pelabuhan yang samar.

Di sana, di salah satu sudut yang gelap, ada seorang pria yang mungkin sedang memegang kunci pas dan tidak tahu bahwa dunianya yang baru saja bernyawa kini kembali mati.

Mobil melesat pergi dan meninggalkan Daddy Brian yang bersimpuh di lantai lorong rumah susun dan meratapi nasibnya yang harus ditinggalkan putrinya.

Mobil mewah itu melewati genangan air sisa hujan dengan suara desis yang halus. Di dalam kabin yang kedap suara, Rachel menyandarkan kepalanya pada kulit jok yang dingin, wangi bunga lili yang menyeruak dari diffuser mobil terasa mencekik.

Mommy ​Viona duduk di sampingnya, jemarinya yang lentur dengan kuku merah darah sibuk mengetik di atas layar tablet. Ia tidak mengucapkan sepatah kata pun, namun senyum tipis kepuasan yang tersungging di bibirnya sudah cukup untuk mengiris hati Rachel.

​"Kita langsung ke bandara, jet pribadi sudah siap. Besok pagi, kamu harus sudah berada di klinik kecantikan di Singapura untuk menghapus semua jejak kusam tempat ini dari kulitmu," ucap Mommy Viona tanpa menoleh.

​Rachel hanya diam, ia menatap pantulan dirinya di kaca jendela yang gelap. Ia masih mengenakan dress yang rapi, namun di balik itu, ia merasa jiwanya tertinggal di tempat kumuh ini.

.

.

.

Bersambung.....

1
Aidil Kenzie Zie
apa sekarang mau kabur lagi Rachel 🤔🤔🤔
Djuniati 123
kpn mak ny dpt karma
dome🌬️🌀🌀🌀
sumpah muak banget dengan tingkah laku emaknya Rachel, kenapa ga diracun aja sih. toh Rachel juga yg akan mewarisi harta kekayaan emaknya. itung2 mempercepat keberangkatan nya ke neraka🤭🤭🤭🤭
yaaa kaaannnnn
lia juliati
setiap anak orng kaya walau d atur hidup yang pasti slalu ada cela ntk berbuat apapun karna mrk kaya n punya kuasa
Eva Tigan
aku juga yakin seperti Ana
bahwa suatu saat Rachel akan kembali kepada Cintanya yg tinggal di Vietnam
dome🌬️🌀🌀🌀
crazyyyyy up nya ditunggu yaaaa thorrrr🤗🤗🤗🤗🤗🤗
dome🌬️🌀🌀🌀
kecewa karena penolakan dan dia merasa bahwa dia hanya menjadi beban bagi semua orng yg berusaha melindungi nya. heeemmmm

akankah Daniel mengejar Rachel ke Indonesia
dome🌬️🌀🌀🌀
mungkin yg membuat sosok Daniel tak mau mengingat sosok ibu, bisa jadi ibunya pergi jauh tanpa membawa dirinya. bentuk kekecewaan yg dipendam hingga kini mungkin.
dome🌬️🌀🌀🌀
cemunguuuuutyt eeeaaaaa thor🤭🤭😁😁😁
dome🌬️🌀🌀🌀
Daniel lebih ke bukti buka omon omon apalagi janji janji busuk🤣🤣🤣
like lah Daddy Bryan sudak lampu ijo😁😁🤗
Eva Tigan
Pasti Daniel menyesal setelah tau Rachel pergi..entah kapan mereka bisa bertemu kembali
dome🌬️🌀🌀🌀
lanjutkan thorrr. up yg banyakkk... banyaakkk.... yaa😁🤗
dome🌬️🌀🌀🌀
sudah kuduga ini cerita bakalan bagus bangettt... aku tahan sampe nunggu babnya agak banyakan.. tapi cepet banget habis nya tiap bab😄😄😄
dome🌬️🌀🌀🌀
yaaaa... ampun... kalau uang sudah bertindak yaaa.. apa saja bisa dilakukan.
ini emaknya Rachel bener2 kebangetan deh, nyari anak kayak nyari tahanan yg kabur. gila sih udah kayak psikopat aja emaknya.😤😤😤
dome🌬️🌀🌀🌀
nahhhh,,,, akhirnya yg ditanya kan Rachel udah bener2 kisal kelam yg ditutup rapat rapat dan perlahan mulai dibongkar
hemmmm bakal ngamuk nih nanti si daniel
Aidil Kenzie Zie
yah si Rachel nyerah
dome🌬️🌀🌀🌀
semangat Thor ceritamu bagus banget.. ga salah aku baca. keren alurnya bener2 berimajinasi seperti sedang menonton serial drama bagus banget 🤗🤗🤗
dome🌬️🌀🌀🌀
Rachel adalah bidadari yg LG nyasar jatoh ke sarang serigala 😄😄😄
dan sang alpha yg menjaga 🤭
dome🌬️🌀🌀🌀
ini yg namanya cinta mulai berkembang 🤭🤭🤭
dr interaksi kecil, sentuhan ringan, obrolan yg menjurus keranah pribadi. akhirnya nyaman😄😄😄
dome🌬️🌀🌀🌀
teganggggg.... sumpah, berasa lagi nonton drama asia 🤣🤣🤣🤣

lanjut thorrr😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!