NovelToon NovelToon
Terlahir Cantik Di Keluarga Miskin

Terlahir Cantik Di Keluarga Miskin

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Single Mom / Lari Saat Hamil
Popularitas:4.3k
Nilai: 5
Nama Author: i'm gresya

Naima, seorang gadis cantik yang hidup sederhana di desa terpencil, harus menghadapi kenyataan pahit saat ayahnya yang buta. meninggal dunia dan ibunya mengalami depresi berat hingga harus dirawat di rumah sakit jiwa. Di tengah keterpurukannya, takdir justru mempertemukannya dengan Sean, seorang pria kaya raya yang memiliki kepribadian dingin.

Akankah pertemuan ini menjadi awal kebahagiaan baru bagi Naima, atau justru membawanya ke dalam lika-liku kehidupan yang lebih rumit?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon i'm gresya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kembali ke Korea

tania tersenyum menatap naima dan memegang tangannya.

"naima, ada yang ingin aku katakan padamu. " ucap tania.

naima mengangguk..

"sepertinya kau tidak bisa tinggal disini lagi. jack tidak suka melihat orang lain tinggal di villa ini. maafkan aku naima, tapi kau tidak usah khawatir. aku akan membantumu, mencari tempat tinggal. " ucap tania.

naima tersenyum, dia mengeri maksud tania. tapi naima segera menolak tania yang ingin membantunya mencari tempat tinggal untuknya.

"gak papa tania, aku ngerti. kamu gak perlu repot buat nyari tempat tinggal untukku. aku sudah terbiasa ko tinggal di Korea." jawab naima, menyakinkan tania.

"lagipula, kamu kan beberapa hari kedepan mau menikah dan besok kau dan kekasihmu akan pulang ke Indonesia. tolong sampaikan kepada ibuku di desa. kalau aku baik baik saja. dan beritahu juga ibuku, kalau aku belum bisa membantunya. " tumpal naima lagi sebelum berdiri dari duduknya.

naima berjalan ke kamarnya, tania hanya bisa terdiam sambil menatap naima yang sudah jauh dari pandangannya.

jack yang berada di kamarnya, merasa kesal saat tania. mengizinkan orang lain menumpang di villanya. walaupun sekarang jadi villa tania. tetap saja jack tidak suka. tania masuk ke kamar , dan melihat jack yang sedang menghisap rokoknya.

"Honey, you promised not to smoke anymore! (Sayang, kamu sudah berjanji tidak akan merokok lagi!) ucap tania, saat melihat jack santai menghisap rokoknya.

jack terkejut melihat tania, dia segera mematikan rokoknya dan meminum air putih yang ada di depannya.

"I'm sorry darling, I was just taking out my anger on that cigarette.(Maafkan aku sayang, aku hanya melampiaskan amarahku pada rokok itu.) jawab jack.

tania duduk di tepi kasur, sambil memikirkan nasib naima selanjutnya. melihat tania yang sedih, jack segera berdiri dari duduknya dan berjalan ke arah tania lalu duduk di sampingnya.

"Are you thinking about your friend again?" (Apakah kamu memikirkan temanmu lagi?) ucap jack melihat wajah sedih tania.

tania menatap jack, entah kenapa jack sangat tidak menyukai naima.

"because, I'm the one who invited her here. I tricked her, until she got pregnant with the child of the man who slept with her. I'm responsible for her here, Jack. (Karena, akulah yang mengundangnya ke sini. Aku menipunya, sampai dia hamil anak dari pria yang tidur dengannya. Aku bertanggung jawab atas dirinya di sini, Jack.) ucap tania menangis di hadapan jack.

jack masih datar. tidak peduli dengan semua yang dikatakan tania.

"until when will you be responsible, until she gives birth!!" (Sampai kapan kamu akan bertanggung jawab, sampai dia melahirkan?!)

naima yang sudah selesai menyusun semua pakaiannya didalam tas tidak sengaja mendengar suara keributan dari kamar tania. naima yang tidak mengerti Bahasa Inggris, membuatnya tidak tau apa yang sedang tania dan kekasihnya itu ucapkan. tapi saat mendengar suara tangisan tania, naima mengerti. pasti tania bertengkar dengan kekasihnya karna ingin mempertahankan naima supaya tidak pergi dari villa.

tania terdiam seketika mendengar ucapan yang dilontarkan jack padanya.

"She's a stupid girl, she's just jealous of you. Because you work here. That's why she accepted your job offer. But unfortunately, you're also stupid, honey. Because you've supported someone who isn't your brother." (Dia gadis bodoh, dia hanya iri padamu. Karena kamu bekerja di sini. Itulah sebabnya dia menerima tawaran pekerjaanmu. Tapi sayangnya, kamu juga bodoh, sayang. Karena kamu telah mendukung seseorang yang bukan saudaramu.) ucap jack lagi, membuat tania merasa apa yang dikatakan jack, benar.

"but, anyway. he is also human, humans must help humans" (Tapi, bagaimanapun juga, dia juga manusia, manusia harus membantu manusia lainnya.) jawab tania, yang tidak mau termakan ucap jack.

jack menarik napasnya lalu membuangnya dengan kasar.

"I know, but humans also need to be more self-aware!! If you help him" (Aku tahu, tapi manusia juga perlu lebih sadar diri!! Jika kamu membantunya)

..

sean memecahkan vans di apartemen, ketika membaca email dari mikael. bahwa perusahaannya di Korea sedang di mata matai oleh musuhnya yang berada disana.

"sialan.. siapa yang berani memata matai. awas aja jika ketahuan orangnya siapa, akan aku buat seluruh keluarganya menderita" ucap sean, segera beranjak dari apartemennya menuju perusahaannya.

sean menyalakan mesin mobilnya dan segera pergi dari parkiran.

sesampainya di perusahaan, semua karyawan menyapa dan membungkuk sopan pada sean. sean terus berjalan dan sampai ke ruangannya dan duduk di kursi kebesarannya.

dia membuka dokumen yang sudah ada di mejanya, dengan detail dia membaca tulisan itu dengan hati hati, lalu setelah itu dia tandatangani dokumen penting itu lalu menyerahkannya ke sekretarisnya.

dia tersenyum puas, saat bisa mengembangkan semua bisnisnya sampai sebesar ini, jika saja ayahnya dulu tidak bertekad menjadikannya seperti sekarang ini. mungkin saja sean akan menjadi gelandangan. ibunya dengan tega berselingkuh dan pergi meninggalkannya dan ayahnya, hanya karna ayahnya jatuh miskin pada saat itu.

itu sebabnya sean mempunyai ambisi untuk membuat para wanita berteguk lutut padanya, sean sangat membenci wanita itu semua karna ibunya. di kamusnya, wanita hanyalah sampah.

sean kembali teringat dengan perusahaannya yang ada di Korea, mikael terlalu bodoh untuk diberi perintah supaya menjaga perusahaannya dan menjadi leader sementara di perusahaan sebelum sean kembali.

"mark.. " panggil sean pada asistennya yang ada disana.

mark datang, setelah di panggil oleh sean. dia membungkukkan kepalanya sedikit, memberi hormat pada atasannya.

"bookingkan satu tiket padaku. aku ingin kembali ke Korea hari ini, telah terjadi sesuatu di perusahaanku yang disana. jadi aku tidak bisa abaikan. selanjutnya kau yang menjaga disini dan leadernya. aku mempercayai seperti dulu mark. tolong jangan patahkan kepercayaanku padamu. kau hanya perlu mengawasi dan mencek. jika terjadi sesuatu atau panggilan meeting penting kau bisa menggantikan diriku. kau mengertikan mark" ucap sean pada pria yang sudah lama bekerja di perusahaannya sebagai asistennya.

"saya mengeri dan akan selalu setia pada bos" jawab mark dengan tegas, agar sean tidak menaruh curiga padanya. karna memang mark tidak macam macam dengan sean.

setelah diperintahkan, mark segera keluar dari ruangan sean dan segera mem booking satu tiket pesawat Business Class pada sean. melalui handphone pribadinya, dan tentu saja uang atas nama sean pratama.

setelah berhasil, mark segera mengirim fail itu melalui emailnya dan terkirim pada sean.

sean membuka headphonenya dan membaca email dari mark. dia segera keluar dari ruangannya dan pulang ke apartemen untuk menyusun beberapa pakaiannya dan membawa dokumen penting miliknya.

sekretarisnya yang bernama Clarissa, langsung menghentikan langkah sean yang baru saja keluar dari ruangannya.

sean langsung menatap Clarissa dengan ekpresi datar dan juga dingin.

Clarissa langsung menghampiri sean dan menundukkan sedikit kepalanya.

"pak, ada yang ingin saya bicarakan pada bapak" ucap Clarissa ragu ragu saat melihat tatapan dingin dari sean.

sean tidak menjawab dan itu membuat Clarissa menjadi ragu mengatakannya..

"hmmm...." Clarissa tidak berani melanjutkan kata kata nya, saat tatapan sean bertemu dengan tatapannya. dan itu sungguh menyeramkan bagi Clarissa.

melihat itu sean langsung menghentakkan kakinya yang beralaskan sepatu ke lantai, dan membuat Clarissa kaget.

"pak.. saya, akan mengambil cuti satu minggu. karna ayah saya sedang sakit dan tidak ada yang menjaganya" ucap Clarissa dan menunduk.

"satu minggu itu lama" jawab sean dingin.

Clarissa memainkan jari jarinya dan takut akan di pecat karna mengambil cuti selama satu minggu..

"tapi baiklah, kau bisa cuti dan merawat ayahmu dulu. setelah kau masuk beritahu mark. karna aku akan kembali ke Korea" ucap sean dan pergi dari sana.

Clarissa berterimakasih kepada sean, tapi sean sudah pergi dari hadapannya secepat itu.

~

1
Ratna Purba
semangat thor, aku suka😊
Ratna Purba
ok😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!