NovelToon NovelToon
My CEO

My CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / CEO / Fantasi
Popularitas:31.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Sinho

Kembali lagi dalam kisah seru perjalanan hidup seorang wanita dari keluarga Nugraha, siapa dia?, yuk ikuti ceritanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sinho, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rindu

Melanjutkan makan malamnya, Sera seakan mati rasa akan perjodohan yang di atur oleh sang Oma, seandainya ada tempat pencucian otak, pasti Sera sudah membawa Oma Alena, tapi itu tidak mungkin, tau sendiri bagaimana Oma dan juga kekuatan nya, Mustahil!

"Begini sayang"

Mulai, Sera bersiap mendengarkan lagi, seputar laki-laki yang akan menjadi kandidatnya.

"Oma kali ini sangat yakin, kamu pasti akan menyukainya, dan mungkin kalian memang jodoh" Oma sangat bersemangat saat mengatakannya.

"Dia sempurna, Sukses, tampan, kaya, punya beberapa perusahaan besar di negara kita dan di luar sana, dan dari mulutnya sendiri dia mengatakan SIAP!" ucap Oma penuh semangat.

Sera mengerutkan keningnya.

"Siap?, siap untuk apa?" tanya Sera.

"Ya Tuhan Sera sayang, tentu saja siap untuk menikahi, membuahi dan_!"

Sera semakin ngeri saja.

"Dan apa Oma?"

"Memberiku cucu!!" serunya di sambut dengan suara tawa yang terdengar mengerikan di telinga Sera.

Demi apapun di dunia ini, benar-benar sang Oma sudah rusak otaknya, bahkan menyerahkan cucunya untuk segera di BUAHI?, kata-kata apa itu Gusti!, batin Sera dengan menghela nafas panjangnya.

"Ingat Sera!" Oma Alena menatap serius kali ini.

"Hem" Sera hanya membalas malas.

"Oma tidak akan semakin muda"

"Ya tentu saja, memang Oma ular yang bisa berganti kulit?"

"Mangkanya, dengar baik-baik, kali ini calon yang Oma carikan sangat berbobot, jadi harus serius, temui dia dan pikat hatinya, setidaknya tunjukkan pesona wanita dari keluarga Nugraha"

"Hem"

"SERA?!"

"Iya Oma"

"Kali ini Oma serius, kalian berdua ini sudah membuatku pusing, dari yang Oma lihat kalian tidak tertarik sama sekali dengan laki-laki, Oma khawatir, kalian_"

"Ck, Oma please, kami masih normal okey?"

"Kalau begitu buktikan kata-kata mu, besok malam temui laki-laki yang menjadi kandidat Oma, dia sempurna dan baik menurut Oma, jadi bersikaplah sopan, makan malam dan jangan berbuat ulah, mengerti?" Oma menatap horor.

Waduh, gawat, sepertinya Oma mulai curiga kalau selama ini dirinya dan adik sepupunya selalu membuat sandiwara untuk menggagalkan perjodohan yang di lakukan.

"O okey, siap Oma, okey" jawab Sera sedikit gugup.

"Anak pintar, aku berharap ini yang terakhir kali, dan kalian cocok"

"Kalau tidak?" tanya Sera.

"Masih banyak stok jangan khawatir"

Astaga!, tak percaya dengan jawaban Oma, Sera bisa frustasi dan tertekan lama-lama soal perjodohan, ini harus di hentikan batinnya, tapi bagaimana caranya?, pusing kepala!, batin Sera.

Akhirnya dengan tingkat kepasrahan yang tinggi, Sera hanya bisa mengingatkan keuntungan yang setidaknya bisa menghibur hatinya.

"Jangan lupa janji Oma"

"Apa?" tanya Oma.

"Transfer 500 juta"

"Sudah, cek saja di rekeningmu sayang"

Sera menghela nafasnya, cepat sekali kalau urusan seperti ini, sepertinya memang Oma benar-benar ingin segera punya Sera kecil versi nya.

*

*

Di tempat lain, Graven turun dari mobil, menghampiri sebuah Club khusus dari kalangan orang-orang penting, disana dia sudah di sambut oleh teman-temannya.

"Bagaimana kabarmu sobat, lama sekali tidak ikut kita disini"

"Sorry, urusanku padat kemaren, tapi sekarang sudah mulai senggang" jawab Graven dengan wajah datarnya.

Seperti biasanya, bahkan semua teman-teman nya tau jika Graven tak akan pernah mau mencicipi minuman yang beralkohol.

Aneh memang, tapi begitulah yang terjadi, dan harga mutlak yang harus di hormati.

Di dunia malam memang selalu penuh dengan pernak pernik wanita, setelah berbincang-bincang cukup lama, mereka tertawa dan memesan beberapa diantara mereka.

Sekedar menemani, tapi mereka bukan wanita biasa tentunya, wanita pilihan, cantik dan penuh pesona, dengan niat untuk menjerat dan bahkan menguasai laki-laki kaya yang diinginkannya.

Graven sangat sadar akan hal itu, pesona mereka memang luar biasa, dan mereka sanggup bermain aman tanpa ketahuan siapapun yang akan merugikan mangsanya.

Kini terdengar suara musik yang mengalun pelan, teman-temannya banyak yang sudah menyeret para wanita untuk berdansa, tapi Graven masih duduk ditempatnya.

Menikmati minuman segar di gelasnya, melihat suasana di sekitaran, terasa sunyi, berjalan lambat dan tiba-tiba saja ada sekelebat bayangan yang mengganggu nya.

Rasa RINDU, yang sialnya sangat menganggu, itulah yang dirasakannya kini.

Bahkan tak bisa mengerti apa yang telah terjadi, wanita itu kini memenuhi isi otaknya tanpa di minta, berputar disana dengan seenaknya, Gila!

Menghela nafasnya kembali, Graven tidak langsung menelan minumannya, mendiamkan sebentar di dalam mulutnya, rasa manis bercampur soda sedikit nyatanya tetap tak bisa mengalihkan pikirannya, lalu kemudian menelan pelan.

Sera, telah berhasil menyusup di setiap sel otaknya, tak peduli membuatnya berdenyut keras dan menyakitinya.

Wanita yang sangat berisik, selalu bisa melawan semua perkataan, mendebat dengan urat, tidak pernah mau mengalah dan selalu ingin menang walau tak pernah di biarkan.

Semua yang ada padanya, mata indahnya, kulit lembut nya dan BIBIR_, tidak terlalu tipis, selalu terlihat basah walau tanpa polesan lipstiknya.

"Damn!" Grevan merasa kan hasrat yang datang tiba-tiba hanya dengan membayangkan saja.

Ada suara yang mengalihkan lamunannya.

"Mr. Graven?"

Wanita cantik, dengan baju sek-si yang menampakkan sebagian besar area terlarangnya, kini tersenyum di samping Graven.

Tidak ada jawaban, hanya memandang.

"Sorry, aku melihat Mr.Graven sendirian, jadi _?" wanita itu berani mendekat. "Boleh saya menemani?" pertanyaan dengan gestur yang begitu menggoda, bahkan kini tangannya terangkat ingin menjamah, dan_

"Maaf Nona, anda berada di area terlarang, menyingkir sebelum aku berbuat di luar nalar mu" tatapan Graven berubah tajam dan mengerikan.

Tak berani melawan, segera meminta maaf dengan sopan, lalu kemudian mundur perlahan, wanita itu cukup tau dengan siapa saat ini dia berhadapan.

"My God, dia wanita terbaik dan tercantik, bahkan dia punya akses memilih, bukan di pilih" ucap salah satu temannya, tak percaya bahwa Grevan malah mengusir nya.

"Kalau begitu goda saja dia dengan setumpuk uang mu, dia pasti mau" jawab Graven masih stay cool di tempatnya.

Graven terlihat tidak ingin di ganggu, hingga teman-teman nya tau dan meninggalkannya sendirian lagi.

Musik berganti, dengan dentuman yang lebih keras lagi, semua bersorak senang, mencari pasangan untuk menari dan bersenang-senang.

Graven melihat semuanya, wanita yang dikatakan begitu memukau dan pakaian sek-si nya ada di depan mata, harusnya itu bisa menarik perhatian walau sedikit saja tapi nyatanya,TIDAK!

Justru kini ada bayangan lain di benaknya, dandanan yang berantakan, baju tidur kembang-kembang dengan sandal dikakinya, wajah tanpa polesan sama sekali dan bibir pink alami yang berbicara lancang seenaknya, semua itu membawa sesuatu_

DEBARAN, AKAL YANG HILANG dan KAU MILIKKU!

Semua hal itu karena satu wanita, satu nama_ SERA.

Bersambung di jam 12 siang

Yuk mana Komennya?, jangan lupa like ya.

1
Sastri Dalila
😅😅😅💪💪
Sastri Dalila
🤣🤣
wanti astuti
Kapan belah duren nya pasutri ini klo yg perempuan nya aja pengen nya kabur²an mulu 🤭
Nandi Ni
Sera...demi kenyamanan bersama,buka dikit hati dan pikiranmu untuk mengikuti kemauan dan ritme Graven.Moga aja bisa seiring sejalan,kan jadi ringan jalannya.
Mamas Rheihan Arghara
🤣🤣🤣menang banyak graven
Mundri Astuti
ampun dah si Sera 😂😂
B Hadi Ronaldo
semangat dan sehat sll kak,ceritamu ga pernah membosankan sll pingin nagih.....opa edward belum muncul ya.....
wanti astuti
Hhmm... Graven seperti mendapatkan jackpot besar melihat bahu mulus sera merasakan kulit yg halus dan sedikit menggigit nya gigit yg banyak juga ga pp ko Graven kalian kan dah sah jd pasutri
Neng J Bund Andinn
aku selalu menunggu up😍
Suriyahlasminah Sari
situasi yg menguntungkan greven 🤣
Aghitsna Agis
duh graven mulsi gigitan🤭🤭
Mutia
Siapa ortunya Sera... apa msh hidup? kok blm pernah disinggung, cm Oma Elena yg disebut, bukankah beliau dokter bukan pebisnis, lalu bgmn dg opa Edward....semua msh abu2..😄
Nurul Ambar
ceritax selalu bagus
Detika Hartati
semangat kak... ceritanya bagus
Susy Ariyani
alur nya menarik
Nandi Ni
Pinter bgt si Graven memanipulasi,seolah memang akan melakukan sesuatu,sehingga Sera jadi over thinking
Nandi Ni
SENJATA MAĶAN TUAN,,,Nikmati saja🤣🤣🤣🤣
wanti astuti
Hahaha kocak abis kamu Sera ... Kira² Sera mo di apain ya sama Oma Alena omong² Opa Edward ko ga kelihatan ya apa lg perjalanan bisnis ke luar negri apa emang udh ga ada ceritanya 🙏🙏
vj'z tri
coba aku tengok nya 🤭🤭🤭
wanti astuti
Wkwkwk Sera... Sera... lucu kli kamu itu loh orang kamu sendiri yg mancing² si tuan Tampan malah kamu sendiri nya yg ketakutan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!