papanya elvaro dan zavira pernah sahabatan di waktu SD ,Namun nasib membedakan mereka , papanya elvaro sudah sukses sekarang. sedangkan papanya zavira hanya mempunyai toko bengkel.
keduanya bertemu setelah beberapa tahun menghilang,tapi masih dengan persahabatan yang hangat, terukir janji mereka yang dulu akan menjodohkan anak mereka. mamanya elvaro sangat keberatan menerima nya ,Karna menurutnya tidak setara. begitu juga dengan zavira menolak keras perjodohan ini Karna elvaro adalah musuh bebuyutan nya di sekolah.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mahealza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
tempat ketenangan
Suasan kantin ,tampak riuh Dan di penuhi siswa siswi . di pojok ruangan , elvaro duduk terdiam sendirian.
tidak makan ,tidak juga minum . ia hanya menatap secangkir kopi dihadapannya. pikirannya terasa padat, semua bertumpuk dalam satu waktu ,permasalahan dengan keluaganya Dan masalah nya dengan youjin.
seseorang datang menutup cahaya dihadapannya. lalu duduk disampingnya. tangannya menyentuh bahu elvaro lembut.
" lo lagi ada masalah ya El"!!Tanya nya lembut.
elvaro tidak merespon , tatapan nya kosong, seolah olah tidak ada yng berbicara dengan nya.
Clara Tau betul sifatnya elvaro. walaupun hubungan mereka sekarang layaknya seperti orang yang tidak pernah kenal. tapi dulu Clara adalah sahabat karibnya ,Dan hampir menjalin hubungan, tapi elvaro menolaknya mentah mentah , ia menganngap Clara sebagai teman ,Dari kejadiaan itu elvaro sedikit lebih menjauh .Dan ada alasan lain juga sifatnya Clara berubah drastis setelah masuk SMA .
" gue Tau lo banyak masalah El ," mengelus punggung elvaro." sebaiknya di ceritakan Saja ,tidak baik memendam ,bukan kah lo pernah bilang ke gue , memendam bisa merusak hati ? " Tanya nya .
elvaro menoleh sedikit,menatap kedua manik mata coklat milik clara. senyum clara terukir indah . elvaro mengalihkan pandangannya, tangan nya menopang kedua dagunya . tatapanya sendu." gue gx Tau cla , kenapa masalah ini datang secara bersamaan." suaranya parau , akhirnya ia membuka Suara.
Clara menggenggam kedua tangan elvaro. " semua masalah akan selesai sesuai jadwal nya El." yang sekarang lo butuhkan itu adalah, ketenangan ,tidak perlu memikirkan nya " jawab Clara ,ia Tau elvaro adalah orang yang mudah rapuh ,hanya Saja kondisi keluarganya Saja yang harus membuatnya Mandiri.
Kali ini elvaro mendengar kan semua kalimat motivasi Dari Clara. sudah lama meraka tidak pernah bertukar cerita. rasa canggung itu pasti ada.
di kejauhan zavira melihat kejadian itu , tidak sengaja setelah membeli minum , matanya tersorot ke penomena lanhka itu . kedekatan elvaro Dan Clara menggoncang perasaanya. walaupun ia tidak memiliki hati terhadap elvaro.
zavira melangkah cepat menuju peristirahatan yang biasa ia kunjungi . rooftop.
suasana itu membawanya berlabuh ke Dunia hayalan . Dunia terlalu kejam untuk di pikul , kehidupannya tidak jauh berbeda dengan elvaro. orang tua mereka sama sama sibuk tapi satu yang membuat zavira tetap bertahan ,seorang ayah yang selalu mendukungnya dalam kondisi apa pun .
Tiba-tiba, suara langkah kaki terdengar mendekat.
"hai "
Suara ceria dan khas itu memecah kesunyian. Zavira menoleh, mendapati Youjin sedang berjalan mendekat sambil tersenyum lebar, tangannya melambai santai.
"Jin..." Zavira tersenyum tipis, mencoba menyembunyikan kesedihannya.
Youjin duduk di sebelah Zavira dengan santai. "Lagi ngapain sendirian di sini? Lagi mikirin suami tampan lo ya? Hahaha!" candanya, berusaha mencairkan suasana.
Zavira terkekeh pelan, sedikit terhibur. "Enggak ah, cuma lagi mikir doang."
"Mikir apa? Mikirin gue kan?" goda Youjin lagi.
Kemudian, entah kenapa, pembicaraan mereka beralih menjadi santai dan hangat. Sesekali Youjin melontarkan kalimat dalam bahasa Korea yang lembut dan terdengar sangat enak didengar.
"Oppa neomu jicyeoyo..." (Kakak ini capek banget sih...) gumam Youjin bercanda.
Zavira yang sedikit banyak paham dan bisa bahasa Korea pun membalas dengan tertawa kecil. "Aniya, naega jicyeo..." (Bukan, aku yang capek...)
Mereka tertawa bersama. Suasana tegang di hati Zavira perlahan luntur. Youjin memang selalu punya cara sendiri untuk membuat zavira merasa nyaman.
"Vi, tadi lo bilang lo suka nonton drakor kan? Siapa oppa favorit lo yang paling ganteng?" tanya Youjin penasaran.
Zavira bersemangat sedikit. "Oh itu lho Jin! Yang main di drama XXX itu lho! Namanya Kim Soo Hyun! Dia itu ganteng parah, aktingnya bagus, senyumnya bikin meleleh!" ceritanya antusias, matanya berbinar.
Youjin mengangguk-angguk mantap, seolah dia sangat paham dan sangat mengenal aktor itu.
"Ooh! Aaa! Kim Soo Hyun ah! Arasseo, arasseo!" seru Youjin sambil menepuk-nepuk bahu Zavira. "Dia itu ganteng banget kan? Badan juga bagus, tinggi, kulit putih. Iya dong, namanya juga oppa Korea! Pantesan aja kamu suka, selera kamu bagus juga ya Vi!"
Youjin menanggapinya dengan sangat antusias, seolah dia benar-benar tahu detail aktor itu, padahal mungkin dia cuma ikut-ikutan senang karena melihat Zavira senang.
"Memang dia paling ganteng sedunia!" kata Zavira tertawa.
"Tapi..." Youjin menyenggol bahu Zavira pelan, lalu berbisik dalam bahasa Korea "Geuboda nega deo yeppeo..." (Tapi kamu lebih cantik kok...)
Zavira tersipu malu, memukul pelan lengan Youjin. "Ih Jin! Suka aja ngegombal pake bahasa Korea biar gue nggak ngerti!"
"Hehehe, kan bener kok!"
Untuk sesaat, di rooftop itu, Zavira bisa melupakan sejenak rasa sakit, rasa takut, dan masalah rumitnya dengan Elvaro. Dia hanya menikmati momen persahabatan yang tulus dan hangat bersama Youjin.
" Salah satu gue suka Dari lo ,lo orang yang paling mengerti dengan keadaan gue ,selalu pengertian ," pikirnya.