NovelToon NovelToon
MEKANIK DARI LEMBAH BESI

MEKANIK DARI LEMBAH BESI

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Epik Petualangan / Fantasi
Popularitas:10.6k
Nilai: 5
Nama Author: T28J

(𝙎𝙚𝙢𝙪𝙖 𝙜𝙖𝙢𝙗𝙖𝙧 𝙙𝙞𝙙𝙖𝙡𝙖𝙢 𝙖𝙙𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙗𝙪𝙖𝙩𝙖𝙣 𝘼𝙄)
𝙂𝙖𝙢𝙗𝙖𝙧 𝙗𝙚𝙧𝙩𝙚𝙢𝙖 𝙥𝙚𝙧𝙢𝙖𝙞𝙣𝙖𝙣 𝙏𝘾𝙂 𝙪𝙣𝙞𝙠 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙗𝙚𝙣𝙖𝙧-𝙗𝙚𝙣𝙖𝙧 𝙗𝙞𝙨𝙖 𝙙𝙞𝙢𝙖𝙞𝙣𝙠𝙖𝙣. 𝙄𝙠𝙪𝙩𝙞 𝙩𝙚𝙧𝙪𝙨 𝙥𝙚𝙩𝙪𝙖𝙡𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙙𝙞 𝙙𝙪𝙣𝙞𝙖 𝙑𝙖𝙡𝙩𝙝𝙚𝙧𝙞𝙖 𝙪𝙣𝙩𝙪𝙠 𝙢𝙚𝙣𝙙𝙖𝙥𝙖𝙩𝙠𝙖𝙣 𝙠𝙖𝙧𝙩𝙪-𝙣𝙮𝙖.

⚙⚙⚙

Mengisahkan tentang seorang mekanik muda bernama Arven yang ditakdirkan untuk menjadi Host Titan Gear bernama Astraeus. Kisah masa lalu dan masa kini akan terkompresi menjadi satu dalam mengungkap kehancuran peradaban Astreya. Unsur Action, Misteri, Politik, Perang Kerajaan akan menjadi fokus cerita ini.

Mari bergabung bersama Arven dalam petualangannya di dunia Valtheria.

—T28J

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon T28J, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BRAKENFORD ARC 20 - DUO VS MONSTER : PHASE 2

...Satu monster bangkit, membawa gemetar... ...

......dua manusia berdiri, menolak untuk gentar....

...⚙⚙⚙...

Debu perlahan turun menutupi tanah. Serpihan kayu dan pecahan batu masih berjatuhan satu per satu menyentuh tanah dengan suara pelan yang hampir tenggelam oleh keheningan yang mencekam.

Bonebreaker Brute tergeletak diam. Tubuh raksasanya terbaring di tengah rel besi yang retak parah. Bagian dada yang tadi dihantam keras terlihat pecah dan retak di beberapa titik.

Untuk sesaat seluruh medan perang seolah berhenti bernapas. Lalu, jari-jari raksasa itu bergerak. Tanah di bawahnya berderit menahan beban. Perlahan tangan besar itu menekan kuat ke tanah. Batu-batu di sekitarnya pecah berderak. Tubuhnya mulai terangkat perlahan dari tumpukan puing. Debu yang tadi tenang kini terlempar kembali ke udara. Sepasang mata merah itu menyala kembali, lebih terang dari sebelumnya, lebih liar dan ganas.

Di kejauhan, suara berat terdengar. “...belum selesai.” Garrick Hammerhood menyipitkan mata, palunya turun sedikit dari bahu.

RAAAAAAAAAARGH...

Raungan dahsyat itu menghantam udara. Bukan hanya terdengar jelas, tapi benar-benar terasa hingga ke tulang. Dada terasa sesak. Telinga berdengung keras. Gelombang tekanan itu mendorong debu menjauh membentuk lingkaran besar di sekitarnya.

BOOOOM...

Kedua tangannya dihantamkan ke tanah dengan sekuat tenaga. Retakan panjang menjalar liar ke segala arah. Rel besi melengkung kaku. Sisa bangunan yang masih berdiri bergetar hebat, beberapa bagian runtuh seketika tak kuasa menahan hentakan.

Liora terpaku di tempatnya. Matanya melebar tak percaya. “Ti… tidak mungkin…” Suaranya pecah di tenggorokan.

Arven tidak menjawab sepatah kata pun. Tangannya mencengkeram gagang Titan Wrench semakin erat.

Bonebreaker mulai bergerak. Bukan bangkit pelan-pelan. Ia meloncat maju dengan kecepatan luar biasa. Tanah tempatnya berpijak ambruk dalam sekejap. Tubuh raksasa itu melesat ke depan dengan cepat dan mematikan untuk ukuran tubuh sebesar itu. Cakar besar itu menyapu horizontal, seketika udara terbelah keras

“Lompat!” Teriak Arven.

Arven menghentakkan kakinya kuat-kuat, tubuhnya mendorong ke belakang, bahu diturunkan, pusat gravitasinya dibuat serendah mungkin.

Liora langsung bergerak mengikuti, melompat miring ke samping, tubuhnya berputar setengah lingkaran untuk membelah dan mengurangi tekanan angin dahsyat itu.

“Ritmenya patah…” gumam Bram pelan. Tangannya mengencang di tombak, tapi kakinya tetap tertahan.

Serangan itu menghantam dinding batu besar di belakang mereka. Dinding itu langsung hancur dan runtuh total. Batu-batu besar beterbangan ke mana-mana, menghantam tanah seperti hujan batu yang mematikan.

Arven mendarat dengan posisi satu lutut menekan tanah, tangan kirinya menyentuh permukaan keras untuk menahan keseimbangan tubuhnya yang terguncang. Giginya terkatup rapat menahan napas. “Dia menjadi gila...”

Ia bangkit kembali dengan cepat. Kuda-kudanya diturunkan lagi lebih rendah, kaki dibuka selebar bahu, seluruh berat badan dipusatkan di tengah agar stabil.

Matanya mengunci target, bukan ke kepala, bukan juga ke tangan, tapi ke bawah. Setiap kali Bonebreaker mendarat, tanah di bawah kakinya selalu sedikit amblas. Dan ke bagian lututnya, ada getaran kecil tapi konsisten terjadi setiap kali menahan beban.

Arven menarik napas pendek dan cepat. “…itu dia.”

“Dia lihat celah…” bisik Rogan, napasnya tertahan.

“Dadanya retak!” teriaknya Arven. Suaranya tajam memotong raungan monster. “Dan lututnya tidak stabil pas nahan beban!”

Liora tidak menjawab panjang lebar. Ia hanya berdiri tegak kembali lalu menurunkan sedikit posisi tubuhnya lebih rendah, lebih siap untuk menerjang.

“Kalau begitu…” Ia memutar gagang Valkyra di tangannya, “…kita hancurin sekalian.”

KLIK—KRAK...

Bonebreaker sudah bergerak lagi. Kali ini, targetnya langsung ke arah Arven. Lalu tangannya berayun menghantam ke bawah. Cakar raksasa itu turun dengan dahsyat, tekanan anginnya sudah lebih dulu menghantam wajahnya keras. Namun di detik terakhir, cakar itu lewat, hanya beberapa sentimeter di atas kepalanya. Rambutnya tersapu angin kencang. Tanah di belakangnya hancur lebur terkena hantaman.

Arven justru menantangnya dengan maju setengah langkah. Kuda-kudanya diturunkan ekstrem rendah. Tumitnya mencengkeram tanah kuat-kuat. Pinggangnya diputar sekuat tenaga, Titan Wrench diangkat cepat dari bawah ke atas. Siap menghantam balik tepat di titik lemah yang baru saja ia baca.

⚙ MECHANIC DRIVE : ⚙

⚙ HYDRAULIC CRUSH!!! ⚙

CLANG...

Benturan itu tidak memantul, tapi menghajar masuk ke dalam. Getaran mekanis dari senjata Arven menekan masuk ke celah sendi lutut monster itu layaknya mesin penekan hidrolik raksasa. Retakan kecil mulai menjalar. Lutut raksasa itu bergetar hebat, lalu turun paksa setengah inci. Cukup untuk membuat keseimbangannya goyah.

RAAARGH...

Bonebreaker meraung kesakitan, tubuh besarnya terhuyung kehilangan tumpuan.

Liora sudah melesat di udara. Ia tidak melompat biasa, tubuhnya menyelinap masuk di celah gerakan musuh. Kakinya menapak sejenak di bahu monster yang sedang turun, hanya sepersekian detik, cukup untuk mendapatkan dorongan tambahan. Tubuhnya berputar cepat, ringan namun tajam mematikan.

⚙ VALKYRA - TWIN GALE MODE : ⚙

⚙ AERIAL SEVER!!! ⚙

Ia menebas dada monster dengan gerakan spiral yang mematikan. Kulit keras seperti batu itu terbelah terbuka. Retakan besar di dadanya terbuka semakin lebar. Daging hitam di dalamnya terekspos, berdenyut terlihat jelas.

Arven melihatnya seketika. Matanya mengunci target itu. “Di sana!” Tangannya sudah bergerak lebih cepat daripada pikirannya. Ia merogoh tas perkakasnya dan mengeluarkan Hook-launcher kecil. “Lanjutkan, Liora...”

Di sana, Liora tidak mundur. Ia justru menahan posisinya tepat di zona bahaya. Tuas senjatanya ditekan.

⚙ VALKYRA - STORM SPEAR MODE : ⚙

Tombak panjang terbentuk sempurna dalam sekejap. Ujung bilahnya bergetar halus dipenuhi energi hijau yang siap meledak. Ia menarik tubuhnya ke belakang seperti busur panah yang ditarik hingga batas maksimal.

⚙ STARPOINT JAB!!! ⚙

THRUK...

Tusukan itu melesat masuk. Bukan sekadar menembus daging, tapi mengunci dan merusak struktur di dalamnya. Tubuh Bonebreaker membeku seketika. Otot-otot raksasanya menegang kaku. Sistem sarafnya kacau balau terkena guncangan energi dahsyat.

Dan itu adalah celah sempurna. Arven langsung membidik dengan Hook Launcher-nya dan menembak.

⚙ MECHANIC DRIVE : ⚙

⚙ STEEL TETHER!!! ⚙

PSHHHT...

Sebuah kait baja melesat cepat. Menancap kuat tepat di tengah luka terbuka itu. Kabel tebal menjadi tegang seketika. Menarik sedikit masuk ke dalam memastikan tidak akan lepas. Bonebreaker meraung marah, tubuhnya berusaha meronta dan bergerak.

Arven tidak berhenti. Tangannya sudah meraih sebuah bom tabung kecil dari sabuknya. Dilempar dengan presisi tinggi. Tepat menempel pada kabel baja yang tegang disekitar dada Bonebreaker.

⚙ MECHANIC DRIVE : ⚙

⚙ IMPACT CHARGE!!! ⚙

Satu tekanan kecil dan—

BOOOOM...

Energi dahsyat meledak tepat di dalam rongga tubuh monster itu. Dada raksasa itu tersentak keras ke dalam. Retakan menjalar liar dari dalam keluar seperti kaca tebal yang dihantam keras dari sisi belakang. Tubuhnya kehilangan keseimbangan total. Langkahnya tergelincir licin di tanah yang penuh oli dan puing-puing.

Saat itu, Liora sudah bergerak lagi. “Arven!” Teriak Liora.

Arven mengerti dan langsung berlari dari arah berlawanan. Ia merendahkan tubuh, meluncur cepat di bawah bayang-bayang raksasa itu. Titan Wrench ditarik jauh ke belakang, seluruh berat tubuhnya diputar mengumpulkan momentum dahsyat.

Liora turun menyerang dari depan, Arven naik menghajar dari bawah. Sinkron yang sempurna tanpa perlu aba-aba lagi.

⚙ THUNDERFALL SPEAR!!! ⚙

SHRAAK...

⚙ MECHANIC DRIVE : ⚙

⚙ SEISMIC PILEDIVER!!! ⚙

BOOOOOOM...

Dua arah serangan, satu titik tumpu. Energi petir hijau dari tombak Liora menghantam telak dada kiri dari atas. Sementara hantaman logam berat Arven menghancurkan dada kanan dari bawah. Tekanan dahsyat bertemu tepat di tengah tubuh monster. Dadanya pecah dan hancur berantakan.

RAAAAAARGH...

Raungan panjang itu terputus tiba-tiba di tengah jalan. Tubuh raksasa itu jatuh berlutut berat. Retakan menyebar ke segala arah bagaikan jaring laba-laba. Bangunan di sekitar berguncang hebat seolah terjadi gempa besar. Debu beterbangan naik tinggi menutup pandangan.

Garrick menyeringai tipis. “Akhirnya selesai juga…”

Liora mendarat dengan anggun tepat di depan wajah monster itu yang sudah mulai lemah. Matanya dingin, tidak goyah sedikit pun. Ia menarik tombaknya ke belakang. Energi terkumpul padat di ujung bilah, bergetar hebat menahan kekuatan penuh.

“Pertarungan selesai.” Teriak Liora dengan bangga.

⚙ STORMPIERCER!!! ⚙

SHRAAAAK...

Tusukan lurus mematikan menembus masuk dalam, tepat menuju inti kekuatan di dalam dadanya. Tubuh Bonebreaker membeku total. Matanya yang merah menyala perlahan meredup, berganti menjadi warna batu yang retak, lalu jatuh terdiam selamanya.

“Mereka boleh juga…” suara Bram nyaris tak keluar.

Rogan hanya diam. Tangannya yang gemetar perlahan turun.

Seketika hening. Di bawah cahaya bulan yang samar tertutup awan, dua sosok kecil berdiri tegak. Di atas bangkai raksasa yang tak lagi bergerak. Mereka tidak bergerak. Hanya napas yang terdengar berat dan memburu.

Di kejauhan seorang penjaga berbisik pelan, suaranya hampir tak terdengar. “…mereka benar-benar membunuhnya.”

Di atas tumpukan puing, Garrick berdiri tegak memandangi mereka. Palu besar masih tersandar di bahunya. Matanya tajam mengamati lalu perlahan melunak sedikit. Senyum tipis bangga muncul di wajahnya yang keras.

“Tidak buruk…” Ia menghembuskan napas panjang lega. “…benar-benar tidak buruk.”

...⚙⚙⚙...

A/N : jika kalian suka dengan cerita ini, like, vote, dan support author dengan mengirimi hadiah ya...

—T28J

1
Alia Chans
lanjut👈
Almeera
hadir kak 🌹🌹
Mystic Novel
nah seperti ini, mungkin bisa di konvert ke kata yang lebih sederhana dan bukan puitis, soalnya ini genre fantasi...

tapi cerita dan dunianya bagus kok, terus semangat ya
Mystic Novel
Thor, karena ini cerita fantasi, narasinya kalau bisa lebih sedikit di sederhanakan, karena pembaca susah nebak suasana dan dunianya.
⋆.ꂵꂑꀗꈼꐞ Jr✮
seram kalo bisikan
⋆.ꂵꂑꀗꈼꐞ Jr✮
wow bagusnya
⋆.ꂵꂑꀗꈼꐞ Jr✮
memasuki sepatu sambil lari 🤔
⋆.ꂵꂑꀗꈼꐞ Jr✮
yah serius lah /Facepalm/
⋆.ꂵꂑꀗꈼꐞ Jr✮
keren ini /Good/
⋆.ꂵꂑꀗꈼꐞ Jr✮
mantap ada transformers /Good/
⋆.ꂵꂑꀗꈼꐞ Jr✮
wah nasibnya gimana?
⋆.ꂵꂑꀗꈼꐞ Jr✮
titan yang ada "attack on titan"
Oto,'Pemuja Hati'
Jadi keingat dengan dunia game dengan menggunakan sistem kartu.. m😌
Oto,'Pemuja Hati'
Aku masih terkagum-kagum dengan gambarnya.. m🥹 Terlalu konsisten.. m🥰
SANG
Oke Thor💪👍 tetap semangat ya💪👍
SANG
Jempol untukmu dek👍👍👍👍👍👍👍
SANG
Bunga untukmu thor/Rose//Rose//Rose//Rose//CoolGuy/
SANG
Go go go go...💪👍
Muqimuddin Al Hasani
belum ngerti maksud kartunya
T28J: sudah rilis bab pemberitahuannya a'. How to Play Card-nya
total 1 replies
Muqimuddin Al Hasani
ini mah benar terinspirasi dari lord of the ring, yang satu panah yang satu gada
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!