NovelToon NovelToon
KAMU SELINGKUH, KAMU BANGKRUT

KAMU SELINGKUH, KAMU BANGKRUT

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Balas Dendam / Wanita Karir / Cinta Lansia
Popularitas:132.2k
Nilai: 5
Nama Author: Mama Mia

Anindya Maheswari, menikah dengan Raditya Wicaksono tanpa restu dari orang tua Radit karena Anindya hanya seorang yatim piatu dan besar di panti asuhan.

Cinta tulus dari Radit membuat Anindya bertahan, berjuang bersama, banting tulang, memeras otak dan keringat. Memulai segalanya dari nol hingga akhirnya sukses.

Namun, siapa sangka setelah sukses Radit malah berkhianat? Menjalin hubungan dengan gadis yang lebih muda, memiliki seorang anak, dan bahkan selingkuhan itu sedang hamil lagi.

Membawa amarahnya yang membara, Anindya bertekad mengembalikan Radit dan keluarga nya ke keadaan semula.

“Kamu lupa satu hal. Jika aku bisa membuatmu sukses, aku juga bisa membuatnu hancur!”

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama Mia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

20

.

Raditya akhirnya duduk sendirian di meja makan yang luas itu. Ia menyendok nasi dan lauk pauk yang sudah disiapkannya dengan perasaan dongkol.

"Yah sudahlah… Sudah susah-susah beli bahan makanan mahal-mahal, sayang sekali kalau nggak dimakan," gumamnya sambil memasukkan suapan pertama ke dalam mulut. "Mending aku makan sendiri, daripada buang-buang uang. Biarin tu si perempuan tua nanti nyesel kalau pulang gak ada makanan."

Radit menikmati makanannya, menampik rasa kesal yang sebenarnya bercokol dalam hati. Ada kecewa karena kini Anindya tak lagi bersikap patuh, ada ketakutan karena wanita itu yang terasa kian menjauh. Namun, ia terus menyangkalnya.

“Dia hanya sedang main tarik ulur,” gumamnya menghibur diri sendiri.

TING TONG!

Baru beberapa suapan masuk ke dalam mulut, bel pintu rumah berbunyi nyaring.

Raditya menghentikan makannya. Ia mengerutkan kening.

"Siapa yang datang sore-sore begini? Apa Anin berubah pikiran lalu memilih pulang?" batinnya heran.

Senyum miring terbit di ujung bibirnya. “Aku bilang juga apa? Dasar sok jual mahal. Kelaparan juga, kan? Sudah tahu tidak pegang uang malah keluyuran!”

Dengan percaya diri Raditya bangkit dari kursi makan dan berjalan menuju pintu depan untuk membuka pintu. Mulutnya terbuka bersiap untuk mengomeli istri yang tidak patuh.

Namun begitu pintu terbuka lebar…

"Sofia?!" Mata Raditya terbelalak sempurna. Menoleh ke dalam rumah takut ada pelayan yang tiba-tiba muncul.

“Ngapain kamu ke sini?!" tanya setengah berbisik. Pria yang tadi begitu percaya diri bisa menghempas istri tua, kini sedang ketakutan. Bagaimana kalau Anindya tiba-tiba pulang.

Sofia berdiri dengan wajah penuh iba. Wanita itu tak bisa menahan diri karena radit yang berhari-hari tidak pulang. Dan ternyata benar. Pria ini berada di rumah istri tua. Ada geram yang coba ia tahan.

“Sayang..." rengeknya pelan. "Aku kangen banget sama Mas. Aku kesepian sendirian di rumah."

Raditya baru hendak membuka mulut, tapi Sofia sudah melanjutkan ucapannya dengan nada yang mulai berubah.

"Terus uang jajan yang Mas tinggalkan waktu itu juga sudah habis. Padahal kan aku harus beli makanan bergizi terus buat jaga kandungan ini, Mas. Dede butuh nutrisi biar dia tumbuh sehat," ucapnya sambil mengelus perutnya yang mulai membesar.

Mendengar itu, Raditya menggeram kesal. Selalu saja hanya uang, uang, dan uang, yang disebut Sofia jika bertemu. Wanita itu bahkan tidak menanyakan kabarnya. Apakah dia baik-baik saja? Apakah dia sudah makan?

Tapi Radit tidak mau memperpanjang masalah. Lebih tepatnya takut kedatangan Sofia diketahui orang lain. Jika sampai ada pelayan yang melapor pada Anin, buyar sudah rencananya untuk berbaikan dengan istrinya itu. Walaupun mulut menyangkal, kenyataannya dia harus mengakui masih sangat membutuhkan kehadiran Anin. Terutama untuk menstabilkan kondisi perusahaan.

Segera Radit merogoh dompet di saku celananya, lalu mengambil beberapa lembar uang merah dan memberikannya pada Sofia.

"Ini, cepatlah pergi! Sudah aku bilang jangan sekali-kali datang ke sini. Kenapa kamu membantah ucapanku?”

Sofia menerima uang itu dengan wajah masam. Ingin meledak tapi tetap harus menampilkan citra istri baik.

"Sayang… “ rengeknya. “ Kenapa semakin lama kamu ngasih uang semakin sedikit?” tanyanya dengan melirik uang di tangan yang jumlahnya sekitar dua juta. “Kamu sudah nggak sayang sama aku lagi, ya?” ratunya dengan wajah sedih.

Raditya menghela napas panjang, wajahnya terlihat lelah dan putus asa.

"Fia, mengertilah! Perusahaan sedang ada masalah. Aku baru saja mengeluarkan uang banyak untuk ganti rugi pada perusahaan lain. Itu masih belum jika nanti ada komplain susulan. Jadi untuk sementara kamu harus bisa berhemat. Setidaknya sampai kondisi perusahaan pulih. Mengerti?”

“Tapi, Sayang… aku butuh uang tambahan. Perutku semakin besar dan pergerakan ku semakin sulit. Aku butuh membayar perawat untuk membantu aku dan Nino,” rengek Sofia lagi.

Mendengar itu, Raditya menghela napas panjang lalu menggeleng cepat.

"Sudah nggak ada uang lagi. Dan nggak perlu nyewa perawat segala. Nanti biar aku hubungi Ibu untuk menemanimu," ucap Raditya tegas.

"Udah sana cepet pulang! Jangan lama-lama di sini! Nanti ketahuan Anin bahaya!" Raditya langsung mengusirnya panik.

Sofia mendengus kesal tapi tidak lagi berani membantah karena wajah Radit yang sudah terlihat merah padam. Akhirnya ia hanya bisa menganggukan kepala lalu melangkah pergi dengan gontai. Bagaikan sosok wanita yang begitu pasrah.

Namun, begitu ia masuk kembali ke dalam taksi yang memang menunggu, wajahnya berubah drastis.

"Dasar buaya buntung! Huh! Kalau bukan karena uang, memangnya aku bakal cari-cari kamu?!" umpatnya kesal. “Uang dua juta bisa buat apa? Sekali njajan dengan Nino pasti ludes. Apa benar perusahaan dalam masalah? Tapi tadi aku baru lihat postingan istri tua itu dan temannya beli perhiasan. Apa jangan-jangan si Radit itu membohongi ku? Dasar sial. Awas saja dia!”

*

Keesokan harinya, Sofia sedang duduk bersantai di sofa empuk dengan kakinya yang selonjor di tepi meja, sambil asyik menggeser-geser layar ponsel, scrolling media sosial, ketika bel pintu rumahnya berbunyi.

Sofia mengernyitkan dahi, lalu menurunkan kaki dari atas meja. Berjalan perlahan dengan tangan di belakang pinggang hingga perut besarnya membusung ke depan, dan melihat siapa yang datang.

Matanya langsung berbinar saat melihat sosok wanita paruh baya yang berdiri di sana dengan membawa tas besar. Itu Ibu Mertuanya! Ibu dari Raditya!

Sofia langsung tersenyum lebar, teringat Raditya yang pernah bercerita bahwa hubungan antara Ibu mertua dengan Anindya yang tidak pernah akur. Lagipula, selama ini sikap ibu mertua lumayan baik padanya.

Sofia segera memasang wajah paling manis, paling polos, dan paling lembut lalu tersenyum ramah.

"Assalamualaikum, Bu...!" sapa Sofia dengan suara mendayu-dayu. "Aduh, Ibu. Maafin Fia ya, Bu. Pasti Mas Radit yang meminta ibu menemani aku di sini. Aku jadi merepotkan Ibu,” ucapnya seakan merasa bersalah. Padahal dalam hatinya bersorak, setelah ini ia tak perlu lelah membereskan rumah sendirian. Akan ada yang bisa disuruh-suruh.

Bu Anita tersenyum tipis. "Waalaikumsalam. Tidak repot, Sayang

Ibu seneng bisa nemenin kamu sama Nino." ucapnya membelai rambut Sofia. “Radit tidak salah pilih,” batinnya. “Wanita ini sangat lembut dan tahu sopan santun.”

Sofia langsung merangkul lengan ibu mertua dengan manja, lalu menuntunnya masuk dan duduk. "Fia senang banget lho akhirnya ada yang nemenin. Fia kan sendirian. Ada Ibu di sini, Fia jadi seperti ketemu Ibu kandung."

Sofia benar-benar mengerahkan seluruh kemampuannya dalam berakting. Pura-pura menyiapkan ini dan itu untuk mendapat pujian dari Ibu mertua. Tapi sambil sesekali merintih dan akhirnya tetap Bu Anita sendiri yang melakukan segalanya sendirian.

"Bu, tadi Fia mau masak sop iga nih buat makan siang. Ibu suka gak?" tawar Sofia sambil memegangi pinggangnya.

"Ya ampun, Fia… sudah kamu duduk saja. Ibu bisa ambil sendiri nanti!” Bu Anita menuntun Sofia untuk kembali duduk di sofa. “ Kamu ini benar-benar berbeda dengan si Anin itu.”

Senyum Sofia semakin lebar. Rencananya berjalan mulus.

1
Patrick Khan
kasian anak nya😭😭😭
lyla lafiya
👍
Noey Aprilia
Iyuuuhhhhh....
gt kl ska clup sna sni,skrng trima akibtnya...udh khilngn istri,prshaan yg d bnggakn....skrng mlah kna pnykit mmatikan.....kl ga tobat....TERLALU....
Alvia Vi
Si Radit bodoh bin tolol
iuyuhhhh jijik😏
dewi rofiqoh
Darimana raditya? Apakah widya? Jika widya maka kemungkinan besar syah dan ibunya juga kena
Alvia Vi
aku baru mampir
mimief
WKWKWK
dari si Ono ya,simpenan bapaknya
kan kyk nya udah expert bgt tuh jadi j4l4ng
mimief
ya...jgn heran
dia aja bisa jadi simpanan laki yg udah punya suami dengan mudah nya
selingkuh sekali dua kali mah buat dia kecil
yg heran... ngapain dia marah pas Radit ketawan selingkuh
kan.... bukannya dia juga pelakunya 🤣🤣
Rahma Inayah
satu Kel kena virus
.mampus kalian karma kalian dibayar kontan
Ilfa Yarni
Sofia dan ibunya juga ga kena yg kena widia dan bpkny
partini
kalau Radit kena bapaknya juga kena Ding dong terus Sofia dan ibunya weleh satu keluarga kena semua
Aditya hp/ bunda Lia
kayaknya dari si Widya yah sengaja nularin ...
Oma Gavin
wkwkwk ternyata keluarga semrawut
partini
komplit keluarga gemblung semua
Aditya hp/ bunda Lia
ini aku curiga apa si Widya ini suruhannya Adrian yah ... soalnya pas lagi berantem Widya santai dan bilang done ... berarti tugas dia emang buat ngejebak si Radit yah biar si Sofia ngerasain gimana rasanya di selingkuhi ... 🤔
Noey Aprilia
Pdhl yg slah orngtuanya,tp ank yg jd korban.....saat smuanya buntu,lgi2 cma anin yg d ingt....dlu saat slngkuh,mna ingt.....
Muft Smoker
next mak ,, no comment laa radit ,, semua akibat perbuatan dirimu ,,
dewi rofiqoh
Klo sudah seperti ini kamu bingung sendiri mau cari bantuan ke siapa. Sebelumnya aja asik berselingkuh kau radit
dewi rofiqoh
Lanjuut
Rahma Inayah
Sofia biar aja ank mu meninggl km BS tglkan Radit atau km Mash cnt dan maaf kn Radit stlh dia selingkuh dgn ibu mertua. muda mu. .klu saya ogak lbh baik pish klu km balikan LG SM Radit yga ada nnt km kena. penyakit kelamin klu pun kena ckp Radit saja .Kash ke Radit ank ku biar. dia tau gmn rasa nya ngurus ank
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!