Ragas Pratama, Siswa Nakal dan sering bikin kegaduhan di sekolah, tiba-tiba bertemu dengan Jasmine yang membuatnya terpana dan hatinya terus bergetar saat melihatnya, tetapi Gadis Cantik dan lembut itu, Dia anak seorang Jendral.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon My. dark, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
22.
"Ragas, Sorry ya lama, soalnya nunggu Papa pergi dulu, " jelas Jasmine sambil terengah-engah.
Tanpa menjawab Jasmine, Ragas langsung menarik tangan Jasmine dengan keras lalu mencium bibir Jasmine dengan agresif untuk menyalurkan emosinya yang sejak tadi dia pendam.
"Umbh... " lenguh Jasmine sambil memukul dada Ragas. Jasmine nyaris kehabisan oksigen ke dalam paru-paru nya, karena Ragas terus menyerang nya tanpa memberikan jeda. "Hah, stop Ragas, " tahan Jasmine saat Ragas melepaskan nya sesaat, tetapi menyerangnya kembali. Ragas yang semakin liar, dan semakin menekan tengkuk Jasmine untuk memperdalam ciuman mereka. Hingga tiba-tiba tangan Ragas mulai menyusup ke dalam baju Jasmine, mulai mengelus punggung Jasmine yang halus, dan saat itu juga membuat Jasmine tersentak lalu mendorong Ragas dengan sekuat tenaga nya. " Stop Ragas, kamu apa apaan sih, " protes Jasmine dengan wajah kesalnya.
"I Love You, Sayang, " ucap Ragas sambil menarik Jasmine lagi kembali ke pelukanya. Tetapi kali ini Jasmine mulai berontak.
"Aku mau pulang, " ucap Jasmine dengan wajah kecewanya.
"Aku udah tungguin kamu dari tadi loh, " protes Ragas yang saat ini mulai ikut kesel.
"Karena kamu ada maunya kan? " tanya Jasmine dengan mimik wajah yang memerah sempurna.
"Sorry, aku nggak akan gitu lagi tanpa ijin darimu, " ucap Ragas berusaha membujuk Jasmine lalu memeluknya dengan erat. Dan kali ini Jasmine mulai luluh lalu membalas pelukan Ragas. " I love you, " ucapnya lagi sambil mengecup kepala Jasmine.
"I Love you too, " Jawab Jasmine dengan malu malu, yang membuat Ragas langsung tersenyum smirk. "Aku kangen sama kamu, " ucap Jasmine dengan jujur.
"Kamu sayang sama aku? " tanya Ragas sambil menatap Jasmine dengan serius, yang membuat Jasmine menganggukkan kepalanya dengan perlahan. Dengan cepat Ragas langsung melumat kembali bibir imut Jasmine, yang kali ini dengan pergerakan yang lembut dan membuat Jasmine terlena dengan kelembutan Ragas. Hingga Ragas menyadari kalau Jasmine lebih suka di perlakukan dengan lembut.
Hingga beberapa saat kemudian, mereka saling melepaskan tautan bibir mereka, tanpa melepaskan pelukanya. Hingga tangan Ragas kembali menyusup kembali ke dalam baju Jasmine.
"Ragas, " protes Jasmine sambil menahan tangan Ragas.
"Sayang, cuma sentuh sedikit, " nego Ragas yang masih kekeh dan menahan tangannya yang menyentuh kulit punggung Jasmine langsung.
"Tapi Ragas, " protes Jasmine tapi mulai tak kuasa dengan godaan Ragas, yang terus menerus menyentuh nya langsung.
"I Love you, " ucap Ragas lagi lagi, sambil melepaskan pengait Bra Jasmine.
"Raggaaasss......" teriak Jasmine sambil mendorong Ragas, dengan wajah kesalnya lalu berlari meninggalkan Ragas, air mata yang mulai menetes di pipinya dengan deras.
Ragas hanya tersenyum dengan puas melihat tingkah Jasmine barusan. "Putusin Gue Jasmine, " gumamnya sambil terus melihat bayangan Jasmine yang semakin menjauh dari pandangannya.
"Non, kenapa? " tanya Agus ajudan papanya.
"Gapapa, " jawab Jasmine acuh lalu terus berlari ke kamarnya.
"Lapor Pak, Non Jasmine pulang dalam ke adaan menangis, " Lapor Agus kepada Banyu.
"Siap, saya akan menyelidiki semuanya, " jawab Agus dengan patuh.
Saat ini Jasmine menangis tersendu sendu di kamarnya, sambil memeluk boneka kesayangan nya. "Ternyata nggak semua laki-laki seperti Papa ma, semua nya mendekati ku karena hanya ada maunya, bahkan orang yang saat ini aku cintai, dia hanya memuaskan nafsu nya saat bertemu dengan ku, " ungkapnya sambil tersendu sendu.
...****************...
...𝗪𝗔𝗝𝗜𝗕....!!! 𝗞𝗢𝗠𝗘𝗡, 𝗟𝗜𝗞𝗘 𝗗𝗔𝗡 𝗩𝗢𝗧𝗘...!!! ...