tidak ada yang terlahir lemah, namun juga tidak ada yang terlahir kuat, semua di bentuk oleh kerja keras.
buku ini akan menceritakan tentang bagaimana hidup sang berbakat sebelum menjadi yang terkuat
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nayla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 21
Athena perlahan lahan membuka mata, tidak ada yang berbeda dari penampilan gadis itu, namun warna mata nya yang semula hitam pekat kini berubah menjadi merah darah.
Tatapan nya menajam, ia menatap lekat mata Ateneo yang berada tepat si hadapan nya saat ini.
"Menjauh" Gumam gadis itu.
"Apa?! Ateneo mengernyit heran, pemuda itu lalu menarik pedang nya dan memasang kuda-kuda bersiap.
" Aghhggh!!! Erang Ateneo kesakitan setelah tubuh nya terpental jauh dari tempat nya berdiri, tubuh pemuda itu terkoyak, dalam sekejap dirinya di penuhi darah, saat itu juga kesadaran nya hilang, pemuda itu pingsan.
"Ateneo Gilbert Karsa di nyatakan gugur"
Semua orang yang berdiri disana membeku kaku, mereka menatap Athena dengan bergetar, keringat dingin mulai bercucuran dari kening mereka.
"Jadi ini sang pemilik segalanya? Tanya seorang wanita berpakaian putih, dia memang tersenyum namun mata nya tak bisa berbohong, ia menunjukkan rasa takut akan keberadaan Athena.
" Benar-benar mengerikan " Ucap seorang pria dengan suara bergetar.
"Saya Antonius karyata Wilfred, saya adalah putra keempat keluarga Grand duke Wilfred, di sini saya memberanikan diri mengahadap anda" Ucap seorang pria berpakaian putih berjalan mendekati Athena.
Pria itu membungkuk hormat di hadapan gadis kecil itu.
"Saya mohon dengan segala hormat dan harga diri saya!!
" Mohon sang pemilik segalanya yang suci dan agung berkenan melepaskan kekuatan dasyat anda" Ucap pria itu lantang.
Athena menatap nya datar, gadis itu lelu berjalan melewati nya seolah tidak terjadi apapun.
Antonius terkejut, pria itu lalu mendongak ke atas melihat Athena yang berjalan pergi meninggalkan diri nya.
"Apa? Gumam pria itu.
" Uhuk!! Tiba tiba saja ia memuntahkan darah, saat itu lah ia menyadari, kaki kiri nya telah hilang.
"Antonius karyata Wilfred di nyatakan gugur"
"Tidak tidak tidak!!! Teriak seseorang histeris saat Athena berjalan mendekat ke arah nya, ia lalu berlari menjauh sekencang mungkin.
Namun langkah nya justru terasa berat, ia bahkan tidak bergerak sedikitpun dari tempat nya berdiri.
"Tidak!!! Teriak nya histeris, namun kesadaran nya langsung lenyap, Athena menusuk tubuh pria itu menggunakan tombak.
Wajah gadis itu datar dan tanpa ekspresi, ia terus melangkah pelan menghampiri Wilfred dan Karsa yang berlari berhamburan menghindari nya.
"Argghhh!!! Seharusnya aku tidak mengikuti kompetisi ini!!!! Teriak nya menjauh.
" Jleb!
"Jleb!
" Jleb!
Athena menusuk satu persatu tubuh mereka menggunakan tombak sihir, dengan tatapan datar, ia terus mengeliminasi orang demi orang.
"Tidak,,,, maaf! Maaf! Ucap seseorang memohon ampun di hadapan Athena, dengan gemetar dan berlinang air mata, ia memohon belas kasih dari gadis itu.
Athena diam, ia mengangkat tangan siap menusuk seseorang di hadapan nya.
" Tunggu Athena!! Cegat Arsene, pemuda itu menggunakan sihir cahaya nya untuk berada di hadapan Athena secepat mungkin.
Pemuda itu melindungi orang karsa yang hendak di tusuk Athena.
"Ini sudah cukup!
" Kembalilah, kita sudah menyelesaikan kompetisi nya,, ucap Arsene pelan menenangkan.
"Apa maksud mu? Tanya Athena datar, gadis itu menatap tajam mata Arsene.
" Kubilang ini sudah cukup, ayo kembali ucap pemuda itu lagi.
"Apa? Athena mengernyit heran.
Arsene benar benar kehabisan akal, ia harus melakukan apa lagi untuk menahan anak di hadapan nya ini.
" Srakh!!
"Prang!
Arthur memukul tengkuk leher Athena hingga gadis itu sempoyongan.
Athena memegangi leher nya yang nyeri, gadis itu lalu menatap tajam Arthur yang berdiri di belakang nya.
" Astaga?! Gumam Arthur, ia sudah memukul sangat keras namun Athena masih sadar.
"Bugh!
" Bugh!
Gadis itu menendang perut Arthur keras hingga membuat pemuda itu sedikit terdorong ke belakang.
"Ugh,, lenguh Arthur memegangi perut nya.
" Ughh! Tubub Athena berhasil di kunci oleh Arsene, gadis itu tidak bisa bergerak sedikit pun.
"Cepat kak!! Teriak Arsene pada Arthur, pemuda itu bahkan sudah menggunakan sihir untuk membantu nya menahan Athena.
Arthur berlari kencang menuju Athena dan Arsene, pemuda itu lalu mengayunkan pedang nya menebas tubuh Athena.
" Srekhh!! Tubuh gadis itu terkoyak, ia mengeluarkan banyak darah dari tebasan Arthur sebelum akhirnya pingsan.
Arsene sedikit bernafas lega saat Athena sudah tidak sadar, namun pemuda itu juga takut melihat adik nya yang sudah seperti orang mau mati.
"Dia pasti akan bangun kan?,, ucap pemuda itu dengan suara bergetar, ia melihat luka di tubuh Athena sangat besar dan dalam, meskipun luka itu sedikit demi sedikit sembuh, tetap saja ia khawatir dan takut dengan kondisi adik nya.
" Dia pasti akan bangun, kemampuan regenerasi nya lumayan hebat " Balas Arthur, pemuda itu sedikit ngos-ngosan setelah menebas Athena tadi.
"Bagaimana keadaan di sana kak? Tanya Arsene pada Arthur, pemuda itu lalu perlahan-lahan bangkit dari duduk nya.
" Kita tertipu " Balas Arthur singkat.
"Apa?! Arsene terkejut mendengar ucapan kakaknya, apa maksud nya tertipu.
" Mereka yang berada disini bukanlah inti dari team a"
"Para pemimpin wilfred dan karsa saat ini sedang melawan Damien" Ucap pemuda itu serius.
"Apa?! Teriak Arsene cengo
Jadi yang mereka awasi sejak awal bukanlah Team A melainkan antek antek mereka?