NovelToon NovelToon
Pak Dimas (Guru Gen Z Ganteng)

Pak Dimas (Guru Gen Z Ganteng)

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu
Popularitas:263
Nilai: 5
Nama Author: Kukuh Basunanda

Menceritakan kisah cinta seorang Guru Gen Z tampan bernama Dimas Aditya dengan janda muda cantik dan kaya raya bernama Wulan Anggraeni. Kedua nya di pertemukan oleh keadaan hingga akhirnya tumbuh gelombang cinta di hati mereka. Seiring berjalannya waktu, Dimas berhasil mencuri hati Wulan sekaligus menyembuhkan rasa traumanya atas kegagalannya di pernikahan pertama. Namun di satu sisi, sang mantan (Nayla) masih mengharapkan menikah dengan Dimas. Rasa sayangnya yang begitu dalam, membuat cinta segitiga di antara mereka tak terelakkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kukuh Basunanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dimas Kembali Bertemu Dengan Wulan

Dimas mulai mengajar di Bright Future School (BFS) yang berkurikulum cambridge. Ia mengajar dari pagi hingga sore menggunakan bahasa inggris. Dimas mendapatkan kepercayaan mengajar di level elementary.

"Morning class" sapa Dimas kepada muridnya.

"Morning mister" ucap seluruh peserta didiknya.

"Before teaching you, let me introduce my self, my name is Dimas Aditya, you can call me Mr. Dimas. I am new English teacher here. I come from central Java" ujar Dimas.

"Any question about me ?" tanya Dimas.

"Mister, why are you so handsome ?" tanya canda salah satu muridnya.

"Because I am a man, I am not a woman" jawab Dimas sembari tersenyum.

"Mr. Dimas, you said that you come from central Java, so where do you stay in Jakarta ?" tanya siswa yang lainnya.

"I stay in employee dormitory of this school" respon Dimas kembali.

"Okey class, I always remind you to keep cleanliness this classroom. Talk about the cleanliness, you know what the animal fond of cleanliness (hewan apa yang menyukai kebersihan) ?" tanya Dimas.

Semua peserta didik terdiam lalu menggelengkan kepala mereka.

The answer is Gajah"  jawab mister Dimas.

"Why do  you say Gajah ?" tanya penasaran salah satu peserta didik.

" I believe you have ever read the writing "gajah lah kebersihan kelas" canda Dimas kepada muridnya.

Suasana kelas menjadi ramai di penuhi tawa anak-anak.

"Ha ha ha...that's jaga, not Gajah mister" ujar salah satu siswa.

"Again ?" kata mister Dimas menatap semua peserta didik.

"Again" jawab semua peserta didik.

"What the animal likes singing ?" tanya Dimas kembali.

"Bird ?" respon salah satu murid.

Dimas menggelengkan kepala.

"No, your answer is incorrect"

"So, what is it ?"

"The animal likes singing is sing ....a ..." respon Dimas.

Kembali suasana kelas menjadi ramai di penuhi tawa. Dimas hadir menjadikan suasana belajar mengajar yang menyenangkan di sekolah itu.

Sepulang mengajar, berada di dalam mess, Dimas terpikirkan lagi menggunakan waktu luangnya untuk mengajar les privat. Ia mencoba berpromosi lewat group Facebook "Les privat Jabodetabek" namun di deskripsi, ia hanya menerima les privat di sekitaran Menteng.

Di tempat terpisah, Azka mulai mengeluhkan ke mamahnya tentang pelajaran sekolah yang semakin sulit khususnya bahasa inggris. Azka sekolah di SDIT bonafit yang fokus menerapkan bahasa arab dan bahasa inggris sebagai bahasa pengantar pembelajaran.

"Mah, Azka mau les bahasa inggris boleh ?" tanya Azka kepada mamahnya.

"Ya boleh banget dong sayang" jawab mamah Wulan.

"Iya mah, Azka pengin bisa cap cus ngomong pake bahasa inggris apalagi kan di sekolah pengantarnya bahasa arab dan bahasa inggris" sahut Azka.

"Kamu pengin les bahasa inggris yang kaya gimana sayang ? di Jakarta itu banyak banget, kamu tinggal pilih maunya yang apa ?" tanya mamah Wulan kembali.

"Azka gak mau yang datang ke tempat mah, Azka udah capek di sekolah pulang sore, Azka penginnya yang gurunya itu bisa datang ke rumah" ujar Azka.

"Oh jadi kamu penginya yang les privat di rumah gitu ?"

"Iya mah, biar Azka bisa lebih fokus juga" kata Azka kembali.

"Baik, nanti mamah carikan ya sayang"

"Kamu maunya tutornya cewek apa cowo ?" tanya mamah Wulan lebih lanjut.

"Bebas deh mah yang penting tutornya asyik gak mbosenin" ucap Azka.

"Nanti mamah carikan ya sayang, ya udah sekarang kita siap-siap buat sholat isya dulu"

"Iya mah"

Selepas sholat isya, Wulan mencari Guru Privat Bahasa Inggris lewat Instagram namun entah mengapa dalam hatinya merasa tidak ada yang cocok. Ia beralih ke akun facebooknya kemudian mencari di group "Les Privat Jabodetabek". Matanya terfokus pada postingan terbaru dengan promosinya yang cukup menarik.

"Mau bisa cap cus berbahasa inggris tanpa harus keluar rumah ? Chat me, Mr. Dimas, berpengalaman mengajar dan fun learning, saat ini saya menjadi salah satu pengajar di sekolah internasional BFS, saya menerima jasa les privat Bahasa Inggris khusus daerah Menteng" begitu isi postingannya. 

Wulan langsung chat nomor WhatsApp yang tertera di postingan.

"Assalamualaikum, selamat malam Mister, saya mau les privat bahasa inggris untuk anak saya kelas 3 SDIT, kira-kira waktunya bisanya kapan ya mister ?" tanya Wulan melalui chat WhatsApp. 

"Walaikum sallam, waktunya ba'da maghrib atau ba'da isya bun, untuk harinya bebas sesuai request bun", respon Dimas. 

"Kalau begitu saya request seminggu 3 kali Senin, Rabu dan Jumat mulai pukul 18.30, bagaimana mister bisa?" ketik chat Wulan lagi.

"Insya Allah bisa bun, rencana mau di mulai kapan bun ?" ketik Dimas. 

"Kalau bisa besok malam mulai yah, terkait biaya tenang saja nanti bisa di bicarakan di rumah" ketik Wulan kembali.

 "Insya Allah bisa bu, oh ya ini atas nama bunda siapa dan alamatnya dimana ?" tanya Dimas.

 "Saya Wulan, biasa di panggil mamah Azka, untuk rumahnya dekat sama BFS, tinggal lurus aja ke timur, ada rumah besar, itu rumah saya, kalau mister bingung tanya saja rumahnya mba Wulan, semua orang disini kenal saya semua" ketik Wulan lebih lanjut. 

"Baik mamah Azka, besok malam, saya ke rumah, bismillah semoga cocok ya mah, Azka belajar bahasa inggris sama saya"

"Aamiin, thank you mister" ketik terakhir Wulan. 

"My pleasure", ketik terakhir Dimas dengan emoticon senyum. 

Besok malam selepas maghrib, Dimas berjalan ke arah timur dari mess nya menuju rumah Wulan. Ia menemukan rumah besar nan mewah sebelum perempatan jalan.

"Apa ini rumah yang dimaksud mamah Azka ?" tanya nya dalam hati. 

"Masya Allah, rumahnya bagus banget" ucapnya dalam hati.

Ia berdiri di depan gerbang pintu rumah itu, lalu mengetok pagarnya. Pak Dapu membukakan pintu gerbang.

"Maaf mas, mau apa yah ?" tanya pak Dapu.

"Maaf pak, mau tanya, apa ini rumah mba Wulan, mamah Azka ?" tanya balik Dimas.

"Iya benar, ada perlu apa ya mas ?"

"Saya Dimas pak, saya guru privat, mau mengajar Azka di rumah" respon Dimas.

"Oh begitu, sebentar mas, saya telpon dulu bu Wulannya" ujar pak Dapu.

Dimas masih berdiri di depan pintu gerbang sementara pak Dapu mengambil ponselnya lalu menelpon Wulan.

"Assalamualaikum bu Wulan" ucap pak Dapu melalui telepon.

"Walaikum sallam, pak Dapu" jawab Wulan sembari mengangkat handphone nya.

"Maaf bu, di luar ada laki-laki namanya Dimas, katanya sih guru privat mau mengajar Azka, apa benar bu ?" tanya pak Dapu dalam telepon.

"Benar banget pak, oh yah suruh mister Dimas masuk kedalam pak, kami nunggu di ruang tamu" pinta Wulan.

"Baik bu, Assalamualaikum" ucap pak Dapu.

"Walaikum sallam" jawab Wulan sembari menutup telponnya.

"Silakan mas Dimas, masuk saja, ibu dan Azka menunggu di ruang tamu" ujar pak Dapu kepada Dimas.

"Iya pak, terimakasih"

Dimas melangkahkan kakinya menuju pintu utama rumah Wulan. Persis di depan pintu itu, tangan Dimas menekan bel yang terpasang di samping pintu rumah Wulan.

"Teng tong teng tong" suara bel berbunyi.

"Azka membukakan pintu rumahnya.

"Assalamualaikum, kamu pasti Azka yah" sapa Dimas dengan senyum ramah.

"Walaikum sallam, mister Dimas yah ?" tanya Azka.

"Iya benar banget sayang" jawab Dimas.

Silakan masuk mister, duduk dulu, sebentar yah Azka panggilin mamah dulu !" seru Azka Azka memanggil mamahnya yang masih di dalam kamar.

"Mah, mister Dimas udah datang tuh" ucap Azka.

"Oh ya sayang, nanti mamah kesana" respon mamah Wulan.

Wulan keluar dari kamar menuju ruang tamu. Saat ia melihat guru privatnya Azka, pikirannya menjadi kilasan warna. Keduanya saling terpukau dan adu pandang satu sama lain.

"Loh kamu kan cowo yang waktu itu ......." ujar Wulan.

"Eh iya mba kan yang waktu itu hadir di resepsi pernikahan ......" ujar balik Dimas.

Keduanya saling terkaget dan tak menyangka kembali di pertemukan oleh waktu.

"Loh mamah dan mister Dimas sudah saling kenal yah ?" tanya Azka.

"Engga sayang, mamah dan mister Dimas pernah bertemu aja sebelumnya" jawab mamah Wulan.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!