NovelToon NovelToon
Rumah Ujung

Rumah Ujung

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Iblis / Horor
Popularitas:95.6k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Kematian misterius yang ada di rumah ujung membuat siapa saja akan ketakutan, bahkan puncak nya para warga sama sekali tidak kenal dengan penghuni rumah tersebut.

satu keluarga di bantai dan mayat mereka membusuk di dalam rumah tersebut, warga menguburkan secara layak namun seram nya rumah itu membuat siapa saja yang lewat akan ketakutan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20. Ruangan rahasia

Arya menatap rumah yang terlihat begitu bagus namun suasana yang ada di sana memang terasa begitu mengerikan sekali, rumah bila sekali saja terkena pembantaian seperti itu maka akan menimbulkan kesan seram yang tiada batas dan kemungkinan besar memang arwah yang sudah meninggal dunia akan berkelana di sana untuk mencari ketenangan jiwa.

Sebab bisa saja mereka tidak menerima kenyataan dengan garis hidup ini sehingga terus berkelana dan ingin meminta keadilan, hanya saja terkadang para warga tidak peka ketika para arwah itu muncul dan beranggapan bahwa mereka datang karena ingin mengganggu, pada sebagian karena memang ingin meminta pertolongan dari orang yang masih hidup.

Pak Lurah sudah membuka pintu rumah ini dan mereka bisa masuk ke dalam sana untuk mencari keberadaan Pardi, entah pria itu memang ada di sini atau ada di tempat lain namun yang jelas mereka akan mencari terlebih dahulu di kawasan rumah milik keluarga Sayuti ini, sebisa mungkin mereka harus berusaha untuk mencari.

Suminah yang meminta tolong sehingga mau tidak mau dia juga harus berusaha keras untuk menemukan keberadaan sang suami, ada rasa berdebar di dalam hati namun saat ini dia memang berharap kalau Pardi akan segera ketemu agar dia tidak menyimpan beban lagi di dalam hati karena sibuk mencari keberadaan suami dia sendiri.

Arya masih memperhatikan dengan seksama karena dia ingin menemukan keberadaan iblis yang mungkin saja sedang bersembunyi di dalam rumah ini, sebab Pak RT juga sudah mengatakan bahwa penghuni rumah itu telah menjadi arwah gentayangan dan sempat menculik seorang pria bernama Rais ketika sedang menjaga sawah dia.

Jadi sekalian Arya ingin menemukan iblis itu karena ingin berbicara secara langsung bagaimana tragedi itu bermula, tapi sejak tadi dia sama sekali tidak melihat keberadaan iblis yang menghuni rumah ini sehingga Arya pun merasa heran, mungkin kah bila pembunuh telah memiliki sesuatu yang untuk menahan sehingga arwah itu tidak mau muncul di hadapan Arya.

"Coba masuk ruangan yang ini karena siapa tahu saja Dia di ruangan yang sama seperti Rais kemarin." Pak Lurah membuka pintu kamar.

"Bismillahirohmanirohim." Suminah membuka lemari karena berharap sang suami ada di sana.

"Oh tidak ada di lemari yang ini." Pak Lurah juga agak heran karena di sini kemarin Rais ditemukan.

"Ini mereka sudah dikubur dengan layak ya?" Arya menoleh kepada Pak RT.

"Sudah, tapi kami tidak memandikan karena jasad sudah membusuk sehingga tidak mungkin bisa terkena air." jawab Pak RT.

"Aura kelam dalam rumah ini memang terasa tapi kenapa dia sama sekali tidak ada yang menampakkan diri." batin Arya sambil menatap sekitar.

Arya masih berusaha untuk menyelidiki karena sejak tadi belum melihat keberadaan iblis yang ada di dalam ruangan tersebut, rasa penasaran dia begitu tinggi untuk mengetahui apa memang ada iblis yang sudah membantai mereka atau ini pembantaian manusia biasa yang hanya karena dendam diantara mereka semua.

"Bila yang membunuh hanya manusia biasa maka tidak akan pernah bisa menghilangkan arwah seperti ini." gumam Arya.

"Di ruangan tempat Rais kemarin tidak ada kok Pardi." Pak Lurah keluar dari kamar itu bersama dengan Suminah.

"Coba ruangan yang lain juga karena rumah Sayuti sangat besar, aduh kita jadi menggeledah rumah orang seperti ini." keluh Pak RT.

"Cari dulu sampai dapat dan kita mau bagaimana lagi karena memang merasa curiga dengan rumah ini." Pak Lurah segera berjalan untuk mencari ruangan yang lain.

"Agak tidak sopan saja rasanya masuk ke dalam ruangan milik orang ke sana kemari seperti ini." Pak RT tetap saja merasa tidak enak.

Tapi Arya tidak peduli dengan omongan Pak RT tadi karena dia tertarik dengan ruangan yang paling belakang itu dan segera membuka pintu tersebut, namun ternyata pintu itu terkunci rapat sehingga Arya tidak berhasil masuk ke dalam sana, selama ini juga para warga tidak ada yang berani masuk sembarang arah.

"Itu Saya tidak tahu kunci rumah yang mana, kami pernah masuk sini tapi tidak pernah masuk ruangan yang ini.". jujur Pak RT.

"Apa memang tidak ada kunci untuk ruangan ini?" Arya menoleh cepat.

"Tidak, semenjak kami mendapatkan para jenazah kami memang tidak ada masuk ruangan yang ini." jelas Pak RT kembali.

Arya masih terdiam menatap ruangan itu Karena sejujurnya di dalam hati dia sangat tertarik untuk melihat ke dalam, ada sesuatu yang ingin dia gapai namun tidak tahu harus bagaimana sehingga dia masih berpikir keras untuk membuka pintu itu sampai dapat, barangkali saja di dalam sana ada sesuatu yang sangat menarik.

Braaaaak.

Braaaaak.

"Eh anu, jangan merusak seperti itu karena tidak enak nanti." Pak RT gugup karena Arya malah mendobrak pintu tersebut.

"Ada sesuatu di dalam ruangan ini dan aku perlu melihat ke dalam." kekeh Arya.

"Tapi kalau kita mendobrak pintu ini maka sama saja merusak, Mas!" Pak RT tetap saja tidak setuju.

Arya menghelai nafas panjang Karena dia tidak bisa mau memangsa Pak RT untuk setuju membuka pintu tersebut, padahal dia sudah sangat penasaran ingin melihat apa yang ada di dalam ruangan itu, sebab ruangan tersebut memiliki energi yang begitu besar sehingga dia penasaran dan ingin melihat.

Namun mau bagaimana lagi karena sudah terlanjur tertutup seperti ini, ingin terus berusaha masuk juga tidak bisa karena Pak RT tidak mau bila nanti mereka sampai merusak rumah keluarga yang sudah meninggal ini, Arya harus berpikir keras sehingga nanti dia memiliki cara lain untuk masuk ke dalam ruangan itu.

"Tunggu saja nanti aku pasti akan bisa masuk ke dalam sana." tekad Aryadi dalam hati.

Sebab dia memang sudah merasa ada sesuatu yang tidak beres di dalam kamar tersebut sehingga mau tidak mau pokoknya dia harus berusaha masuk ke dalam, nanti malam adalah waktu yang tepat karena dia memiliki member yang bisa untuk diajak kerja sama agar bisa masuk ke dalam ruangan tersebut, sekarang mereka hanya perlu menemukan Pardi terlebih dahulu agar semua orang ini bisa segera pulang ke rumah masing-masing.

Selamat malam Besti, jangan lupa like dan komen nya ya.

1
Tri Lestari
hajar Nilam itu Otong nya juga kasih lelehan dikit biar panas
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
mantap hajar terus si Pardi Nilam ...ayo Arya temukan pemuja pesugihan di desa mu ..itu rumah yang paling reot
Raffaza Direzky87
loh ternyata pertengkaran pardi dan suminah tadi di saksikan oleh nilam toh, makanya nilam jadi emosi
tse
wah Nilam beraksi... 👍👍👍
tapi kalo wajah dia rusak nanti Arya dan Samuel ga tau kalo dia pelakunya donk...
ga pa2 walau wajah dia rusak Arya dan Sam pasti tau kalo dia adalah kaki tangannya pengabut sekte itu..
ayo kasih paham dia tentang arti menyayangi dan menghargai pasangan....
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ☠️⃝𝓢𝓾𝓼ͫ𝔀ͣ𝓪ͬ𝓽𝓲ᷤ🍻
nah keren Nilam ...
ga usah banyak basaa basii langsung bawa Pardi ke alam ghaib
/Determined//Determined/
Raffaza Direzky87
maharani kok gak ikut menyelidiki ya siapa tau dia ketemu sama nyi ambarwati
neni nuraeni
MLM juga makkk,,,, lnjuttt
Siti Sarifah
selamat malam author....keren Nilam, seandainya Purnama di dunia nyata🤭
Raffaza Direzky87
mencelos hati kendal, dasar genderuwo gak punya rasa kasian asal nyeblak mulutnya, yang sabar ya kucing putih
Nureliya Yajid
semangat lanjut thor
Ela Jutek
bagus Lam, emang dah gedek dari lama aku ma tu manusia
Nureliya Yajid
semangat thor lanjut
💓ismi💓
wih nilam tambah membara laharnya,,bakar itu ontongnya pardi lam biar kapok dia.
ᥫ᭡◦•●◉✿ 𝑟𝑖𝑠𝑘𝑎 ✿◉●•◦ᥫ᭡
selamat malam juga kak thor, iya gak papa thor 🥰
rasain noh kena lahar panas kan lu si pardi jangan dikeluarin yaa, dia juga ambil pesugihan biar alam ghaib aja 🙏🙏
Raffaza Direzky87
kumat si Arya usilnya,jangan sampai kumat jadi kompor meleduk loh ya
Nureliya Yajid
lanjut
Raffaza Direzky87
bawa dulu Davin ke tabib gun biar di obati
Ass Yfa
Davin selamat..Andinj keman ko ndak nongol
Nengsih Irawati
lanjut 🥰 semangat
Betri Betmawati
jagn senang dulu Pardi karna itu tak kan lama lg kau akan menderita
karna purnama udh bergerak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!