Assalamualaikum readers ketemu lagi di novel Author lagi, semoga kalian tidak bosan membaca novel Author, Happy reading....
CINTA BISA BERTAHAN DALAM KESEDERHANAAN
TETAPI TIDAK DALAM PENGHINAAN
CINTA ITU SUCI DAN HARUS DI HORMATI
KETIKA RASA HORMAT DALAM CINTA MENGHILANG
CINTA ITU AKAN PERLAHAN PERGI.
Bastian Wirayudha pria berusia 33 tahun harus hidup seperti robot di dalam keluarga istrinya shopia Valentine Grace 30 tahun, kehidupan Bastian di istana mewah milik istrinya tak ubahnya seorang budak, ia harus mengikuti setiap perkataan ayah mertuanya yang dikenal seorang konglomerat yang memiliki kekuasaan yang besar di bidang ekonomi maupun pemerintahan.
Bastian bukanlah pria miskin, ia juga berasal dari keluarga pengusaha yang cukup mapan, tapi karena strata keluarga Bastian lebih rendah, maka Bastian seperti tidak ada harga dirinya di keluarga istrinya.
suatu hari ia bertemu gadis sederhana yang menyimpan sejuta rahasia, yang menyadarkan dia akan sebuah arti cinta.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon S. Mia. t, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 18
Ghina sebenarnya berniat langsung pergi setelah selesai dari toilet.
Namun langkahnya terhenti ketika mendengar suara wanita.
" Aku merindukanmu Marion, bagaimana perjalananmu "
Ternyata wanita dan pria itu adalah Marion dan shopia.
Shopia baru saja menjemput Marion di bandara.
Marion akhirnya memutuskan untuk kembali ke negaranya.
Pria yang dipanggil Marion tersenyum tipis.
" Aku juga merindukanmu, shopia"
Pria itu kembali meraup bibir Shopia dengan bibirnya.
Ghina yang masih berdiri beberapa meter dari mereka langsung membulatkan mata.
" Astaga..."
" Lagi..Dan lagi ..."
" Benar-benar dunia sudah di ambang kiamat, tak tahu malu sekali mereka "
gumamnya dalam hati.
Naluri ingin tahu yang selama ini menjadi salah satu kelemahannya langsung muncul.
Apalagi ketika ia melihat keduanya kembali berdiri sangat dekat.
Meski tidak lagi seperti sebelumnya.
Ghina akhirnya berpura-pura membuka ponselnya "
Namun telinganya tetap bekerja dengan sangat baik.
Sementara itu di restoran.
Andrian yang menunggu di meja mulai heran karena Ghina tak kunjung kembali.
"Gadis itu ke toilet atau pindah domisili?"
gumamnya.
Karena penasaran, Andrian akhirnya berdiri dan berjalan menuju koridor.
Namun sebelum mencapai toilet, ia melihat Ghina sedang berdiri di dekat tanaman hias sambil pura-pura menatap layar ponselnya.
Padahal jelas-jelas sedang menguping.
Andrian langsung menepuk dahinya.
" Yaa Tuhan...anak itu, ngapain ia berdiri di situ "
Ia berjalan mendekat.
Lalu berdiri di samping Ghina.
" Kamu sedang apa?"
bisiknya.
Ghina tanpa menoleh menjawab pelan.
" Mengumpulkan informasi."
" Kamu menguping."
" Bahasa kasarnya begitu."
Andrian hampir tertawa.
Ghina menempelkan jarinya di bibirnya, memberi isyarat pada Andrian diam.
Dari tempat mereka berdiri, suara pasangan itu masih terdengar.
" Kita harus hati-hati."
ucap wanita itu.
" Situasinya sedang tidak bagus."
Marion mengangguk.
"Apa dia mulai curiga?"
Wanita itu menghela napas.
" Bukan itu "
" Lantas "
" dia berubah."
" Maksudmu "
" beberapa minggu ini ia berubah, ia bukan bastian yang ku kenal, ia tidak lagi Bastian yang penurut, sekarang ia sering membangkang, bahkan sama papa juga dia sudah berani menentang "
" Bastian " gumam Ghina.
Mata mereka membesar bersamaan.
Insting gosip keduanya langsung aktif.
Sedangkan Marion mengeryitkan dahinya.
" Dan ia mengajakku untuk pindah rumah sendiri, jika aku menolak, ia akan keluar dari rumah papa sendiri dan juga akan keluar dari perusahaan "
" Terus bagaimana dengan hubungan kita, aku sudah pindah ke sini lho sayang "
" Tenang saja sayang, untuk sementara waktu kita seperti ini dulu, aku sudah menyiapkan apartemen untukmu dan juga mobil baru "
" Benarkah "
" Iya apa kamu senang " kata Shopia.
" Tentu saja "
setelah menjawab itu Marion langsung menarik pinggang Sophia dan kemudian melu**t bibir Shopia dengan rakus.
Andrian langsung menutup mata Ghina.
" Jangan dilihat, tidak baik untuk anak kecil "
" Tapi tadi aku sudah lihat dua kali"
" Anak ini..." Ucap Andrian.
beberapa detik kemudian Shopia melepaskan bibirnya.
" Jangan di sini sayang "
" Tapi aku sudah merindukanmu "
" Nanti setelah makan, kita ke apartemen " sahut shopia.
" Baiklah ayo kita makan, aku sudah tidak sabar "
Ghina dan Andrian langsung saling berpandangan.
Dan dalam hitungan detik mereka berdua berlari secepat mungkin, agar mereka takut ketahuan kalau mereka sedang menguping.
Sesampainya kedua di mejanya, Andrian memukul kepala Ghina pelan.
" Lain kali, kalau dari toilet langsung kembali "
" Jangan kepo dengan urusan orang "
Ghina hanya mengusap kepalanya.
" Kak mereka pasangan selingkuh"
" Diamlah Ghina "
" Tapi kasihan suaminya ya kak "
" Cepat makan, atau aku tinggal kamu di kota ini "
" Iya " sahut Ghina dengan kesal.
" Gak asyik sekali " lanjut Ghina.
Tak lama pasangan tadi berjalan ke arah mereka dan kemudian duduk di kursi yang tak jauh dari kursi mereka.
" Sepertinya akan berlanjut di sini kak "
Andrian mengangkat bahu.
Sedangkan Ghina memasang telinganya tajam-tajam.
" Dasar si tukang kepo " gumam Andrian sambil menyuapkan makanan ke mulutnya.
Dan benar pasangan itu melanjutkan percakapannya tadi sambil menikmati makanannya.
Dan Mereka kembali mendengarkan.
Wanita itu melanjutkan.
" Beberapa bulan terakhir Bastian sangat berbeda."
Nama itu kembali masuk ke telinga Ghina.
Saat mendengar nama itu lagi, Pikirkan Ghina langsung tertuju pada Pria yang sudah memporak porandakan hatinya
"Ah...mungkin namanya yang sama " batin Ghina
" Nama Bastian kan pasaran " lanjut batin Ghina.
Ghina menyimak percakapan mereka sambil memakan makanannya.
" Dia menjadi lebih dingin." kata
" Lebih sulit dikendalikan."
Marion terlihat berpikir.
" Lalu?"
" papaku bahkan menyuruhku membujuknya."
Kalimat itu membuat Ghina mengernyit.
Entah kenapa ia merasa kasihan kepada sosok suami yang sedang dibicarakan itu.
Terutama ketika mendengar nada bicara wanita tersebut.
Tidak terdengar seperti seorang istri yang sedang mencemaskan suaminya.
Melainkan seperti seseorang yang sedang membahas masalah bisnis.
" Aku kasihan sama suaminya."
bisik Ghina.
Andrian mengangguk pelan.
" Diam dan dengarkan saja "
" Ck...ternyata kakak menikmati cerita perselingkuhan ini "
" Sedikit?" sahut Andrian.
Sementara itu wanita tersebut terus berbicara.
" Aku tidak bisa membuat kesalahan sekarang."
" Kalau dia mengetahui sesuatu..."
Ia tidak menyelesaikan kalimatnya.
Namun Marion langsung mengerti.
" Kita akan lebih hati-hati."
Wanita itu mengangguk.
" Untuk sementara jangan terlalu sering menghubungiku."
Marion terlihat tidak senang.
" Tapi aku merindukanmu."
Wanita itu tersenyum kecil.
" Marion."
" Kita harus sabar."
" Kita harus meredam emosi Bastian dulu "
" Nanti kalau dia sudah sibuk bekerja, kita akan lebih leluasa untuk bertemu sayang "
" Baiklah " sahut Marion.
Ghina kembali mengernyit.
Kalimat itu terasa aneh di telinganya.
Entah mengapa ia semakin merasa tidak nyaman.
Karena dari cerita yang ia dengar, suami wanita itu justru terdengar seperti orang yang sedang berusaha mempertahankan hidupnya sendiri.
Sedangkan istrinya...
Malah sibuk bertemu pria lain.
Beberapa menit kemudian pasangan itu akhirnya pergi.
Begitu mereka menghilang dari pintu masuk, Ghina langsung mengembuskan napas panjang.
" Wow."
" Keren !!!"
" ada ya wanita seperti itu "
Andrian melipat tangan.
" Kita baru saja melihat dan mendengar sinetron langsung." kata Ghina.
" itu adalah realita kehidupan Ghina, maka dari itu, kamu harus berhati-hati saat sudah menemukan cinta nanti, pastikan dia adalah pria yang baik dan bertanggung jawab " kata Andrian.
Ghina mengangguk setuju.
Ia tahu apa yang di maksud Andrian.
" Aku Kasihan sekali sama suaminya, aku merasa suaminya orang yang baik dan pekerja keras"
" Sudah, tidak usah di fikirkan, cepat selesaikan makanmu dan kita segera cari tahu di mana calon suamimu itu "
" Tapi aku semakin penasaran." kata Ghina.
" Penasaran apa?"
" Suaminya seperti apa." ucap Ghina.
Andrian tertawa kecil.
" Kamu selalu penasaran pada hal-hal aneh."
" Karena hidup harus seru."
Andrian menggeleng pasrah dan sejenak ia menegakkan tubuhnya.
" ........."
" Tunggu sebentar " kata Andrian.
Andrian menatap ke arah Ghina.
" Siapa nama suami perempuan tadi?"
" Bastian " sahut Ghina
" Siapa nama pria, yang kamu bilang calon suamimu "
" Bastian "
" Jangan-Jangan..."
" Tidak mungkin kak, ini kota besar, dan nama Bastian itu pasaran "
Andrian mengangguk-anggukkan kepalanya.
Namun mereka tidak tahu bahwa yang baru saja mereka pikirkan dan mereka dengarkan, adalah benar-benar Bastian, pria yang sedang mereka cari.
Pria yang tanpa sengaja pernah mengisi sebagian kecil hati Ghina.
Takdir memang sering kali aneh.
Karena tanpa menyadarinya, Ghina baru saja berdiri sangat dekat dengan rahasia besar yang sedang mengguncang kehidupan Bastian.
######
Assalamualaikum readers HAPPY READING salam sehat selalu.
🥰🥰
Terima kasih Upnya Kak Mia..
apa yang sebenarnya Zayn pikirkan dengan situasi seperti yang di alami Ghina serta tujuan intinya terhadap Bastian maupun keluarga Tan..
soga semua akan terungkap dengan berjalannya waktu dn Bastian bebas dari belenggu keluarga Tan lebih dari istri laknatnya..😡😡😡
cepat up lg ya thor biar g darting kbnyakan pikiran
dengan nempunyai istri jalang, mertua dan klrga istri yg Diktator. merasa plg hrbat, padahal yg bekerja mati2 an Bastian. mwreka hanya ti ggal mengambil hasil pemikirn dan kerja keras ny 😔😔😔
Seru banget ngikutin kisah keluarga Dio Cs - Kendaru Cs. & Narendra Cs.
pokoknya Baper abiiisss... 👍🏻👍👍🏻💙💛💙😘😘😘