NovelToon NovelToon
Aku Bukan Anak Kuntilanak

Aku Bukan Anak Kuntilanak

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Misteri / Balas Dendam
Popularitas:7.4k
Nilai: 5
Nama Author: Ridwan01

"Dasar anak Kunti!"
"Aku bukan anak Kunti! berhenti memanggilku anak Kunti! namaku Kalingga Arsana!"


Kalingga sering di panggil anak Kunti oleh teman temannya dan para warga di tempat dia tinggal, bukan tanpa alasan, itu karena dia lahir dari rahim seorang perempuan yang sudah di kubur.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridwan01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bersedia membantu

‎"Kakek Gatra katanya bersedia membantu, dia akan pergi ke hutan cadas hari ini juga sendirian supaya lebih aman dan kakek bisa menyamar menjadi binatang hutan kalau ketahuan" ucap Abidin

Setelah Karna dan Panca mendatangi rumah Rumi kemarin dan menyampaikan niat mereka, Abidin tidak menunggu esok hari, Abidin langsung menemui Gatra malam itu juga dan meminta pertolongan darinya, Gatra bersedia bahkan meminta Abidin untuk tidak perlu mengirimkan jin lain lagi ke sana, karena jin jin itu pastinya akan di lenyapkan Malak dan Jayandanu.

‎"Alhamdulillah, semoga ari ari itu ada di hutan dan di temukan, aku ingin membawa Kalingga pergi dari kampung itu" ungkap Karna

‎"Aku juga tidak mau kalau sampai Kalingga terjebak di sana, bisa saja nanti Narno memanfaatkan Kalingga untuk jadi alat memperkuat kekuasaannya di sana, Kalingga itu salah satu keturunan Arsana, dulu hanya Kaelan dan Jamal yang tersisa, sekarang ada Kalingga jadi pasti Narno merasa terancam, dulu, leluhur Narno lah yang membuat Arsana terjebak dalam peperangan dan meninggal dalam peperangan itu, tapi sepuluh tahun kemudian dia bangkit lagi sebagai Panglima gaib keluarga Danendra dari sejak jaman kerajaan" ungkap Abidin

‎"Jadi dulunya panglima Arsana itu manusia Mbah?" tanya Karna

‎"Iya, Kecuali NYI Kalia dan Ireng, mereka memang bangsa jin" jawab Abidin

‎"Pantas Karna tidak mendengar nama keturunan lain selain Danendra, Sudirja dan Arsana" ucap Karna

‎"Jangankan kamu, Mbah juga sama" ucap Rumi terkekeh

‎"Kamu cukup tahu aku saja Rumi" jawab Abidin merangkul Rumi.

‎"Mbah kenal Salbiah?" tanya Karna membuat Abidin melotot

‎"Dari mana kamu dengar nama itu?" tanya Abidin

‎"Dia kuyang dari kampung Sukun Mbah, sekarang pindah ke kampung cadas dan sepertinya dia mengincar Kaelan dan Kalingga" jawab Karna

‎"Salbiah masih hidup, harusnya dia mati bersamaku saat Kunto dan Khal mendorongku ke dalam sungai, Salbiah itu sekutu Khal dulu" ungkap Abidin

‎"Jadi kamu kenal dia kang?" tanya Rumi

‎"Saat aku terjatuh ke sungai itu, aku menarik rambut Salbiah tepat sebelum aku terbentur batu di sungai dan hilang ingatan, itu juga sebabnya aku terlihat lebih muda dari usiaku karena energi Salbiah juga kembang kantil milikku yang terserap ke dalam tubuhku" jawab Abidin

‎"Apa mungkin itu Salbiah yang sama?' tanya Karna

‎"Untuk tahu tentang itu ya bapak harus ke sana pak" ucap Nurdin yang pagi itu akan bersiap ke klinik miliknya.

‎"Dia bisa kabur kalau melihat bapak, mungkin kalau melihat kamu dan Arthayasa dia akan mendekat, karena kalian tampan" jawab Abidin terkekeh.

‎"Arthayasa kan tidak ada di sini pak, dia ada di kota bersama Kaelan anaknya kak Karna dan Liandanu anaknya kak Liam" ucap Nurdin

‎"Sepertinya kalau dua Kaelan tinggal di sini, Karna akan menjuluki mereka Kaelan satu dan Kaelan dua" ucap Abidin

‎"Mbah benar, dua duanya Karna sayangi dengan sepenuh hati" jawab Karna

"Kalau Salbiah berulah, cukup bakar rambutnya saat dia berubah menjadi kuyang, saat itulah dia akan musnah" ucap Abidin

"Rambutnya sudah saya serahkan pada Kaelan, Kaelan juga tahu caranya Mbah" jawab Karna

"Baguslah kalau begitu, jangan sampai rambut itu hilang" ucap Abidin

‎"Paman... Abyasa mau ke tempat ayah" ucap Abyasa Kunto Sudirja, putra dari Kunto dan Yuna yang berusia lima tahun.

‎"Mau ke tempat ayah? kalau begitu kamu bersiap ya, Paman akan bawa beberapa makanan juga ke sana, setelah itu jangan merengek lagi ingin ke sana karena kita punya jadwal, kita ke sana hanya setiap hari Jum'at saja" jawab Abidin

‎"Iya paman, terima kasih" ungkap Abyasa memeluk Abidin.

‎"Apa ibunya tidak mencarinya Mbah?" tanya Karna

‎"Ibunya benar benar sudah menikah lagi dengan kekasihnya yang ada di kota, bahkan hidup bahagia dan punya anak lagi" bisik Rumi membuat Karna menghela nafasnya.

‎"Mbah Karna titip kue kue ini ya, ini untuk ayah Abyasa" ucap Karna

‎"Terima kasih Mbah, nanti Abyasa akan bawakan bunga dari hutan larangan untuk kak Kaini" ucap Abyasa

‎"Mulai genit kamu"

‎Karna pamit, dia hari itu akan panen kopi di kebun miliknya jadi dia akan pergi ke kebun bersama istrinya Aini dan beberapa warga yang akan membantunya, Karna tidak ke kampung cadas hari itu karena tugasnya untuk meminta Abidin membujuk Gatra sudah berhasil dan Karna hanya tinggal menunggu kabar selanjutnya saja.

‎°°°°°°°°°°°

‎Di kampung cadas.

‎Kaelan terus tersenyum sepanjang pagi itu karena dia sudah bisa melihat Maryani, bahkan semalam mereka tidur bertiga di kamar Kaelan meskipun Kaelan tidak bisa memeluk almarhum istrinya itu, hanya bisa memandangnya yang sedang mengusap rambut Kalingga.

‎"Jadi kamu sudah lama bersama Kalingga?" tanya Kaelan

‎"Dari sejak akang menginjakkan kaki di kampung ini kang" jawab Maryani

‎"Aku jadi semakin tidak mau pergi kalau begini, aku merindukanmu Maryani" ungkap Kaelan

‎"Maryani juga sama kang, tapi sekarang dunia kita Berbeda, kita tidak mungkin bersatu dan Maryani hanya sebagai pendamping Kalingga sampai dia menikah nanti kang, setelah itu Maryani akan menghilang selamanya" ucap Maryani

‎"Apa kamu tidak seperti khodam jin yang melindungi tuannya sampai dia mati?" tanya Kaelan

‎"Tidak kang, Maryani hanya arwah pendamping sementara, bukan pelindung" jawab Maryani

‎"Maryani memang bisa melindungi Kalingga dari serangan gaib, tapi itu hanya berupa tameng saja, bukan kemampuan untuk membalikkan gangguan itu" ucap Maryani lagi

‎"Tapi aku tidak mau berpisah dengan kamu" ucap Kaelan

‎"Aku akan di sini sampai anak kita menikah kang, selama itu kamu juga harus bahagia, kalau kamu menemukan cinta lain, aku ikhlas asalkan dia juga bisa menyayangi Kalingga" ungkap Maryani

‎"Tidak, aku tidak mau, aku mencintai kamu" jawab Kaelan pergi keluar kamarnya dengan perasaan kesal karena Maryani justru malah mengatakan hal yang tidak mau di dengar Kaelan.

‎Maryani hanya bisa menatap punggung Kaelan yang menjauh, dia bahagia bisa di cintai begitu besar oleh Kaelan, tapi dia juga tidak bisa terus menjebak Kaelan dalam cinta yang tidak mungkin, apalagi Kaelan masih muda, dia masih bisa menemukan kebahagiaan lain bersama perempuan lain dan Maryani tidak akan marah, justru dia bahagia kalau ada perempuan baik yang bisa menyayangi Kaelan juga Kalingga.

‎Setelah pertarungan dengan Salbiah semalam, warga jadi semakin takut melewati rumah Jamal, bahkan meskipun hari sudah terang mereka sama sekali tidak mau lewat ke sana dan memilih jalan lain meskipun harus berjalan lebih jauh.

"Kenapa Maryani memintaku untuk memulai hidup baru, apa dia sudah tidak mencintaiku lagi, apa dia sudah bertemu jin yang lebih tampan dariku!" gerutu Kaelan sambil memberikan susu pada Kalingga yang hanya menatap diam ayahnya itu.

‎"Hei Kaelan! kamu harus bertanggung jawab!" teriak Narno dari arah luar

1
Nurr Tika
ketauan juga
neni nuraeni
aduh kakek nya kaget ma tu tawa cucunya,,,eeeh ayah nya mlh ngelawak aduuhhh seruuu ini lnjutt
Ilham
lanjut bg
Ridwan01: siap bang 👍
total 1 replies
neni nuraeni
ayo bakar tu jasadnya biar mampus tu kuyang
neni nuraeni: ok... ok... ok... kak othorrr😁😁
total 2 replies
Sri rahayu
mungkin itu akan menjadi hari terahir Salbiah ada di muka bumi ini
Ridwan01: mungkin kak
total 1 replies
Nurr Tika
kebongkar sudah, bakar saja
Ridwan01: untung dunia Maya jadi boleh bakar bakaran ya kak🤭🙏
total 1 replies
neni nuraeni
dah jodohin aja thor... nanti juga lama" bkl suka dia ma Kinanti,,, lnjut atuhh
neni nuraeni: ok saya tunggu kak othor🤗🤗
total 2 replies
Nurr Tika
dah kaelan sama kinanti ja
Ridwan01: siap kak 👍
total 1 replies
neni nuraeni
semoga Ari" nya tidak di ketemukan oleh malak dan jayandanu,,, kasian klingga
neni nuraeni: sama" kak thor 😁😁😁
total 2 replies
Ilham
lanjut bg
Ridwan01: siap bang 👍
total 1 replies
Nurr Tika
udah di bilangin suruh hati ati ,tuh kan kena pelet narno
Ridwan01: Kinanti terlalu positif thinking kak🤭🙏
total 1 replies
Ilham
panjut bg
Ridwan01: siap bang 👍
total 1 replies
neni nuraeni
iiih gemes deh moga aja Kinanti dan kaelan di satukan dlm ikatan suci,,,,, iiih dsr aki" peot untung keluarganya kinanti sakti semua
neni nuraeni: sama"🤗
total 2 replies
neni nuraeni
mending kaelan sama Kinanti buat mereka bersatu thor mnjdi psngn halal agar tidak di ggu si narno Mulu,, gedek aku ma aki" peot
neni nuraeni: 👍 deh... lnjut thorr💪💪😁
total 2 replies
Ilham
lanjut bg
Ridwan01: siap bang 👍
total 1 replies
Nurr Tika
udah iklasin ja maryani ya kael
Ridwan01: Kaelan galau
total 1 replies
Sri rahayu
bapaknya suka sama Kinanti sementara neno suka sama Aini .ga sadar Luh marno udah tua nangka malah suka gadis belia
Ridwan01: Narno sedang puber kedua kak🤭🙏
total 1 replies
Sri rahayu
asik nih duda bisa peluk perawan 😁😁😁
Ridwan01: mantap 🤭🙏
total 1 replies
neni nuraeni
dsr Salbiah edan
neni nuraeni: betul... betul.. betull🤭🤭
total 2 replies
Nurr Tika
duh kunyang datang lagi
Ridwan01: kuyang masih penasaran dia
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!