NovelToon NovelToon
Dendam Paras Kembar

Dendam Paras Kembar

Status: sedang berlangsung
Genre:Tumbal / Balas dendam pengganti / Balas Dendam
Popularitas:50
Nilai: 5
Nama Author: Mbak Ainun

Penasaran dengan ceritanya yuk langsung aja kita baca

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mbak Ainun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 16: SISA-SISA KEHANCURAN

BAB 16: SISA-SISA KEHANCURAN

Pagi pertama setelah malam pernikahan yang berdarah itu terasa sangat asing bagi Shimla. Berita tentang kejatuhan Deep Raj Singh mendominasi setiap stasiun televisi dan portal berita digital tahun 2026. Mansion Raisinghania yang biasanya bersinar terang, kini dikelilingi oleh garis polisi berwarna kuning. Para pelayan yang dulu tunduk patuh, kini melarikan diri karena takut terseret hukum, meninggalkan bangunan megah itu dalam kesunyian yang mencekam.

Aarohi berdiri di balkon apartemennya, menatap matahari terbit yang tampak pucat di balik kabut gunung. Di tangannya terdapat secangkir kopi yang sudah dingin. Ia memenangkan pertempuran itu. Deep berada di balik jeruji besi, menanti pengadilan atas pembunuhan orang tua Aarohi dan percobaan pembunuhan Tara. Namun, kemenangan itu terasa seperti debu di mulutnya—kering dan hampa.

"Kau tidak terlihat seperti wanita yang baru saja memenangkan lotre sepuluh triliun rupiah," suara berat Abhimanyu memecah lamunannya.

Aarohi tidak menoleh. "Sepuluh triliun rupiah tidak bisa mengembalikan Ayah dan Ibu, Abhimanyu. Sepuluh triliun tidak bisa menghapus tiga tahun yang kuhabiskan di neraka penjara."

Abhimanyu berjalan mendekat, menyandarkan lengannya di pagar balkon. "Dendam memang memberikan bahan bakar untuk hidup, Aarohi. Tapi setelah api itu padam, yang tersisa hanyalah abu. Sekarang kau adalah pemilik sah dari sebagian besar aset Raisinghania melalui dokumen kompensasi yang kita siapkan. Kau kaya raya, kau bebas, dan kau bersih."

"Bersih?" Aarohi tertawa getir. "Kau dengar apa yang dikatakan Tara semalam? Dia bilang aku telah menjadi kembarannya. Aku menggunakan manipulasi, kebohongan, dan jebakan yang sama jahatnya dengan mereka. Apakah itu yang kau sebut bersih?"

"Kau melakukan apa yang perlu dilakukan untuk keadilan," tegas Abhimanyu. "Tapi ada satu masalah. Tara menghilang."

Aarohi seketika menoleh, matanya menajam. "Apa maksudmu hilang? Bukankah dia dibawa ke rumah sakit pusat di bawah pengawasanmu?"

"Seseorang menyabotase ambulans yang membawanya semalam. Dua petugas tewas, dan Tara lenyap tanpa jejak. Ada pihak ketiga yang bermain di sini, Aarohi. Seseorang yang menginginkan Tara tetap hidup, tapi bukan untuk keadilan."

Jantung Aarohi berdegup kencang kembali. Selama Tara masih bebas, bayang-bayang masa lalu tidak akan pernah benar-benar mati. Wajah mereka yang identik adalah kutukan yang akan terus menghantuinya.

Sementara itu, di dalam sel isolasi penjara pusat Shimla, Deep Raj Singh duduk di lantai semen yang keras. Tuksedo putihnya kini kotor dan robek, mencerminkan martabatnya yang hancur. Ia menatap dinding kosong dengan tatapan kosong. Namun, di balik kekalahannya, sebuah rencana mulai berputar di otaknya yang licik.

"Kau pikir kau sudah menang, Aarohi?" bisik Deep dengan suara serak. "Kau mencintai Anjali, tapi kau menghancurkan Deep. Kau tidak tahu bahwa aku telah menyiapkan jaring pengaman yang bahkan kau dan Abhimanyu tidak bisa tembus."

Deep merogoh saku kecil di dalam celananya yang terlewatkan oleh penjaga saat penggeledahan. Ia mengeluarkan sebuah micro-chip kecil bertanda emas. Itu adalah akses ke private server di Swiss yang menyimpan data rahasia para politisi tinggi yang selama ini ia suap. Selama ia memegang kartu as ini, ia tidak akan membusuk di penjara selamanya.

Pintu sel terbuka sedikit. Seorang sipir masuk membawa nampan makanan, namun sipir itu menyelipkan sebuah catatan kecil di bawah piring porselen.

Deep membaca catatan itu: “Persiapkan dirimu. Pihak 'Keluarga Malik' ingin bernegosiasi. Musuh dari musuhmu adalah teman kami.”

Senyum tipis yang mengerikan muncul di wajah Deep. Persaingan bisnis dengan keluarga Malik yang dulu ia anggap remeh, kini menjadi satu-satunya jalan keluarnya. Jika ia bisa bekerja sama dengan Malik untuk menjatuhkan Aarohi, ia akan melakukannya tanpa ragu.

Kembali ke apartemen, Aarohi memasuki ruang rahasianya. Ia menatap papan tulis yang kini sudah bersih dari foto Deep dan Tara. Namun, ia tidak menghapus satu nama: Anjali Khanna.

Ia menyadari bahwa identitas palsu yang ia ciptakan kini telah menjadi bagian dari dirinya. Publik mengenalinya sebagai Anjali, sang penyelamat yang membongkar kejahatan Raisinghania. Jika ia kembali menjadi Aarohi, ia akan kembali menjadi bayang-bayang.

"Mulai hari ini, Aarohi benar-benar mati," ucapnya pada cermin. "Aku akan hidup sebagai Anjali Khanna. Aku akan mengambil alih Raisinghania Group, bukan untuk kekayaan, tapi untuk memastikan tidak ada lagi 'Deep' lain yang lahir di kota ini."

Aarohi mengambil ponselnya dan menelepon sekretaris Deep yang kini bekerja untuknya. "Jadwalkan rapat pemegang saham besok pagi jam sembilan. Beritahu mereka, Nyonya Raisinghania yang baru akan segera mengambil takhtanya."

Malam itu, Aarohi tidur dengan sebuah pistol di bawah bantalnya. Ia tahu bahwa meskipun Deep di penjara dan Tara menghilang, perang sesungguhnya baru saja dimulai. Ia bukan lagi seorang korban yang melarikan diri, ia adalah penguasa baru yang sedang berdiri di atas puing-puing sebuah kerajaan berdarah.

Di luar, hujan mulai turun membasahi Shimla, seolah-olah ingin mencuci sisa-sisa darah di pelataran mansion. Namun, di tahun 2026 ini, luka yang terlalu dalam tidak akan pernah bisa sembuh hanya dengan air hujan. Dendam paras kembar belum benar-benar berakhir; ia hanya sedang berganti wajah.

 .

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!