NovelToon NovelToon
Kelahiran Kembali Sang Kaisar Immortal

Kelahiran Kembali Sang Kaisar Immortal

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:5.5k
Nilai: 5
Nama Author: Syahriandi Purba

Arya Mahendra, seorang Kaisar Immortal dari Alam Semesta Atas, dikhianati saat melewati Kesengsaraan Surgaw. Alih-alih mati, jiwanya terlempar kembali ke masa lalu, masuk ke dalam tubuhnya sendiri saat ia masih menjadi mahasiswa miskin berusia 19 tahun di Bumi yang sering ditindas dan kehilangan keluarganya karena konspirasi konglomerat lokal.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahriandi Purba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kartu Hitam Tertinggi

​Malam turun menyelimuti kota, namun distrik bisnis justru semakin hidup. Di depan Paviliun Baicao, deretan mobil mewah seperti Rolls-Royce, Maybach, dan Bentley terparkir rapi, memblokir seluruh jalan raya utama. Malam ini adalah Malam Lelang Agung Tahunan, tempat berkumpulnya naga dan harimau dari seluruh provinsi.

​Konglomerat, tetua sekte bela diri, hingga jenderal purnawirawan; siapa pun yang memiliki kekuasaan dan kekayaan berkumpul di sini demi memperebutkan harta karun penunjang kehidupan dan kekuatan.

​Di tengah lautan manusia berjas mahal dan gaun sutra itu, Arya Mahendra berjalan santai dengan tangan di saku jaket lusuhnya. Ia sama sekali tidak peduli dengan tatapan merendahkan dari para tamu elit yang berlalu lalang.

​"Hei, Penjaga! Sejak kapan Paviliun Baicao membiarkan pengemis masuk ke area karpet merah?"

​Sebuah suara angkuh yang sengaja dikeraskan terdengar dari arah belakang. Seorang pemuda tampan dengan setelan jas putih Armani melangkah maju, diapit oleh dua pengawal berbadan tegap dan seorang wanita cantik yang bergelayut manja di lengannya. Ia adalah Kevin Kusuma, Tuan Muda dari Keluarga Kusuma, salah satu dari Empat Keluarga Besar yang menguasai provinsi ini.

​Dua penjaga keamanan bertubuh kekar segera berlari menghampiri dengan wajah panik.

​"Maaf, Tuan Muda Kevin! Kami akan segera mengusirnya!" Salah satu penjaga langsung menoleh ke arah Arya, wajahnya berubah garang. "Hei, gembel! Kau buta huruf? Ini area eksklusif VIP! Enyah dari sini sebelum kupatahkan kakimu!"

​Penjaga itu mengulurkan tangan besarnya untuk mencengkeram kerah jaket Arya.

​Namun, Arya bahkan tidak meliriknya. Ia hanya membalikkan telapak tangannya dengan santai, mengeluarkan sebuah kartu pipih berwarna hitam pekat dengan ukiran naga emas yang tampak hidup di bawah pantulan lampu gantung.

​Tangan penjaga itu membeku di udara, hanya berjarak lima sentimeter dari dada Arya. Mata penjaga tersebut membelalak hingga nyaris keluar dari rongganya, napasnya seolah tercekat di tenggorokan.

​"K-Kartu VIP Hitam Tertinggi..." gumam penjaga itu dengan bibir bergetar hebat. Di seluruh provinsi ini, Paviliun Baicao hanya pernah mengeluarkan tiga keping kartu tersebut, dan semuanya dipegang oleh eksistensi setingkat monster yang bahkan walikota pun harus bersujud di hadapannya.

​Plak!

​Penjaga itu langsung menampar wajahnya sendiri dengan sangat keras hingga sudut bibirnya berdarah, lalu membungkuk sembilan puluh derajat hingga kepalanya nyaris menyentuh lantai.

​"T-Tuan Yang Terhormat! Maafkan mata anjing saya yang buta ini! Mohon ampuni nyawa rendah saya!" teriak penjaga itu dengan suara parau bercampur ketakutan absolut.

​Pemandangan ini membuat Kevin Kusuma dan puluhan tamu elit di lobi membeku seketika. Tuan Muda Kusuma itu mengerutkan kening, wajahnya memerah karena merasa dipermalukan. Bagaimana mungkin seorang pemuda gembel memiliki akses ke Kartu Hitam Tertinggi?

​"Pasti ada kesalahan! Dia pasti mencurinya!" bentak Kevin tidak terima.

​"Siapa yang berani membuat keributan di depan pintu Paviliun Baicao?!"

​Suara berat dan penuh wibawa memotong protes Kevin. Manajer Utama Paviliun Baicao bergegas keluar dari pintu dalam dengan keringat dingin mengucur di dahinya. Begitu ia melihat kartu di tangan Arya, Manajer itu langsung berlari menabrak Kevin Kusuma, nyaris membuat Tuan Muda itu terjengkang, dan berdiri di samping Arya dengan sikap menghamba.

​"Tuan Lin, Master Qin sudah menunggu Anda. Ruangan VIP Nomor 1 telah disiapkan khusus untuk Anda. Silakan lewat sini," ucap Manajer itu dengan nada yang sangat hormat, bahkan tubuhnya sedikit membungkuk saat memandu jalan.

​Arya memasukkan kembali kartunya tanpa mengucapkan sepatah kata pun, berjalan melewati Kevin Kusuma seolah-olah pemuda kaya raya itu tidak lebih dari sekadar udara kosong. Diabaikan sedemikian rupa oleh seseorang yang berpenampilan seperti gembel, urat di dahi Kevin menonjol keluar.

​Sialan! Beraninya dia memandang rendah Keluarga Kusuma! Aku akan membuat perhitungan dengannya di dalam! batin Kevin penuh dendam.

​Ruangan VIP Nomor 1 terletak di balkon lantai dua, menghadap langsung ke panggung utama lelang. Jendela kaca satu arahnya memungkinkan Arya melihat seluruh peserta lelang tanpa bisa dilihat dari luar.

​Tidak lama setelah ia duduk dan disajikan anggur terbaik, lampu kristal raksasa di aula meredup. Cahaya sorot terfokus ke tengah panggung.

​Master Qin Mufeng melangkah ke atas panggung. Kehadirannya langsung membungkam seluruh percakapan di aula. Para Patriark keluarga besar dan perwakilan sekte menatap sang Tangan Dewa Medis dengan penuh hormat.

​Namun, alih-alih membuka lelang dengan kata sambutan biasa, Master Qin langsung memberikan pengumuman yang menggetarkan jiwa setiap orang di ruangan itu.

​"Hadirin sekalian, saya memohon maaf. Namun malam ini, susunan acara lelang akan dirombak total," suara Master Qin bergema lewat pengeras suara. "Semua resep kuno dan ginseng berusia ratusan tahun yang menjadi item utama sebelumnya, kini akan diturunkan menjadi item pembuka biasa."

​Keributan kecil mulai terdengar. Para miliarder saling berbisik kebingungan.

​Master Qin mengangkat tangannya, wajahnya menegang karena menahan kegembiraan yang luar biasa. "Itu karena beberapa jam yang lalu, Paviliun Baicao menerima sebuah harta karun surgawi. Sebuah Elixir Kehidupan... yang satu tetesnya mampu membangunkan kembali energi kehidupan yang telah mati, dan memperpanjang usia hingga sepuluh tahun!"

​BUM!

​Kata-kata itu bagaikan bom nuklir yang dijatuhkan di tengah aula. Seluruh miliarder dan ahli bela diri serentak berdiri dari kursi mereka, mata mereka memerah karena hasrat dan ketidakpercayaan. Di dunia fana, kekayaan bisa dicari, tetapi tambahan umur dan kehidupan adalah hal yang paling mustahil dibeli dengan uang!

​Dari balik kaca VIP Nomor 1, Arya menatap keributan itu dengan senyum tipis yang mematikan. Malam ini, ia akan meraup seluruh sumber daya di kota ini dalam satu tarikan napas.

1
yos helmi
💪💪💪
yos helmi
👍👍👍👍
yos helmi
🙏🙏🙏
yos helmi
😄😄😄
yos helmi
🤣🤣🤣🤣
yos helmi
😍😍😍
yos helmi
💪💪💪💪
yos helmi
👍👍👍
yos helmi
🙏🙏🙏
yos helmi
😄😄😄
yos helmi
sampai tamat ng nih.. coba saya baca.. kalo ng sampai tamat.. berarti aothor goblok.. mending mampus aj ni aothor kalo ng tamat.. 🤣🤣
Val's
membingungkan,, kan maya gak jdi ditabrak,, lagian jga dia udah sekolah,, kapan lumpuh nya ???
Val's
mantap
Val's
mannttaapp thorr 💪💪💪
Anna
aku suka cerita nya mudahan ada lanjutannya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!