NovelToon NovelToon
LUKA YANG MENGANTARKAN KU PULANG

LUKA YANG MENGANTARKAN KU PULANG

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romansa Fantasi / CEO / Tamat
Popularitas:509
Nilai: 5
Nama Author: NATstory

Tika, seorang wanita yang tumbuh ditengah keluarga yg tidak harmonis,sejak kecil,ia terbiasa hidup dlm kekurangan,menyaksikan Ibunya berjuang sendirian, sementara sang ayah lebih sibuk mengejar gengsi dari pada memperhatikan keluarga nya.
Demi bertahan Hidup&membantu sang Ibu,Tika bekerja sebagai penyanyi Cafe sambil menyelesaikan Pendidikan nya.
ditengah kerasnya kehidupan,hadir Dika,seorang Pria Mapan yg memberikan Perhatian&kehangatan yg selama ini ia tidak pernah rasakan,namun cinta mereka terhalang oleh kenyataan yg Rumit karena perbedaan Dunia serta status Dika yg telah memiliki keluarga.
saat hubungan mereka mulai retak,karena kesalahan pahaman dan luka yang tak kunjung sembuh,Andre,cinta pertama yg pernah meninggalkan nya kembali Hadir,dengan kesabaran dan ketulusan, andre berusaha perbaiki kesalahan masa lalu dan membuktikan bahwa cinta nya masih sama.
Antara luka,keluarga, penghianatan, harapan dan pilihan yang sulit, tika harus menentukan jalan hidupnya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NATstory, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

HADIAH TERINDAH DI UJUNG USIA

Tika tak pernah menyangka bahwa cintanya akan berlabuh pada Dharma,seorang pria yang usianya terpaut dua puluh tahun darinya.

Di tengah berbagai pandangan dan keraguan orang lain, mereka memilih untuk memperjuangkan kebahagiaan mereka sendiri.

Sepuluh tahun pernikahan berlalu tanpa kehadiran seorang anak,cinta mereka tidak pernah berkurang,Hingga pada sebuah keajaiban yang telah lama dinantikan,lahirlah Alea, putri kecil yang menjadi cahaya dalam hidup mereka.

Di usia senjanya, Dharma menemukan,kebahagiaan yang selama ini ia impikan. Ia menikmati setiap tawa, pelukan, dan panggilan "papa dari Alea. Sayangnya, takdir hanya memberi mereka waktu yang singkat.

Saat Alea baru berusia tiga tahun, Dharma berpulang dengan meninggalkan cinta yang tak pernah benar-benar pergi.

Bertahun-tahun kemudian, Alea tumbuh menjadi remaja tanpa banyak kenangan tentang ayahnya. Namun melalui cerita-cerita yang dituturkan Tika, ia belajar mengenal sosok lelaki yang telah mencintainya bahkan sebelum ia dilahirkan.

Sebuah kisah tentang cinta yang melampaui usia, penantian yang panjang, kehilangan yang mendalam, serta perjuangan seorang ibu membesarkan putrinya seorang diri.

Di balik setiap luka, selalu ada harapan. Di balik setiap perpisahan, selalu ada cinta yang tertinggal.

Hadiah Terindah di Ujung Usia adalah kisah tentang keluarga, ketulusan, dan cinta yang tidak berhenti meski kematian memisahkan. Karena sejatinya, orang yang kita cintai tidak pernah benar-benar pergi. Mereka hidup dalam kenangan, doa, dan hati orang-orang yang ditinggalkan.

Waktu benar-benar berjalan tanpa bisa dihentikan.

Rasanya baru kemarin aku menggendong Alea yang masih mungil dalam pelukan,Di usianya yang menginjak enam belas tahun,Alea menjelma menjadi gadis yang cantik dan cerdas.

Banyak orang mengatakan Alea sangat mirip denganku,Namun bagiku, semakin besar usianya, semakin banyak pula sisi Dharma yang terlihat dalam dirinya,Cara ia memperlakukan orang lain,Cara ia mendengarkan ketika seseorang berbicara,Bahkan caranya tersenyum saat sedang menyembunyikan kesedihan.

Pagi itu seperti biasa Alea berangkat sekolah lebih awal.

"Alea berangkat ya,ma

"Hati-hati."

Alea mencium tanganku sebelum berlari menuju gerbang,Aku memperhatikannya hingga menghilang dari pandangan,Ada rasa haru yang sulit dijelaskan,anak yang dulu selalu kugandeng kini mulai berjalan sendiri mengejar masa depannya.

Hari-hari Alea di sekolah berjalan cukup menyenangkan,Ia dikenal sebagai siswi yang ramah dan berprestasi,Meski bukan tipe yang suka mencari perhatian, banyak teman yang menyukainya,Termasuk para siswa laki-laki.

Namun selama ini Alea tidak pernah terlalu memikirkan hal itu,Baginya sekolah tetap menjadi prioritas utama,Setidaknya sampai suatu hari.

seorang siswa baru datang ke kelasnya,Namanya Arga,Tubuhnya tinggi,Wajahnya tampan dengan senyum yang mudah membuat orang merasa nyaman,Sebagai murid pindahan, Arga langsung menarik perhatian banyak siswa,Termasuk para siswi,Namun berbeda dengan yang lain, Alea tidak terlalu peduli.

Baginya Arga hanyalah teman baru,Tidak lebih,Setidaknya begitulah awalnya"Namaku Arga," ucap pemuda itu saat memperkenalkan diri di depan kelas,Setelah guru selesai menjelaskan, Arga mendapatkan tempat duduk tepat di belakang Alea.

Hari pertama berjalan biasa saja,Hari kedua juga.

Namun memasuki minggu kedua, mereka mulai sering berbicara,Awalnya hanya soal pelajaran,Kemudian tentang hobi.Lalu tentang banyak hal lainnya,Alea baru menyadari bahwa Arga adalah sosok yang menyenangkan,Ia tidak sombong meski memiliki banyak kelebihan,Ia juga tidak suka meremehkan orang lain,Sifat itu membuat Alea merasa nyaman.

Suatu sore hujan turun cukup deras,Sebagian siswa memilih menunggu hujan reda sebelum pulang,Alea berdiri di depan koridor sambil memperhatikan langit.

"Belum dijemput?"

Suara itu membuatnya menoleh,Arga berdiri di sampingnya

"mama lagi ada urusan."

"Kalau begitu tunggu hujan reda?"

Alea mengangguk.

Mereka lalu mengobrol tentang banyak hal,tentang sekolah,Tentang cita-cita,Tentang keluarga,hingga tanpa sengaja Arga bertanya,

"Ayahmu kerja di mana?"

Alea terdiam,Untuk sesaat senyumnya memudar.

"papa sudah meninggal."

Wajah Arga langsung berubah."Maaf."

Alea tersenyum tipis,Arga tidak berkata apa-apa lagi,sejak hari itu, entah mengapa ia menjadi lebih perhatian.

Waktu terus berlalu,Persahabatan mereka semakin dekat,Mereka sering belajar bersama,Saling membantu mengerjakan tugas,Dan saling bertukar cerita.

Untuk pertama kalinya dalam hidupnya, Alea memiliki seseorang yang benar-benar memahami dirinya,Seseorang yang tidak sekadar mendengar,Tetapi juga mengerti,Hal itu membuat perasaan aneh mulai tumbuh di dalam hatinya.

saat itu, Ia mulai senang ketika melihat pesan dari Arga,Mulai tersenyum sendiri saat mengingat percakapan mereka,Dan mulai merasa kecewa ketika Arga tidak masuk sekolah.

Alea tahu,Ia sedang mengalami sesuatu,Sesuatu yang disebut cinta pertama.

Suatu malam Alea duduk di kamar sambil memandangi foto lama Dharma,Foto yang selalu ia simpan di meja belajar.

"pa..."Ia tersenyum kecil."Alea suka seseorang."

Tentu tidak ada jawaban,Namun entah mengapa ia merasa lebih tenang setelah mengatakannya.

Sejak kecil, Alea memang sering berbicara dengan foto ayahnya,Seolah Dharma masih mendengarkan semua cerita yang ingin ia sampaikan.

"papa pasti akan menertawakan Alea."Gadis itu terkekeh sendiri,Lalu memandang foto tersebut lebih lama.

"pa. kalau memang dia orang baik, doakan Alea ya."☺

Beberapa minggu kemudian, Arga mengajak Alea mengikuti lomba akademik antar sekolah,Mereka menjadi satu tim,Persiapan yang panjang membuat mereka semakin dekat,Hampir setiap hari mereka bertemu,Belajar bersama,Berdiskusi bersama,tanpa sadar semakin mengenal satu sama lain.

Pada hari perlombaan, tim mereka berhasil meraih juara,Alea sangat bahagia,Begitu pula Arga,Saat seluruh peserta merayakan kemenangan, Arga tiba-tiba menghampirinya.

"Terima kasih."

"Untuk apa?"tanya Alea

"Karena sudah jadi partner terbaik."

Alea tersenyum.

"Kita menang karena kerja sama."

"Dan karena kamu hebat."

Pipi Alea langsung memanas.

Untung suasana sedang ramai sehingga tidak ada yang memperhatikan,Malam itu Alea pulang dengan hati yang berbeda,Untuk pertama kalinya ia benar-benar mengakui perasaannya sendiri,Ia menyukai Arga,Bukan sebagai teman,Melainkan lebih dari itu,Namun Alea tidak berani berharap terlalu jauh,Ia takut kecewa,Takut kehilangan persahabatan yang sudah terjalin,Dan yang paling penting, ia tidak ingin terburu-buru.

Nasihat Tika selama ini selalu ia ingat.

"Cinta yang baik tidak membuatmu kehilangan masa depan."

Karena itu Alea memilih menikmati semuanya perlahan.

Beberapa bulan kemudian.

Hari ulang tahun Alea tiba,Rumah ini dipenuhi suasana hangat,Di antara mereka hadir Arga.

Saat acara selesai dan para tamu mulai pulang, Arga menghampiri Alea di halaman.

"Aku punya sesuatu."

"Apa?"

Arga menyerahkan sebuah kotak kecil,Alea membukanya perlahan,Di dalamnya terdapat sebuah buku,buku yang sejak lama ingin ia miliki.

Mata Alea langsung berbinar.

"Kamu ingat?"

"Tentu."Alea tersenyum lebar.

"Terima kasih."

_________________________________________________

Hari berganti, Alea tampak berbeda dari biasanya.

Sejak pulang sekolah, gadis itu lebih sering tersenyum sendiri. Bahkan saat membantu mamanya menyiapkan makan malam,beberapa kali ia terlihat melamun sambil memandangi ponselnya.

Tika yang memperhatikan perubahan itu hanya tersenyum kecil,Sebagai seorang ibu, ia tahu ada sesuatu yang sedang terjadi dalam kehidupan putrinya.

Setelah makan malam selesai, mereka duduk bersama di teras rumah. Angin malam bertiup lembut, membawa aroma bunga melati dari halaman.

"Alea."

"Iya, ma,

"Kamu lagi senang ya?"Alea yang sedang meminum teh langsung tersedak kecil.

"Hah? Enggak kok."

Tika terkekeh.

"Dari tadi senyum-senyum sendiri."Pipi Alea langsung memerah,Untuk sesaat ia menunduk, memainkan jemarinya dengan gugup.

Tika memperhatikannya dengan penuh rasa penasaran.

"Ada yang mau kamu ceritakan?"Alea terdiam beberapa saat.Entah mengapa, malam itu ia merasa ingin jujur kepada ku,Semenjak kecil, Tika bukan hanya seorang ibu baginya,Ia juga sahabat terbaiknya.

"Ma..."

"Hm?"

"Kalau Alea suka sama seseorang, itu salah enggak?"

Tika tersenyum,Pertanyaan itu sudah cukup menjelaskan semuanya.

"Tentu tidak."Perasaan suka itu manusiawi."

Alea menatap ibunya,"Jadi mama enggak marah?"

"Kenapa harus marah?"Gadis itu tampak sedikit lega,Lalu perlahan mulai bercerita Tentang seorang siswa pindahan bernama Agra,Tentang bagaimana mereka pertama kali berkenalan,Tentang kebiasaan Agra yang selalu membantu teman-temannya,dan Tentang perlombaan yang mereka ikuti bersama,Hingga tentang perasaan yang diam-diam tumbuh di dalam hatinya.

Tika mendengarkan tanpa menyela,Sesekali ia tersenyum melihat putrinya yang kini mulai mengenal cinta.

"Alea suka dia,ma"Suara gadis itu terdengar pelan.

"Karena dia baik?"

Alea mengangguk,"Dia juga sopan"Dia selalu menghargai orang lain."..

Tika tersenyum semakin lebar.

"Mirip seseorang ya?"Alea mengerutkan keningnya.

"Siapa?"

"Papamu."🙂Alea terdiam,Kemudian ikut tersenyum"yah betul memang sedikit mirip😁

Dalam hati, ia teringat pada Dharma,Seandainya lelaki itu masih ada, mungkin ia akan menjadi ayah yang paling sibuk menginterogasi calon pacar putrinya.😄Membayangkan hal itu membuat Tika tertawa kecil.

"ma?Jangan-jangan mama enggak setuju?"

Tika menggeleng"mama tidak masalah selama dia anak baik."Wajah Alea langsung berbinar.

tapi.."Kamu harus tetap ingat tujuan utama kamu."

"Sekolah."Alea mengangguk,Ia memahami maksud ibunya.

Sejak kecil Tika selalu mengajarkannya bahwa cinta boleh datang kapan saja, tetapi masa depan tidak boleh dikorbankan karenanya.

"Ma,Kalau papa masih hidup,papa bakal marah enggak?"Pertanyaan itu membuat Tika tersenyum haru.

Ia meraih tangan putrinya'Papamu pasti akan khawatir."Alea tertawa kecil"Karena kamu anak perempuan satu satunya,

malam itu, untuk pertama kalinya, Alea merasa tidak perlu menyembunyikan perasaannya lagi.

Karena kini, bukan hanya Agra yang mengetahui isi hatinya,Tetapi juga orang yang paling penting dalam hidupnya.

Ibunya.

_________________________________________________

Sejak kehadiran Agra di sekolah, hidup Alea terasa jauh lebih berwarna,Jika ada Alea, pasti ada Agra,Jika ada Agra, biasanya Alea tidak jauh darinya,Hubungan mereka begitu dekat hingga seluruh sekolah mengenal keduanya.

"Kalau kalian ikut lomba lagi, sekolah pasti juara,"

goda salah satu guru,Alea hanya tertawa.

Sedangkan Agra,tersenyum sambil melirik ke arahnya,Entah sejak kapan kebersamaan itu menjadi kebiasaan.

Pagi hari mereka saling menyapa,Sepulang sekolah kadang belajar bersama,Sesekali menonton film,Bermain basket,Mengikuti kegiatan sekolah,Dan menghabiskan waktu.

Banyak siswa menganggap mereka pasangan,Bahkan beberapa adik kelas diam-diam menjuluki mereka sebagai pasangan idola sekolah,Awalnya Alea malu mendengar julukan itu,namun lama-kelamaan ia mulai terbiasa.

dari sikap Agra selama ini,Alea yakin perasaannya tidak bertepuk sebelah tangan.

Suatu sore mereka duduk di tribun lapangan basket,Agra menyerahkan sebotol minuman dingin kepada Alea.

"Nih."

"Terima kasih."☺

"Kamu capek?"

"Sedikit."

Agra tertawa.

"Padahal tadi cuma nonton aku main."

Alea memukul lengannya pelan.

"Kamu pikir jadi supporter itu enggak capek?"balas Alea.

"Kok bisa?"tanya Agra.

"Lha kan harus teriak-teriak kasih semangat."

Agra tertawa keras,Suara tawanya membuat Alea ikut tersenyum,Mereka saling menatap,beberapa detik,Lalu sama-sama memalingkan wajah karena malu.

Hari-hari indah terus berlalu,Hingga suatu ketika,Seseorang datang ke sekolah mereka,gadis cantik berambut panjang,Penampilannya elegan,aura percaya dirinya membuat banyak siswa memperhatikannya.

Alea tidak mengenal gadis itu,Namun ia melihat gadis tersebut langsung menuju lapangan basket.

ke arah Agra.

Yang membuat Alea terdiam adalah ketika gadis itu memeluk Agra,Sangat akrab,senyum di wajah Alea perlahan menghilang,Entah mengapa ia merasa tak nyaman.

"Siapa dia?"bisiknya pelan.

Hari itu Agra tampak sibuk,ia tidak menemani Alea makan siang,Tidak mengirim pesan,Alea merasa sendirian.

Saat hendak pulang,Alea kembali melihat gadis itu,kali ini mereka sedang duduk berdua di taman sekolah,Tertawa bersama,Begitu akrab,tanpa sadar Alea memutar langkah.

"Kenapa aku harus sedih?"

gumamnya,Aku bukan siapa-siapa."

Malam itu.

Untuk pertama kalinya Alea tidak membalas pesan Agra,Bahkan ketika ponselnya berbunyi berkali-kali,selama ini ia selalu berpikir bahwa hubungan mereka spesial,Bahwa Agra juga memiliki perasaan yang sama.

Keesokan harinya,Agra menghampirinya.

"Alea."Gadis itu pura-pura sibuk.

"Alea."

"Apa?"! jawab Alea cuek.

Kamu kenapa?"tanya nya

"Enggak kenapa-kenapa."balas Alea lagi.

"Bohong."

Alea berdiri."Aku mau ke kelas,Namun Agra menahan tangannya.

"Kalau aku salah, bilang."

untuk beberapa detik Alea menatapnya.Lalu semua rasa kesal yang semalaman ia tahan akhirnya meledak.

"cewek itu siapa?"

Agra terdiam,Wajahnya berubah.

"Alea..."

"Siapa dia?"tanya Alea lagi.

"Oke.Aku ngerti.Lalu ia pergi meninggalkan Agra.

Sejak hari itu hubungan mereka berubah,Alea mulai menjaga jarak,Ia tidak lagi menunggu Agra,Tidak lagi duduk bersama saat istirahat,Tidak lagi menonton pertandingan basketnya,Dan itu membuat Agra terlihat frustrasi.

Namun ada sesuatu yang lebih besar yang tidak diketahui Alea,Sesuatu yang selama ini disembunyikan,Rahasia yang bahkan Agra sendiri tidak pernah menginginkannya.

Tiga hari kemudian,Rahasia itu akhirnya terbongkar,Bukan dari Agra,Melainkan dari teman-teman sekolah.

"Alea..."Kamu tahu enggak?"ujar frizka teman sekelas.

"Tahu apa?"tatap alea

"Soal Agra,dia tu sebenarnya sudah punya tunangan,Katanya dijodohkan keluarga sejak kecil."

Alea tertawa kecil,Tidak percaya.

"Aku dengar langsung dari anak kelas sebelah,Dan gadis yang datang ke sekolah tempo hari.

Ternyata adalah tunangan Agra.

_________________________________________________

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!