Iqram, seorang laki-laki yang sudah cukup umur dan sudah mapan dalam pekerjaan nya,menerima jodoh yang di carikan bunda nya karena kecewa pada wanita yang dia cintai .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Depi Delita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Berdebat
Haris langsung menggaruk kepalanya " kalau bisa di percepat apa salah nya. Toh niat baik kan seharusnya bisa di segerakan" ucap Haris.
Buk Sonya menatap ke arah anak nya," memang harus di segerakan,tapi tetap harus melalui prosedur yang ada,nggak bisa asal cepat saja. Ada surat surat yang harus dinurus dulu sebelum kalian menikah. Kamu yang sabar,kalau memang kamu yang di takdir kan menjadi imam nya Aisyah,maka kalian pasti akan berjodoh " ucap buk Sonya.
Buk Sonya kemudian melepaskan kalung yang dia pakai, kemudian memberikan nya pada Aisyah. " nak,mami tidak sempat membeli apa apa untuk di serahkan pada mu karena waktu yang sangat mepet. Kalung ini hadiah dari ibu mertua mami dulu, sekarang mami serahkan pada mu" ucap beliau sambil memasangkan kalung itu di leher Aisyah.
Aisyah menyentuh kalung indah bermata berlian itu dengan tangan nya," ini barang yang sangat berharga buk. Aisyah merasa belum pantas untuk memiliki nya karena Aisyah belum resmi jadi menantu ibu" ucap Aisyah.
Buk Sonya langsung menggeleng," jangan panggil ibuk lagi. Panggil mami biar kita semakin dekat. Kamu sangat pantas mendapatkan kalung ini karena kamu adalah pilihan hati nya Haris,anak laki laki mami satu satu nya" ucap buk Sonya sambil tersenyum.
Buk Vita yang melihat hal itu langsung menitikkan air mata nya karena terharu. " Alhamdulillah ya Allah. Mudah mudahan keluar Haris benar benar menyayangi Aisyah nanti nya" ucap beliau salam hati.
Perbincangan pun berlanjut. Keluarga Haris ingin pernikahan antara Haris dan Aisyah di lakukan dalam waktu dekat. Iqram dan bunda nya pun tidak menolak nya. Akhirnya tanggal pernikahan Haris dan Aisyah pun di tentukan.
" Kami sangat berterima kasih karena keluarga Aisyah sudah mau menerima pinangan kami walau kedatangan kami saat ini belum membawa seserahan apapun untuk Aisyah" ucap buk Sonya.
Buk Vita langsung tersenyum mendengar ucapan calon besan nya itu. " Seserahan itu bukan lah hal yang wajib buk. Yang penting dalam sebuah hubungan adalah restu dari kita sebagai orang tua" ucap buk Vita.
" Kamu menerima pinangan pak Haris bukan karena beliau adalah bos di tempat saya bekerja,tapi karena melihat ketulusan dan keseriusan beliau saat meminta izin pada kami untuk menikmati Aisyah " ucap Iqram menimpali.
Pak Dirgantara langsung tertawa mendengar ucapan Iqram," kamu tenang saja nak. Kami tidak pernah beranggapan kalau keluarga kalian mau menerima pinangan ini karena status nya Haris" ucap beliau.
" Dari pertama kali kami melihat Aisyah,kami sudah langsung suka. Dan kami yakin kalau Aisyah memang pilihan yang paling tepat untuk Haris. Dan harus pun bukan orang yang mudah untuk menentukan pilihan hati nya. Kamu pasti juga sudah tau akan hal itu " ucap pak Dirgantara lagi.
Iqram langsung mengangguk mendengar ucapan orang tua dari bos nya itu.
Setelah pembicaraan mereka selesai, keluarga Haris dan keluarga Iqram makan malam bersama di rumah itu. Setelah makan malam,kedua orang tua Haris pamit untuk kembali ke penginapan mereka buat istirahat.
***
Iqram yang merasa lelah langsung merebahkan tubuh nya di tempat tidur. Pada saat yang bersamaan, handphone nya berdering. Cahaya yang melihat hal itu langsung menyerahkan handphone itu pada Iqram.
" Bang,ada yang nelfon" ucap nya
Iqram melihat ke arah layar handphone itu. Nomor Vania tampak yang menghubungi nya.
" Tolong kamu aja yang angkat. Kalau dia nanya,katakan kalau kamu itu istri Abang dan minta dia menyampaikan langsung ke kamu tentang apa yang ingin dia sampai kan ke Abang" ucap Iqram.
Cahaya langsung mengerutkan keningnya," kalau dia marah gimana " tanya Cahaya.
" Kalau dia marah,kamu harus balik marah. Kamu itu istri Abang, jadi wajar kalau kamu tau apa maksud dan tujuan nya nelfon Abang" ucap Iqram sambil menggenggam tangan istrinya itu.
Cahaya tersenyum mendengar ucapan suami nya. Dia kemudian memberanikan diri untuk mengangkat panggilan itu.
" Assalamualaikum" ucap Cahaya.
" Mana Iqram" ucap Vania tanpa menjawab salam dari Cahaya.
" Bang Iqram sedang istirahat. Ini siapa ya" ucap Cahaya.
" Jangan banyak tanya, sekarang serahkan handphone ini pada Iqram. Jangan lancang mengangkat panggilan di handphone orang lain" ucap Vania dengan suara keras.
" Ini handphone suami saya,bukan handphone orang lain. Jadi saya tidak salah kalau mengangkat panggilan dari anda nona" ucap Cahaya yang membuat Iqram langsung tersenyum.
" Sekarang katakan saja apa tujuan anda menghubungi suami saya. Kalau ada yang penting, katakan saja,nanti akan saya sampaikan pada suami saya" ucap Cahaya lagi.
" Jangan terlalu percaya diri kamu karena baru di nikahi oleh Iqram. Iqram itu cinta nya sama aku. Kamu di nikahi hanya karena desakan oleh ibu nya. Sekarang cepat kasih handphone ini pada Iqram. Kalau dia tau kamu telah berani lancang mengangkat panggilan dari ku,kamu bisa langsung di ceraikan nya" ucap Vania mengancam Cahaya.
Cahaya tersenyum mendengar ancaman itu,dia langsung meng loud speaker kan handphone itu dan mendekatkan diri nya pada Iqram.
" Sayang,ada yang nelfon. Katanya ada urusan penting sama kamu" ucap Cahaya dengan nada manja yang pasti di dengar oleh Vania di seberang sana.
" Dari siapa" tanya Iqram pura pura.
" Namanya Vania. Dia bilang kalau kamu itu cinta nya sama dia,bukan sama aku" jawab Cahaya dengan suara manja nya.
" Udah matikan saja, nggak usah meladeni orang yang nggak penting. Hanya bikin sakit kepala aja nanti" jawab Iqram.
Cahaya tersenyum dan kembali bicara dengan Vania," kamu dengar sendiri kan kalau suami ku tidak mau bicara dengan mu. Bagi nya kamu itu orang yang sudah tidak penting lagi. Jadi mulai sekarang jauhi suami ku" ucap Cahaya dengan nada santai tapi penuh tekanan.
" Kurang ajar,itu pasti bukan Iqram. Iqram tidak mungkin bakal menolak panggilan dari ku. Atau jangan-jangan kalian sudah mendukuni Iqram agar lupa dengan ku" ucap Vania.
" Vania,kami bukan orang yang tidak mengenal tuhan sehingga bisa melakukan segala macam cara untuk mendapatkan apa yang kamu ingin kan. Seharusnya kamu itu punya harga diri. Sudah di tolak seharusnya menjauh. Menghubungi laki laki yang sudah menikah untuk mengharapkan perhatian dan cinta nya adalah tindakan paling rendah. Bahkan lebih rendah dari pada pekerjaan seorang pela**r" ucap Cahaya.
" Jaga ucapan mu wanita kampung. Kamu tidak tau apa apa tentang hubungan ku dengan Iqram. Dia itu sangat mencintai ku. Kamu itu hanyalah pelarian sesaat di saat kami berdua sedang ada masalah. Nanti setelah dia balik ke sini,dia akan kembali lagi pada ku" ucap Vania.
" Aku akan merebut kembali Iqram dari sisi mu. Kamu itu tidak pantas untuk nya" ucap Vania lagi.