Freen yatim piatu, sangat cantik kehidupannya mengalami perubahan sejak pertemuannya dengan keluarga Cankimha.
sebagai rasa hormat dan berterimakasih kepada orang tua angkatnya, akhirnya freen bersedia di jodohkan dengan Becky amstrong, seorang terlahir special atau futa.
sementara Becky amstrong mau menerima perjodohan karena tidak ingin fasilitas yang di miliki di tarik oleh orang tuannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ImFireGo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB. 15. Pengalaman pertama
Becky perlahan mencium leher belakang freen, tangannya sedikit menekan keatas dengan jantung yang berdebar hebat.
untuk di ingat ini adalah pengalaman pertama baginya dan begitu juga freen yang baru pertama kali mendapatkan sentuhan.
keduanya sama-sama merasa gugup, tegang dan merasa panas, terlebih Freen merasa berhenti bernafas saat Becky mulai intens menciumi area leher bagian belakang.
perlahan-lahan becky membalikkan tubuh istrinya menjadi posisi terlentang, dengan nalurinya becky menyatukan bibirnya dengan bibirnya freen.
Freen terdiam beberapa saat, tentu saja ia terkejut, terlebih freen merasakan Becky mulai melumat bibirnya secara perlahan dan lembut.
freen membalas ciuman suaminya, mereka berciuman cukup lama hingga keduanya melepaskan ciumannya karena kehabisan oksigen.
Keduanya saling menatap tanpa mengucapkan kata-kata, Becky kembali lagi mencium bibir istrinya, tangannya mulai masuk kedalam baju tidur istrinya.
tidak ada yang ingin mengakhiri, tangan Becky terus bergerak dan berhenti pada area dada istrinya.
ia berhenti melihat kearah freen, seakan meminta persetujuan dari istrinya untuk menyentuh dua hal pada area tersebut, dan freen mengangguk.
Becky kembali mencium bibir freen dan tangannya mulai aktif, membuat suhu di kamar semakin panas.
"Aaaahhh...". Satu desahan lolos dari bibir freen dengan kedua matanya tertutup menikmati sentuhan suaminya yang seharusnya ia dapatkan saat malam pertama
dan hal ini terjadi disaat yang tidak tepat, sebab freen sudah tidak lagi mencintai Becky.
tetapi freen juga tidak menolak, sebab ia sadar bagaimanapun ini adalah hak Becky yang sudah mengambil dan menikahi dirinya secara sah.
Becky yang mendengarnya desahan halus istrinya membuat nya semakin bersemangat dan menginginkan lebih, ia terus menyentuh istrinya sesuai dengan keinginan hatinya.
"Aahh...emmmmhhh". Freen merasakan rasa yang berbeda ketika dadanya mendapatkan sentuhan dan tekanan
Becky tidak berhenti, sebab suara freen membuatnya ingin terus mendengarnya ibarat sebuah mantra.
Ciuman Becky berpindah dan saat ini ke area leher yang sesekali menyesapnya, saat ciumannya mulai turun area dada, Becky memandang istrinya kembali.
Freen yang mengerti maksud suaminya ia menganggukkan kepalanya.
Becky membuka kancing piyama yang freen gunakan, tubuhnya freen sedikit terangkat untuk memudahkan Becky melepaskan piyamanya.
Setelah berhasil melepaskan nya, Becky membuangnya begitu saja ke lantai, dan kembali mencium bibir istrinya.
Freen menyambutnya dan ciuman mereka sangat liar dan panas berbeda dari sebelumnya.
Tangan Becky terus bermain di area dada freen dan sesekali menekan sedikit memutar.
Becky mengambil tangan kiri istrinya dan membawanya ke area bawah pada miliknya yang sudah mengeras.
Freen melebarkan matanya saat tangannya berada dibawah dan menyentuh si Aldo yang sangat besar dan berurat.
"Astaga besar sekali, apakah mungkin bisa masuk, ini pasti tidak akan muat". ucap freen panik di dalam hati
"Babe....jangan dilepas, sebenarnya itu bisa membantuku, tolong sentuh dia". bisik becky
Wajah freen seketika memerah ketika Becky memanggilnya babe dan memohon padanya, itu sangat manis sekali.
karena freen hanya diam saja, Becky tidak ingin berlama-lama karena aldo sudah sangat menuntutnya.
Tangan Becky masuk kedalam area segitiga istrinya dan dengan nalurinya menyentuh lipatan freen yang ternyata sudah sangat basah.
"Aaahhhhhh...". Desah freen saat liputannya disentuh Becky untuk pertama kalinya, freen secara naluri membuka kedua pahanya
Becky sangat bersemangat dengan reaksi freen, tangannya terus mengelus dan sesekali menekan tombol kecil istrinya.
"becky...". tangan freen menahan tangannya becky saat suaminya akan melepaskan segitiga nya
tatapan becky sebagai permohonan membuat freen perlahan-lahan mulai melepaskan tangannya.
tanpa membuang waktu atas kesempatan yang diberikan, becky segera menanggalkan segitiga milik istrinya, kemudian mendekatkan wajahnya kebagian inti istrinya yang sudah sangat basah tersebut.
*****
Becky kembali mencium bibir freen, sebelum ia membawa si Aldo untuk bertemu dan memasuki rumahnya.
dengan sangat gugup becky lalu mengarahkan si Aldo pada pintu lipatan milik istrinya.
Pandangannya menatap lekat pada freen dengan tatapan penuh harap mendapat ijin untuk memulainya.
keduanya saling menatap, dan perlahan-lahan becky mendekatkan bibirnya di telinga freen
"Bolehkah aku melakukannya sekarang? untuk menjadikanmu milikku seutuhnya?". Tanya becky pada istrinya dengan suara yang sangat berat
Freen mengangguk tanpa berkata-kata sebagai lampu hijau untuk becky, keduanya telah terbakar gairah yang sudah menguasainya.
Perasaannya berada pada puncak keinginan yang besar dengan detakan jantungnya terus terpacu.
Freen terlihat sangat gugup, tegang dan menahan nafasnya, debaran jantungnya membuat nafasnya terasa berat antara gairah yang menggebu-gebu dan rasa takut yang mulai menyelimutinya.
Becky mengambil posisi dan meraih kebanggaannya untuk menempatkan tepat di pintu lipatan milik istrinya.
Tetapi karena becky sangat gugup sehingga beberapa kali gagal dan itu membuat ujung kepala Aldo sakit.
begitu juga dengan Freen yang merasakan sakit, dari beberapa kali percobaan yang dilakukan oleh becky, tetapi freen tetap menahannya dan keduanya tidak putus asa.
Becky kembali mencoba atas persetujuan freen, ia kemudian membuka dan meregangkan kedua paha istrinya agar lebih lebar lagi lalu memposisikan si Aldo, saat merasa yakin sudah pada posisi yang benar
Perlahan-lahan ia mendorong si Aldo freen menahan pinggul becky.
"pelan-pelan...sakit". ucapnya lirih
becky sedikit demi sedikit mulai memasuki pintu kebahagiaan milik istrinya yang selama ini belum ia arungi.
Milik freen sangat sempit sekali, bahkan becky dapat merasakan ujung kepala Aldo lecet.
Ketika si Aldo sudah mulai berhasil masuk setengahnya, becky sedikit lebih kuat mendorongnya
"sreeekkkk".
Bunyi sesuatu yang robek di area bawah bersamaan dengan jeritan freen dan genggam tangannya begitu kuat.
"Sakitttttttttt beckyyyy". Freen menjerit kesakitan dan airmatanya mengalir deras
Freen merasakan seketika bumi terbelah menjadi dua, rasanya sangat sakit tidak seperti yang teman-temannya katakan.
dengan cepat Becky memeluk freen yang sedang menangis kesakitan, beberapa kali Becky mencium kening freen dan tangannya menghapus airmatanya freen yang terus mengalir.
Becky hendak bangun namun pergerakannya dihentikan oleh freen.
"jangan banyak bergerak, sungguh ini benar-benar sakit". ucap freen meringis
" sebaiknya aku cabut milikku saja ya, kita dapat melakukannya lain waktu". ucap Becky mencium kening freen, tentu saja becky tidak tegaa melihat freen kesakitan.
" jangan bergerak-gerak dulu, diamlah karena itu membuat milikku semakin sakit jika kau bergerak". jawab freen sedikit merengek
Becky patuh dan memilih diam saja, bahkan takut untuk bergerak sehingga ia merasa tubuhnya mengeras atau kaku.
Karena merasa lelah becky memutuskan merebahkan kepalanya di dada freen, dengan posisi freen masih memeluknya.
Freen mengelus kepala becky dan Becky sangat merasa nyaman dengan perlakuan freen padanya.
Saat becky mengangkat kepalanya, matanya menatap kearah freen dan keduanya menatap semakin dalam tanpa berpaling sedikit pun.
Rasa saling memuja hanya ada di dalam hati dan pikiran mereka masing-masing.
Segala ungkapan tertahankan tidak satupun terucap tetapi semua hanya melalui tatapan yang lekat.
Pancaran keduanya sulit diartikan untuk dapat memahami perasaan yang mereka rasakan, hanya siapa yang akan memulai dan siapa yang akan menyadari lebih dulu.
Keadaan mereka yang selama ini membuat keduanya merasa asing dan mungkin ini adalah awal atau mungkin juga menjadi akhir dari kisahnya.
saat ini keduanya berada dalam situasi yang romantis yang tidak dapat dihindari.
mereka sama-sama menginginkannya dengan gairah yang sudah membara di seluruh tubuhnya.
Bibir mereka kembali bertaut satu dengan yang lain.
Jika ciuman pertama mereka masih terasa canggung, berbeda dengan ciuman kali ini.
keduanya sudah jauh lebih menikmati bahkan saling melumat sehingga meningkatkan gairah didalam diri becky dan juga freen.
Perlahan-lahan becky mencoba menggoyang pinggulnya dengan gerakan maju mundur
Hal ini baru pertama baginya sehingga sedikit gugup, becky pun berusaha mencoba mencari posisi yang pas dan nyaman agar tidak menyakiti freen.
Becky bergerak sangat hati-hati sekali sedangkan freen berusaha menahan rasa sakit.
"Aahhhh aaakkk pelan-pelan". Pinta freen yang berusaha agar tidak berteriak seperti saat pertama kali milik becky memasukinya tadi.
"Akan aku coba untuk perlahan-lahan jika masih sakit kau katakan padaku agar aku berhenti". ucap becky
"Aaaahhhhhh" Becky mendesah saat ia memaju mundurkan miliknya, jujur ini pengalaman pertama yang sangat nikmat
"Freen...astaga ini nikmat sekali". ucap becky wajahnya benar-benar merah begitu juga dengan Freen
" apakah masih sakit babe?". tanya Becky pada istrinya
Freen mengangguk, tetapi tidak lama ia menggelengkan kepalanya.
desahan halurnya terdengar dengan sedikit menggigit bibir bawahnya.
Pinggulnya mulai bergerak mengikuti irama yang diciptakan oleh suaminya.
Freen merasakan kenikmatan dari setiap gerakan yang dihantarkan padanya
"kamu menyukainya?". tanya Becky saat ia mendengar desahan freen yang intens
Freen mengangguk ia tidak dapat berkata-kata, ia sedang menikmati permainan yang diberikan becky padanya.
Becky mempercepat gerakannya dan menghentak sedikit lebih kuat, membuat freen yang berada dibawah kungkungannya mendesah berkali-kali atas kenikmatan yang ia rasakan.
tubuhnya terdorong berkali-kali seiring hentakan demi hentakan yang diciptakan suaminya
Keduanya saling memeluk erat dan terus saling menekan menikmati gelombang dasyat pelepasan yang di rasakan keduanya.
Becky berkali-kali menghentakkan miliknya dan berkali-kali juga freen mencapai pelepasannya.
keduanya saling melumat dengan penyatuan yang belum terlepas.
Freen mengikuti setiap sentuhan dan menikmatinya, keduanya terlihat lebih intens membalas sentuhan.
bibir keduanya membengkak akibat sesapan dan lumatan yang terus mereka lakukan.
Bunyi penyatuan yang terlepas seiring desahan keduanya saat Aldo di cabut.
Becky membaringkan tubuhnya di samping freen, menarik tubuh freen dan menjadikan lengannya sebagai batalanya.
"Apakah milikmu masih sakit babe?". tanya Becky pada freen yang menyembunyikan wajahnya di ceruk leher suaminya
"Masihhh...karena ini pertamanya untukku". jawab freen jujur
"Aku juga babe...ini pengalaman pertamaku, itulah alasannya tadi gagal berkali-kali karena aku sangat gugup".
ucap becky dengan wajahnya bersemu merah
Keduanya saling tersenyum lebar masih merasakan kenikmatan dari penyatuan mereka tadi.
Becky kembali mendekati freen dan meraup bibir istrinya dengan rakus.
Keduanya kembali dalam permainan ranjang yang panas
dan mereka menikmati pelepasannya yang sangat dasyat, tidak berhenti becky membalikkan tubuh istrinya untuk melakukan doggy style
Becky kembali lagi memasuki istrinya dan memberikan dorongan demi dorongan sehingga membuat freen terus mendesah dan beberapa kali mendapatkan orgasmenya.
keduanya tertidur saling berpelukan dengan tubuh freen tidur diatas tubuh suaminya dengan penyatuan masih didalamnya.
______________
Next Bab--->>>
*apakah yang terjadi pada esok hari ketika keduanya terbangun?