NovelToon NovelToon
DOKTER ITU AYAH ANAKKU

DOKTER ITU AYAH ANAKKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romansa / Anak Genius
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: Jing_Jing22

Aline gadis cantik yang berusia 23 tahun, tidak pernah menyangka saat ia menghadiri pesta adik tirinya menjadi sebuah bencana yang membuatnya harus kehilangan keperawanannya.

Puncak dunia Aline hancur saat ayahnya yang seharusnya mendukung dan melindunginya, dengan teganya mengusirnya dari rumah setelah mengetahui bahwa dia sedang hamil dan lebih memilih percaya pada istri dan adik tirinya.

Tidak berselang lama Aline akhirnya bertemu dengan pria yang tidur dengannya, akankah hidup Aline bahagia setelah memilih ikut dengan pria itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jing_Jing22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ep. 14 MENIKAHLAH DENGANKU

Erlangga yang sudah sampai di balai desa tidak membuang waktu lagi. Ia langsung bergegas ke luar dari mobil dan menghampiri Aline yang tampak sibuk dengan laptop di pangkuannya.

Ia melangkah mendekat ke arah wanita itu dan duduk di sampingnya. "Lagi apa?" tanyanya.

Aline yang tidak mengetahui kedatangan Erlangga sontak terlonjak kaget hampir saja laptop di pangkuannya terjatuh.

"Aku sedang menge-cek lamaranku, apakah sudah di terima atau belum. Ternyata masih belum ada tanggapan apa-apa." ungkapnya jujur, entah kenapa ia tidak bisa menyembunyikan apapun dari pria di sampingnya.

Erlangga tampak mengkerutkan keningnya. "Kamu mau kerja? Kamu tidak perlu takut jika soal keuangan... aku masih sanggup biayai kamu dan anak kita." jelas Erlangga yang tampak keberatan dengan hal itu. Karena ia tidak ingin Aline kelelahan nantinya.

"Aku ingin mengabdi menjadi guru dan itu nggak akan buat aku sampai kelelahan." jawab Aline.

Erlangga menghela napas sejenak, ia tidak ingin mengekang apa yang wanita itu inginkan. Tapi ia juga tidak bisa bohong kalau ia sangat khawatir.

"Aline, aku tidak bermaksud membatasi apa yang kamu inginkan. Jika itu impianmu... aku akan mendukungnya asalkan yang paling penting kamu harus bisa menjaga kesehatanmu." kata Erlangga lembut dengan wajah yang meneduhkan.

Aline terdiam sejenak, sebelum mengangguk mengerti. Ia ingin bertanya, namun saat melihat wajah letih Erlangga, ia jadi tidak tega.

Kini keduanya menuju ke rumah dinas yang sudah disediakan untuk Erlangga selama bertugas di sana.

Tidak membutuhkan waktu lama Aline dan Erlangga sudah ada di depan rumah yang cukup sederhana dan terawat.

Erlangga langsung mengelurkan barang-barang miliknya dan milik Aline dari bagasi.

Saat Aline hendak membantunya untuk membawakan tas, tiba-tiba Erlangga langsung mencegahnya.

"Tidak perlu... sebaiknya kamu masuk duluan." kata Erlangga sambil merogoh saku jasnya dan menyerahkan sebuah kunci kepada Aline.

Aline menerimanya dan melangkah masuk lebih dulu ke dalam rumah itu. Perlakuan lembut Erlangga membuatnya merasa bener-bener diterima pria itu seolah ia adalah hal yang paling berharga.

Aline membuka pintu itu, seketika aroma pengharum ruangan memenuhi indra penciumannya, aroma vanilla yang sangat menenangkan. Ia menyusuri rumah itu tidak besar dan tidak terlalu kecil cukup untuk ditinggali keluarga kecil.

Ia melihat-lihat ada dua kamar tidur, satu kamar mandi di luar dan memiliki dapur yang cukup sederhana.

Pandangan Aline langsung tertuju pada kotak susu ibu hamil dan juga berbagai makanan bergizi berada di atas meja makan, mungkin pria itu menyiapkan semuanya sebelum ia datang ke sini. Pikir Aline.

"Apa karena ada anaknya dalam rahimku." gumam Aline.

Saat Aline sedang termenung, tiba-tiba Erlangga masuk sambil membawa koper dan juga tas. Pria itu langsung menyerahkan tas miliknya.

Aline terdiam sejenak, seolah sedang menimbang-nimbang ia akan ke kamar yang mana, kamar utama atau kamar kedua.

Erlangga yang melihat wanitanya terpaku di depan pintu kamar terkekeh kecil. Ia tampak seperti anak kucing yang sedang mencari tempat untuk tidur.

"Kamu di kamar utama saja, Aline! Biar aku yang di kamar kedua."

Aline tersenyum canggung sambil mengangguk. Ia langsung berlari kecil masuk ke dalam kamar.

Erlangga menggeleng pelan saat melihat tingkah lucu Aline. Lalu ia melangkah ke arah dapur memasukkan bahan makanan ke dalam lemari pendingin lalu membuat makan malam untuknya dan Aline. Pria itu seolah sudah terbiasa dengan hal itu.

Di dalam kamar, Aline sedang merapikan baju-bajunya ke dalam lemari. Lalu meraih satu piyama tidur dan handuk karena kamar mandi berada di luar terpaksa ia harus melewati kamar sebelah yang diisi oleh Erlangga.

Saat ia keluar kamar, aroma masakan menyambut indra penciumannya yang membuatnya merasa lapar.

Ia melangkah mengikuti aroma itu hingga tepat berdiri di ambang pintu, tatapannya langsung tertuju pada seorang pria gagah yang sedang memegang sepatula. Ia tampak sangat ahli seolah sedang memegang pisau bedah. Pria itu memiliki profesi seorang dokter tapi tidak membuatnya merasa enggan untuk memasuki dapur.

"Apa yang tidak bisa laki-laki itu lakukan." Tatapannya terpaku pada punggung tegap Erlangga.

Tiba-tiba saja, Erlangga membalikkan badannya untuk beberapa menit tatapan mata mereka saling mengunci, hingga Aline langsung tersadar.

"A-aku... mau ke kamar mandi." ucap Aline gugup.

Erlangga langsung menunjuk ke arah kamar mandi itu, tepat berada di sebelah dapur.

"Hati-hati Aline... kamar mandinya sedikit licin, besok aku akan membersihkannya."

Lagi-lagi sikap perhatian Erlangga membuat Aline merasakan perasaan menghangat dalam hatinya.

Aline langsung masuk ke dalam kamar mandi, ia menutup pintu dan menguncinya. Lalu bersandar pada pintu sejenak tangannya memegang dadanya yang mulai berdetak kencang.

"Kenapa denganku." Aline tidak tahu apa yang ia rasakan, semuanya masih terasa abu-abu baginya. Tidak ingin pikirannya semakin kacau ia mulai membersihkan dirinya berharap air dingin bisa menenangkannya.

Di dapur, Erlangga tampak sibuk menyiapkan makanan untuk Aline. Ia membuat sup ayam dan telur orak arik ada juga nasi merah pelengkap makan malam mereka, setelah semuanya matang Erlangga langsung menatanya di meja makan.

Tidak lama kemudian Aline keluar dengan piyama di atas lutut, rambut setengah basah dan wajah yang terlihat segar. Erlangga terpaku saat melihat wanita itu dalam kondisi seperti itu, siapa pun yang melihatnya jiwa kelakian mereka akan meronta-ronta. Pikir Erlangga.

"Sial! Kenapa kau murahan sekali... bisa-bisanya hanya melihatnya seperti itu sudah bangun." kesal Erlangga yang sedang berusaha menahan hawa panas dalam dirinya.

Aline yang tidak sadar dengan apa yang sudah ia lakukan. Ia berjalan santai menuju kamarnya, meninggalkan Erlangga yang sedang berusaha mati-matian menahan dirinya.

Lima belas menit kemudian Aline ke luar dari kamar, di meja makan ia melihat pria itu sedang duduk dan tampaknya menunggu kedatangannya.

Saat tiba di sana, ia langsung menarik kursi dan duduk di hadapan Erlangga. Ia menatap makanan di hadapanya dengan pandangan tidak percaya, pria itu benar-benar memasak untuknya.

"Makan dulu Aline, setelah itu ada yang ingin aku bicarakan." ucap Erlangga, sambil menyedokkan sup ayam dan menyodorkannya kepada Aline.

Aline menerimanya sambil tersenyum manis.

"Terima kasih... kenapa nggak sekarang aja?" tanya Aline yang mulai penasaran.

"Setelah selesai makan." jawab Erlangga singkat.

Aline hanya mengangguk kecil mendengar perkataan Erlangga, ia mulai menyuapkan makanan itu ke dalam mulutnya. Saat Aline merasakan masakan Erlangga, ia tidak bisa berkata-kata. Masakkan laki-laki itu setara dengan chef profesional yang pernah ia coba.

Sepuluh menit kemudian akhirnya mereka selesai makan malam.

Kini keduanya masih duduk di meja makan saling berhadapan, tatapan keduanya saling mengunci satu sama lain dengan wajah yang mulai serius.

"Aline... aku ingin kita segera menikah!"

DEGH!

Jantung Aline berdebar semakin menggila, saat mendengar permintaan itu. Ia menatap ke dalam mata pria itu mencari kebohongan di dalamnya. Namun yang ia lihat adalah kesungguhan dan tekad yang tidak tergoyahkan.

1
Key
Ah roti sobek lagi. Spek yg begini² nih yg bikin goyah iman🤣
Key
Apa aku bilang kan, Erlangga kamu siap² sama badai hormonnya bumil. kali ini dia minta mangga muda, satu jam kedepan dia bisa minta Hermes, minta Chanel, YSL, Balenciaga, Rolex, Prada atau malah minta istana tajmahal maybe, atau malah minta cosplay jadi Roro Jonggrang

Seram, Erlangga seram😬😬😬😬🤣
mawar merah
Jangan digoda terus itu anak orang Erlangga
mawar merah
Minta diam-diam ya maling do Aline🤣🤣🤣🤣
Ariany Sudjana
hahahaha Dimas Dimas kamu bodohnya kebangetan, perempuan dan anak sambung yang kamu bela, sampai mengusir anak kandung kamu sendiri, ga lebih daripada pelacur murahan 🤣🤣😂😂 begitu kamu bangkrut, mereka tertawa puas dan pergi mencari mangsa baru 🤣🤣😂😂
Ariany Sudjana
jangan sampai Dina ini jadi pelacur murahan yang mencoba menghancurkan rumah tangga Erlangga sama Aline
Black Swan
Inget ya Genks cowok ijo neon kaya erlangga sama Bram cuma ada di dalam novel🤭🤭🤭kalau aja ada di dunia nyata
Black Swan
Ngapain datang tuh orang, usir aja
mawar merah
Benar, Ra. Yang penting suami kamu ra. jangan berbuat kejahatan kamu sendiri yang rugi
mawar merah
Dih si profokator datang, serakah lagi serakah lagi. Kamu jangan menuruti ide konyol mama kamu , Ra
Key
Bram suami idaman banget, saat istri dilanda gundah gulana dia bisa menentramkan sekaligus memberi pengarahan yang baik. Sekaligus memberi rasa tentram untuk Rara.
Semoga si Iblis bernama Anita itu, binasa aja🤣
Key
o ow, muncullah iblis berwujud manusia bernama Anita😬 Weh provokasinya bukan lagi😬😬😬
Black Swan
Kayanya kalau cowok udah di dapur kaya gini semua deh🤭
Black Swan
Katanya banyak yang bilang bawaan anak🤭
Key
Ngebayangin betapa randomnya dapur ketika Daddy masak🤭 Pasti setelah itu dapur berubah jadi kapal pecah.
Key
Ibu hamil dilanda badai hormon ya. Siap² Erlangga, bentar lagi Aline bakal minta macem². Mulai dari mangga muda sampe Balenciaga 🤣
mawar merah
Ya Allah pingin ngakak yang keras dech🤣🤣🤣🤣
mawar merah
Duh menggemaskan sekali kamu, Aline
Black Swan
🫠🫠Erlangga coba belajar sabar
Black Swan
Waduh kok ga bilang-bilang sih mau nikah, masa aku ga diundang🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!