NovelToon NovelToon
My Women

My Women

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / CEO
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: Wisye Titiheru

Kisah Seorang wanita Angel Abraham yang harus menerima kenyataan bahwa suaminya, laki - laki yang berjanji mencintai dia dengan tulus, ternyata di jodohkan dengan pilihan omanya karena luka lama omanya . Kenyataan pahitnya dia harus berpisah dengan suami karena nyawanya sebagai taruhan, disaat dia sedang mengandung anak dari buah cinta mereka. Bagaimanakah nasib cinta seorang Angel Abraham??? Apakah suaminya menyesal???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Liburan

Aaron sudah menyiapkan waktunya untuk berlibur bersama istri dan anaknya. Liburan kali ini, hanya Aaron, Angel, Ethan dan Rido. Dion tidak bisa ikut karena dia harus menjaga Benaya Company dari dua ular beludak di kantor. Begitu juga dengan susternya Ethan, Visa ke Eropanya tidak bisa keluar, akhirnya dia lebih memilih di rumah bersama bibi - bibi. Semua sudah disiapkan. Mereka berangkat memggunakan pesawat komersil, tidak menggunakan Jet pribadi punya Aaron.

Bisnis class tiket yang disiapkan bagi penerbangan belasan jam. Aaron bisa punya waktu banyak bersama istrinya. Ethan ada Rido yang menemani dan menjaganya. Ternyata ada kejutan yang Angel tidak menyangka mami dan papinya juga ikut dalam liburan kali ini.

Angel menangis, hampir delapan tahun dia tidak bisa bertemu dengan kedua orangtuanya. Di ruangan VIP bandara Soekarno Hatta di sana ada mami Meis dan papi Paul duduk menanti mereka. Pelukan seorang ibu belum juga lepas dari anak perempuannya. Sedangkan papi fokus kepada keturunannya. Ethan langsung memeluk opanya. Papi menangis.

"Maafkan mami, tidak bisa melindungi kamu dengan baik sayang."

"Angel mohon maaf sudah buat banyak salah sama mami."

Rido menangis melihat aksi kedua orangtua dengan anak perempuan dan cucu mereka. Aaron sudah bercerita kepada Ethan tetang mami dan papinya juga opa dan omanya. Saat itu dia menangis, karena baru tahu kalau maminya tumbuh di sebuah panti asuhan. Dan orangtua papinya yang mengambil maminya menjadi anaknya.

"Ini opa dan oma Ethan."

"Iya, mami Ethan sudah tahu, kalau mami dan papi punya orangtua yang sama. Ethan sayang mami."

Malam ini, mereka terbang menuju ke Prancis. Liburan kali ini, mereka akan ke Prancis dan Swiss. Angel sangat bahagia.

"Terima kasih sayang. Ini hadiah terindah."

"Iya sama - sama. Ingat karena orangtuaku ikut, jadi harus senangi anaknya."

"Kamu lupa, itu juga orangtuaku."

"Berarti aku menikah dengan adikku."

"Iya, kamu nakal."

Aaron langsung mencium bibir istrinya. Dia mematukan laptopnya dan membawa tubuh istrinya dalam pelukannya ketika pembatas tempat duduk mereka di lepas. Karena sudah mau transit di Dubai, mereka harus turun. Karena akan berganti pesawat.

"Sayang, aku mau beli coklat di sini."

"Boleh, apapun boleh." Angel tersenyum kepada suaminya. Ethan sudah sibuk bersama opa dan omanya. Mereka mampir makan direstoran yang ada di bandara dan membeli beberapa cemilan termasuk coklat viral yang mau istrinya beli. Sambil menunggu waktu naik pesawat, Angel sedang manja bersama papi dan maminya.

"Mami manja ya pi, lihat oma dan opa sa7ang sekali sama mami."

"Dari dulu papi cemburu. Tetapi papi selalu mengalah buat mami kamu."

"Good boy." Ethan mengelus kepala papinya dengan tangan kecilnya.

"Sayang kenapa anakmu mengelus kepalamu??"

"Papi cemburu sama mami, katanya mami rebut orangtua papi. Tetapi papi itu cinta dan sayang mami kok." Kalimat terakhir ini dia hanya berbisik di telinga maminya.

Penerbangan delapan jam sisa kembali di lalui ole mereka. Sampai pagi - pagi sekali mereka tiba di bandara udara di kota Paris. Mereka akan beristirahat di hotel dulu. Ethan pilih sekamar dengan opa dan omanya. Mami dan papinya berdua.

"Sayang, kita akan kembali ke Indonesia nanti lewat Swiss. Jadi mau beli apa pun di sini, langsung beli."

"Apapun sayang??!!!"

"Iya. Asal tidak beli cowok ganteng. Karena sudah ada aku suamimu dan Ethan anak kita."

Angel tertawa. Karena kelelahan, Aaron mengoder makanan buat kita semua bersama Rido. Angel membangunkan mami dan papi juga Ethan. Karena makan malam ini, di kamar mereka. Kamar ini sengaja di ambil besar buat tempat kumpul bersama. Rido juga di kamar ini. yang seperti Apartemen.

Angel sudah mengatur makanan di meja makan. Dia kemar mengendong jagoannya di bawa ke meja makan.

"Ethan, makan dulu ya sayang." Ethan banyak bergerak, hampir saja mereka jatuh. Aaron cepat memeluk istri dan anaknya.

"Biar kaka yang gendong."

"Ethan sudah besar. Aku kira di masih bayi."

"Mami, maafkan Ethan."

"Its oke honey."

Sikap manis Ethan Gabriel Pratama. Besok dia akan berulang tahun ke tujuh tahun. Sedangkan ulang tahun pernikahan Aaron dan Angel yang ke sembilan sudah bulan yang lalu.

"Papi mau, dibelakang nama Ethan ada marga papi Angel. Boleh kah??"

"Ethan cucu papi, keturunan papi. Angel setuju. Dan Angel mohon maaf."

"Terima kasih anak perempuan papi."

Aaron sudah meminta Dion mengurus akta kelahiran Ethan. Karena besok Ethan ulang tahun. Angel dan Aaron sudah memesan satu ruangan VIP di restoran untuk kita makan malam bersama. Ethan ingin ke disney, Akhirnya besok pagi kita akan ke disney dan untuk kesana Rido sudah mengaturnya.

Malam ini, kita sengaja jalan - jalan ke pusat perbelanjaan dekat menara eiffel. Opa dan Oma Ethan membeli baju buat cucu pertama mereka. Sedangkan Ethan sedang bermain di taman permainan dekat menara di temani oleg Rido.

"Mi, jangan boros. Masih ada cucu kedua dan ketiga."

"Angel sayang, sungguh???"

"Kalau Tuhan memberi Angel terima mi."

Mami, langsung berdoa di perut Angel, meminta tambahan cucu. Papi dan Aaron hanya tertawa.

"Papi, kita pindah ke Bali saja sama mereka."

"Papi sih suka, bagaimana Angel dan Aaron??"

"Angel mau mami. Biar Angel merawat kalian di hari tua."

Malam hari waktu Indonesia, tepat tanggal kelahiran Ethan, kami memberi kejutan buat Ethan. Tentu dia senang sekali. Sedangkan Angel menangis. Aaron tahu kesedihan istrinya perempuannya. Karena dari Ethan lahir baru ulang tahun ke tujuh ini, dirayai oleh opa, oma, papi dan maminya.

Akhirnya malam ini, kami semua tidur menjadi satu di kamar opa dan oma juga Ethan. Aaron dan papi melindungi kami.

"Opa, oma Terima kasih. Ethan bahagia sekali."

"Papi, terima kasih. Mami sudah tidak menangis bersedih lagi setiap Ethan ulang tahun."

"Tetapi tadi mami menangis, mami itu cengeng."

"Mami menangis bahagia." opa dan omanya langsung memeluk dan menciumnya. Sebelum kami tidur bersama, opa berdoa buat kami semua.

Pagi hari kami sudah berada di disney studio. Di awali dengan sarapan bersama. Kami memakai mobil sendiri. Mobil ini juga yang akan membawa kami sampai ke Swiss. Selesai sarapan Ethan sudah bermain semua wahana. Rido yang menemani. Opanya sibuk mengambil gambar cucunya. Sedangkan aku dan mami temani Aaron yang sedang bekerja. Dia sedang rapat bersama dengan manager perusahaan semua bidang. Ini rapat rutin. Sesekali, Angel menyiapkan kopi dan cemilan buat suaminya.

"Kamu rencana mau menambah anak lagi??"

"Iya mi, Angelkan sudah memberi lampu hijau."

"Angel pakai alat kotrasepsi??"

"Waktu ketemu dengan Aaron mi. Tetapi kemarin sebelum berangkat, Aaron temani lepas implan itu."

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!