NovelToon NovelToon
Aku Ternyata Putra Kaisar Wanita Dinasti Zhou

Aku Ternyata Putra Kaisar Wanita Dinasti Zhou

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Sistem / Mengubah sejarah
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: RRS

Yudi seorang pria dari dunia modern terlempar ke Tahun 700 masehi di pulau Buton, saat ayahnya meninggal Ayahnya mengatakan Bahwa ibunya ada di Bumi bagian utara

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RRS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14: Runtuhnya Takhta Salju dan Fajar Dinasti Rahmad

​25 September 700 Masehi — Gerbang Lhasa, Tibet

​Asap hitam masih mengepul dari reruntuhan gerbang utama Lhasa yang hancur berkeping-keping oleh hantaman meriam tank. Keheningan yang mencekam menyelimuti kota suci itu selama lima menit penuh, namun tidak ada tanda-tanda bendera putih dikibarkan dari balik tembok. Kesabaran Yudi telah mencapai batasnya. Ia berdiri di atas hatch tank komandannya, menatap pemandangan di depannya dengan mata yang dingin dan tajam.

​"Kalian memilih jalan kehancuran," desis Yudi pelan.

​Ia meraih radio komunikasinya, menghubungkan suaranya ke seluruh unit lapis baja dan alat komunikasi di telinga 100 pengawalnya. "Semua unit... CHARGE! Serbu masuk!"

​Namun, sebelum roda-roda baja itu berputar kembali, Yudi memberikan perintah absolut yang menggetarkan jiwa setiap prajuritnya. Suaranya berubah menjadi sangat berat dan penuh penekanan.

​"Dengarkan aku baik-baik! Target kita adalah militer dan penguasa zalim mereka. Jangan ada yang menyentuh atau menyakiti rakyat sipil! Barang siapa di antara kalian yang berani mengangkat senjata kepada warga yang tidak berdaya, atau menjarah harta mereka, Demi Allah, aku sendiri yang akan menghukum mati kalian di tempat ini! Apakah kalian mengerti?!"

​"SIAP, TUAN!" seru 100 pengawal itu serempak.

​Deru mesin tank kembali menggelegar. Dua unit MBT memimpin di depan, melindas sisa-sisa gerbang batu seolah-olah itu hanya tumpukan pasir. Di belakangnya, 100 pengawal Suku Rahmad berlari dengan formasi taktis tingkat tinggi. Mereka menggenggam senapan serbu modern yang dilengkapi dengan amunisi tanpa batas dari sistem. Setiap kali mereka menarik pelatuk, kilatan api keluar dan menjatuhkan prajurit Tibet yang mencoba bertahan di balik reruntuhan.

​Ratatatatat!

​Suara tembakan otomatis bergema di sepanjang jalanan Lhasa. Prajurit Tibet yang hanya bersenjatakan pedang dan tombak tidak memiliki kesempatan. Mereka tewas bahkan sebelum sempat melihat wajah lawan mereka. Pasukan Yudi bergerak seperti mesin pemanen nyawa; efisien, cepat, dan mematikan. Namun, sesuai perintah Yudi, mereka melewati rumah-rumah penduduk tanpa melirik sedikit pun. Warga sipil yang ketakutan di dalam rumah mereka hanya bisa mendengar suara dentuman dan teriakan tentara mereka sendiri yang dibantai.

​Yudi memimpin dari atas tank, memegang senapan serbu miliknya sendiri. Setiap kali ada regu pemanah musuh yang muncul di atap gedung, ia menjatuhkan mereka dengan satu tembakan presisi. Dalam waktu kurang dari dua jam, pusat kota Lhasa telah dibersihkan.

​Kaisar Tibet ditemukan bersujud di halaman Istana Potala yang sebagian telah runtuh. Ia tidak lagi memiliki keangkuhan seorang penguasa; ia hanyalah seorang pria tua yang gemetar melihat ujung laras senjata yang dingin menempel di dahinya. Dengan jatuhnya sang Kaisar, Kekaisaran Tibet secara resmi dinyatakan runtuh.

​Di bawah langit sore yang mulai memerah, Yudi memproklamirkan berdirinya entitas politik baru. Ia tidak lagi menyebutnya sebagai Suku, melainkan sebuah Kekaisaran baru yang akan mengguncang dunia.

​"Hari ini, di atas reruntuhan ini, aku nyatakan berdirinya Dinasti Rahmad! Seluruh wilayah Tibet berada di bawah hukumku, dan Lhasa akan menjadi jantung dari kekuasaan ini!"

​Statistik Wilayah Dinasti Rahmad

​Dinasti Rahmad kini menjadi penguasa baru di atap dunia. Wilayah kekuasaannya mencakup seluruh dataran tinggi Tibet yang sangat luas, membentang dari pegunungan Himalaya hingga ke perbatasan Tiongkok bagian barat. Total luas wilayah yang diklaim mencapai kurang lebih 1,2 juta kilometer persegi, sebuah wilayah yang sangat sulit ditaklukkan karena ketinggiannya, namun kini tunduk di bawah kendali teknologi Yudi.

​Ibu kota dinasti ini ditetapkan di Lhasa, yang mulai direnovasi menggunakan material konstruksi modern dari sistem. Jumlah penduduk total saat ini adalah gabungan dari 102 orang inti (Yudi, Galuh, dan 100 pengawal elit) ditambah dengan seluruh populasi Kekaisaran Tibet sebelumnya yang tersisa, diperkirakan mencapai 2,5 juta jiwa. Meskipun jumlah pengawal inti sangat sedikit, persenjataan modern mereka membuat mereka mampu mengendalikan jutaan orang tersebut tanpa perlawanan berarti.

​Statistik Kondisi Psikologis dan Hubungan Karakter

​Yudi (17 Tahun):

​Kondisi Psikologis: Dominan, dingin, dan visioner. Ia telah sepenuhnya merangkul perannya sebagai kaisar penakluk. Emosinya terhadap keluarga hampir mati, digantikan oleh logika kekuasaan.

​Hubungan: Ia menganggap Galuh sebagai tangan kanan setianya, sementara ibu dan tunangannya masih dianggap sebagai pengganggu di latar belakang yang belum ia sadari kehadirannya secara langsung di medan tempur.

​Maharani Wu Lin (36 Tahun):

​Kondisi Psikologis: Terguncang secara mental (Post-Traumatic Stress). Melihat kekuatan Yudi yang bisa meruntuhkan sebuah kerajaan dalam hitungan jam membuatnya merasa sangat tidak berdaya sebagai seorang ibu.

​Hubungan dengan Yudi: Penyesalan yang mendalam; ia sangat ingin memeluk anaknya namun takut akan penolakan dingin yang mungkin diterimanya.

​Yue Qing (16 Tahun):

​Kondisi Psikologis: Obsesi Fanatik. Kekejaman dan efisiensi Yudi dalam berperang justru membuatnya jatuh cinta lebih dalam. Ia memandang Yudi sebagai dewa yang turun ke bumi untuknya.

​Hubungan dengan Yudi: Tunangan yang terobsesi; ia sedang merencanakan cara paling dramatis untuk muncul di depan Yudi agar diakui sebagai pendamping sang Kaisar.

​Zhou Long (15 Tahun) & Zhou Hu (15 Tahun):

​Kondisi Psikologis: Insecurity dan Kompleks Inferioritas. Mereka merasa gelar pangeran mereka tidak ada harganya dibandingkan dengan kekuatan militer kakak sulung mereka.

​Hubungan dengan Yudi: Adik laki-laki yang merasa iri namun sangat patuh karena ketakutan.

​Zhou Cheng (13 Tahun) & Zhou Jian (12 Tahun):

​Kondisi Psikologis: Takjub dan Trauma. Mereka melihat peperangan ini sebagai pertunjukan kekuatan dewa yang mengerikan.

​Hubungan dengan Yudi: Memuja sosok kakak mereka dari jauh seperti sosok pahlawan dalam mitologi yang menyeramkan.

​Penutup Bab

​Malam pertama di Lhasa di bawah bendera Dinasti Rahmad ditandai dengan lampu-lampu sorot dari kendaraan lapis baja yang menyinari langit. Yudi duduk di singgasana Kaisar Tibet yang telah dibersihkan. Ia menatap peta dunia di layar tabletnya.

​Di kejauhan, di luar tembok kota yang hancur, Wu Lin dan Yue Qing masih mengamati dari kegelapan. Mereka melihat bendera dengan simbol Suku Rahmad berkibar tinggi di puncak istana. Mereka tahu bahwa mulai hari ini, sejarah dunia tidak akan lagi ditulis oleh kuas dan tinta, melainkan oleh peluru dan baja di bawah perintah pemuda berusia tujuh belas tahun itu.

​"Tuan," Galuh mendekat, membawakan secangkir kopi panas dari mesin otomatis di dalam tank. "Seluruh kota sudah tenang. Rakyat sipil aman di rumah mereka."

​Yudi menyeruput kopinya, uapnya menyatu dengan udara dingin Lhasa. "Bagus. Ini baru permulaan, Galuh. Dunia ini masih terlalu luas untuk dibiarkan dalam kegelapan. Besok, kita mulai membangun peradaban yang sebenarnya."

​Tibet telah jatuh. Dinasti Rahmad telah lahir. Dan di utara, Kekaisaran Tiongkok serta Dinasti Tang belum menyadari bahwa badai baja sedang bersiap untuk menyapu daratan mereka.

1
anggita
ikut dukung like👍, iklan☝☝aja, moga novelnya lancar.
Aisyah Suyuti
good
Fajar Fathur rizky
cepat bantai semua kedua itu thor
Fajar Fathur rizky
update yang banyak thor bikin mcnya membuat Kekaisaran
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!