NovelToon NovelToon
Jeratan Cinta Suami Kejam

Jeratan Cinta Suami Kejam

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Cinta Seiring Waktu / Penyesalan Suami
Popularitas:968
Nilai: 5
Nama Author: Siti Fatimah

"Ini apa maksudnya? Bisa jelaskan padaku ...aku mohon!"

"Hari ini akan diadakan acara pernikahanmu sayang dan Tuan 💙 lah yang akan membeli sekaligus bersedia meminangmu menjadi Istrinya. Bersiaplah! Ini demi kebaikan kamu."

Bagai diterpa badai di siang bolong. Alih-alih mendapatkan kesempatan untuk bahagia, ia malah dijerumuskan dalam lembah jurang yang sangat dalam oleh Papa kandungnya sendiri, tak percaya dan mengharapkan semua ini hanyalah mimpi namun nyatanya yang terjadi sungguhlah nyata.

"Usap air mata kamu! Kamu lupa tinggal menghitung menit ijab kabul akan segera dilaksanakan, jadi berhentilah menangis!" perintah Papanya tanpa memikirkan kehancuran sang Putri.

"Kenapa Papa setega ini sama Cantika? Kenapa Papa tidak membiarkan Cantika untuk mati daripada harus menikah dengan pria itu, dia pria yang sama sekali tidak Cantika kenal. Bahkan pria itu sudah memiliki istri! Kenapa Papa membiarkan semua ini terjadi, kenapa Pa?" tegas Cantika dengan menangis semakin menjadi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Fatimah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13 [ Mendapatkan Kasih sayang yang tulus dari orang lain ]

Dirasa kondisinya sudah cukup membaik Cantika memutuskan keluar dari kamar, diruang tamu kedua orang tua yang tidak pernah ia temui menghampiri dengan perasaan khawatir.

"Sayang... Gimana kondisi kamu sudah membaik?"

"Alhamdulillah Tan aku sudah cukup membaik sekali lagi terima kasih atas kebaikan kalian,"

"Duduklah."

Cantika mengiyakan ia ikut duduk berdampingan dengan Kyara, disamping kanannya pula ada Kennan dan disebelah kiri ada Kean.

"Katakan permasalahan apa yang kamu alami sampai-sampai kamu memutuskan mengakhiri hidupmu seperti itu? Itu dosa sayang... Kamu mau menanggung dosa besar akibat perbuatan kamu... Tante tidak ingin menyalahkan, tapi Tante hanya menyayangkan sikap dan tindakan kamu, kamu masih muda masih banyak impian dan cita-cita yang harus kamu gapai... Lain kali jangan diulangi lagi ya... Kalau kamu merasa berat kamu bisa bercerita sama Tante."

"Iya yang dikatakan Istri Om ada benarnya, kamu masih sangat muda masih banyak impian dan cita-cita yang harus kamu gapai, tapi sebelum itu ceritaa lah pada kami permasalahan apa yang kamu alami sampai-sampai kamu putus asa."

"Jika diceritakan Cantika tidak tau apa kalian akan sanggup mendengar banyaknya permasalahan yang Cantika alami, tapi.... "

Ucapannya terpotong oleh tangisannya yang tak bisa tertahan, Cantika sambil memainkan jari jemarinya Kyara memahami mungkin benar beban pikiran gadis ini sudah dikatakan melampaui batas.

Kyara menggenggam erat tangan gadis yang baru saja ia temui, menenangkan memberikan belaian dan kelembutan layaknya seorang Ibu mulai dirasakan oleh Cantika.

"Ceritalaah sayang insyaallah kami bisa membantu... Ceritalaah."

"Cantika ingin tanya sebenarnya arti seorang Ayah bagi kehidupan Putra-putrinya itu apa sih Om... Tante...? Gimana pula rasanya mendapatkan kasih sayang dari sosok Papa... Gimana pula rasanya mendapatkan pelukan ketenangan dari sosok yang disebut Ayah?"

Kyara dan Kennan saling menatap, Kyara menggenggam tangan Cantika sedangkan Kennan menepuk pundak gadis itu.

"Apa kamu masih memiliki Ayah atau Ibu?"tanya Kennan.

"Cantika masih memiliki Ayah... Tapi sosok Ibu Cantika tidak pernah mendapatkan kasih sayangnya karena sewaktu Cantika lahir Ibu sudah terlebih dulu dipanggil, Cantika memang masih punya Papa... Tapi bagi Cantika... Cantika seperti tak pantas untuk dipanggil anak."

Kyara semakin menggenggam erat tangan gadis itu, diberikan pelukan hangatnya Kyara ikut menitihkan air mata entah apa pula perasannya ikut bercampur antara sedih... Dan ada penyesalan yang entah apa akibatnya ia tak mengerti.

"Orang yang menjerumuskan aku dalam penderitaan salah satunya adalah Papa kandungku sendiri... Dia menjualku pada seseorang yang sudah beristri dan tega menjadikan Putri semata wayangnya menjadi istri kedua tanpa tau latar belakang sosok Lelaki berstatus Suamiku itu. Bahkan hari kemaren hampir Cantika akan dilecehkan tapi tak ada kesempatan bagi Cantika untuk melakukan pembelaan... Bahkan rambut indah ini... Dialah orang yang telah tega merusaknya...."

"Hidup kamu sangatlah berat... Kamu sudah kuat dan hebat bisa menghadapi semua rintangan berat itu seorang diri... Tapi sekarang kamu janganlah khawatir ada Om dan Tante yang akan menjadi garda terdepan kamu... Kamu jangan patah semangat anggap saja kita ini rumah dan keluarga baru kamu dikala kamu merasa kesepian dan tidak tau gimana cara untuk bangkit, kita keluarga janganlah menangis."

"Terima kasih Tan, Cantika beruntung bertemu kalian... Cantika boleh memeluk Kalian..."

Keduanya mengiyakan, Kean yang sedari tadi hanya mematung menjadi penonton kisahnya akhirnya memberinya izin, hatinya ikut kelu merasakan derita yang dirasakan gadis disampingnya ini.

Kennan dan Kyara memeluk Cantika layaknya memberikan pelukan hangat terhadap Putri kandungnya sendiri.

Perasaan aneh yang sulit dijelaskan kali ini bukan hanya dirasakan Kyara... Tapi Kennan sendiri ikut pula merasakan.

Bersambung

1
Siti Fatimah
Maaf, bab 14 masih belum lulus review dari semalam
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!