NovelToon NovelToon
Mamaku Tabib Dewa

Mamaku Tabib Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Single Mom / Mengubah Takdir
Popularitas:120.2k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Seorang wanita zaman kuno yang mati akibat di bunuh oleh kekasihnya saat ia sedang membuat pil naga suci untuk menjadi abadi.

Tapi ia malah berpindah ke tubuh seorang wanita modern, seorang istri lemah, yang setiap hari di siksa oleh suaminya seorang pemabuk, KDRT dan seorang penjudi.

Yang lebih membingungkan, ia malah sudah memiliki seorang gadis kecil cantik berusia 6 tahun.


"Dasar suami sampah! Ini saatnya aku membalas suami brengksek itu karena sudah menyakiti pemilik tubuh asli ini!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

13

Dua orang anak buah langsung menghampiri Ghaizka dengan pisau di tangan, berniat menghabisi wanita itu dengan cepat.

Namun...

SWOSH!!

Hanya dalam sekejap mata, Ghaizka bergerak. Tidak ada yang bisa melihat gerakannya dengan jelas.

BRUK! BRUK!

Dua suara benturan keras terdengar nyaris bersamaan.

Dua orang tadi langsung ambruk ke tanah pingsan bahkan sebelum mereka sempat mengayunkan senjata mereka.

Di kejauhan, ketua mereka berteriak tanpa menoleh.

"Hey Joko! Apa sudah selesai?! Cepat bawa orang itu masuk ke mobil, kita harus segera pergi!"

Ia lalu menoleh ke belakang, berharap anak buahnya sudah selesai membunuh wanita itu.

Namun apa yang dilihat matanya membuat jantungnya seakan berhenti berdetak.

Kedua anak buahnya tergeletak tak bergerak di tanah, dan di hadapan mereka berdiri seorang wanita cantik dengan tatapan yang sangat mengerikan dan mematikan.

"A-apa yang terjadi...?!" gumam ketua itu terkejut setengah mati.

"APA?! KENAPA BISA KALIAN KALAH OLEH SEORANG WANITA?!"

Ketua kelompok itu berteriak histeris, matanya terbelalak tak percaya melihat dua anak buahnya tergeletak tak bergerak hanya dalam hitungan detik.

Ia menatap tajam ke arah Ghaizka yang berdiri tegap di sana. Wajah wanita itu datar, namun aura yang dipancarkannya dingin mematikan.

"Kau... Siapa kau sebenarnya?!" tanya ketua itu mulai gemetar, menyadari bahwa wanita di hadapannya ini bukan orang biasa.

Ghaizka tidak menjawab. Ia hanya melangkah maju selangkah, dan langkah itu saja sudah membuat udara di sekitar mereka terasa berat dan menekan.

"Kalian sudah mengganggu jalananku, mencoba melukai anakku, dan sekarang berani-beraninya ingin membunuh kami hanya karena melihat sesuatu yang tidak seharusnya kalian lihat," ucap Ghaizka pelan namun suaranya bergema jelas.

"MATI KAU!"

Karena panik dan merasa terancam, ketua itu langsung memberi perintah.

"SERANG DIA! BUNUH DIA SEKARANG JUGA! JANGAN BIARKAN DIA BICARA BANYAK!"

Sisa lima orang yang masih berdiri langsung menerjang maju bersamaan! Mereka mengeluarkan pisau, besi beton, dan pentungan, siap untuk mencabik nyawa Ghaizka.

Namun...

Mereka seolah sedang berusaha melawan angin puyuh.

SWISH! BUG! DUG! BRAKK!!

Ghaizka bergerak bagaikan bayangan. Tidak ada yang bisa melihat gerakannya dengan jelas.

Hanya terdengar suara benturan keras dan teriakan kesakitan yang bergantian.

Satu orang dihajar pipinya hingga gigi copot, satu lagi diputar lengannya hingga patah, yang lain ditendang terbang menabrak mobil mereka sendiri.

Dalam waktu kurang dari satu menit, ketujuh orang penjahat itu sudah berubah menjadi tumpukan manusia yang meringkuk di tanah, merintih kesakitan tak berdaya.

Ketua mereka yang melihat pemandangan itu langsung kencing di celana karena ketakutan.

"Iblis... Ini pasti iblis! Jangan dekat-dekat!"

Ia berusaha lari ingin masuk ke mobil, tapi Ghaizka lebih cepat.

CEKLEK!

Tangan Ghaizka mencengkeram kerah baju pria itu dari belakang, lalu dengan mudahnya ia angkat tubuh besar pria itu hingga kakinya tidak menginjak tanah!

"Siapa yang menyuruh kalian? Dan apa hubungan kalian dengan pria itu?" tanya Ghaizka menatap tajam ke mata pria yang gemetar itu.

"K-Kami hanya disewa! Maafkan kami! Kami tidak tahu apa-apa! Ampun Tuan Putri!"

BRUKKK!!!

Ghaizka melempar tubuh pria itu ke tanah dengan kasar dan kuat. Tanah aspal seakan bergetar menerima hantaman tubuh besar itu.

Tanpa memberi waktu untuk bernapas, Ghaizka kembali bertindak. Ia mencengkeram pergelangan tangan pria itu dengan kekuatan yang luar biasa, lalu...

KRAAKK!!

Suara patah tulang yang mengerikan terdengar jelas di udara malam.

"AAAAAAARRRRGGGGHHHH!!!"

Pria itu berteriak sekuat tenaga, matanya terbelalak menahan sakit yang luar biasa. Tangannya kini tergantung lemas dan bengkok tak wajar.

"Kau tadi bukannya ingin membunuhku kan?! Ini baru permulaan... Ku balas perlakuanmu setimpal!" kata Ghaizka dengan wajah dingin tanpa belas kasihan

Belum cukup sampai di situ. Ghaizka kembali membungkuk, kali ini ia menarik kaki pria itu dengan kasar.

"TIDAK! JANGAN! AMPUN!!" teriak pria itu memohon dengan air mata bercucuran.

Namun permohonan itu sia-sia.

KRAAAAAAKKKK!!!

Kembali terdengar suara tulang yang dipatahkan dengan sengaja. Tulang kaling dan paha pria itu kini patah total.

"AAAAAAHHHHHH!! SAKIT BANGET!! MATI AKU!!"

Ia meringkuk di tanah, meronta-ronta, keputusasaan dan kesakitan melumpuhkan seluruh tubuhnya.

Anehnya, di sekitar sana ada beberapa orang yang sedang lewat atau sedang duduk santai.

Mereka melihat pemandangan mengerikan itu, tapi justru bereaksi biasa saja.

"Wah, keren banget efek suaranya!" kata salah satu orang sambil memakan gorengan.

"Iya tuh, aktingnya mantap! Pasti lagi syuting film laga atau film silat ya?" sahut temannya sambil merekam dengan HP.

"Maju terus Mbaknya, aktingnya keren banget galaknya!"

Mereka semua mengira itu hanyalah pemeran film atau pertunjukan jalanan yang sangat nyata.

Suara patah tulang dan teriakan itu dianggap sebagai efek suara yang bagus. Jadi mereka tidak merasa takut atau ingin menolong sama sekali, malah ada yang bertepuk tangan karena mengira itu bagian dari cerita.

Ghaizka sama sekali tidak peduli dengan pandangan orang-orang itu.

Baginya, hukuman ini masih jauh lebih ringan dibandingkan niat jahat mereka tadi.

1
Maria Lina
ok tpi lusa nya double"ya thor hehe😍😍
less22: iya😭😭😭😭
total 1 replies
reaaannaaa
baiknya ghaizka lebih tegas,usir ajar jika gk suka simple tho dari pada sikap plin plan bikin bingung perasaan orang
Maria Lina
wlwk rasain kalian berdua
less22: kwkwkwkw
total 1 replies
Memyr 67
𝖻𝗎𝖻𝗎𝗄 𝗄𝗎𝗇𝗒𝗂𝗍. 𝗂𝗍𝗎 𝗄𝖺𝗇 𝗌𝗎𝖽𝖺𝗁 𝗁𝖺𝗅𝗎𝗌. 𝗄𝖾𝗇𝖺𝗉𝖺 𝗍𝗎 𝖻𝗎𝖻𝗎𝗄 𝗆𝖺𝗌𝗂𝗁 𝖽𝗂𝗁𝖺𝗅𝗎𝗌𝗄𝖺𝗇 𝗅𝖺𝗀𝗂?
Maria Lina
lgi ya thore
less22: rahasia ilahi🤣🤣
total 5 replies
Memyr 67
𝗈𝗋𝖺𝗇𝗀 𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝖼𝖾𝗈, 𝗃𝖺𝖽𝗂𝗇𝗒𝖺 𝗌𝖾𝗉𝖾𝗋𝗍𝗂 𝖺𝗅𝗓𝖾𝗈
Maria Lina
lgi thor kok 1 kn kurang hehe
less22: nanti ya, lagi beres-beres dulu
total 1 replies
Memyr 67
𝖼𝗎𝗆𝖺 𝖽𝗂 𝗌𝗂𝗇𝗂, 𝗈𝗋𝖺𝗇𝗀 𝗍𝗎𝗆𝗈𝗋 𝗀𝖾𝖽𝖾, 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝗌𝖾𝗇𝖻𝗎𝗁 𝖽𝖺𝗅𝖺𝗆 𝗁𝗂𝗍𝗎𝗇𝗀𝖺𝗇 𝗃𝖺𝗆. 𝖻𝖾𝗇𝖺𝗋 𝖻𝖾𝗇𝖺𝗋 𝖿𝖺𝗇𝗍𝖺𝗌𝗂
Memyr 67
𝖺𝗁𝗁 𝖺𝗅𝗓𝖾𝗇. 𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝖾𝗇𝖺𝗄?
Memyr 67
𝗂𝗁𝗁𝗁 𝗍𝖾𝗀𝖺𝗇𝗀
Memyr 67
𝗉𝖾𝗌𝖺𝗇 𝗈𝗃𝖾𝗄 𝗈𝗇𝗅𝗂𝗇𝖾? 𝗆𝖺𝗇𝗀 𝗉𝗎𝗇𝗒𝖺 𝗁𝖾𝗇𝖿𝗈𝗇? 𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝗉𝖺𝗄𝖺𝗂 𝗁𝖾𝗇𝖿𝗈𝗇? 𝗌𝖾𝗄𝗈𝗇𝗒𝗈𝗇𝗀 𝗄𝗈𝗇𝗒𝗈𝗇𝗀 𝗆𝖾𝗇𝖽𝖺𝖽𝖺𝗄 𝗅𝖺𝗀𝗂 𝗄𝖺𝗇?
Memyr 67
𝗇𝖺𝗆𝖺 𝗄𝖺𝗄𝖾𝗄𝗇𝗒𝖺 𝖺𝗅𝗀𝖾𝗋 𝗍𝖺𝖽𝗂 𝗁𝖺𝗋𝗂𝗌, 𝗍𝖾𝗋𝗎𝗌 𝗀𝖺𝗇𝗍𝗂 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝖿𝖺𝗋𝗂𝗌, 𝗉𝗂𝗒𝖾 𝗄𝗂 𝗈𝗍𝗁𝗈𝗋?
Memyr 67
𝗈𝗐 𝖽𝖺𝗁 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝖻𝖾𝗅𝖺𝗇𝗃𝖺 𝖽𝖺𝗇 𝖽𝖺𝗁 𝗇𝗀𝖾𝗋𝗍𝗂 𝗆𝖺𝗍𝖺 𝗎𝖺𝗇𝗀 𝗃𝖺𝗆𝖺𝗇 𝗂𝗍𝗎?
Memyr 67
𝗍𝖺𝖽𝗂 𝖽𝗂𝗍𝗎𝗅𝗂𝗌, 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝗉𝗎𝗇𝗒𝖺 𝗀𝗎𝗅𝖺. 𝗀𝗎𝗅𝖺 𝗁𝖺𝖻𝗂𝗌, 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝖺𝖽𝖺 𝗎𝖺𝗇𝗀 𝖻𝗎𝖺𝗍 𝖻𝖾𝗅𝗂. 𝗍𝖾𝗋𝗎𝗌 𝗄𝖺𝗉𝖺𝗇 𝖻𝖾𝗅𝖺𝗇𝗃𝖺 𝗀𝗎𝗅𝖺 𝖽𝖺𝗇 𝗍𝖾𝗁, 𝖻𝗎𝖺𝗍 𝖽𝗂𝗌𝗎𝗀𝗎𝗁𝗂𝗇 𝗄𝖾 𝖺𝗋𝗀𝖺? 𝗃𝗂𝗐𝖺 𝖽𝖺𝗅𝖺𝗆 𝗍𝗎𝖻𝗎𝗁 𝗀𝗁𝖺𝗂𝗓𝗄𝖺 𝗄𝖺𝗇 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝗇𝗀𝖾𝗋𝗍𝗂 𝗇𝗂𝗅𝖺𝗂 𝗆𝖺𝗍𝖺 𝗎𝖺𝗇𝗀 𝗆𝗈𝖽𝖾𝗋𝗇? 𝖺𝗇𝖾𝗁 𝗃𝗎𝗀𝖺. 𝖺𝗅𝗎𝗋𝗇𝗒𝖺 𝗅𝗈𝗆𝗉𝖺𝗍 𝗅𝗈𝗆𝗉𝖺𝗍 𝖻𝗂𝗄𝗂𝗇 𝖻𝗂𝗇𝗀𝗎𝗇𝗀
Memyr 67
𝖺𝗌𝗂𝗌𝗍𝖾𝗇 𝗈𝗋𝖺𝗇𝗀 𝗄𝖺𝗒𝖺 𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀 𝗌𝗂𝗁. 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝗇𝗀𝖾𝗋𝗍𝗂 𝖺𝗄𝗎𝗉𝗎𝗇𝗄𝗍𝗎𝗋
Memyr 67
𝗄𝖺𝗍𝖺𝗇𝗒𝖺 𝗀𝗁𝖺𝗂𝗓𝗄𝖺 𝖽𝖺𝗋𝗂 𝗃𝖺𝗆𝖺𝗇 𝗄𝗎𝗇𝗈. 𝗄𝗈𝗄 𝗍𝖺𝗎 𝗋𝗎𝗆𝖺𝗁 𝗌𝖺𝗄𝗂𝗍? 𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝗌𝗎𝖽𝖺𝗁 𝖺𝖽𝖺 𝗋𝗎𝗆𝖺𝗁 𝗌𝖺𝗄𝗂𝗍 𝗒𝖺, 𝖽𝗂 𝗃𝖺𝗆𝖺𝗇 𝖺𝗌𝗅𝗂𝗇𝗒𝖺 𝗉𝖾𝗆𝗂𝗅𝗂𝗄 𝗃𝗂𝗐𝖺 𝗀𝗁𝖺𝗂𝗓𝗄𝖺?
Fahreziy
nexk
Maria Lina
lanjut thor
Memyr 67
𝗌𝖺𝗆𝗉𝖺𝗂 𝗌𝗂𝗇𝗂 𝖺𝗆𝖺𝗇
Osie
kalau alzeo sosok pria sejati bolehkah dijodohkan dgn ghaiźka
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!