NovelToon NovelToon
Tuan Tiada Tanding 2

Tuan Tiada Tanding 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor
Popularitas:8.7k
Nilai: 5
Nama Author: Abdul Rizqi

lanjutan novel Tuan Tiada Tanding

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Abdul Rizqi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Suguhan dari Tuan Harsono

"Maafkan saya guru!" Ucap Gumilar yang langsung membungkukan badannya.

Tuan Harsono tersenyum sambil memandangi Arjuna, "perkenalkan nama saya adalah Harsono, pemilik tempat kecil nan terpencil ini. Kalau boleh tahu, siapa nama anda?" Tanya Tuan Harsono ramah.

Arjuna menganggukan kepalanya dengan tenang, kemudian berucap, "nama saya adalah Damar Arjuna Wibisono pak, anda bisa memanggil saya dengan Arjuna."

Tuan Harsono menganggukan kepalanya dengan perlahan, kemudian dia berucap, "Gumilar, siapkan meja aku ingin ngobrol sebentar dengan tamu kita." Ucap Tuan Harsono.

Gumilar menganggukan kepalanya, "siap guru!" Ucap Gumilar yang langsung berlari ke arah rumah untuk membawa meja dan kursi untuk di letakan di tengah taman.

Kemudian Tuan Harsono menatap kembali Arjuna, "ada apa dengan gumilar? Mengapa dia mencurigai manusia lemah seperti Arjuna ini? Orang seperti ini tidak mungkin mengetahui tentang hal-hal ghaib. Mustahil dia memiliki kesaktian untuk menghentikan bos sindikat itu." Meskipun wajah Harsono terlihat ramah di permukaan namun sebenarnya dia sangat meremehkan Arjuna, "bahkan Aku bisa membunuhnya hanya dengan menyentilnya." Batinnya.

Kemudian Tuan Harsono dengan ramah berucap, "mari pak Arjuna kita menuju ke tengah taman, menikmati pemandangan yang ada."

Arjuna menganggukan kepalanya, pada saat ini Arjuna menghormati pak Harsono ini, di bandingkan dengan Gumilar yang ngawur sebaliknya Pak Harsono ini terlihat lebih ramah.

Hingga akhirnya Arjuna dan Tuan Harsono tiba di tengah taman, siapa sangka di situ sudah ada meja dan kursi.

Arjuna dan Tuan Harsono duduk sebangku di situ. Sementara itu nampak di belakang Tuan Harsono berdiri Gumilar dan beberapa pelayannya.

Hanya Tuan Harsono dan Arjuna yang duduk di situ. Kemudian Tuan Harsono berucap, "saya benar-benar minta maaf pak Arjuna. Muridku ini tidak bisa melihat dengan benar, orang sebaik dan sepolos anda tidak mungkin komplotan penipu berkedok ritual penggandaan uang itu..."

Arjuna menganggukan kepalanya, "tolong ajari Gumilar untuk tidak menindas seseorang! Apakah tidak kasihan denganku yang hanya masyarakat tingkat menengah kebawah ini?" Tanya Arjuna.

Gumilar terlihat mengedutkan matanya dengan ekspresi geram. Seumpama tidak ada gurunya di sini mungkin dia sudah menghajar Arjuna habis-habisan. Namun sayang sekali ada gurunya di sini.

Tuan Harsono tahu betul Gumilar dan para pelayan di belakangnya tidak terima oleh karena itu Tuan Harsono memberikan kode untuk tidak bergerak.

Bagi Tuan Harsono dia tidak perlu marah, namanya juga berbicara dengan manusia biasa yang tidak mengetahui apapun tentang dunia bawah tanah.

Kemudian Tuan Harsono berbincang ringan dengan Arjuna, setelah itu terlihat ada beberapa pelayan yang datang di meja itu sambil membawa beberapa peralatan.

Bubuk kopi, dan termos berisi air panas.

Arjuna jelas tahu Pak Harsono ini ingin menjamunya dengan kopi premium miliknya, mengingat dia pemilik kebun kopi yang sangat banyak di sekitar villa ini.

Ketika bubuk kopi itu di bawa oleh para pelayan Gumilar langsung menatap Arjuna dengan ekspresi sinis. Dalam hatinya Gumilar mencibir, "Arjuna yang hanya manusia biasa kamu pasti tidak mengetahui kopi yang di suguhkan Tuan Harsono dan kamu tidak tahu betapa berharganya kopi itu! Perlu kamu ketahui bahwa kopi itu bukan kopi biasa melainkan kopi yang sudah di mantrai Tuan Harsono sejak bunga!"

Kemudian pelayan yang ada di depan Arjuna langsung menaruh cangkir berisi serbuk kopi.

Tuan Harsono kemudian berucap, "Pak Arjuna dari sekian banyak cara membuat kopi aku sangat meyakini cara terbaik untuk membuat kopi semakin nikmat adalah dengan cara tradisional yaitu menyeduhnya." Tuan Harsono menarik nafas dalam, kemudian menambahkan, "sebab di sana semua esensi kenikmatan kopi bisa di nikmati termasuk dengan aromanya."

Arjuna menganggukan kepalanya, "aku setuju denganmu Pak Harsono..." ucap Arjuna.

Arjuna sekarang sangat yakin bahwa Pak Harsono merupakan seorang expert dalam kopi, pendekar kopi atau orang yang sangat mencintai kopi sehingga bisa menciptakan filosofi kopinya sendiri. Terlihat dari seberapa detail pak Harsono menjelaskan tentang cara menyeduh kopi beserta filosofinya.

Sementara Gumilar langsung mencibir dalam hatinya, "halah! Setuju apa kamu, Jun. Kamu tidak tahu apa-apa! Sebentar lagi kamu pasti akan tercengang karena merasakan nikmatnya serbuk kopi istimewa milik Tuan Harsono!"

Tidak hanya Gumilar saja yang berfikiran seperti itu, bahkan Tuan Harsono juga. Setiap orang yang berkujung di tempat ini pasti akan tercengang dan memasang ekspresi kagum ketika mencium Aroma nikmat dari kopi istimewa milik Tuan Harsono. Dan pada saat ini Tuan Harsono, Gumilar dan para pelayan sedang menunggu ekspresi tercengan yang akan di tunjukan oleh Arjuna.

Kemudian Tuan Harsono memberikan kode kepada pelayannya untuk menaruhkan air panas di cangkir milik Arjuna. Seketika itu juga semerbak wangi kopi yang sedang di seduh tercium ke segala arah, mencium baunya saja membuat Gumilar, Tuan Harsono, dan para pelayannya bersemangat.aroma ini saja sudah menstimulasi sirkulasi prana milik mereka.

Benar benar menunjukan bahwa ini adalah serbuk kopi yang istimewa.

Namun ketika melihat ekspresi wajah Arjuna senyum di bibir Tuan Harsono, Gumilar dan para pelayan membeku dan menghilang bagaikan embun yang terkena kobaran api.

Wajah Arjuna terlihat menunjukan ekspresi biasa saja.

"Loh? Mengapa orang ini tidak tercengang? Seharsunya dia terkagum kagum!"

Wajah Tuan Harsono, Gumilar dan para pelayannya menjadi jelek ketika mereka merasakan adanya ekspresi sedikit kecewa yang di tunjukan oleh Arjuna.

Bagaimana mungkin Arjuna tidak seperti ini? Sebelum ini Arjuna sudah di suguhkan kopi yang begitu nikmat di rumah Pak Indroprasto.

Kualitas kopi yang di suguhkan oleh Pak Harsono ini jauh lebih rendah di bandingkan dengan kopi yang di suguhkan di rumah Pak Indroprasto. Oleh karena itu Arjuna sedikit kecewa.

Namun Arjuna tidak mengungkapkan rasa kekecewaannya karena tidak seharusnya tamu protes dengan suguhan yang di sajikan oleh Tuan rumah. Walaupun Arjuna tidak mengungkapkan rasa kekecewaannya namun ekspresi wajahnya tidak bohong!

Dalam hatinya Tuan Harsono berucap, "aku harus tenang, dia hanyalah manusia biasa yang tidak mengetahui apapun tentang dunia mistis termasuk kopi istimewa ini! Tulang hidungnya pasti patah atau indra penciumannya tidak berfungsi secara benar sehingga dia tidak bisa merasakan aroma kopi super duper istimewa ini!" Kemudian Tuan Harsono melebarkan matanya, "ah ya! Hidung manusia biasa ini pasti cacat! Sehingga dia tidak bisa merasakan wangi dari kopi istimewa ini!"

Kemudian Tuan Harsono mengamati Arjuna yang sedang memegang gagang cangkir dengan lebih seksama, "meskipun manusia biasa ini memikiki hidung cacat, seharusnya lidahnya masih normal! Aku yakin sekali setelah menyeruput kopi itu dia akan tercengan dan akan melompat lompat merasakan betapa nikmatnya kopi itu!" Batin Tuan Harsono dengan ekspresi percaya diri.

1
Pencuri Hati
upppp thorrrr....
Pencuri Hati
Maheswari mau nambah benjol di kepala kali😆
Rere Emon
/Drool/upp lagi kak thor
Jadi Orang
knp mc nya di buat tolol
Pencuri Hati
crazy up Thor....
brajamusti
yg banyak thorrr.. jangan males up nya
Pencuri Hati
lanjuttt
Pencuri Hati
up Thor 🙏
heru Rujak
receh
watno antonio
bagus
Arman Jaya
semangat...../Good/
Aqlul /aqlan
tetep smngt thor...merdeka...
Vinski Ambar01
semoga lekas diberikan kesembuhan dan bisa beraktivitas seperti dulu lagi.. aamiin
Eva Akmal
semoga lekas sembuh aamiin..
Pencuri Hati
Syafakallah semoga cepet sembuh 🤲
brajamusti
wah up nya cuma 1 uyy
Aqlul /aqlan
wah kabuuuurrrr.....lnjut tpi jngan kabur ya thor....
Lilis Khotimah
lg dong ceritanya
Aries Hikmal
💝
Aqlul /aqlan
hhhh...bolo sewu opo srewu tor...lnjut...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!