Alia, gadis desa yang harus merantau jauh dari ibu kota untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga nya, gadis cantik dan polos itu bekerja sebagai seorang maid di salah satu rumah terbesar di kota itu, tapi siapa sangka, seiring berjalannya waktu dia di minta untuk menyewakan rahim nya untuk mengandung anak dari sang majikan.
bagaimana kah kisah selanjutnya mari mampir
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon deby cahya Karmila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
dilema albert(11)
Semala sebulan lebih bersama Alia, dia merasa benar nyaman, tapi dia juga mencintai istri nya, dia sudah berjanji pada istri nya untuk kembali di saat anak itu lahir.
"Albert, pikir kan baik baik, gue tau loh pasti bisa menemukan solusi nya,"ucap Johan lagi.
Albert pun mengangguk.
"Johan, kalau begitu aku pamit dulu, mungkin dia sudah menunggu ku,"lirih Albert.
Dan benar saja, saat keluar dari ruangan sahabat nya, Alia sudah terlihat menunggu nya di loby.
"Apa sudah lama menunggu ku,"ucap Albert mendekati Alia.
"Tidak juga tuan,ayo kita pulang,"ucap Alia.
Albert mengangguk.
****************
"Bella, kamu ini dari mana aja sih, sudah seminggu tidak pulang pulang, apa kamu lupa kalau kamu itu punya suami hah,"ucap nyonya Mita murka
"Arrgggh, diam loh. Saat ini putra mu sedang bersenang-senang dengan simpanan nya, jadi gak usah di pikirin deh,"ucap Bella.
"Astagfirullah, dosa apa yang pernah aku perbuat sehingga putra ku mendapatkan istri seperti dirimu,"ucap nyonya Mita.
"Hahah Albert mencintai ku,"
"dasar wanita murahan,"ucap nyonya Mita.
Plakkkk
Satu tamparan mendarat di pipi Bella
"dasar wanita tua",teriak Bella dan langsung mendorong tubuh nyonya Mita sampai jatuh ke tangga.
Tubuh nya terguling hingga sampai ke lantai dasar.
Bella terkejut melihat nya, dengan cepat dia berlari ke arah kamar nya agar tak ada yang melihat nya.
Sedangkan Albert, pria itu baru saja tiba di mansion.
Dia terkejut melihat sang ibu yang sudah terbaring tak berdaya di dekat tangga.
"Ibu,"teriak Albert.
Bella yang mendengar teriakan Albert benar benar terkejut.
"Aduh bagaimana ini,"lirih Bella.
"Bella,"teriak Albert.
Bella berlari mendekati Albert berpura-pura terkejut melihat kejadian ini.
"Astaga mas, ibu kenapa,"ucap bella.
"aku juga tidak tau, aku baru sampai dan melihat ibu sudah seperti ini, ayo kita bawa ke rumah sakit,"ucap Albert, yang di angguki oleh Bella.
setiba nya di rumah sakit nyonya Mita pun langsung di tangani.
"Mas, ibu baik baik saja kan, hiks hiks,"
Albert memeluk tubuh istri nya, dan menenangkan nya," kita berdoa yah, semoga ibu baik baik saja,"ucap Albert.
"semoga ibumu mati mas," batin Bella.
Setelah menunggu sekitar 1 jam, dokter pun keluar.
"Johan, apa yang terjadi,"ucap Albert.
"Albert, bibi mengalami pendarahan yang hebat di bagian kepala nya, dan saat ini kondisi nya benar benar tak memungkinkan,"ucap Johan.
"Kamu terus berdoa yah, semoga bibi baik baik saja,"ucap Johan, yang di angguki oleh Albert.
"Mas, aku harus pergi, aku ada pemotretan hari ini,"ucap Bella.
"Bella, ibu saat ini sedang kritis, dan kamu bisa bisa nya ingin pergi,"ucap Albert.
"Mas, pekerjaan ini sangat berharga untuk ku, karena ini menyangkut karir ku, kamu minta Alia saja yang menjaga ibu,"ucap Bella segera pergi.
Albert menatap kepergian istri nya, pria itu mengepal kan tangan nya. Dia sangat benci pada diri nya ini karena tak bisa tegas pada Bella.
Mungkin ini hukuman untuk nya karena terlalu memanjakan istri nya, sehingga wanita itu seenaknya saja berbuat.
Albert menunggu dengan Sabar, hingga dokter kembali keluar.
"Albert,"ucap Johan.
"Johan, bagaimana kondisi ibuku,"ucap Albert.
"Bibi sudah baik, kita tunggu dia sadar yah,"ucap Johan menguatkan sahabat nya.
👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻
❤️❤️❤️❤️❤️