Kisah seorang wanita yang ambisius terhadap sesuatu dan membuatnya terjebak dalam dilema.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @120, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Cinta dan benci
Setelah menginap semalam lagi dihotel,keesokan paginya elena dan maxime kembali ke paris dan sampai pada pukul 14.00,elena dan maxime berpisah di bandara seperti seseorang yang tidak saling mengenal satu sama lain.
"bos...kau kembali ?? Kenapa kau membawa koper ?apa kau tidak pulang kerumah ??tanya krista.
"tidak...,,aku akan menginap disini saja...
"kenapa...??apa kau menghindari robert bos ??tidak ku sangka kau pergi bersama tuan maxime..."ujar krista.
"heh...tau dari mana kalian ..??
"tiffani yang mengatakannya....
"ya ampun......aku akan tidur diruanganku, jangan panggil aku ya...
"baiklah...selamat beristirahat bos....
Elena pergi ke ruangannya didalam butik miliknya dan tidur siang disana.
"pak....kau dipanggil oleh ketua kerumah sekarang..??
"ada apa anton ??tiba-tiba sekali ??
"saya tidak tau pak,,tapi seprtinya ini mendesak....
"kenapa dia tidak memberitahuku secara langsung saja ?? Merepotkan..!!!
Robert bergegas meninggalkan kantor dan pergi kerumah ayahnya.
"apa ada hal penting ketua,kenapa anda memanggilku ?? Ucap robert pada ayahnya.
"kau akan segera bertunangan dengan putri keluarga Markus. Jangan buat keributan !!!
"tapi...ketua...
Ayah robert hanya menatap tajam pada robert tanpa mengucapkan apapun dan robert langsung menunduk seperti melihat sesuatu yang mengerikan.
Hidup robert sepenuhnya ada ditangan ayahnya semua keputusan dalam hidupnya ada pada ayahnya, robert tidak pernah mengatakan segala pendapat ataupun kemauannya kepada keluarganya,untuk itu dia memilih pisah rumah dengan mereka,dan hanya itu yang mereka setujui.
"keluarga sialan...!!kenapa aku hidup seperti ini ?? sial...sial...!!! Robert melampiaskan amarahnya sambil memukul setir mobil.
Robert merenungkan diri dipinggir danau dipinggiran kota didalam mobilnya.
Robert memang terlahir dari keluarga yang berada sejak nenek moyangnya,namun dalam keluarga besar mereka banyak sekali persaingan untuk menjadi pewaris seutuhnya,dengan persaingan itu dalam keluarga pun mereka saling menyerang.
"aku hanyalah pion yang berjalan kesana kemari melawan musuh yang lebih berat dariku, dan sewaktu-waktu aku bisa terlempar keluar papan karena tidak memiliki cukup kekuatan....
"jika aku tidak menuruti ketua....paman yang akan menggeser posisiku....kenapa mereka saling merebutkan posisi ini...sialan..!! Aku hanyalah bayang-bayang ayahku dan dia juga tidak peduli dengan anak-anaknya....sialan...!!!
"mereka menciptakan anak hanya untuk menjadikannya budak untuk mereka sendiri...!!!
Setelah hari mulai gelap robert memutuskan mencari kedamaian dalam hatinya,satu satunya yang membuatnya damai adalah kasih sayang dari Elena.
Robert bertemu dengan elena 3 tahun lalu disebuah fashion show,saat itu robert sudah menjadi direktur,,robert bekerja dari bawah untuk mencapai posisinya sekarang ini,mereka semakin akrab karena sebuah pekerjaan,meskipun mereka di kubu yang berbeda,diam-diam robert dan elena menjalin hubungan,robert yang jatuh cinta lebih dulu pada elena dan mengejarnya,setelah beberapa bulan resmi berpacaran robert menggantikan ayahnya menjadi pemilik perusahaan meskipun belum resmi dan posisinya bisa sewaktu-waktu berpindah ke orang lain yang masih keluarga mereka.
Waktu yang mereka habiskan mampu membuat robert bertahan selama ini dengan ketidak adilan yang robert alami dari keluarganya sendiri.
"apa elena belum pulang ?? Kenapa sepi sekali rumahnya...??apa dia menghindariku lagi ??
Robert tidak habis akal dan pergi ke butik milik elena.
"tidak dikunci...?? Berarti dia didalam...
Robert menerobos masuk butik tanpa membuat suara.
"krucuk...krucukk...krucukk...."air shower mengalir deras.
Elena yang sedang membasahi kepalanya dengan rintikan air dari shower dan tatapan yang kosong tidak menyadari bahwa robert sudah berada dibelakangnya.
"kau memikirkan apa elena ??robert langsung memeluk elena dari belakang.
elena yang terkejut langsung memukul robert dengan sikunya.
"ouughh....kau selalu memukulku elena,,apa kau tidak merindukanku ??
"sedang apa kau disini ??lepaskan aku ...
"aku merindukanmu....biarkan aku memelukmu...
Elena memberontak dan melepaskan diri dari robert.
"kenapa kau begini elena...apa kau juga akan meninggalkanku ??
"juga ?? Siapa yang kau maksud selain diriku ?? Kau memiliki wanita lain selain diriku ??
"tidak...bukan begitu...
"lepaskan aku dan pergi dari hadapanku....!!
"kenapa ?? Kenapa elena jelaskan padaku..." kata robert dengan nada sedih.
"hatiku sakit bila harus melihatmu dan mengenang masa lalu, jadi pergilah dari hadapanku...
"kenapa...?apa salahku..??
"kau juga meniduri liliana kan ? Dan banyak wanita lain juga yang sudah kau tiduri,,dengan kelakuanmu yang seperti itu kau berani mengucapkan cinta kepadaku ??apa kau tidak malu robert ??
"liliana kakakmu ?? Aku tidak pernah bertemu dengannya bagaimana aku bisa tidur bersamanya....aku tidak pernah tidur dengan wanita selain dirimu elena...kau dengar semua itu dari mana...,,
"pembohong....!!
"kau yang lebih tau tentang diriku elena...meskipun kau katakan hanya pura-pura mencintaiku apa kau sedikit saja tidak memiliki perasaan kepadaku ?? Kau pasti merasakan sesuatu elena...
"kau tau aku berasal dari keluarga seperti apa,,kau bisa saja berpikir aku seperti bajingan....tapi sungguh aku tidak ada waktu untuk semua itu...kau membuatku lebih baik,kau adalah obat dari segala tekanan dalam hidupku...jadi aku mohon jangan tinggalkan aku....
Elena terdiam dipelukan robert dan memikirkan waktu kebersamaan mereka yang didasari dengan pura-pura namun sebagian yang dikatakan robert ada benarnya.
"kenapa kau tidak membenciku ??aku sudah menyakitimu berulang kali...
"kau hanya perlu tau bahwa aku mencintaimu elena...kau butuh bukti apa lagi ??apa sekalipun kau membuka barang yang aku beri padamu ??sebenci itukah kau kepadaku ??
"iya....
"aku bukan alasan kakakmu meninggal elena percayalah....aku hanya mencintaimu....itu saja...yang harus kau dengar.
robert memegang kedua pipi elena dan mencium bibir elena
"cinta...??? Wanita yang kau cintai ?? Benarkah begitu ??lagi lagi aku terbawa suasana dengan ucapan cintamu itu..robert" tanpa sadar elena membuka kemeja robert dan saling berciuman.
"haahh...hah....apa kau merindukanku..???bisik robert
"kenapa kau selalu membuatku bingung..??sudah cukup...jangan sentuh aku lagi...
"kau masih curiga padaku...??baiklah...kita akhiri ini....
Robert melepaskan elena dan keluar dari
Kamar mandi.
"pakai ini...
"wuug...." elena melempar handuk pada robert.
"kau belum makan ?? aku akan memesan makanan untuk kita...,,pakai ini....
Elena selalu bersikap perhatian dengan robert sebelum dia mengatakan benci pada robert,namun dalam kebenciannya elena masih memperhatikan robert seperti sebelum nya meskipun sedikit kasar namun perhatian itu yang membuat robert betah dengan elena meskipun sikapnya kini berubah.
Setelah memesan makanan mereka berdua makan malam di ruang tunggu,
"apa kau akan tidur disini ??tanya robert.
"awalnya...tapi kau sudah menemukanku disini mungkin aku akan pulang saja...
"aku ikut denganmu....
"cih....selalu saja menempel, apa kau tidak punya rumah sendiri ??
"kau bahkan tidak pernah kerumahku elena...kenapa kau selalu menolak untuk berkunjung ??
"aku sudah bilang aku membencimu...aku sama sekali tidak menyukaimu aku tidak tertarik dengan kehidupanmu atau apapun itu...dan sekali lagi aku katakan...sebaiknya kita akhiri hubungan ini robert....kau tidak tau betapa sakitnya hatiku setiap melihatmu...dadaku terasa sangat sesak...
"aku akan buktikan kalau aku tidak melakukan kesalahan pada kakakmu dan sampai saat itu terbukti jangan pernah bilang kalau kita harus berpisah....aku tidak bisa hidup tanpamu elena...
"kenapa kau sangat bersikeras robert ??
"karena aku tau perasaanmu sebenarnya elena...
"kau selalu mengatakan hal yang sama berulang kali...aku bosan mendengarnya...
Elena beranjak dari sofa dan membereskan barang-barangnya untuk meninggalkan butik.
robert yang memakai handuk kimono mengikuti elena kerumahnya dengan berjalan kaki berdampingan.
"sial...kau sangat memalukan robert kenapa kau tidak pulang saja...
"aku sudah katakan kepadamu....aku akan mengikutimu....
Elena mempercepat jalannya sambil menarik koper,robert berjalan dibelakang elena sambil tersenyum tipis.
"aku tidak tau masa depan seperti apa yang menanti dalam hidupku elena...tapi aku tidak akan menyia-nyiakan waktu kebersamaan kita meskipun itu menyakitkan untukku dan untukmu....biarkan semua ini mengalir seperti air....aku tidak akan mengatakan kalau perjodohan sudah diputuskan...itu akan membuatmu terluka....kau boleh membenciku untuk saat itu elena...tapi akan aku buktikan kalau aku tidak melakukan kesalahan dimasa lalu...