NovelToon NovelToon
Pesona Si Gadis Badas

Pesona Si Gadis Badas

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Balas Dendam / Anak Genius
Popularitas:70.6k
Nilai: 5
Nama Author: eli_wi

Mikayla Rasyida Rayn atau Mika adalah sosok gadis yang ceria dan pecicilan seperti Onty-nya dulu. Dia adalah pengamat yang handal dan analisanya selalu tetap. Kelihatannya saja dia sangat pecicilan dan ucapannya ceplas-ceplos, tapi dia sangat genius.

Namun di balik wajahnya yang ceria dan menyebalkan, dia mengikuti jejak dari Opa buyutnya. Bahkan dia jauh lebih mengerikan dibandingkan Opa buyut dan Uncle-nya. Semua itu dikarenakan sesuatu yang membuatnya trauma.


Season Baru untuk cerita Mika dari (Anak Genius Milik Sang Milliarder)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eli_wi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Awal

Huaaaa...

Nenek gayung...

Kenapa tinggalin Mika sih? Nanti yang Mika ajak ribut siapa lagi dong?

Ini semua gara-gara si tua itu. Sudah tua tapi malah bikin oranglain mati,

Aku akan balas kematian Nenek gayung ini dengan tanganku sendiri. Sekali pun aku harus melawan keluarga sendiri,

Seorang gadis kelas 3 SMP yang baru saja pulang dari acara kelulusan, menangis meraung-raung di atas pusara Omanya. Dia adalah Mikayla Rasyida Rayn atau biasa dipanggil Mika, yang tiba di pemakaman pada saat detik-detik Omanya dimasukkan ke dalam liang lahat. Tanah yang basah itu menjadi saksi betapa hancurnya perasaan keluarga Roberto, terutama Mika. Apalagi setelah Ontynya menikah, Mika lah yang tinggal bersama Omanya, Mama Martha.

Mama Martha, selaku Nyonya Besar dari keluarga Roberto telah meninggal dunia setelah dua hari koma di rumah sakit. Cucunya, Ronand sudah berusaha semaksimal mungkin untuk membuat obat bagi Mama Martha. Namun usahanya tidak berhasil karena penyakit jantung yang diderita Mama Martha sudah parah. Sedangkan Mika, dia menyesali dirinya yang tak berada di samping Mama Martha di saat-saat terakhirnya.

Semua keluarga inti masih ada di sana setelah para pelayat membubarkan diri. Terlihat gurat kesedihan pada mata dan wajah mereka. Namun apa boleh buat, semua sudah terjadi dan Mama Martha telah tenang di alam sana. Suami Mama Martha, Papa Fabio yang duduk di kursi roda itu hanya bisa menatap kosong pada gundukan tanah basah di depannya. Walaupun sangat menyebalkan, tapi Mama Martha adalah sosok istri yang baik baginya.

"Mika..." panggil sang Onty, Rachel sambil mengelus punggung Mika. Dia pun sama sedihnya, tapi berusaha untuk tegar. Dia sudah menangis selama dua hari karena melihat kondisi Mama Martha terus menurun.

"Mika jahat, Onty boncel. Mika ndak ada di samping Nenek gayung. Pasti Nenek gayung cari Mika tadi pagi. Seharusnya Mika nggak usah ke sekolah aja sih tadi," seru Mika membuat Rachel segera bersimpuh di samping keponakannya itu.

"Ini sudah takdirnya Nenek gayung. Beliau sudah bahagia di atas sana. Kalau dia ada di sini, pasti Nenek gayung bakalan ngomel lho. Masa cicitnya yang biasa cerewet sama dia, nangis begini. Mana nangisnya di pemakaman begini? Ganggu teman-temannya Nenek gayung yang lagi tidur," ucap Rachel sambil merangkul bahu Mika.

"Biarin... Asalkan Nenek gayung hidup lagi. Lagian teman-temannya Nenek gayung suka suara tangisan Mika," seru Mika dengan asal sambil terus menggelengkan kepalanya. Mika masih menolak untuk percaya bahwa Mama Martha sudah tiada.

"Kamu nggak kasihan sama Nenek gayung? Nanti berat lho di sana kalau ditangisin terus," ucap Rachel sambil menghela nafasnya pelan. Sepertinya Rachel mulai menyerah membujuk dan menenangkan Mika yang sama keras kepalanya dengan dia.

"Lebih baik kita buat Nenek gayung bahagia. Kita buat orang yang menyakitinya dan membuat dia kena serangan jantung itu menyesal," lanjutnya sambil berbisik.

Onty benar,

Mika yang tadinya menangis meraung-raung di atas tanah pusara Mama Martha, kini langsung terdiam dan menegakkan badannya. Mika menghapus pipinya yang basah oleh air mata itu dengan kasar. Tatapannya berubah tajam, seakan ada dendam dan kebencian yang telah lama dipendamnya. Janice selaku orangtua dari Mika langsung mendekat pada anaknya setelah melihat perubahan itu.

"Mika, kita pulang sekarang ya. Kamu pasti capek habis..."

"Mental dan perasaan Mika jauh lebih capek dibandingkan fisik," sela Mika yang kemudian berdiri. Tanpa mengucapkan apapun, Mika pergi menjauh dari makam Mama Martha.

"Sabar, Janice. Mika masih butuh waktu untuk mencerna keadaan dan situasi ini," Chiara langsung memeluk keponakannya itu dengan lembut.

"Semua salahku, seharusnya aku bisa melawan. Malah aku diam saja yang membuat Oma kena serangan jantung," ucap Janice sambil terisak.

"Semua sudah takdir Tuhan, jangan terus menyalahkan dirimu terus-terusan. Oma juga pasti tidak mau kamu begini terus. Mulai sekarang, jaga anak-anakmu. Jangan sampai dia menyakiti anak-anakmu lagi," ucap Chiara memberi tahu.

Janice pun menganggukkan kepalanya mengerti. Semua keluarga pergi dengan langkah yang begitu berat. Kursi roda yang digunakan oleh Papa Fabio pun didorong oleh Julian untuk keluar dari area pemakaman.

Aku akan membantu Kak Mika untuk membalas perbuatan si tua itu,

Enak saja membuat Omaku kena serangan jantung dan meninggal,

Oma juga lemah amat sih. Dibentak dan diancam gitu aja udah langsung kena serangan jantung,

Huh...

Ralia, ayo pulang. Ngapain kamu masih di situ? Mau jadi satpam makamnya Oma?

Berisik, Angga.

***

Dor... Dor... Dor...

Ganti apelnya,

Dor... Dor...

Berhenti, Mika.

Dor... Dor...

Bukannya berhenti, gadis yang ditegur itu malah semakin brutal dalam menembakkan pistolnya ke arah target. Mika saat itu sedang meluapkan kekesalannya dengan pergi ke halaman belakang rumah yang ada tempat untuk latihan menembak. Dengan air mata yang masih mengalir pada kedua pipinya, Mika terus menembakkan pistolnya ke arah target dengan dibantu salah satu bodyguard. Bahkan teguran dari sang Uncle tak dihiraukannya.

Grepp...

Tak...

Hiks... Hiks...

"Uncle, kenapa Nenek gayung ninggalin Mika? Padahal Mika udah tobat lho buat Nenek gayung senam jantung," seru Mika yang kini berada di dalam pelukan Unclenya, Ronand. Pistolnya terjatuh karena pelukan tiba-tiba dari Ronand. Padahal di makam tadi dia sudah mulai tenang, tapi saat di rumah tetap saja Mika merasa kehilangan.

"Tobat apanya? Setiap hari juga bikin jantungan Oma karena ulahnya di sekolah sudah mirip Achel dulu. Bahkan ini lebih parah," batin Ronand sambil menghela nafasnya pelan.

"Mika, kamu boleh sedih tapi jangan berlarut-larut. Emangnya kamu mau arwah Oma gentayangan di kamarmu karena ditangisin mulu?" ucapnya mencoba menenangkan Mika. Melihat semua orang takut mendekati Mika yang menembak secara brutal, membuat Ronand harus turun tangan menghentikannya.

"Uncle kira Mika ini gampang dibohongi. Mana ada cicit kesayangannya ini digentayangi? Tapi bisa juga sih kalau Nenek gayung nggak rela jauh-jauh dari Mika," ceplos Mika sambil mengerucutkan bibirnya sebal.

"Ayo masuk dan bersihkan badanmu itu. Bau sekali. Masa anak perempuan bau begini, nggak ada cowok yang dekat baru tahu rasa." ucap Ronand sambil melepaskan pelukannya dari Mika.

Mika yang mendengar ucapan dari Ronand pun langsung mengerucutkan bibirnya sebal. Ronand merangkul bahu Mika dan membawanya pergi dari halaman belakang rumah. Sedangkan keluarga lainnya hanya bisa menatap Mika dengan senyum sendu. Terutama Janice yang terus menyalahkan dirinya.

Uncle, pokoknya ajarkan Mika buat racun yang paling mematikan. Kalau bisa, baru masuk mulut saja langsung kejang-kejang selama satu tahun nggak berhenti.

Buat apa? Nggak ada ya racun begitu,

Buat meracuni si tua itu. Dia harus merasakan penderitaan yang lebih,

Eh...

1
Ita Xiaomi
🤣🤣🤣
PengGeng EN SifHa
TRIO MRC
.BER AKSI👏👏👏👏👏👏👏❤️❤️❤️
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣👍👍👍👍
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
E F
😄😄😄😄
tq thor🙏😍
lanjuttttt💪😄
tia
ralia seperti papa ronal
Dewiendahsetiowati
otaknya kali mambu encer kali
mbaa An
thor mau sih di kasih tripel up atau banyak2🤣🤭
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 harus berani dong👍👍👍👍👍👍
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 setuju
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
E F
tq thor🙏😍
lanjuttttt💪😄
Healer
aduhhh callie 👍👍👍👋👋
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
T&K
gaskan thor🙏
Rai Gojess
Callie mau cubit pipinya
T&K
hahahaha Callie tdk ketipu yeee plastik Mika🤭
mbaa An
kasih up banyak banyak yokk thor🤭😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!