NovelToon NovelToon
WHEN NPC Fallin Love

WHEN NPC Fallin Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Ketos / Cinta pada Pandangan Pertama / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Menjadi NPC
Popularitas:544
Nilai: 5
Nama Author: Sapiluv Mprits

_


When npc fallin love?

Gadis remaja cantik kini terduduk menggaruk keningnya yang tak gatal, pikirannya selalu berkhayal jika npc seperti dia jatuh cinta pada pemain utama di dunia nyata?

Ah, pasti seru!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sapiluv Mprits, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ketos Galih

_

Masa sma sangat dinantikan oleh gadis bernama ayya ini, banyak membaca kisah kasih terindah di masa sma membuatnya tak sabar menanti kejutan baru di sma nya nanti.

Namun di awalan ini, memasuki pelajaran baru di sekolah baru yang tak pernah ayya bayangkan sebelumnya membuat ia merasa gugup.

" Hai ayya, hari kedua kita barengan yak.." Sapa salah satu peserta mpls.

Ayya pun tersenyum membalasnya. " Boleh-boleh, makasih ya Kania, kemarin udah seret aku buat langsung masuk ke kelas. Padahal aku belum tanya soal kelas mpls ku."

Kania, teman ayya pun mengacungkan jempolnya. " Tenang aja, aku udah nunggu kedatanganmu yang belum dateng, untung kak satya belum sampe ngabsen nama kamu kemarin."

Huhu, ayya pun merutuki tentang keterlambatannya saat awal masuk MPLS kemarin, ayya masih awam dengan daerah sekitar sma nya, memesan grab pun ia masih kebingungan, untungnya hanya telat 5 menit sehingga ia masih bisa mengendap-endap masuk saat kakak OSIS semua pada sibuk dengan adik kelas lainnya.

Ayudya Lazuardi, panggil saja ayya. Gadis remaja berumur 15 tahun itu akan melakukan masa pengenalan lingkungan sekolah, atau yang biasa disingkat MPLS.

Ya, ayya baru saja menyelesaikan masa sekolah SMP di kota dinas mamanya, kini bersamaan dengan memasuki masa sekolah baru jenjang yang lebih tinggi lagi, ayya benar-benar tak sabar mendapatkan teman dan cerita baru di sekolah itu.

Hari kedua, pengenalan sekolah dari para kakak osis yang membimbing berjalannya kegiatan di hari kedua.

Apel pagi kembali dipimpin oleh sang ketua OSIS.

Selama apel berlangsung beberapa teman satu grup ayya tengah sibuk berbicara lirih, berbisik dengan pandangan penuh kagum.

Ayya dan kania pun menoleh kebingungan, " Mungkin mereka suka sama ketua osis, kak Galih, ga heran ketos selalu jadi primadona dimana-mana.."

Hah? Kening ayya berkerut. " Kak galih? Ketua osisnya namanya kak galih ya?" Tanyanya memastikan.

Kania mengangguk dan berucap. " Kemarin kamu ga ikutan apel pagi, jadi wajar masih belum kenal sama kak galih.. Belum tau yang mana kan orangnya?"

Ayya menggeleng.

" Yang mana, kani? Yang itu?" Tunjuknya ke depan, membuat kania reflek kaget dan menurunkan tangan ayya.

" Ayyaaa, lagi apel ngapain nunjuk-nunjuk? Bikin kakak osis liat kesini semua, malu ayya.."

Ayya pun tersenyum kikuk. " Sorry, mau mastiin aja.. Yang lagi pegang mikrofon kan, kania?" Tanyanya menoleh.

Berada di barisan kedua dari depan benar-benar membuat kania ketar-ketir, pasalnya pergerakan mereka bakal gampang diketahui oleh kakak-kakak osis di depannya.

" Duh ayya, nanti aja aku tunjukin ya.." Bisik kania.

Ayya pun mengangguk cepat, senyum dan menoleh pada kania hingga membuat kania kembali berdesis mengingat betapa ketaranya gerak-gerik ayya saat ini.

" Ayya, stop senyum gak!?" Peringatnya lirih.

Ayya reflek mematung, senyumnya pudar saat kania menyuruhnya stop senyum.

" Good, kalo diem sampe apel selesai, bakal aku tunjuk yang mana aja kakak osis penting buat kita ketahui jabatannya."

" Ssst, diem kania kita diliatin kakak osis disana.." Peringat ayya balik, ia kaget dan tak berkedip saat membalas tatapan kakak osis di depannya.

*' Ya tuhan, kakak ini ketua osis kah? Oh damn, detak jantungku makin cepat, apa karena aku suka pandangan kakak itu.?' *

_

Selang tak berapa lama, apel pun telah usai dan membuat banyaknya barisan pembubaran para peserta MPLS, termasuk ayya dan kania.

Semua peserta berlalu lalang mencari teman untuk pergi ke kelasnya masing-masing, sedangkan ayya masih menahan tangan kania untuk diminta satu-satu kakak osis penting yang harus dihapal ayya yang masih awam.

" Ish ayya, ini bukan waktu yang pas, nanti aja oke? Semua udah masuk kelas loh.."

" Jadinya nanti di kelas? Jangan bohong ya?" Tanya ayya memastikan, kania pun mengangguk dengan mantap.

" Ayo deh balik kelas, kayaknya kak satya sama kak miska udah masuk kelas tadi."

Ayya pun berlari mengiringi langkah panjang kania menuju kelas mereka.

Keduanya pun tiba-tiba berlari kencang saat melihat adanya Galih si ketua osis bersama wakil panitia mpls menuju pintu kelas mereka.

" Mereka siapa kani? Kakak osis juga kan?" Tanya ayya di tengah pelariannya, namun kania tak menjawab lantaran ia panik.

Kania takut keduluan oleh ketua osis beserta anak buahnya itu, ternyata kelas mereka menjadi kelas pertama yang di datangi mereka.

" Gawat, ayo ayy cepetan larinya..!" Peringat kania yang kini menggandeng tangan ayya agar cepat sampai.

Tubuh ayya yang lebih rendah dibanding kania pun menjadi terseok-seok, baju dan rambutnya pun menjadi tak beraturan.

Untungnya mereka datang tepat satu langkah sebelum rombongan ketua osis itu masuk ke dalam kelas mereka.

Kini mereka berdua saling berhadapan dengan rombongan ketos di depan pintu masuk, Kania melempar senyum gugup.

" Kak galih, maafin kita berdua udah telat.. Maaf.." Ucap kania.

Galih, si ketua osis itu hanya tersenyum santai melihat pada kania dan ayya secara bergantian.

" Mau duluan? Silahkan masuk sebelum kak satya mergokin kalian berdua, ga mau dihukum kan?" Goda kak galih membuat ayya dan kania serempak menggeleng.

" Ya udah masuk gih, kita bakal tunggu setelah kalian duduk di kursi masing-masing, lain kali jangan diulang ya.." Ucap galih sebelum akhirnya kania kembali menyeret ayya masuk kelas.

~

Pengalaman terbaik selama masuk ke sekolah sejak kemarin, ayya sudah diberi tahu oleh kania jika kak galih tadi ialah sang ketua osis yang terkenal bijak, humoris, misterius, dan berwibawa.

Ayya dapat merasakan aura dari diri galih tadi, senyumnya sangat ramah namun dengan ucapan yang cukup mengintimidasi.

" Oh berarti yang jadi perbincangan temen-temen itu ternyata kak galih." Ucap ayya. Ia memangku wajah di atas meja belajar.

" Tapi emang ga asing sih, kayak pernah liat tapi dimana ya?"

Ayya berinisiatif mencari informasi tentang kakak osis sma nya itu, namun rencananya terhenti ketika sang ibu masuk ke kamar untuk menyuruhnya makan malam bersama.

_

1
Firamissyu
coba aja dibaca, pasti seru!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!