NovelToon NovelToon
Bukan Salah Orang Ketiga

Bukan Salah Orang Ketiga

Status: sedang berlangsung
Genre:Tukar Pasangan / Poligami / Cerai / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Model / Berbaikan
Popularitas:4.3k
Nilai: 5
Nama Author: Rani

Bukan salah Mika hadir dalam rumah tangga Naya sebagai orang ketiga. Karena hadirnya juga atas permintaan Naya yang tidak ingin punya anak gara-gara obsesinya sebagai model. Mika melawan hati dengan rela menerima tawaran Naya juga punya alasan. Sang mama yang sedang sakit keras menghrauskan dirinya untuk mendapatkan uang dalam jumlah besar dalam waktu singkat. Sedangkan Naya sendiri, karena rasa bersalah pada suaminya, dia rela mencarikan istri untuk si suami.

Bukan salah orang ketiga. Ini murni kisah untuk Mika, Naya, dan Paris. Tidak sedikitpun aku terlintas di hati untuk membela orang ketiga. Harap memakluminya. Ini hanya karya, aku hanya berusaha menciptakan sebuah karya dengan judul yang berbeda untuk kalian nikmati. Mohon pengertiannya. Selamat membaca. Temukan suasana yang berbeda di sini. Dan, ambil pelajarannya dari kisah mereka. Bisakah cinta segitiga berjalan dengan bahagia? Atau malah sebaliknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab*1

"Apa? Kau gugurkan anak itu, Naya? Kau!" Mata hitam berkaca-kaca. Terlihat sekali kalau pria itu sedang sangat terluka. "Kau, sungguh sangat keterlaluan, Naya. Kau tidak punya hati."

"Bagaimana bisa kamu bicara begitu, Ramos? Aku melakukan hal itu karena terpaksa. Aku harus menjaga tubuhku supaya tetap terlihat bagus. Bukankah kau tahu sesulit apa aku demi mengejar impianku ini?"

Tiga tahun yang lalu.

Kanaya Ratna Sari adalah gadis manis yang sangat istimewa di mata Ramos Paris Dieno. Demi wanita yang ia cintai, Ramos rela menentang kedua orang tuanya yang tidak setuju dengan pilihan Ramos untuk menikahi Naya.

Bukan karena kedudukan. Atau juga bukan karena wajah. Orang tua Ramos tidak merestui pernikahan anaknya dengan Naya hanya karena Naya bercita-cita untuk menjadi model papan atas.

"Hidupmu akan sulit, Paris. Kau akan terluka nantinya. Mama tidak perduli dengan latar belakang. Tapi untuk artis atau model, mama tidak setuju, Nak."

Begitulah ucapan mama Paris tiga tahun yang lalu. Tapi anaknya cukup keras kepala. Dia tetap pada pendiriannya untuk menikah dengan wanita yang dia cintai.

"Aku akan bahagia, Ma. Aku akan bahagia bersama orang yang aku suka. Maafkan aku, Ma. Aku tidak bisa menuruti apa yang mama katakan. Aku akan tetap menikah dengan Naya meskipun mama dan papa tidak merestuinya."

Begitulah Paris akhirnya berhasil menikahi Kanaya. Tiga tahun berlalu. Karena Naya yang tidak ingin punya anak, Paris tetap bersabar untuk menunggu. Walau sebenarnya, Paris sangat mendambakan kehadiran buah cinta mereka singgah ke rahim istri tercinta.

Lalu, kemarin lusa, Paris tanpa sengaja menemukan laporan kehamilan Naya. Di sana tertulis dengan jelas bahwa Naya sedang hamil dua minggu. Paris bahagia bukan kepalang. Air mata bahagia jatuh tak tertahankan.

Gegas pria itu menghubungi asisten pribadinya untuk meminta disiapkan set perhiasan edisi terbatas yang baru saja di rilis oleh salah satu perancang ternama. Rencananya, set perhiasan itu akan dia jadikan hadiah pertama untuk kehamilan sang istri.

Butuh usaha yang keras dari si asisten. Akhirnya, setelah seharian, set perhiasan itu bisa dia dapatkan. Setelah diserahkan ke tangan Paris, si asisten kembali menerima tugas yang lain. Tugas itu adalah, menyiapkan tempat istimewa di sebuah restoran ternama untuk Paris makan malam bersama sang istri tercinta.

Ruangan VIP ternama di pesan. Buket bunga mawar tak lupa disiapkan. Malam harinya, Paris berhasil membawa Naya ke restoran tersebut. Namun, apa yang terjadi, kebahagiaan itu langsung sirna saat bibir Naya melepaskan kata-kata yang bak petir di siang bolong bagi Paris.

"Aku memang hamil sebelumnya. Tapi, anak itu sudah aku gugurkan beberapa hari yang lalu."

Dunia bahagia Paris seketika hancur. Calon buah hati yang sangar ia dambakan selama tiga tahun usia pernikahan, ternyata telah dilenyapkan oleh istrinya sendiri.

Sungguh, hal yang sedikitpun tidak terpikirkan oleh Paris sebelumnya. Istrinya begitu kejam. Hanya demi impian dan cita-cita. Hanya demi mempertahankan karir yang dia jalani, sang istri rela melenyapkan calon buah hati mereka.

Dikatakan bahwa, seorang ibu akan sangat menyayangi anak mereka. Tapi itu tidak berlaku untuk istrinya Paris. Kanaya tidak sama sekali. Karena dia dengan teganya membuang calon bayi yang baru saja ingin berkembang di dalam rahimnya.

Pepatah mengatakan, serigala saja bisa menyayangi anak mereka. Apalagi manusia. Sayangnya, tidak semua manusia bisa menyayangi anak mereka. Tepatnya, tidak dengan Naya.

Paris menyeka air matanya yang jatuh secara perlahan. Tatapannya datar. "Aku benar-benar tidak percaya kalau kamu bisa melakukan hal itu, Naya. Sungguh, aku sangat tidak percaya."

Kanaya bangun dari duduknya. Ingin dia sentuh lengan Paris. Namun, suaminya itu langsung menghindar. Naya pun tidak mau mengulang apa yang tidak bisa dia lakukan.

"Aku minta maaf, Paris. Tapi, kau juga harus maklum dengan kondisi ku. Dua minggu lagi, aku ada pemotretan di luar negeri. Mana bisa aku mempertahankan calon anak kita di perutku. Karena aku harus terlihat memukau di pemotretan nanti."

"Paris. Kamu juga tahu, bukan? Ini adalah impian ku. Aku harus tetap maju untuk-- "

"Aku tahu, Naya! Tapi semakin lama aku semakin tidak bisa memahami dirimu. Kau terlalu kejam. Kau terlalu tega."

"Paris!"

"Cukup," ucap Paris sambil mengangkat satu tangannya di depan Naya. "Mungkin aku salah dalam mengambil keputusan tiga tahun yang lalu, Naya. Karena jika aku tidak menikahi mu waktu itu. Hubungan kita tidak akan berakhir dengan kerusakan seperti ini."

Setelah berucap, Paris benar-benar pergi untuk menjauh dari istrinya. Naya yang tidak percaya akan mendengarkan kata-kata yang dipenuhi dengan penyesalan dari bibir orang yang selama ini selalu mendukung setiap keputusan yang dia ambil, hanya bisa terdiam membatu. Butuh beberapa saat bagi Naya untuk bisa mencerna apa yang baru saja Paris katakan.

"Paris!"

Saat itu, pintu sudah tertutup rapat. Suaminya sudah tidak lagi terlihat. Naya menghempaskan bokongnya kembali ke atas kursi.

"Kenapa begini, ya Tuhan?"

"Aku hanya ingin mendapatkan apa yang aku impikan selama ini. Kenapa suamiku tiba-tiba jadi orang yang berbeda. Harusnya, harusnya dia jadi pendukung utama dalam setiap langkah yang aku ambil. Tapi sekarang, Tuhan, Apa aku salah?"

1
Ani Basiati
aku pernah baca deh thor alur cerita sama nm2 nya jg sama tp sdh lm.
Rani: iya kah? Di karya kakak kah kamu bacanya?
total 1 replies
Cindy
lanjut
Rani: Asyiap👍👍👍👍
total 1 replies
Cindy
lanjut kak
Dew666
💎💎💎💎
Rani: makasih banyak yuhu.... 🫰
total 1 replies
Cindy
lanjut kak
Rani: Siap di laksanakan. yuhu....
total 1 replies
Dew666
🔮🔮🔮🔮
Rani: makasih banyak🥰🥰🥰🥰
total 1 replies
Cindy
lanjut
Rani: yuhu .... 🫰
total 1 replies
Cindy
lanjut kak
Rani: oke2👍🫰
total 1 replies
Dew666
💜💜💜
Rani: 🫰🫰🫰🫰🫰🫰🫰🫰
total 1 replies
Dew666
🍡🍡🍡🍡🍡
Rani: 🫰🫰🫰🫰🫰🫰🫰
total 2 replies
Cindy
lanjut kak
Rani: syiap👍🫰😍
total 1 replies
Dew666
💎💎💎💎💎
Rani: 🫰🫰🫰😍😍😍😍
total 1 replies
Soraya
lanjut thor
Rani: A syiap👍🤭
total 1 replies
Soraya
vote untuk mu thor
Rani: terimakasih banyak. 🫰🫰🫰 yuhu ....
total 1 replies
Cindy
lanjut
Rani: siap👍☺️🫰
total 1 replies
Cindy
lanjut kak
Rani: siap👍 dilaksanakan 🫰🤭
total 1 replies
Soraya
mampir thor
Rani: yuhu ... moga betah yah
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!