Gadis Tanpa Tawa (Part 2)
Hari itu, papa dan mamanya pergi menjemput Victoria di bandara. Sedangkan Violet menjaga rumah dengan hati yang sangat bahagia. Wajah sumringahnya menatap pantulan dirinya dari kaca besar di pojok kam
0
0
Gadis Tanpa Tawa (Part 1)
Alkisah, berdirilah sebuah kastel terpencil yang biasa disebut kastil terkutuk. Sebuah keluarga kontroversial tinggal disana selama 9 tahun tepat saat anak pertama mereka lahir. Kehidupan tentram, bah
0
0
Jendral Jhon
Setiap orang selalu punya masalah dalam pekerjaannya, begitu juga yang terjadi padaku dua pekan terakhir. Namaku Pato, aku bekerja sebagai penulis cerita di perusahaan penerbitan buku cerita dan majal
0
0
Lailaha illallah
Alam terbentang luas, berbagai makhluk Allah berada di desa itu, mau hewan ataupun manusia. Seorang anak perempuan bernama Zahra, sedang berdo’a setelah shalat magrib. “Ya’Allah, berilah kesembuhan pa
0
0
Pelukan Terakhirku
Namanya Sahira Anastasia, ia berumur 17 tahun. Tapi malang, ia tak pernah merasakan kasih sayang mamanya. “Sahira, cepetan setrika baju mama” kata mama dengan nada ketus. Mamanya selalu lebih menyayan
0
0
Pengantar Tidur (Part 1)
“Anakku… anakku sing manis jo pijer nangis… sun gendong sun lelela lela…” seperti biasa senandung itu kerap dinyanyikan Bapak dipagi hari tepat di kursi kayu reyot depan rumah sembari meminum kopi hit
0
0
Jika Cinta Mengapa Buat Luka
[Dek, mbak mo curhat, tapi Bulik jangan tau ya, kita ketemuan di tempat biasa] isi pesan masuk dari mbak Karin, kakak sepupuku yang sudah kuanggap seperti kakakku sendiri. [Iya mbak, kapan?] pesannya
0
0
Bandara dan Banda Neira
Aku menatap jalan raya yang dilalui bising kendaraan yang lalu-lalang. Polusi dan riuhnya klakson yang saling bersahutan sudah tak lagi aku risaukan. Yang ada di jemalaku hanyalah awan hitam tebal yan
0
0
Fireflies Over The Sea
Kutatap pemandangan indah nan unik yang tersaji di depan mataku. Entah apa lagi kombinasi yang lebih sempurna ketimbang matahari terbenam, suara debur ombak, semilir angin sejuk, dan kawanan kunang-ku
0
0
Pesona Emak Emak Indonesia
Orangtua, ibu terutama, tidak akan pernah senang melihat anaknya menganggur. Menganggur yang kumaksud disini bukannya tidak memiliki pekerjaan tetap yang menghasilkan uang. Tapi menganggur dalam arti,
0
0
Keistimewaan Dibalik Sholawat
Gemericik air hujan yang terdengar merdu di telinga, membuat mataku yang tak berhenti untuk menatap jendela yang tertutupi oleh embun dingin itu. Mulut yang terus-menerus berkomat kamit mengeluarkan l
0
0
Melawan Keterbatasan
Tempat ini tak pernah lengang. Selalu sibuk dengan aktivitasnya, hilir mudik orang berlalu lalang. Ada yang datang dengan wajah pias penuh ketakutan, lalu harus pulang dengan isak tangis kesedihan. Ad
0
0
Suka Duka Kuliah Daring
Inilah sepenggal cerita tetang sebuah kehidupan baru yang saya alami, yang juga dirasakan oleh ratusan bahkan ribuan mahasiswa lainnya. Sebuah kehidupan yang penuh dengan suka duka kuliah daring (onli
0
0
Haluku Menjadi Candu
Sembilan tahun aku menjalani pernikahan, Panggil aku Raya. Dan suamiku Wicak hidup dengan bahagia. Aku bekerja sebagai arsitek dan Wicak bekerja sebagai perwira abdi negara. Tak banyak waktu bagi kami
0
0
Apa Itu Senja?
Raya, gadis remaja yang begitu menyukai senja. Hampir setiap harinya tidak sedikitpun ia pernah absen dari kegiatannya mengamati cakrawala yang mulai tenggelam tergantikan malam. Sangking fokusnya Ray
0
0
Penyesalan Terakhir
Angin pagi berhembus sejuk, aku mengarahkan kursi rodaku menuju balkon kamar, aku tersenyum getir, menatap gumpalan awan putih yang menggelayut di langit biru, seakan ada pusaran yang menarik pasak in
0
0
Vas Bunga Pecah, Tersusun Kembali Tanpa Rancangan
“Tik tik tik..,” gemercik hujan membantu pikiranku lebih tenang, tak kusangka ini harinya. Kupilih bus, sebagai teman menanti hasil. Juga bersama teman seperjuanganku, yang duduk disamping kaca jendel
0
0
Hadiah Usang
Malam semakin matang, sunyi hanya terdengar detik jam yang berputar. Sinar rembulan bercahaya begitu anggunnya, semilir angin sejuk menerpa wajah Aira yang termenung di ambang jendela. Air mata mengga
0
0
Rasa yang Pernah Tinggal (Part 2)
Setelah kepergian Andrian, aku masuk ke kamar. Kata-kata panjang Andrian masih terngiang dalam telinga. Kepalaku kini dipenuhi sejuta kebimbangan, tetap di sini atau pergi mencari asa ke luar kota lag
0
0
Rasa yang Pernah Tinggal (Part 1)
Hari ini mentari begitu terik. Sinarnya menusuk pandanganku. Angin yang berhembus terasa begitu panas. Debu-debu halus berkejar-kejaran, seakan ingin mendahului langkahku. Meski arlojiku baru menunjuk
0
0