Akulah istri yang kau buang
Lantai marmer rumah mewah itu terasa dingin di bawah telapak kaki Arini, sedingin tatapan laki-laki yang berdiri di hadapannya. Wisnu, suaminya selama tujuh tahun, baru saja meletakkan selembar kerta
0
0
Keluarga suamiku benalu
Di sebuah ruang tamu yang pengap oleh tumpukan barang yang tak kunjung dibereskan, Arini menatap layar laptopnya dengan mata pedih. Jarum jam menunjukkan pukul dua pagi. Di sebelahnya, secangkir kop
0
1
Perjalanan Khildan
Khildan adalah pemuda berusia 20 tahun yang tinggal di Kampung Cibuntu, dekat pusat kota Bogor. Rambutnya keriting sedikit kusut, tubuh atletis karena sering membantu bapaknya bekerja di kebun teh. Ta
0
0
Semburat Senja di Tunjungan
Aku dibayar untuk membuat perempuan merasa dicintai. Tapi tak pernah sekalipun aku merasa dicintai. Namaku Rendra Adiputra. Dan malam ketika semuanya berubah, langit Surabaya diguyur hujan tipis yan
0
1
Tato Tengkorak Sang Preman Pensiun
Damar berdiri di bawah papan kecil bertuliskan “Parkir Masjid Al-Ikhlas” yang catnya mulai mengelupas. Sore itu langit berwarna jingga, dan azan Magrib baru saja selesai dikumandangkan. Motor-motor be
0
1
Layang-Layang Putus
Rumah itu dulu adalah taman bermain bagi Anya. Dinding-dindingnya saksi bisu tawa riang, kejar-kejaran tanpa akhir, dan dongeng sebelum tidur yang diceritakan Ayah dengan suara baritonnya yang hangat.
0
0
Senandung Hujan di Kafe Senja
Aroma kopi dan hujan bercampur menjadi satu, memenuhi Kafe Senja. Di sudut ruangan, seorang wanita bernama Anya menatap tetesan air yang membasahi kaca jendela. Hatinya terasa sepi, seperti melodi sen
0
0
Waiting for Camille
Arles, 1889 Di musim panas tahun 1889, kota kecil Arles diselimuti cahaya keras selatan yang membuat segalanya tampak lebih hidup sekaligus lebih rapuh. Di sanalah Gig Hartmann tiba dengan koper kayu
0
2
The Third Seat
Musim dingin tahun 1876 datang lebih cepat di Wina. Salju turun sejak awal November, menutupi atap-atap kota dengan warna pucat yang membuat suara langkah terdengar lebih pelan dari biasanya. Di aul
0
2
Ramadan : Saatnya Bertransformasi!
Di tengah riuhnya notifikasi deadline pekerjaan dan distraksi tanpa henti dari algoritma media sosial, Ramadan hadir layaknya sebuah pop-up notification besar di layar kehidupan kita: "Time for a syst
0
1
Penulis Istiqomah: Kisah SMK Kelas 12
Penulis Istiqomah: Kisah SMK Kelas 12 Di kamar sempit berwarna krem, aku menatap layar HP yang memerah karena memori penuh. Sebuah lembar kertas lusuh tergeletak di sampingnya, coretan kata-kata yang
0
0
PENGKHIANAT PERSAHABATAN DAN CINTA
Bayangan di Balik Punggung Sudah lima tahun Anya dan Rendi menjalin kasih, didampingi oleh Sinta, sahabat karib Anya sejak SMA. Anya mempercayai Sinta lebih dari siapapun. Namun, dunia Anya runtuh sa
0
1
Suamiku yang sering kalian hina itu milyader
Disebuah desa, seorang anak perempuan sedang berlari sambil menangis menuju ke rumahnya. Gadis kecil itu terlihat cantik dan sangat menggemaskan, meski hidup di desa. Namun kulit gadis kecil itu tetap
0
1
Puisi pandang pertama
Bab 1.Puisi: Detik Pertama di Mata Takeshi Di sebuah sore yang jatuh perlahan, langit menggantung warna keemasan, dan waktu seolah berhenti berdetak saat mata Amaya bertemu dengan tatap sunyi Takeshi.
0
0
Apocalypse: the mutant EPS10
di imperial city markas knight sedang sibuk dengan berita bahwa victor bersama gyuki akan menyerang imperial city 3 bulan lagi Jessica *tersenyum*: akhirnya kalian datang kita perlu persiapan buat l
0
0
Cape boleh nyerah jangan🙂
Terkadang,kita tidak pernah tau apa yang sebenarnya kita inginkan.kita hanya selalu menuruti keinginan dari orang tua,tanpa memikirkan apa yang sebenarnya kita inginkan.kita selalu berusaha menjadi a
1
0
Kenangan manisku🌹
Bab 1: perkenalan Disuatu sore yang indah,terlihat seorang wanita yang tengah duduk di dalam kamarnya,dan gadis itu bernama Cindy, dia gadis yang berusia 17 tahun,dan dia juga memiliki sifat yang
0
0
SEPULUH KALI PERCAYA, SEPULUH KALI TERLUKA
“Kalau cinta sudah tidak ada, kenapa kita masih harus bertahan?” Rina mengucapkan kalimat itu untuk kesepuluh kalinya saat melihat pesan singkat di layar ponsel suaminya, Aldo – pesan yang sama deng
0
1
SUARA YANG TERTEKAN
“Batu tidak akan pernah menyakitkan sebanyak kata-kata yang keluar dari mulutmu.” Itu kalimat yang selalu terngiang di benak Galih setiap pagi saat ia berjalan menuju sekolah. Ia tahu bahwa hari ini
0
0
KUPU-KUPU YANG TIDAK PERNAH TERBANG
Rumah itu besar, tapi selalu sepi. Dindingnya dicat putih bersih, tapi tidak pernah terasa hangat. Reno mengingat kalimat itu setiap kali menutup mata. Sejak usia sembilan tahun, ia sudah terbiasa
0
2