NovelToon NovelToon
Pernikahan Yang Lahir Dari Luka

Pernikahan Yang Lahir Dari Luka

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / CEO
Popularitas:5.8k
Nilai: 5
Nama Author: peony_ha

Zara Ayleen adalah perempuan religius dari keluarga sederhana yang percaya bahwa hidup selalu punya jalan lurus untuk tetap dijalani. Namun satu malam yang kelam menghancurkan keyakinannnya. Dalam keadaan yang tak pernah ia kehendaki, Zara menjadi korban dari kesalahan seorang lelaki yang bahkan tak kenal dengan baik—Arsyad Faizandra Wiratama pewaris perusahaan besar yang hidupnya penuh kendali, kekuasaan dan kesombongan. Kesalahan itu memaksa mereka terikat dalam pernikahan tanpa cinta. Bagi Arsyad pernikahannya dengan Zara merupakan bentuk tanggung jawab bukan perasaan. Bagi Zara, pernikahannya dengan Arsyad adalah ujian terberat dalam hidupnya. Dibawah satu atap, mereka hidup sebagai suami istri yang asing. Arsyad dingin dan berjarak, sementara Zara memendam luka dan berharap dalam diam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon peony_ha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Disangka Berzina

Aku melayangkan pandang pada sekitar, jalanan terlihat sangat gelap sekali. Suara burung hantu saling bersahutan dengan suara kodok, jalan sepi jarak rumah penduduk pada jauh. Ini adalah jalan alternatif yang dangat jarang sekali digunakan, ya karena banyak orang-orang yang bilang kalau jalanan ini angker, Nura pernah bilang dia pernah melihat sesuatu waktu melewati jalan ini.

Pria disebelahku, masih sibuk mengotak-atik mesin mobilnya dengan penerangan yang sangat minim sekali. Hanya cahaya bulan dari atas langit, cukup terang.

“Akinya soak, bisa-bisanya seperti ini.” Ucapnya sambil mengumpat kesal, keringat mengucur didahinya. Pria itu menutup kap mobil. Apa yang harus aku lakukan, apakah masuk kedalam mobil lagi?, tapi didalam mobil sangat gelap sekali aku tidak berani.

Aduh… bulu kok merinding sekali.

“Terus gimana pak, apa kita jalan kaki saja kedepan sana siapa tau ada motor?”

Pria itu menoleh menatapku, tatapannya menusuk. Lalu pandangannya melihat sekitar. Ia berjalan menuju pintu mobil, aku mengekorinya dari belakang, ia menoleh dengan tatapan aneh. Aku hanya merengut, suasana mencekam sekali.

Pria itu mulai mengambil ponselnya, mengetikan sesuatu. Terdengar nada panggilan di ponselnya namun, beberapa detik kemudian terputus.

“Sial, ga ada sinyal.” Ucapnya sambil berdecak.

Rasa takut makin menyelimuti tubuhku. Hawa dingin makin menusuk pori-pori kulitku.

“Apakah masih ada harapan untuk kita pulang pak?”

Pria itu kembali membuka kap, aku mengikuti langkahnya lagi. Pria itu menutup kembali kap mobil dengan nada kesal.

“Diam!, kenapa kamu terus mengkuti saya”

“Wek…..”

“Aww….. itu apa pak.”

ada sesuatu yang menubruk kakiku, sepertinya kucing. Cakarannya perih kena kakiku. Tanpa disadari aku sudah mencengkram kuat jas yang masih dipakai pria itu.

“Tunggu di mobil!” Ucapnya lagi, aku kukuh menggeleng. Rasanya akan makin takut kalau duduk seorang diri didalam mobil.

Dengan perlahan aku melepaskan tanganku yang masih mencekal kuat jas hitamnya. “Maap pak, refleks saya takut.”

“Heleh penakut.” Ucapnya pelan, sambil berdecak gurat wajahnya tampak berfikir keras.

Aku menyandarkan tubuh didepan mobil, mendekapkan tangan didepan dada.

“Masuk!, tidur dimobil, besok baru bisa diperbaiki.”

Apa?, tidur di mobil berdua dengan pria itu?, kalau aku diapa-apain lagi sama dia gimana. Ya Allah lindungi zara, zara gamaua kejadian malam itu terulang kembali, walaupun zara sudah halal baginya, tapi zara sangat trauma dengan kejadian malam itu.

“Hey… kamu. Masih mau tetap disana, kamu ga sadar didepan sana ada bayangan putih yang sedang menatapmu.”

Aku menoleh, melihat pria itu yang sudah membuka pintu mobilnya. Semakin merinding, pria itu beraninya menakut nakutin. Aku berjalan cepat menuju pintu mobil.

Jantungku berdebar makin kuat, rasanya akan sangat canggung sekaligus takut jika berduaan didalam mobil bersamanya.

Jika dia apa-apain aku gimana?

Aku menghempaskan tubuhku perlahan, pria sudah bersandar dan memejamkan matanya, aku masih terjaga tidak akan bisa tidur dalam keadaan seperti ini. Ah kepalaku pening sekali. Rasanya berat, ngantuk tapi tidak bisa terpejam, karena rasa takut mengalahkan kantuku.

“Tidur!” Ucapnya singkat, masih dengan mata yang terpejam. Dimana dia tau kalau aku masih membuka mata, pria ini aneh sekali.

Aku menghela nafas pelan, mulai menyandarkan tubuh pada kursi mobil.

“Tok..tok..tok.. BRAKKKK” seperti suara seseatu yang menubruk sangat keras.

“Aaakkkk….suara apa itu pak.” Repleks aku menyender dibahu lebarnya, tanganku pun memeluk tubuhnya.

“Bruk.. bruk..” aku makin mengeratkan tangan.

“Ibu…..tolong…” sambil menutup mata, tubuhku benar benar bersandar dibahunya, bahkan aroma wangi parfume nya tercium sangat jelas. Wangi khas parfume orang kaya, maskulin dan elegan.

Ada senter yang menyorot ke arahku. “Hey.. kalian sedang ngapain.”

“Ekhem…”

Aku terperanjat dan melepas pelukan pada pria pemilik mata elang itu. “Maap pak, aku gak sengaja.”

“Tok tok” ketukan dari kaca sebelah pak arsyad. Pak arsyad pun menurunkan kaca mobilnya.

“Apa yang kalian lakukan?, kalian berzina disini, mencari kesempatan di tempat sepi. Mobil saja keren tapi boking hotel gak mampu.”

Aku melongo melihat bapak-bapak yang sedang berbicara yang menuduh kami sedang berzina.

“Eh.. bukan pak, dia istri saya. Kami terjebak disini, mobil saya mogok.” Ucap pak satya disebelahku. Sontak raut wajah sibapak tadi langsung berubah.

“Oh… mas dan mbaknya suami istri toh.”

“Iya pak, kami suami istri. Maaf pak say mau tanya kalau bengkeng terdekat dari sini dimana ya?”

“Mobilnya kenapa mas?”

“Aminya kering pak, saya kelupaan buat cek.”

“Oh… jauh si mas kalau bengkel dari arah sini, sekitar dua atau tiga kiloan.”

“Oh.. jauh ya pak.” Laki-laki disebelahku tampak menggaruk tengkuknya. Mungkin sedang kebingungan.

“Iya mas, gini aja sekarang mampir dulu aja kerumah saya sampai besok pagi, mbak nya kasihan kalau harus tidur disini, gelap mas. Rumah saya disana, sekitar lima puluh meter dari sini. Disini tempat kurang baik banyak sesuatu.” Si bapak nawarin sambil nakut-nakutin.

“Gak usah pak, takut merepotkan.”

“Eh si mas, gapapa dirumah saya cuman ada saya dan istri saya aja cuman berdua. Kalian bisa menempati kamar yang ada.”

Pak Satya meliiriku sekilas, aku mengangguk samar.

“Jangan lupa dikunci mas mobilnya.” Ucap sibapak itu. Aku sudah mematung di pinggir sibapak.

Kami sudah berjalan menyusuri jalanan yang gelap menuju rumah sibapak, walaupun daerah kota tapi anehnya di sini sangat sepi penduduk. Posisiku ditengah, dengan pak Arsyad berada dibelakangku.

Rumah sibapak sudah terlihat.

“Bu… ada tamu. Tamu dari mana pak?”

“Oh…. ayok ayok masuk, aduh… maap ya disini sangat sederhana sekali. Itu kenapa kakinya mbak?”

“Eh… tadi gak sengaja kena cakaran kucing bu.”

“Aduh… nanti ibu panasin air ya buat bersihkan lukanya.”

“Eh, gapapa kok bu. Dibilas sama air bersih aja gapapa.”

“Ish… jangan gegabah. Nanti kalau infeksi gimana, apalagi ini cakaran hewan, bahaya.” Pak Arsyad meliriku kaki ku sekilas, kemudian mengangguk pada ibu tadi.

“Ayok silahkan masuk dulu, istirahat dulu. Ibu juga lagi masak nanti kita makan bareng ya.”

“Bu… kita jadi merepotkan sekali.”

*

*

Jangan lupa like ya sayang-sayangku, dukungan dari kalian sangat berarti untuk author.💗

1
Aniza
lanjut thooor
roses: siap kak, dukung terus Author ya💗
total 1 replies
Suren
mantappp👍 Arsyad butuh org ada disampingnya tapi egonya tinggi
roses: berul ka, dukung terus Author ya💗
total 1 replies
Ineu
baru mulai baca
roses: makasih kak, dukung terus Author ya💗
total 1 replies
Lisa Kusmiran07
ceritanya menarik,tp agak bingung pas percakapan.atau dialog nyaga ada tanda nya.
Sri Jumiati
cantik .cocok thor
roses: Makasi yah kak, dukung terus author💗
total 1 replies
roses
iya kak, selamat membaca dan siap-siap diobrak abrik perasaan
Sri Jumiati
bagus ceritanya
Buku Matcha
Typo nya banyak ni thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!