NovelToon NovelToon
High School Love On

High School Love On

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Idola sekolah / Romansa Fantasi
Popularitas:825
Nilai: 5
Nama Author: Rustina Mulyawati

Masa-masa sekolah memang paling indah dan mendebarkan. Banyak drama dan kisah cinta yang begitu manis. Ini hanya kisah tentang anak-anak remaja yang duduk di SMA. Tentang, persahabatan, cinta, pendidikan, dan keluarga.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rustina Mulyawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 9 Sok Akrab Banget, sih!

Bel pertama berbunyi, kelas akan segera dimulai. Guru wali kelas datang membawa seseorang siswa pindahan. Devina terkejut mengetahui siswa pindahan itu ternyata cowok yang menolong dirinya saat akan jatuh di tangga tadi. Pandangan cowok itu mengedar memperhatikan seluruh siswa-siswi di kelas. Tidak disangka ia menemukan sosok Devina yang manis diantara begitu banyak cewek dikelas barunya. Seketika senyum cowok itu merekah sempurna menatap Devina yang juga sedang memperhatikan dirinya di depan kelas. Aksa yang peka ada yang aneh dengan senyuman cowok tersebut dan menyelidiki siapa orang yang sedang ditatapnya. Ia menoleh kebelakang, seketika ia menjadi kesal saat tahu siapa orang itu.

"Nah, anak-anak! Hari ini kelas kita kedatangan murid pindahan. Silahkan perkenalkan nama kamu ke semua teman yang ada di kelas, " ujar Pak Wira wali kelas mempersilahkan.

"Hai! Nama gue Aditya Anggara. Kalian boleh sapa gue dengan panggilan Adit, mau Gara juga boleh. Gue harap ke depannya kita bisa lebih akrab. Terutama sama cewek yang duduk disana! Hai? Kita bertemu lagi. "

Adit melambai sambil menatap jelas ke arah Devina dengan senyuman yang terpampang manis diwajahnya. Seketika suasana kelas menjadi ricuh saling melontarkan sorakan ringan. Kecuali Aksa dan teman-temannya yang hanya terdiam karena tahu kalau Aksa menaruh hati kepada Devina.

"Cie cie! Dev, sepertinya dia naksir sama loh! " seru Leni begitu antusias dan penuh semangat.

Devina memutar malas kedua bola matanya sambil mendesah pelan. Perhatian Devina seketika tertuju kepada punggung Aksa yang sibuk terdiam tanpa menoleh ke belakang.

"Sudah sudah. Sekarang kamu boleh duduk di kursi yang kosong di belakang sana! " sela wali kelas mempersilahkan Adit untuk duduk di bangkunya.

Adit tersenyum kecil kepada wali kelas dan bergegas menuju bangkunya, tepat di belakang bangku Devina. Tatapan Adit tidak lepas dari Devina yang terlihat jutek dan cuek kepadanya. Alih-alih bersikap heboh dan genit sikap cuek Devina itu membuat Adit tertarik kepadanya. Masalahnya, dari saat ia masuk gerbang sekolah hingga sampai di kelas ini, Adit mendapatkan banyak tatapan antusias dan berbinar-binar dari para gadis di sekolah. Namun, hanya Devina yang terlihat bodo amat terhadapnya. Dan itu membuat Adit merasa kalau Devina sangat berbeda dan sangat istimewa.

Aditya Anggara adalah sosok lelaki yang tampan plus manis. Apalagi saat ia sedang tersenyum. Dibandingkan dengan Aksa yang cuek dan pendiam, Adit lebih ceria dan ramah kepada siapa saja. Selain tampan, Adit juga sangat keren, dengan tubuh jangkungnya dan tubuhnya yang atletis. Sorot matanya menyenangkan, membuat orang-orang menyukainya terang-terangan. Dan juga, Adit mempunyai satu rahasia yang tidak diketahui semua orang kalau dia adalah anak dari Direktur sekolah. Ada alasan kenapa ia pindah ke sekolah itu.

Aksa tidak ingin terlalu memakai perasaannya. Ia mencoba untuk lebih tenang dan fokus dalam belajarnya. Tetapi, Aksa tetap kesal dan penasaran kenapa siswa baru itu bisa kenal sama Devina? Dan ia begitu terang-terangan bersikap demikian didepan semua orang? Aksa tidak bisa berpikir dengan jernih selama pelajaran di kelas berlangsung. Hal itu membuat pikirannya kacau dan mengganggu belajarnya.

Jam istirahat datang dengan sangat cepat. Wali kelas meminta Aksa untuk membawakan buku latihan siswa yang dikumpulkan tadi ke ruang guru. Devina yang melihat Aksa akan pergi ruang guru bergegas menghampiri nya, dan berjalan disamping Aksa.

"Mau gue bantuin? " ujar Devina.

"Gak usah ini berat, " jawab Aksa dengan datar dan dingin.

Devina sejenak merasa kalau Aksa sedang dalam mode kesal. Ia melirik Aksa dan menatapnya sejenak dengan penuh pertanyaan. "Loh kenapa? "

"Gue gak papah, " jawab Aksa lagi ketus.

Lantas, kemudian Devina mengambil tindakan sendiri dengan mengambil sebagian tumpukan buku yang Aksa bawa.

"Loh ngapain? " tanya Aksa kemudian.

"Gue gak tahu loh kesal karena apa? Tapi gue cuma mau bantuin loh, kok!" sahut Devina sambil berjalan lebih dulu di depan Aksa.

Namun, saat Aksa akan menyusulnya. Tiba-tiba saja Adit datang dari arah belakang dan menghampiri Devina sambil mengambil tumpukan buku yang Devina bawa.

"Berat. Biar gue aja yang bawa, " ucap Adit.

Devina mendelik kesal dan mencoba untuk mengambil kembali tumpukan buku itu ditangan Adit. "Gak usah! Sini balikin! " seru Devina ketus dan jutek.

Namun, Adit terkekeh dan menghindari Devina dengan berjalan lebih dulu di depan. Devina merasa sangat kesal dengan sikap Adit itu yang sedari tadi sok akrab banget. Devina menyusul dan mengejar Adit yang kabur membawa tumpukan buku tersebut untuk merebutnya kembali.

"Balikin, sini! Gue gak butuh bantuan loh! Jangan pernah membantu gue! "

Tanpa Devina sadar, Aksa saat ini sedang cemburu melihatnya. Aksa berjalan lebih pelan dibelakang mereka sambil memperhatikan. Namun, melihat Adit yang terus berusaha menggoda Devina, membuat Aksa semakin kesal. Ia mempercepat langkahnya lalu menarik tangan Devina yang sedang berusaha merebut tumpukan buku yang ada di tangan Adit. Aksa dengan senang hati memberikan sisa tumpukan buku yang dipegangnya kepada Adit.

"Makasih, udah mau bawain buku-buku ini. Tolong yah! " ujar Aksa dengan senyum kecil diwajahnya kemudian menarik tangan Devina pergi bersamanya meninggalkan Adit yang terdiam berdiri mematung melihat kepergiaan mereka. Tapi sesaat kemudian Adit tertawa kecil sambil melihat tumpukan buku yang ada di tangannya. Mau tidak mau ia pun harus mengantarkan buku-buku itu ke ruang guru.

Sementara itu, Devina tersenyum senang saat Aksa tidak melepaskan tangannya sepanjang jalan bersama di lorong sekolah.

"Jangan terlalu dekat sama dia, " ucap Aksa kemudian setelah beberapa saat terdiam.

"Emangnya siapa juga yang dekat sama dia? Gue aja baru kenal, " balas Devina.

Aksa menghentikan langkah kakinya dan menatap Devina lekat. "Loh yakin baru mengenalnya? " tanya Aksa lagi dengan tegas meyakinkan.

Devina mengangguk. "Iyah. Sumpah! Dianya aja yang sok akrab sok dekat sama orang. Tapi, ngomong-ngomong kenapa loh larang gue buat dekat sama dia? "

Mendapatkan pertanyaan itu dari Devina membuat Aksa terdiam sejenak. Berpikir keras untuk mencari alasan yang tepat dengan larangan tersebut.

"Yah, memang kenapa lagi? Loh gak tahu, dia itu orangnya kayak gimana? Loh gak tahu juga, apa niat dia buat dekat sama loh. Jangan terlalu mudah diajak gaul sama orang yang baru dikenal. Nanti kalau dia bermasalah gimana? Loh juga yang akan rugi, " jawab Aksa mengoceh tanpa sadar.

Mata Devina berbinar-binar diiringi senyuman lebar. "Loh lagi khawatir sama gue? " ucapnya kemudian.

Aksa menyentil dahi Devina seperti biasanya. Spontan senyuman itu pun hilang dari wajah Devina dan berubah cemberut sambil mengelus dahinya yang kena sentil.

"Gue bukan khawatir. Gue lagi ngasih loh peringatan!"

"Iyah iyah. Demen amat sih jitak dahi gue, " sahut Devina merajuk kecil.

"Emang sakit? Perasaan gue jitak nya pelan banget! "

Devina tersenyum lebar. "Gak sih! Gak papah juga. Yang penting jitak nya, jitak sayang aja! " sahut Devina berterus terang saja menggoda Aksa.

Aksa mendengus kecil. "Hah?! Apaan tuh! " Aksa pun melengos pergi. Namun, Devina tanpa ragu terus mengekor padanya sampai ke kantin.

1
SANG
Semangat terus pantang mundur👍💪👍💪
SANG
Like iklan plus komen👍💪👍💪👍💪
Rustina Mulyawati: Terima kasih Kakak..
total 1 replies
SANG
Aku kasih suka ya👍💪
SANG
Keren banget💪👍💪
SANG
Ceritanya seru
T28J
lanjutkan kak 👍
T28J
anjay nganter doang 3 juta 🤣👍
T28J
hadiir kakak 🙏
Rustina Mulyawati: Terima kasih udah mampir👍 Moga suka sama jalan ceritanya. ☺
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!