NovelToon NovelToon
Dimana Waktuku?

Dimana Waktuku?

Status: sedang berlangsung
Genre:Spiritual / Fantasi Wanita
Popularitas:43
Nilai: 5
Nama Author: Nayla

tidak ada yang terlahir lemah, namun juga tidak ada yang terlahir kuat, semua di bentuk oleh kerja keras.

buku ini akan menceritakan tentang bagaimana hidup sang berbakat sebelum menjadi yang terkuat

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nayla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9

Kereta kuda yang di naiki Athena sampai di kediaman keluarga Codette, gadis kecil itu lalu turun di bantu kusir dengan anggun.

Payung kecil nya yang berwarna hitam pekat seolah berhasil membuat area sekitar berubah menjadi suram.

Cahaya matahari bahkan tidak mampu untuk sekedar membuat gaun gadis itu bercahaya.

Inilah alasan kenapa dunia menyebut Vesper adalah keluarga malam, karena mereka mampu mengubah cahaya matahari yang terang berubah menjadi gelap nya sinar bulan.

"Selamat datang di kediaman Codette nona Athena" Ucap seorang pengawal membungkuk kan badan.

Gadis kecil itu hanya mengagguk dengan wajah datar, ia lalu berjalan mengikuti pengawal itu pergi ke tempat tujuan nya.

"Apakah Marquis Codette saat ini sedang berada di kediaman nya? Tanya Athena pada pengawal yang sedang memandu nya.

" Tuan Marquis saat ini sedang menjamu tamu Nona" Balas pengawal itu tersenyum.

"Tapi mungkin beliau sudah selesai saat Nona Athena datang" Lanjut nya.

Athena mengagguk singkat, gadis kecil itu lalu berbicara dengan Valeo di pikiran nya menyuruh Arwah itu mencari tahu siapa tamu Marquis Codette.

Codette, keluarga bangsawan kelas atas yang berada langsung dibawah perlindungan kaisar Otieno, keluarga bangsawan ini memiliki ciri khas rambut coklat dan sihir angin di setiap keturunan nya.

"Kita sudah sampai Nona" Ucap pengawal itu menghentikan langkah nya, ia lalu mempersilahkan Athena masuk.

"Ini adalah ruangan tuan muda Earlier" Lanjut pengawal itu membungkuk sopan saat Athena berjalan masuk.

"Terimakasih" Ucap gadis kecil itu singkat.

"Sebuah kehormatan bagi saya" Balas pengawal itu, ia lalu menutup kembali pintu ruangan dan berjalan pergi.

 Langkah nya tertatih-tatih,tangan nya gemetar, ia tidak percaya seorang Vesper mengucapkan terimakasih pada orang rendahan seperti nya.

"Benar-benar" Gumam pengawal itu mencoba menetralisir tangan nya yang gemetar, ia lalu mempercepat langkah nya meninggalkan pintu.

"Earlier" Panggil Athena pada seorang pemuda kecil yang sedang sibuk.

"Apa?! Balas nya ketus tanpa melihat keberadaan Athena, mata nya fokus pada sebuah miniatur kerajaan buatan nya.

" Tidak kah jawaban itu terlalu kejam? Tanya gadis kecil itu mengeluarkan sihir Angin untuk mendorong kereta di miniatur Earlier bergerak.

"Diamlah Ruby!!

" Pergi minum teh saja sana!! Ucap pemuda kecil itu kesal.

Athena diam, gadis itu hanya memandangi Earlier yang sedang serius membenarkan struktur kerajaan nya.

Earlier martinus Codette, seorang anak kecil tampan yang usia nya tidak beda jauh dengan Athena, rambut nya yang berwarna coklat gelap berhasil membuat gadis itu tertarik karena sempat salah mengira ia adalah rakyat jelata.

Namun mata Earlier tidak bisa berbohong, warna emas, warna bola mata yang jika mereka tidak berasal dari keluarga kaisar,maka warna itu hanya dimiliki oleh beberapa pengguna sihir khusus, seperti Creation/mewujudkan menciptakan membuat, Destruction/ merusak menghancurkan.

Selain itu, alasan Athena yang malas bersosialisasi mau mendekati Earlier adalah karena anak itu berguna bagi Athena di masa depan.

Calon pewaris Codette, seorang genius Creation magic yang langka dan hanya ada 1 dari 20.000 manusia setiap 200 tahun.

Menurut ramalan Athena saat gadis itu masih berusia 4 tahun, sama seperti beberapa anak lain, Earlier memiliki potensi besar di masa mendatang.

Jadi gadis kecil itu berniat menjadikan Earlier Sekutu nya dari sejak masih belia, meskipun usia nya masih 6 tahun, dengan kejeniusan nya, ia akan mengubah seluruh Kekaisaran bahkan dunia.

"Kau benar-benar buruk" Ucap Athena tiba-tiba, gadis kecil itu lalu ikut duduk di samping Earlier.

"Apa?! Dengan wajah kesal Earlier berbalik menatap Athena, mata nya memicing tajam,namun dalam sekejap ia kicep saat tahu yang menganggu nya dari tadi bukan lah adik nya melainkan Athena.

" Kapan kau sampai? Tanya pemuda kecil itu menurunkan nada bicara nya.

"Baru saja" Balas Athena, gadis itu memandangi miniatur milik Earlier dengan intens, mata nya menelusuri setiap inci miniatur kerajaan buatan Earlier.

Ia mencari bagian mana yang salah dan keliru.

"Kenapa? Tanya Earlier risih, tak biasa nya Athena tertarik pada proyek buatan nya.

" Earlier " Panggil gadis kecil itu, mata hitam pekat nya mulai bercahaya, tatapan nya yang awalnya datar berubah serius, bibir kecil nya menungging kan senyum tipis yang licik.

"Ayo buat kerajaan" Ucap nya menyentuh Miniatur kerajaan milik Earlier dengan tatapan penuh ambisi.

"Apa? Earlier menaikan satu alis nya heran, apa yang dikatakan anak kecil di hadapan nya ini.

Apa dia sudah gila?

" Kakak!!! Di tengah keheningan yang canggung itu, seorang gadis kecil yang cantik dengan gaun pink nya menerobos masuk ke dalam ruangan Earlier.

Rubyanne Asvara Codette, adik Earlier, berbeda dengan kakak nya, Ruby adalah pengguna sihir angin sama seperti kedua orang tua nya.

"Eh? Gadis kecil yang masih berusia 4 tahun itu terkejut saat melihat kakak nya duduk bersama seseorang.

Mata nya menelusuri seluruh penampilan Athena dari atas sampai bawah.

Hitam, Ruby tidak terlalu suka warna hitam tapi entah bagaimana ia merasa kakak di depan nya ini begitu cantik.

Athena melambaikan tangan pada Ruby, meskipun wajah nya tidak tersenyum, ia tetap berusaha.

"Hai" Sapa Ruby, gadis kecil itu lalu duduk di samping Athena sambil mengengam erat boneka nya.

"Kakak cantik" Ucap nya dengan senyuman riang yang manis.

"Terimakasih" Ucap Athena, gadis kecil itu memperhatikan dengan lekat mata Ruby, menurut nya anak ini berbeda.

Mereka bertiga berada di ruangan Earlier cukup lama hingga matahari hampir terbenam.

Karena takut pulang terlalu larut, Athena meminta pelayan mengantar kan nya pada Marquis Codette.

"Jadi kamu Athena? Tanya Marquis memperhatikan gadis kecil itu lekat.

Ia tidak menyangka anak yang dingin dan datar seperti Athena adalah jenius 2000 tahun.

" Ada apa? Tanya nya.

"Saya datang menemui Marquis untuk memberikan ini" Ucap gadis kecil itu mengeluarkan sesuatu.

"Apa ini? Tanya Marquis menerima sebuah bola kristal dari Athena.

" Itu adalah barang yang ayah saya titipkan untuk Marquis " Ucap gadis kecil itu menatap mata Marquis Codette.

"Dari Perez? Gumam Marquis, ia lalu menyimpan bola kristal itu dan mengucapkan terimakasih pada Athena.

" Lebih baik kau pulang sekarang karena anak kecil dilarang berada di luar rumah setelah matahari terbenam " Ucap Marquis memanggil pengawal untuk mengantar Athena pulang.

"Terimakasih Marquis" Athena memberi salam lalu berjalan pergi.

ia mengikuti langkah pengawal di hadapan nya dan menaiki kereta kuda meninggalkan mansion Codette.

Ia melirik ke atas, di sana, Earlier dan Ruby sedang melambaikan tangan pada nya, gadis kecil itu membalas lamabian tangan itu dengan sedikit senyuman.

Ia lalu masuk ke dalam kereta kuda dengan tenang dan pergi meninggalkan mansion.

"Valeo" Panggil Athena di pikiran gadis itu.

"Seorang pria tua dengan rambut putih dan penutup mata"

Athena mengangguk, ia lalu menarik nafas panjang dan menatap ke luar jendela.

"Dunia benar-benar sibuk"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!