NovelToon NovelToon
Dinikahi Sang CEO Lupa Ingatan

Dinikahi Sang CEO Lupa Ingatan

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:9.9k
Nilai: 5
Nama Author: Savana Liora

​"Jangan pernah jatuh cinta padaku, karena kontrak ini tidak menyertakan perasaan," itulah aturan nomor satu yang ditulis oleh Arga Dirgantara untuk istrinya.

​Selama dua tahun, Keysa hidup dalam bayang-bayang. Sebagai istri kontrak, ia adalah asisten yang tak terlihat, tameng perusahaan, dan sosok yang paling dibenci Arga karena dianggap sebagai penghalang kebahagiaan pria itu dengan wanita lain. Keysa sudah siap untuk menyerahkan surat cerai dan pergi selamanya.

​Namun, takdir punya rencana lain. Sebuah kecelakaan fatal menghapus memori Arga selama tiga tahun terakhir.

​Saat pria itu membuka mata, ia tidak lagi melihat Keysa sebagai 'istri kontrak' yang menyebalkan. Ia melihat seorang wanita yang dingin, cerdas, efisien, dan memiliki tatapan tajam yang membuat jantungnya berdebar tanpa alasan.

​"Siapa kau sebenarnya?" tanya Arga dengan nada posesif. "Dan kenapa setiap kali aku melihatmu, aku merasa aku adalah orang paling bodoh karena pernah membiarkanmu menangis?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Savana Liora, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7: Dasi dan Jarak Pandang

​​"Senjata mematikan?" Keysa mendengus sinis menatap wajah Arga yang berada hanya beberapa sentimeter dari wajahnya. Jantungnya berdegup kencang, namun wajahnya tetap sedingin bongkahan es. Ia mendorong dada bidang Arga dengan kedua tangannya yang bebas. "Singkirkan tanganmu, Arga. Jangan membuang waktuku dengan gombalan murahan yang bahkan tidak kamu ingat alasannya."

​Keysa menekan paksa tombol darurat berwarna merah di panel lift. Bunyi alarm berhenti seketika. Lift kembali meluncur mulus menuju lantai dasar.

​Arga mundur selangkah perlahan. Ia merapikan kerah jasnya sambil tersenyum miring. Ego laki-laki itu sama sekali tidak terluka oleh penolakan kasar Keysa. Ia justru semakin merasa sangat tertantang sekarang. Perempuan ini sangat berbeda dari semua orang yang pernah tunduk di bawah kakinya selama ini.

***

​Pintu lift berdenting terbuka di lantai ruangan khusus CEO. Keysa berjalan cepat keluar lebih dulu, disusul Arga yang melangkah santai namun penuh wibawa. Para karyawan divisi depan langsung menunduk hormat melihat kedatangan mereka berdua.

​Keysa berjalan lurus menuju meja kerjanya yang berada tepat di depan pintu ganda ruang kerja Arga. Baru saja ia meletakkan tas dan tabletnya, pintu lift khusus kembali terbuka. Reno berlari-lari kecil menghampiri meja Keysa dengan setumpuk map di tangannya. Wajah asisten junior itu terlihat sangat cemas dan kebingungan.

​"Mbak Keysa, syukurlah kalian berdua sudah kembali," sapa Reno dengan napas memburu. Laki-laki muda itu menoleh ke arah Arga yang masih berdiri gagah di ambang pintu ruangannya. "Bapak Arga, hari ini jadwal pertemuan dengan klien dari perusahaan properti Jepang."

​"Bawa semua dokumennya masuk ke ruanganku. Biar Keysa yang mengatur semuanya," perintah Arga tegas tanpa mempedulikan kepanikan asistennya.

​"Tapi Pak," Reno memberanikan diri menyela perkataan bosnya. "Mbak Keysa harus menyusun laporan evaluasi dari rapat direksi tadi. Saya bisa membantu Bapak menyiapkan berkas presentasi untuk klien Jepang ini sekarang. Saya sudah hafal semua poin-poin pentingnya."

​Mata Arga menajam seketika. Ia menatap Reno dari atas ke bawah dengan pandangan merendahkan. "Sejak kapan seorang asisten junior berani mengatur jadwal CEO di kantor ini? Aku bilang, Keysa yang mengatur semuanya. Aku tidak mau ada orang lain yang ikut campur mengurus keperluanku. Keluar dari ruanganku sekarang juga."

​Reno menelan ludah kasar, menunduk ketakutan dan langsung meletakkan tumpukan map itu di atas meja Keysa sebelum bergegas pergi menjauh. Keysa memutar bola matanya malas. Ia mengambil tumpukan map tersebut dan berjalan menyusul Arga masuk ke dalam ruang kerja yang sangat luas dan mewah itu. Pintu ganda tertutup rapat di belakangnya, memblokir semua kebisingan dari luar ruangan.

​"Kamu tidak perlu bersikap sekeras itu pada Reno," Keysa meletakkan map di atas meja kerja kayu mahoni milik Arga. "Dia hanya berusaha meringankan tugasku hari ini. Aku harus menyusun draft pemecatan Pak Hendra sekarang juga sebelum orang tua licik itu sempat memanipulasi data lagi."

​"Pekerjaan utama istriku adalah mengurus suaminya," jawab Arga santai sambil melepaskan jas abu-abunya dan meletakkannya di sandaran kursi kulit kebesarannya. "Bukan mengurus kertas-kertas membosankan itu."

​"Kontrak kita mengatakan aku adalah asisten pribadimu, bukan pembantu setiamu," balas Keysa tajam. Ia membuka lembaran pertama dokumen klien Jepang itu ditelitinya dan mulai dibacanya dengan gerakan mata cepat.

​"Klien ini sangat penting. Mereka meminta kerja sama eksklusif untuk pembangunan resort mewah di Bali. Kamu harus tampil sempurna di hadapan mereka. Ingat pesanku, jangan pernah bahas masalah kecelakaanmu. Mereka paling benci ketidakstabilan di dalam manajemen."

​Arga mengabaikan ceramah Keysa sama sekali. Ia melangkah menuju cermin besar di sudut ruangan kerjanya. Tangan kirinya berusaha menarik simpul dasi hitam di lehernya yang sedikit melonggar. Namun, tangan kanannya masih terasa sangat kaku dan nyeri memanjang akibat memar parah di bagian bahunya. Bekas luka kecelakaan itu membatasi lengannya.

​Pergerakannya menjadi sangat canggung dan lambat. Keysa yang sejak tadi fokus pada dokumen perlahan mengalihkan pandangannya. Ia melihat Arga meringis tertahan saat mencoba mengangkat tangan kanannya lebih tinggi ke udara. Simpul dasi itu bukannya menjadi rapi, malah semakin berantakan dan mencekik leher kemeja laki-laki arogan tersebut.

​Keysa menghela napas panjang melihat kekeraskepalaan suaminya. Ia meletakkan dokumen itu kembali ke atas meja perlahan, lalu berjalan mendekati suaminya dengan langkah yang sangat pasti.

​"Singkirkan tanganmu," perintah Keysa datar saat ia berdiri tepat di depan tubuh Arga.

​Arga menaikkan sebelah alisnya, membiarkan kedua belah tangannya turun lemas di sisi tubuh. Keysa mengangkat kedua tangannya ke atas. Jemari lentiknya dengan lincah mengurai simpul dasi berantakan itu. Ia menarik kain sutra tersebut, meratakannya perlahan, lalu mulai membuat simpul baru dengan gerakan yang sangat telaten.

​Jarak mereka berdua kini sangat dekat. Terlalu dekat untuk sebuah hubungan bisnis. Ujung sepatu hak tinggi Keysa nyaris menyentuh ujung sepatu pantofel hitam mengkilap milik Arga. Dada bidang laki-laki itu bergerak naik turun secara teratur, nyaris bergesekan langsung dengan kemeja sutra lembut yang dipakai Keysa setiap kali laki-laki itu menarik napas panjang.

​Arga menahan napasnya tanpa sadar. Matanya menatap lurus ke wajah Keysa yang berada tepat di bawah rahangnya. Ia bisa melihat bulu mata lentik perempuan itu yang tidak berkedip sama sekali. Keysa fokus sepenuhnya pada kerah kemeja yang sedang dikerjakannya sekarang. Tidak ada rona merah di pipi Keysa. Tidak ada raut wajah salah tingkah. Perempuan itu berdiri sedingin pilar marmer.

​Wangi parfum Keysa kembali menyeruak masuk ke dalam indra penciuman Arga. Aroma manis vanila yang lembut namun memiliki sentuhan maskulin di akhir tarikannya. Sangat elegan dan memabukkan. Aroma unik yang langsung membuat detak jantung Arga berpacu liar di luar kendali logikanya.

​"Kamu selalu rutin melakukan ini untukku?" suara Arga terdengar jauh lebih rendah dan serak dari biasanya, memecah keheningan yang mengikat mereka berdua.

​"Hanya saat kamu bertingkah bodoh seperti anak kecil yang tidak bisa mengurus dirinya sendiri," jawab Keysa tanpa mengalihkan pandangannya sedikit pun dari simpul dasi tersebut. Tangannya bergerak telaten menarik ujung dasi lurus hingga pas dan sangat rapi di kerah kemeja mahal Arga. "Atau saat kamu sengaja mencari alasan bodoh untuk membuang waktu kerjaku."

​"Aku tidak sedang mencari alasan." Arga memandangi bibir tipis Keysa yang selalu berbicara sangat ketus namun suaranya terdengar merdu di telinganya. "Aku hanya sungguh penasaran."

​"Penasaran tentang masalah apa?" Keysa menepuk pelan dada bidang Arga. Tepukan itu adalah tanda bahwa pekerjaannya membetulkan dasi sudah selesai. Ia bersiap mengambil satu langkah mundur untuk kembali menjaga jarak profesional di antara mereka berdua.

​Namun, gerakan mundur Keysa terhenti seketika itu juga. Tangan kiri Arga melesat maju sangat cepat. Arga tiba-tiba menangkap tangan Keysa yang sedang merapikan dasinya. 

Cengkeramannya tidak menimbulkan rasa sakit, namun sangat kuat dan mengunci pergerakan perempuan itu. Keysa mendongak kaget dengan cepat. Matanya langsung bertubrukan mantap dengan mata cokelatnya. Sorot tajam Arga mengunci pandangannya secara penuh tanpa ada celah melarikan diri sama sekali.

​Arga menarik tangan istrinya perlahan ke arah dadanya, memastikan detak jantungnya yang berantakan tersalurkan lewat sentuhan kulit mereka berdua. Ia memangkas sisa jarak udara hingga bibirnya nyaris menyentuh telinga Keysa.

​"Apa untungnya bagimu mempertahankan tembok setinggi ini di depanku?"

1
Savana Liora
sabar
Popy Ana
duh ini keposesifan Arga yg pertama setelah sembuh dari lupa ingatan Nya..
semoga Arga bisa meluluhkan hati Keysa walaupun harus menunggu waktu yg lama..
Popy Ana
sungguh dramatis sekali Arga nasibmu sudah bercerai kamu baru ingat semua masalalumu.. dan itu sangat baik untuk Keysa..
Popy Ana
ciyus arga gak mau ngamok dulu minimal banting kursi lah 😁🤣🤣
Popy Ana
aku mau nangis loh sumpah 🤭
Popy Ana: ini karma untuk Arga ya Thor 🤭
total 2 replies
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
Ratna liat anak sakit di rawat bkn tanya apa yg sakit ke Arga malah ngehina dan ngerendahin Keysa trus malah mau jodohin Arga lg 😏😏 ampun dah ada ya ibu seperti Ratna gak ada khawatir"nya sama anak sendiri 😏😏 skrng Arga pasti lbh dingin dan kejam deh sama orang tp dia akan lembut sama Keysa tp perjuangan Arga gak akan mdh buat bisa balik lg sama Keysa 😏😏
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
jd pengen th kekejaman apa aja yg tlh Arga lakukan sama Keysa 😏😏
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
nah skrng waktunya Arga berjuang buat luluhin hati Keysa secara benar bkn karna hilang ingatan atau ego semata karna sejujurnya dr awal saya setuju kl Keysa berjodoh dngn Arga karna mereka cocok cuma saya gak mau Keysa di perlakukan seperti itu oleh Arga jd Arga hrs di kasih pelajaran dulu Thor biar dia th arti kehilangan seorang yg benar" dia cintai dan arti penyesalan yg meruntuhkan semua egonya karna seorang Keysa 😏😏 jd nanti kl bisa Arga dan Keysa di persatukan lg tp jngn skrng karna kita jg hrs liat perjuangan Arga buat dapetin Keysa lg 😉😉
Savana Liora: belum tau ya kak. kita lihat saja nanti kemana ketikan othor membawa mereka
total 1 replies
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
nah Arga skrng kamu thkan kenapa Keysa kekeh pengen pergi dr kamu skrng nikmatilah penyesalan mu karna ditinggal Keysa pergi 😏😏
Savana Liora: iya makasih ya
total 1 replies
hana
hari ini tiap part bikin sesak nafas semua😔😢
hana: 😆😆😆😆😆
total 2 replies
Eni Istiarsi
baguslah kamu kena amnesia, Arga.. mungkin biar kamu introspeksi bagaimana kamu selama ini memperlakukan Keysa sebagai istrimu
hana
maafkan masih kurang puas thor crazy up nya🤭🤭🤭
hana: siap 🫡semangat ya thor👏💪
total 2 replies
MamDeyh
/Sweat/
Popy Ana
😭😭😭😭 key sedih aku key... usahamu berpisah dari Arga gagal total. Arga kamu menahan Keysa di sisimu saat kamu lupa ingatan dan berubah 180° dari sikap dan perlakuan kamu yg dulu . ya jelas lah Keysa gak mudah percaya..
apalagi Keysa sosok mandiri tangguh dan badass..
Popy Ana
yah ketahuan gagal dong Keysa kabur dari Arga 😏
Popy Ana
jangan sampai kecolongan lagi key..
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
bagus Keysa jngn mau kalah sama Arga junjung tinggal harga dirimu biar Arga th kamu bkn wanita yg mdh di perdaya oleh apa yg Arga punya atau lakukan 😏😏💪💪
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
ternyata gagal Keysa mengelabui Arga pdhl tinggal sedikit lg 😏👏
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
semoga lancar Keysa saya doakan kamu bisa lepas dr Arga stlh itu kita liat perjuangan Arga untuk bisa meyakinkan kamu jd miliknya lg 😏😏
Popy Ana
aw aw aw... ada angin topan sepertinya yg mulai menggoyahkan pertahanan kedua sisi 🤭😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!