NovelToon NovelToon
Tergila-gila Duda

Tergila-gila Duda

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / Duda
Popularitas:5.4k
Nilai: 5
Nama Author: Vlav

Mary terpaksa pulang kampung setelah cita-citanya untuk menjadi desainer pakaian harus kandas.

Di kampung, ia dijodohkan dengan Jono, calon anggota dewan yang terobsesi pada Mary.

Demi terhindar dari perjodohan yang dilakukan orang tuanya dan pergi dari kampung halamannya, Mary nekat memaksa seorang duda galak dan dingin bernama Roseo untuk menikahinya.

Sandiwara tergila-gila duda itu akankah berhasil atau justru membuatnya tergila-gila duda?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vlav, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

007

Mary benar-benar kesal karena kedatangan Jono ke rumah Jijah. Padahal Mary sudah sengaja tidak mau pulang ke rumahnya demi menghindar dari menemui Jono.

Alih-alih menghindar, Jono justru malah mengajaknya untuk pulang.

“Jono, maaf ya, kau sampai repot-repot menjemputku seperti ini, padahal aku bisa pulang sendiri,” kata Mary.

Untuk apa kau menjemputku? Rumahku dan rumah Jijah hanya berjarak tak lebih dari seratus meter, batin Mary.

“Tidak masalah, bahkan setelah kita menikah nanti, aku yang akan mengantar dan menjemputmu, kemana pun kau pergi,” kata Jono.

Seketika Mary teringat usulan Jijah sehingga Mary berpikir mungkin ada baiknya menanyakan hal tersebut langsung pada Jono.

“Hmm, begitu ya, seandainya kita menikah nanti, apa kita bisa tinggal di kota besar?” Tanya Mary.

“Oh, kalau itu, tentu tidak bisa,” jawab Jono. “Aku mau menjadi anggota dewan untuk daerah pemilihan di sini, otomatis, aku harus mengabdikan diri untuk membangun kampung ini”.

“Wah, sungguh mulia sekali cita-citamu itu Jono”.

Mary melontarkan pujian pada Jono, namun dalam hati, Mary ingin muntah saking jijiknya.

Pria bejat itu, sungguh sangat berbahaya jika sampai menjadi penguasa. Pria itu pastinya akan menyalahgunakan wewenang yang ia miliki.

“Oleh sebab itu, aku ingin kau berada di sisiku, mendampingiku untuk membangun kampung kita ini untuk mampu bersaing dengan kampung-kampung lain di era globalisasi seperti ini”.

“Aku dan timku sudah mengumpulkan banyak ide cemerlang yang nantinya akan diimplementasikan selama periode masa jabatanku”.

Jono mulai berorasi sepanjang perjalanan menuju ke rumah Mary.

Mary tidak mendengarkan Jono, ia justru semakin berpikir keras bahwa pernikahannya dengan Jono tidak boleh terjadi agar ia tidak perlu hidup terpenjara di kampung ini.

Dalam benak Mary, ada dua pilihan agar ia terhindar dari pernikahannya dengan Jono. Yang pertama yakni kabur dari rumah seperti yang pernah ia lakukan.

Namun dengan kondisinya saat ini, sulit bagi Mary untuk bisa kabur. Selain karena kondisi keuangan yang menjadi masalah utamanya, namun Mary juga memiliki masalah terhadap bos-nya yang pada akhirnya berpengaruh terhadap karir Mary sebagai seorang perancang busana.

Lalu pilihan kedua adalah menikah dengan pria yang bisa membawa Mary pergi dari kampung ini.

Hanya saja, tidak ada pria lain yang datang melamar Mary.

Kemana perginya para pria yang kata Jijah sudah siap melamar saat Mary pulang kampung?

“Oh ya, ngomong-ngomong, tadi aku bertemu dengan si gigi, ah, maksudku si Ros di depan rumahmu, apa yang sedang dia lakukan ya?” Tanya Jono.

“Hah? Dia ke rumahku, kapan?” Tanya Mary.

“Tadi saat aku baru tiba di rumahmu. Apa kau sungguh tidak tahu apa yang dia lakukan?” Tanya Jono.

“Tidak tahu,” jawab Mary.

“Hmm, aku sungguh tidak akan tinggal diam jika pria jelek itu sampai berani mengincarmu!” Kata Jono.

“Hah?! Mengincarku?! Jangan bicara omong kosong, Jono,” ketus Mary.

“Lho, aku ini bicara fakta. Laki-laki gatal itu bahkan sudah pernah tiga kali menikah! Semua mantan istrinya pun cantik-cantik, meski tentu saja tidak secantik dirimu, dan tidak bisa dibandingkan denganmu, Mawary,” kata Jono.

Mary melemparkan tatapan skeptis pada Jono.

“Makanya, aku jadi cemas jika laki-laki gatal itu ingin menjadikanmu sebagai istrinya. Padahal sudah ada aku yang begitu mencintaimu dan selalu setia menunggumu di sini, Mawary,” lanjut Jono.

Mary makin mempercepat langkahnya, ia benar-benar merasa jijik dengan tatapan mata Jono yang seakan hendak memangsanya.

Mary cepat-cepat menaiki tangga rumahnya membiarkan Jono yang tertatih-tatih menyusul di belakang dengan tubuh tambunnya.

“Mawary, tunggu aku,” seru Jono.

“Mawary,” sapa Pak Sumarto saat Mary memasuki rumah.

Mary tidak menjawab sapaan ayahnya dan langsung mengunci diri dalam kamarnya. Mary selalu menunjukan pada sang ayah bahwa saat ini ia sedang merajuk.

“Pak Marto, Mawary kenapa ya? Kok tiba-tiba jadi ngambek begitu?” Tanya Jono.

Pak Sumarto menghela nafas berat.

“Jono, sebaiknya kau pulang saja, biarkan Mawary ngambek sampai puas,” sahut Pak Sumarto.

“Oh begitu, baiklah Pak, besok saya akan datang lagi,” kata Jono.

Jono pun berpamitan dengan benak bertanya-tanya mengapa mendadak Mary marah padanya.

***

Mary duduk di bawah pohon yang berada di depan gerbang sebuah sekolah dasar untuk menjemput anak bungsu Jijah yang masih duduk di bangku kelas dua SD, yakni Pooja. 

Sekolah dasar tersebut juga merupakan tempat ia dan Jijah bersekolah. 

Saat itu, Mary yang dua tahun lebih tua selalu pergi dan pulang sekolah bersama Jijah. Jijah yang masih kelas satu SD rela menunggu Mary yang pulang lebih lama darinya.

Siapa sangka sekarang justru ia yang harus menunggu anak Jijah pulang.

“Lho, bukankah kau Mawary”.

Seorang ibu-ibu berusia paruh baya menyapa Mary.

Mary mencoba mengingat-ingat wanita paruh baya bertubuh gempal itu.

“Maaf, siapa ya?” Tanya Mary.

“Ya ampun, apa kau sungguh lupa padaku, Mawary,” kata wanita itu.

Mary mencoba mengingat-ingat.

“Ini aku, Neneng, teman sekelasmu dulu,” wanita itu langsung meraih tangan Mary dan menjabatnya.

“Oh, astaga, kau sungguh Neneng?! Aku benar-benar pangling,” kata Mary.

“Waah, kau benar-benar semakin cantik dan seksi ya,” puji Neneng.

“Terima kasih pujianmu, Neneng,” kata Mary.

“Mawary, sudah berapa anakmu?” Tanya Neneng.

“Anak?!” Mary terperangah. “Haha, aku menikah saja belum,” jawab Mary seraya tertawa.

“Oh, begitu,” sahut Neneng.

“Kau sendiri, sudah punya anak berapa?” Tanya Mary.

“Anakku sudah enam,” jawab Neneng.

“Oh, begitu. Aku sedang menunggu anak sepupuku. Apa kau menunggu anakmu juga?” Tanya Mary.

“Oh, aku mau menjemput cucuku,” jawab Neneng.

“Hah?! Cucu?!” Mary terperangah.

“Iya, cucuku sudah kelas 2 SD,” jawab Neneng.

Mary menyeringai kecut, ia sungguh tak menyangka teman sebayanya bahkan sudah punya cucu, sementara Mary, menikah saja belum.

“Oh ya, Mawary, dengar-dengar katanya kau akan menikah dengan Jono anaknya Pak Bejo itu ya?” Tanya Neneng.

“Oh, siapa yang bilang?” Mary balik bertanya.

“Kata orang-orang yang dengar dari Jono, katanya kau pulang kampung karena mau menikah dengan Jono,” jawab Neneng.

Huuh! Dasar laki-laki laknat itu. Pantas saja tidak ada pria lain yang datang melamarku, dia sudah menyebarkan berita buruk seperti itu, batin Mary.

“Pokoknya selamat ya untuk pernikahanmu dengan Jono. Tak sia-sia Jono menunggumu seperti yang selalu Jono koar-koarkan,” kata Neneng.

“Haha,” Mary tertawa kecut.

Dalam hati lagi-lagi ia mengutuki Jono.

“Jangan lupa, kutunggu undangan pernikahanmu dan Jono”.

Ugh!! Jono sialan!

“Ibu Mary!”

Pooja, anak bungsu Jijah segera berlari menghampiri Mary.

“Pooja, ayo kita pulang,” ajak Mary. “Neng, aku dan Pooja duluan ya,” pamit Mary.

1
Mely L
jono asal klaim aja
VLav: namanya juga jono ka 😄
total 1 replies
La La
babi 🤣 haram
Milan Oh
tinggalin jejak 👍
oppa super
ciee dijemput
Syahdar Gazali
awalnya menarik 👍
Syahrin Arizki
ditolongin itu ya ucapkan terima kasih, kok malah shamming
Nancy Avika
estetika keindahan 👍
Lucynta Guo
plis yg paling butuh validasi minggir
Nancy Avika
kapoo poll 🤣
nay
wahh jadi ibu dewan ya
Sha Sha
kucing lapar🤭
Sha Sha
Jono, tunggu janda yaa
Lavia
hihh jono
Nancy Avika
hayoloohh gentong air kumuh
Dedew
Minta tolong kek ngajak gelut
Tinsley Carmichael
Lanjut thor
Tinsley Carmichael
Mmpz
Tinsley Carmichael
Salah bgt km gendis strateginya
Tinsley Carmichael
Awalnya simpati ma gendis klo jd ibu tunggal ternyata ad lakinya 🤣
Tinsley Carmichael
Berasa dracin wkwkkw
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!