Dania, seorang gadis yang akhirnya melakukan perjalanan waktu dan pindah ke dalam tubuh seorang putri kekaisaran yang sangat disayang dan dicintai oleh kaisar, permaisuri dan juga saudara-saudaranya.
dia adalah Diana deniela.
kekaisaran deniela dikenal sebagai kekaisaran yang lemah, miskin, dan bahkan rakyatnya serta prajurit-prajuritnya hidup susah.
tetapi walaupun begitu, walau kekaisaran deniela ini adalah kekaisaran yang kecil, tapi kekaisaran kekaisaran besar di luar sana, tak ada yang berani mengincar kekaisaran kecil ini. tak ada yang mau merebut atau menjatuhkan kekaisaran ini, karena alasannya tanah kekaisaran ini semuanya gersang.
bahkan, kalaupun harus mendapatkan wilayah kekaisaran deniela yang tidak seberapa, juga tidak akan bisa membuat kehidupan kekaisaran lainnya menjadi makmur.
tetapi jangan salah, walaupun kekaisaran kecil ini miskin, tetapi para penduduknya sangat setia. mereka dengan senang hati memikul semua beban kekaisaran dan saling berlomba-lomba.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hayu Nissa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
7. kaisar ikut terlibat
tak hanya penasehat Ken, yang terbelalak melihat ikan-ikan besar itu. bahkan kaisar sendiri pun ikut membulatkan matanya dengan sempurna, saat melihat ukuran ikan-ikan tersebut dan juga sekaligus merasa heran, dengan pencapaian yang didapat oleh putrinya.
"yang mulia!! ikan-ikan ini bisa dimanfaatkan untuk memberikan makanan kepada rakyat kita.!!" tutur penasehat Ken.
"betul penasehat!! kalau begitu cepatlah. berikan karung-karung besar dan kumpulkan para pemuda untuk pergi ke pantai menyusul putriku dan juga para pengawal. aku juga akan ikut serta dengan mereka!!" namun saat mendengar, para pengawal dan penasehat ken langsung berlutut.
"jangan yang mulia!! biarkan kami saja yang melakukannya dan mengerjakannya. yang mulia tetap berada dalam istana dan kekaisaran saja.!" tutur mereka semua dengan serentak. kaisar matanya tampak ceria dan berbinar-binar.
"tapi!! ini adalah kabar yang sangat menggembirakan. bagaimana mungkin aku tidak ikut berbahagia bersama dengan kalian.!! sudah tidak usah banyak protes lagi!! ayo cepat!!" dan karena kaisar memaksa untuk ikut, mereka semua pun tidak punya pilihan lain.
di sana ikan-ikan yang telah dibersihkan yang dibawa para pengawal dan dua garis kekaisaran lainnya, langsung dibawa ke bagian dapur dan sekaligus memberikan informasi kepada permaisuri dan selir, kalau kaisar pergi menyusul Putri Dania ke pantai. dan kaisar menitipkan sementara pengaturan di kekaisaran.
sekaligus agar ikan-ikan itu tentu saja cepat diolah dan agar bisa dinikmati beberapa saat kemudian.
dan yang ikut pergi bersama kaisar hampir semua pemuda di kekaisaran ini, namanya juga para pemuda tidak terlalu banyak, dan paling banyak itu sekitar 40 sampai 50 orang saja. bisa dibayangkan tepian pantai itu bisa seramai apa.
sementara sebagian bapak-bapak yang masih tinggal memilih untuk tetap berada di sana, dan beberapa pengawal pun langsung membagi diri. sebagian ada yang pergi menyusul kaisar, dan sebagian lagi tetap berada di kekaisaran untuk menjaga keamanan. walaupun tidak ada yang tertarik untuk menimbulkan kekacauan di kekaisaran tandus ini.
*******
dan benar saja, tak lama mereka pun tiba di bibir pantai. dan di sana Mereka melihat para pengawal dan juga beberapa gadis desa lainnya bekerja sama membersihkan ikan-ikan itu. dan yang paling bikin kocak, ikan-ikan itu ditangkap langsung dari laut, dan saat itu juga langsung dibersihkan. apalagi ikan-ikan itu terlihat masih melompat-lompat dan tenaganya juga masih terlihat kuat.
"nona!!" pengawal yang pergi tadi langsung ikut kembali. padahal Putri Dania tadi memerintahkannya untuk beristirahat. tetapi karena semangat '45 yang dimiliki oleh pengawal itu, walaupun dengan tubuh kurus dia tetap mau mengerjakan semuanya dengan.
mendengar teriakan itu, Putri Dania dan para pengawal serta gadis-gadis kekaisaran lainnya langsung terheran-heran melihat kedatangan rombongan yang di luar ekspektasi mereka.
"hah banyak sekali yang datang!! ini pengawalnya bawa satu kekaisaran ya.!" para pengawal lainnya langsung terkekeh.
"itu pasti karena warga sangat antusias nona.!!" Putri Dania pun akhirnya mengulum senyum. dan di sana, dia juga melihat kedatangan ayahnya dengan berjalan kaki dan dengan langkah kaki yang terlihat tergesa-gesa.
"ayah??" mendengar itu, pengawal-pengawal yang sedang bekerja dan gadis-gadis kekaisaran lainnya langsung menghentikan aktivitas mereka sejenak, kemudian langsung berdiri dan memberikan hormat kepada kaisar dengan baju yang sudah basah itu.
"salam yang mulia kaisar!!" kaisar pun langsung mengangkat tangannya seolah-olah memberikan perintah kepada para pengawal-pengawal itu untuk tidak bersujud.
"sudah-sudah!! ayo kita kerjakan dengan cepat.! mana ikan-ikannya yang lain nak.?" tanya kaisar sander. Putri Dania yang mendengar pertanyaan itu langsung menunjuk ke arah terpal yang sudah ditumpuk ikan di atasnya.
"itu ayah!! kebetulan ayah dan yang lainnya datang. sebagian dari kita masukkan ikan-ikan itu ke dalam karung dan langsung dibawa ke desa. oh ya ayah, aku juga mau minta tolong sebagian ikannya kalau sudah cukup untuk makan hari ini dan besok, sebagian ikannya tolong masukkan ke dalam tong yang besar. kemudian berikan air garam kalau ada. kalau tidak ada berikan air cuka saja. lalu langsung ditutup rapat. besok ikan-ikan itu langsung diangkat dan dijemur di bawah terik matahari yang panas." kaisar yang mendengar itu dengan mata yang berbinar-binar, kembali menatap heran saat mendengar penuturan putrinya.
"kamu ingin membuat apa nak..?" tanya kaisar dengan serius. dan Hal ini tentu perlu ditindak lanjut oleh kaisar, mengingat ini adalah keberlangsungan kehidupan mereka di sini.
"aku ingin membuat ikan asin. dan sekaligus agar ikan-ikan ini tidak busuk ayah. jadi harus dijemur agar teksturnya menjadi keras." kaisar yang mendengar itu mengangguk-anggukkan kepalanya. sementara penasehat Ken, langsung menganggukkan kepalanya dengan takjub.
"anda hebat sekali Putri!! ikan-ikan itu kalau sudah keras akan bertahan selama 2 sampai 3 bulan dalam suhu ruang." , tuturnya dengan ceria.
"betul Paman penasehat! dan ikan-ikan yang telah dikeringkan itu juga bisa dijual ke pasar." mata kaisar langsung berbinar. namun sesaat kemudian kembali melayangkan pertanyaan.
"apakah rasa ikan itu tidak akan berubah nak..? atau, mungkin rasanya tidak akan enak ?" tanya kaisar. Putri Dania menggelengkan kepalanya.
"ayah tenang saja!! rasanya tidak akan berubah. ikan-ikan asin itu juga sangat enak kalau disambal. pokoknya ayah ikut saja apa kata Dania.." kaisar sander pun langsung kembali ceria.
"baiklah baiklah!! cepat, sebagian dari kita masukkan ikan-ikan yang sudah dibersihkan itu ke dalam karung, dan langsung dibawa ke pemukiman. bawa kereta kuda saja dan muat semuanya di atasnya. nanti, kalian datang kembali." tuturnya langsung memberikan perintah.
sementara tanpa perintah apapun, sebagian pemuda-pemuda dan warga desa laki-laki yang ikut sudah terjun ke dalam laut, dan menangkap ikan-ikan yang masih mengumpul itu. bahkan dengan tawa ceria mereka, sambil mengucapkan rasa syukur di mulut mereka tanpa henti.
bahkan saking bahagianya, kaisar juga langsung ikut terjun menangkap ikan-ikan itu. sementara penasehat yang melihat tingkah kaisar langsung menjadi panik.
"astaga Yang mulia??" dan mau tidak mau, penasehat juga langsung turun dan bergabung bersama kaisar serta warga lainnya.
dan di bagian terpal sana, para pemuda-pemuda langsung memasukkan ikan-ikan yang telah dibersihkan itu ke dalam karung-karung besar yang sudah mereka bawa. dan dengan cepat mereka memuatnya ke dalam kereta. sementara orang-orang yang membersihkan ikan-ikan itu juga sudah bertambah personilnya, sehingga pekerjaan mereka bisa selesai dengan cepat.
mereka di sana, saling bekerja sama dengan tangan yang sama membersihkan semua ikan-ikan itu. sampai akhirnya, tak terasa para warga sudah dua kali bolak-balik, dan untuk yang ketiga kalinya mereka semua langsung meninggalkan tepian pantai itu. tak lupa, isi perut ikan mereka kubur dalam tanah.