NovelToon NovelToon
Ruang Hati Untuk Karin

Ruang Hati Untuk Karin

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Penyesalan Suami
Popularitas:3.7k
Nilai: 5
Nama Author: Ayu Anfi

Sequel Pelabuhan Hati

Bagi orang lain Karin adalah si antagonis untuk kehidupan kakaknya, namun siapa sangka di balik sikap yang dia tunjukkan selama ini dia menyimpan banyak luk. Di tambah dengan malam kelam yang terjadi adanya akibat ulah sahabat-sahabatnya, hidup Karin sejak hari itu berubah total.

Sementara itu Aiden sengaja datang ke Indonesia untuk mencari perempuan yang membuatnya selalu dalam rasa bersalah sejak malam itu. Namun siapa yang menyangka jika dirinya tak perlu bersusah payah untuk menemukan perempuan tersebut. Lalu apakah ada ruang untuk Karin di hati Aiden? Atau dia melakukannya hanya karena sebuah rasa bersalah?

“Selalu ada ruang untukmu di hatiku,” Aiden

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu Anfi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

6# Anak Rega?

Sudah Alya duga sebelumnya, suara riuh yang terdengar dari lantai atas tadi adalah suara mamanya yang sedang berdebat dengan mama Indah. Tahu benar karakter sang mama, sudah pasti mama Nirma yang memulai lebih dulu.

Alya menghela napas, dia masih menunggu di ruang keluarga. Alya mendengarkan semua perdebatan mama Nirma dengan mama Indah, putri bungsu papa Andi tersebut menimbang apakah dia harus keruang tamu sekarang atau menunggu perdebatan mamanya dan mama Indah selesai.

“Kak Rhea juga kemana sih ini?” gerutu Alya karena panggilan teleponnya tidak diangkat oleh sang kakak.

Alya mondar mandir di ruang keluarga, dia takut kalau Rhea kakaknya terlanjur datang dan menyaksikan semua perdebatan tersebut. Alya tidak mau kakaknya makin terluka, Rhea hanyalah korban keegoisan mereka yang sedang berdebat di ruang tamu tersebut.

“Mereka itu mau berdebat atau baku han tam sih? Lama benar,” Alya sudah tidak bisa lebih lama lagi menunggu mereka selesai berdebat. Akhirnya dia menghampiri semua yang ada di ruang tamu.

Dia melihat suasana ruang tamu tidak hanya tegang, melainkan tidak lagi kondusif. Bahkan bukan lagi mama Indah dengan mama Nirma yang berdebat, karena kakak ke duanya tersebut juga sudah ikut andil dalam perdebatan.

“Karin cinta kak Rega, tante. Kak Rega juga nyaman denganku,” ucapan Karin membuat Alya mengepalkan ke dua tangannya hingga kuku-kuku jarinya memerah.

“Karin. Jaga bicaramu! Jangan membuat masalah semakin rumit,” papa Andi menatap tajam kerah putrinya. “Buat putrimu itu diam, Nirma!” titah papa Andi pada sang istri.

“Kenapa aku harus membuat Karin diam, pa? Karin anak kandung kita, dia yang lebih berhak mendapatkan pembelaan dariku. Kalau papa selalu ada di pihak Rhea, mama akan selalu ada untuk Karin. Jangan harap aku mengalah!” mama Nirma tetap kekeh dengan pendapatnya.

Alya hanya bisa menggeleng melihat tingkah para orang dewasa yang ada di sana, dia bisa melihat suasana benar-benar kacau.Terlihat papa Harun yang sudah berusaha menenangkan mama Indah dengan memegangi ke dua bahu sang istri, raut wajah mama Indah sudah merah padam. Papa Harun sendiri juga sedang menahan amarahnya, namun dia berusaha tetap tenang.

Papa Andi bahkan kembali memperingatkan sang istri untuk tidak memperkeruh situasi dengan ucapannya.

Rega bahkan bingung dengan situasi yang saat itu terjadi di sana, tujuannya hanya satu. Mendapatkan maaf dari Rhea dan ingin melanjutkan pernikahan mereka yang tinggal menghitung hari. Namun kenyataan yang di dapat justru Rhea belum hadir di tengah-tengah mereka, atau mungkin calon istrinya itu tidak akan datang.

Rega tidak ingin kesalah pahaman makin menjadi, dia ke sana untuk Rhea bukan untuk Karin. mama Nirma dan Karin harus di kasih paham sebelum semua lebih kacau. “Semua tolong diam sebentar! Ada yang ingin aku bi…” belum sempat Rega melanjutkan, ucapannya langsung terjeda.

Plaakk…

“Alya!” pekik mama Nirma dan papa Andi saat melihat apa yang di lakukan putri bungsu mereka pada sang kakak.

Alya menam par sang kakak, siapapun yang ada di sana dapat melihat kilatan amarah dari sorot mata putri bungsu mama Nirma dan papa Andi tersebut. Karin tentu terkejut dengan tindakan sang adik yang tiba-tiba itu, dia menatap Alya tak kalah emosi.

Keluarga Setyadarma tak kalah terkejut mendapati apa yang di lakukan Alya, mama Indah bahkan bisa melihat tatapan kecewa dari netra gadis itu pada sang kakak.

Mama Nirma memeluk karin, dia menatap tajam putri bungsunya. “Kamu ini kenapa, Alya? Apa salah Karin sampai kamu menamparnya?”

Berbeda dengan mama Nirma yang sudah meneriaki Alya, papa Andi dengan lembut bertanya pada putri bungsunya. Karena dia paling paham bagaimana Alya di bandingkan sang istri. “Bisa jelaskan pada papa, nak? Alasan kamu menam par kakakmu?”

Blugh…

Alya tersenyum kecut, dia bergantian memandang ke dua orang tua juga Karin dan Rega. Dia melemparkan sesuatu keatas meja yang ada di hadapan mereka.

“Papa buka dan baca sendiri saja! Tanyakan pada mereka berdua bagaimana bisa mbak Karin dan kak Rega setega itu mengkhianati kak Rhea,” sengit Karin menunjuk kearah Rega dan Karin bergantian.

Rega yang merasa namanya ikut terseret bingung dengan ucapan Alya, dia tidak mengerti apa yang di maksud Alya. Hingga dia menyadari sesuatu, Rega mulai menggabungkan puzzle saat dia dan Aldo membawa Karin ke UGD dan mendengar ucapan dokter pada Karin.

Sementara itu Karin makin pucat pasi dan gemetar melihat apa yang tadi Alya lempar keatas meja.

Papa Andi langsung mengambil dan membuka amplop tersebut, dia membaca dengan seksama yang tertulis pada hasil pemeriksaan atas nama Karin Darmawan.

“Anak siapa ini, Karin? Katakan pada papa, Karin! Anak siapa yang ada dalam perutmu?” papa Andi menatap tajam Karin, suaranya bahkan sudah meninggi dan membuat Karin hanya bisa menunduk sambil menangis.

"Ka-kamu hamil, Karin?" mama Nirma syok.

Mama Indah dan papa Harun langsung menatap putranya, Rega langsung menggeleng.

*** 

Di sisi lain Aiden masih dalam perjalanan menuju rumah keluarga Darmawan, sepanjang perjalanan dia bahkan tidak berhenti bersenandung. Entah kenapa dia merasa senang, apakah karena sepupunya yang akan menikah ataukah karena hal lain…Aiden sendiri tidak paham dengan kondisi hatinya sore itu.

Dia mengambil sesuatu dari dalam dashbord. “Aku akan mencarimu setelah acara Rega dan Rhea selesai,” monolognya.

Dia kembali melajukan mobilnya menembus jalanan, deru suara mobilnya beradu dengan deru mesin mobil pengendara lain. Sesekali Aiden melihat arlojinya untuk memastikan dia tidak terlalu terlambat sampai di sana.

Lima belas menit kemudian dia sampai di sebuah rumah yang cukup mewah, mobil Aiden masuk setelah penjaga rumah memastikan bahwa dia termasuk tamu yang diundang untuk makan malam.

“Mencurigakan sekali,” ucapnya saat melihat mobil mewah berhenti tidak jauh dari gerbang rumah keluarga Darmawan. “Siapa perduli juga. Mungkin tamu rumah sebelah,” imbuhnya.

“Silahkan masuk mas!” pinta penjaga keamanan keluarga Darmawan.

“Siap pak,” Aiden melajukan mobilnya masuk, dia memarkir mobil miliknya di samping mobil Rega.

Aiden lebih dulu merapikan rambut dan kemejanya sebelum dia turun dari mobil, baru setelah itu dia membuka pintu dan turun. “Bukankah itu Rhea? Kebetulan ada Rhea, masuk bareng dia saja. Akan lebih canggung kalau aku masuk sendiri,” Aiden melihat sosok Rhea yang berdiri di depan pintu, anehnya tunangan sepupunya tersebut tidak kunjung masuk ke dalam rumah. Rhea hanya berdiri diambang pintu, dia lantas bergegas menghampiri Rhea.

“Hai Rhea! Kebetulan banget ketemu lagi di sini,” sapa Aiden, namun anehnya Rhea hanya diam dan tidak membalas sapaan yang di lontarkan Aiden.

Aiden mengerutkan dahinya saat melihat Rhea langsung membalik badan, dia melengos dan melewati Aiden begitu saja dengan tatapan marah dan kecewa. Aiden bahkan bisa melihat air mata Rhea menetes.

“Ada apa sih?” bingung Aiden, dia menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. “Rega buat ulah lagi pasti ini,” Aiden lantas mengucap salam sebelum masuk, dia hendak langsung masuk begitu saja saat beberapa kali mengucap salam namun tak juga mendapat jawaban. Padahal Aiden bisa mendengar suara riuh orang yang sedang bicara atau lebih tepatnya berdebat dari tempatnya berdiri.

Aiden masih ada diambang pintu, tidak jauh dari sana dia melihat semua orang berdiri dan terlihat tegang. Aiden mendengar suara mama Indah lantang seperti meneriaki seseorang.

“Kamu berharap Karin hamil anak Rega, Nirma? Tapi sayangnya aku yakin itu bukan anak Rega, aku tahu betul bagaimana putraku. Dia tidak akan sebe jat itu,” mama Indah tidak terima.

“Siapa yang hamil anak Rega, tante?” Aiden berjalan masuk dari ambang pintu.

 

1
partini
yg ini full mengseddih
a yulaela_fa(Ayu Anfi): hidup karin lbh mengsedih dr rhea ternyata huhu🫣
total 1 replies
muthia
ulat bulu ulat bulu
a yulaela_fa(Ayu Anfi): hrs dbasmi ya kk 🤭
total 1 replies
muthia
semangat thor selalu di tunggu up nya 🙏❤
a yulaela_fa(Ayu Anfi): siap kk
total 1 replies
partini
ibu mertua lucknat
a yulaela_fa(Ayu Anfi): 🤭 hrs dibasmi pke roundap kalo kata aretha sm viam
total 1 replies
muthia
semangat dan sehat selalu 🙏❤
muthia
baru sempat hadir, banyak acara tetangga🙏🙏
muthia: ❤❤❤❤❤
total 2 replies
partini
Alvin cadel,, kalau merujuk dr novel sebelah agak lelet si aiden ya Thor bakal elus dada lama si Karin
partini
masa lama ya Thor drama rumah tangga nya
a yulaela_fa(Ayu Anfi): engga ka... klo g keblabasan 2 eps nnti lgsg loncat ke alvian yg 3 thn.
total 1 replies
Zea Rahmat
emang otaknya gesrek.... kaga ada hubungan neeee🤣🤣🤣
a yulaela_fa(Ayu Anfi): 🤭🤭 dia msh denial
total 1 replies
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto: sama2 👌👍
total 2 replies
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
a yulaela_fa(Ayu Anfi): smg nnti ato bsk bs lbh dr 2 ya kk..
total 1 replies
Zea Rahmat
alur mundurnya jgn kelamaan ya ka🤭🤭
a yulaela_fa(Ayu Anfi): kagak sist... hbs ini kan mrk nikah. di part rhea kan mrk nongol dikit.. 🤭
total 1 replies
Zea Rahmat
disini blm ketemu Aiden ya
a yulaela_fa(Ayu Anfi): hbs ini ketemu... knnpas otw rega kec ini
total 1 replies
Zea Rahmat
ternyata karin pura2 jd antagonis🤔🤔
a yulaela_fa(Ayu Anfi): 🤭🤭🤭 gara2 slh phm doangqsbnrny, sm dicekokin maknya
total 1 replies
Zea Rahmat
ouhh pantes alvian nempel ke Rhea... udh di ulti am emaknya🤣🤣🤣
a yulaela_fa(Ayu Anfi): wkwkwk msh sebiji polong aja udh diulti maknya 🤣
total 1 replies
partini
ok lanjut Thor
a yulaela_fa(Ayu Anfi): otw kk 🤭❤️
total 1 replies
Zea Rahmat
pecah telor juga ka🤭🤭🤭
a yulaela_fa(Ayu Anfi): 🤭🤭🤭 lama y sist....aq blm pernh soalekan nulis kish yg ada ksus diawl lgsg hamidun... jd tu mkr dl majju mundur syantik wkwk
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!