Dark romance !!
Adegan kekerasan dan darah !!
Bocil harap minggir, karena banyak adegan spicy 🌶️ !!
Lepas dari lubang buaya, kini dia jatuh ke lubang singa.
Demi melindungi kedua anaknya yang masih bayi dari kejaran ayah kandungnya, Beverly terpaksa masuk ke sebuah kapal mewah dan bersembunyi dari kejaran ayah kandungnya yang hendak membunuh kedua anaknya.
Tanpa Beverly sadari, kapal besar itu milik seorang mafia kejam yang baru saja keluar dari rumah sakit jiwa, yaitu Giovanni.
Melihat ada wanita nakal masuk ke dalam kapal miliknya, membuat ide licik bagi Giovanni yang tertarik pada wajah cantik dan tubuh indah itu.
“Aku akan menjagamu dan melindungi anak-anakmu, dengan syarat puaskan aku di atas kasur~”
“Dasar gila !!!”
“Aku memang mantan pasien RSJ, sayang~”
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agnes Fetrika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
6. Pulang ke rumah
Sejak 6 hari berlalu, akhirnya besok kapal Giovanni akan sampai di Pelabuhan Long Beach di California. Karena kapal mereka menambah kecepatan, sehingga bisa sampai hanya dalam waktu seminggu.
Beverly mulai terbiasa dengan adanya Giovanni di sana, dan ya.. Secara resmi, Giovanni sudah menjadi kekasih dari Beverly, dan bahkan lelaki itu merawat, menjaga kedua bayi mungil milik Beverly.
Beverly sendiri mulai terbiasa dengan kemewahan yang diberikan oleh Giovanni, meskipun terkadang dia merasa tidak nyaman karena Giovanni memberikan segala yang terbaik untuk dirinya dan kedua bayinya, sementara Beverly sendiri tidak memiliki apapun untuk diberikan kepada Giovanni.
“Cukup berikan tubuhmu setiap malam, itu sudah cukup bagiku. Juga terima aku sebagai kekasihmu, itu sudah hal terbaik yang kau berikan kepadaku.”
Perkataan tulus bercampur mesum itu di ucapkan oleh Giovanni kepada Beverly, membuat sang wanita merasa bingung bagaimana harus meresponnya. Antara kesal dan marah karena kemesuman lelaki itu, tapi juga merasa bingung, kenapa Giovanni seakan begitu menyukai dirinya, padahal mereka baru saja bertemu.
“Cinta tidak seperti hutang yang membutuhkan waktu lama untuk bisa di rasakan, aku bisa mencintaimu dengan sekali tatapan saja. Tapi ini khusus untukmu saja, bukan untuk wanita lain.”
Ucapan Giovanni yang nyeleneh selalu di berikan kepada Beverly setiap kali dia bertanya, membuat sang wanita hanya bisa tertawa kecil dan menggelengkan kepalanya.
“Ada apa, sayang ??”
Beverly menolehkan kepalanya, dia melihat Giovanni yang duduk bersandar di sebelahnya, menatap dirinya dengan bingung karena melihatnya tersenyum-senyum sendiri. Saat ini, Beverly dan Giovanni duduk di pinggir kapal, sambil menikmati pemandangan laut luas di depan mereka, tapi karena mereka sudah mulai dekat dengan pelabuhan, jadilah mereka menatap beberapa kapal yang berlalu lalang di sekitar mereka.
“Tidak ada, hanya mengingat sesuatu yang lucu.” Ujar Beverly dengan tersenyum.
Giovanni juga sempat ikut tersenyum, dia mengangkat tangannya dan mulai membelai pipi Beverly dengan lembut.
“Oh iya..” Giovanni sedikit menjeda ucapannya.
“.. Besok kita sudah sampai ke pelabuhan, lalu kita akan pulang ke rumahku, agar kau bisa berkenalan dengan keluargaku.”
Beverly terdiam sejenak, keluarga Giovanni ?? Sudah pasti mereka berasal dari keluarga yang sangat kaya, sementara dirinya ?? Memang sih, ayahnya masuk kategori orang kaya, tapi Beverly sudah meninggalkan ayahnya karena konflik internal antar keluarga.
Apakah mereka mau menerimaku ?? Batin Beverly dengan nada gelisah di dalam hatinya.
“Jangan khawatir, mereka bukan tipe orang yang menilai dari luarnya saja, Dad dan Mom adalah orang yang baik dan lembut. Kau hanya perlu mengatakan siapa dirimu, asalmu saja.”
“Lalu bagaimana jika mereka menanyakan mengenai dua bayiku ?? Aku tidak mau berbohong, dengan mengatakan jika mereka anakmu.” Ujar Beverly dengan nada penuh penekanan di akhirnya.
Giovanni tersenyum kecil, “Katakan saja apa yang terjadi padamu yang sebenarnya, dan aku akan mengatakan bagianku.”
Beverly menganggukkan kepalanya, “Oh iya.. Bagaimana mengenai ayahku ?? Kau.. Tidak mengatakan apapun, bukan ??” Tanya Beverly dengan nada curiga, sementara Giovanni terkekeh pelan.
“Tidak, aku hanya mengatakan jika kau tidak masuk ke dalam kapalku.” Ujar Giovanni tersenyum kecil, Beverly menganggukkan kepalanya, tanpa menyadari jika itu adalah kebohongannya.
Giovanni memang mengatakan jika Beverly berada di kapalnya pada Benjamin, tapi dia juga mengancam akan memb*nuh lelaki itu, jika dia berani mencari dan menyentuh Beverly, bahkan Giovanni menyatakan jika putrinya kini adalah miliknya, dan akan menjadi istrinya pada Benjamin.
Giovanni memastikan jika Benjamin tidak akan pernah bisa menyentuhnya, meski dia tahu dimana Beverly berada, atau meskipun dia berusaha meraih calon istrinya, maka Giovanni yang akan memasang tubuh demi melindungi calon istrinya itu.
“Oh iya, Beverly.. Aku ingin mengatakan sesuatu.”
“Ada apa ??”
“Jika.. Ada orang lain, entah laki-laki atau perempuan yang berusaha menyindirmu dan mengatakan hal buruk mengenaimu, jangan pernah dengarkan mereka. Katakan saja kepadaku, maka aku yang akan membuat perhitungan pada mereka.” Ujar Giovanni dengan nada serius, Beverly sudah tahu. Dia mulai mengenali lelaki di sebelahnya, jika dia berbicara serius, maka itu artinya dia meminta Beverly untuk menuruti perkataannya.
“Memang siapa yang akan memberikan perkataan buruk padaku ?? Bukan.. Keluargamu, kan ??”
Giovanni menggelengkan kepalanya, “Keluargaku tidak sepicik itu, mereka adalah mantan kekasih dan mantan temanku. Jangan pernah dengarkan perkataan mereka, mereka sangat licik.” Ujar Giovanni memberikan peringatan kepada Beverly, mengenai orang-orang yang mungkin, akan berusaha menargetkan Beverly.
“Ba... Baik..”
“Dan jangan terima makanan atau minuman dari mereka. Jika mereka memaksa, terima makanan itu lalu buang. Jangan memakannya, mereka pernah mencoba meracuniku.”
Mata Beverly membulat mendengarkan perkataan dari Giovanni, apa katanya, mereka mencoba meracuni Giovanni ?? Tapi kenapa ??
“Ke.. Kenapa ?? Kenapa mereka melakukan itu ??”
Giovanni mengangkat bahunya acuh, “Alasan mereka tidak penting bagiku. Toh kau bisa membenci orang tanpa alasan, bukan ??” Ujar Giovanni seakan enggan menjelaskan alasan kenapa mereka membenci dirinya.
Giovanni hanya masih belum bisa membuka identitas aslinya pada Beverly sebagai seorang mafia. Beverly.. Wanita itu terlalu baik, lembut, dan polos.
“Baiklah.. Aku tidak akan mendengarkan mereka.” Ujar Beverly tersenyum.
“Aku mencintaimu apa adanya, bukan karena latar belakangmu, jadi jangan pernah pesimis hanya karena sindiran murahan mereka.” Ujar Giovanni lagi, sambil membelai rambut Beverly dengan lembut.
Beverly tersenyum malu, sementara Giovanni merasa sangat gemas dengan perilaku dari wanita di depannya yang terlihat sangat lucu baginya.
Ah beruntung bagi Giovanni yang sudah menyiapkan perawat sendiri, untuk menjaga kedua bayi itu hanya sementara saja. Karena Giovanni ingin mendapatkan kesempatan untuk bisa bermesraan dengan wanita cantik di depannya.
...
“Selamat datang kembali, Tuan Muda Giovanni.”
Sebuah suara menyambut mereka di pagi ini, setelah selesai sarapan, Giovanni mengajak Beverly keluar dari kapal, sambil mendorong kereta bayi kembar, juga tangan Beverly membawa tas berisikan perlengkapan untuk bayi. Dan di depan mereka terlihat sosok lelaki muda menundukkan tubuhnya menyambut Giovanni kembali di rumah mereka.
“Hah, kau benar-benar tidak membuang waktu, Keith..”
“Tuan Besar Arnold, Nyonya Besar Catalina, juga Tuan Muda Gregor sudah menunggu anda di rumah.” Ujar Keith mengangkat kepalanya dan tersenyum pada atasannya.
“Ya.. Ya.. Lelaki tua itu, hampir meledakkan handphoneku semalam. Serindu itukah, dia pada putra pertamanya ini.” Ujar Giovanni sedikit menyindir Dad-nya Arnold.
“Oh iya, perkenalkan Calon Nyonya Muda kalian, Beverly. Dia adalah calon istriku, dan dua putranya, Oshea dan Oscar.” Ujar Giovanni tidak lupa memperkenalkan Beverly dan dua bayinya yang ada di dalam kereta.
“Eh-” Beverly sempat terkejut dan hendak protes, karena Giovanni hanya menyatakan status sebagai kekasih, bukan calon istri.
“Selamat datang juga, Nyonya Muda Beverly. Biar saya bantu anda membawakan beberapa barang bawaan anda.” Ujar Keith dengan sopan, membuat Beverly merasa tidak enak, tapi ya Giovanni memberikan kode, agar tidak menolak bantuan dari Keith.
Giovanni yakin, jika Beverly menolak maka Keith akan minder, dan merasa dirinya kurang sopan di depan Beverly, sehingga wanita cantik itu menolak pelayan darinya. Giovanni sendiri merasa aneh dengan sifat Keith, yang mudah sekali ngambek hanya karena penolakan.
❤️💙❤️💙❤️💙
Persiapan bertemu calon mertua, hehehe semoga aja Beverly di terima ya sama ortunya si Giovanni 😁😁
Btw Author membuat kesalahan, dengan Beverly nyebut ayahnya. Harusnya dia manggil Benjamin itu, kalau enggak Dad atau Father. Karena Beverly dari Inggris.
Mulai Chapter depan panggilan ayah dari Beverly Author ubah ya, jadi Father aja. Udah itu aja dari Author.
gio mirip ky mathias yg viral itu🤣🤣😄
gak sabar nunggu respon dad gio🤣