"hai Anisa aku tidak mencari menantu yang hanya kerja jadi pelayan restoran,kamu sangat tidak pantas untuk anakku yang seorang polisi kamu hanya gadis miskin dari keluarga berantakan jangan harap kamu jadi istri benalu Bangi anak ku" itulah yang di katakan Bu ibunya mas Kaffa yang selalu ku ingat Sampai kapanpun
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama ende, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 06 Menjemput mas Bayu
Aku bangun pagi kerena hari ini pindahan. Baju sudah aku masukkan semalam sekarang sudah selesai dan sudah aku masukan ke mobil tingal kulkas mini dan seisinya aku minta bantuan pak satpam untuk di masukan ke dalam mobilku selesai aku segera pamit sama ibu kos dan aku berangkat pindah sekarang setelah kunci aku serahkan aku menuju tempat baru Sampai di sana ada orang suruhan mbak Maura membawa barangku ke atas jadi setalah aku parkir di lantai bawah aku naik ke unit apartment yang kau sewa dan aku di bantu orang suruhan mbak Maura jadi lebih ringan pekerjaan ku.
Aku buat kopi buat orang suruhan mbak Maura tetepi mbak Maura datang ke unit ku sambil membawa nasi kotak buat mereka dan buat aku dan Mbak Maura bawa pizza
" Ini aku bawakan pizza, nenek mu beli pizza di pamer kan padahal kami sering makan " kata mbak Maura sambil terkekeh
" Mereka nggak tahu kalau makanan kamu steak, susi, salmon, burger dan lain lain" kata mbak Maura
" jangan lupa mbak tahu isi pastel ote ote gemblong lemper dan lain lain" jawabku
Aku memang pemakan segala apalagi kalau lagi kerja jajanan pasti ada di dekat ku dan semua makanan yang di sebut mbak Maura menjadi camilan karena aku jarang makan nasi kecuali di siapkan ibu aku makan sama apa saja terasa enak kalau ibu yang menyuapi aku
Selesai berbenah aku sama mbak Maura kerja kali ini ke sekolah SMK yang akan membuat lab komputer lengkap dengan isi dan programnya aku sama mbak Maura ke sekolah dulu melihat line up yang akan kita kerjakan kemudian kami pergi ke toko komputer milik ayah nya mbak Maura kita akan beli satu paket computer yaitu computer server juga kliennya ada juga computer yang buat uji coba nanti cara servis dan lainnya kerena di SMK itu ada dua jurusan computer yaitu Tehnik komputer jaringan dan rekayasa perangkat lunak kalau TkJ lebih ke jaringan kalau RPL lebih ke pemograman jadi sekolah tersebut pesan satu paket untuk lab komputer dan sepuluh buah komputer buat praktik.
Aku melihat para pekerja papanya Mbak Maura merakit komputer yang kami pesan kalau aku nggak begitu memahami kalau menservis atau merakit aku lebih ke pemrograman dan perangkat lunaknya alais penguna saja.
Selesai mbak Maura memberikan gambar lay out nya kepada ketua teknisi karena mulai hari ini di kirim besok di rakit jadi sekarang kita bisa pulang dan besok kesana mendampingi mereka kerja
Aku pulang ke apartemen ku aku berpisah di lift sedangkan mbak Maura lanjut ke lantai atas Sampai di apartemen ku aku buka pintu pakai pin karena aku lapar aku segera buka kulkas aku mengoreng ayam yang sudah di ungkep kali ini aku ingin makan nasi jadi aku seduh beras instan dari umbi Porang yang aku punya dan aku punya sambel bawang sasetan. selesai makan aku istirahat sebentar karena capek
Aku bangun kemudian bersiap kata mas Bayu akan sampai di bandara jam empat sore aku mengemudikan mobil menuju bandara satu jam kemudian aku sudah Sampai bandara aku menunggu di kedatangan aku duduk di ruang tunggu sambil main game aku juga suka main game apalagi game ciptaan ku sendiri sambil sekali kali ku lihat daftar kedatangan dari Korea ternyata sudah mendarat jadi tingal tunggu mas Bayu mungkin juga masih ambil barang di bagasi aku hanya mencari wajah mas Bayu kira kira seperti apa sekarang lah ada orang membawa dua koper mendekati aku ternyata mas Bayu tambah ganteng dia
" Mas kamu operasi ya di Korea kok tambah ganteng " kata ku sambil memeluk dia dan mas Bayu pun memeluk aku jadi kami berpelukan seperti sepasang kekasih
" Ayo mas aku bantu bawa satu koper kita berpelukan di sini nanti di kira sepasang kekasih " kata ku sambil terkekeh
Kami pun berjalan beriringan menuju parkiran
" Bagus nih mobilnya dek" kata mas Bayu
" lumayan mas kalau ya di atas sedikit Avanza lah" jawabku
" Iya ayah punya Avanza ya" kata mas Bayu
" Mas tahu ya" tanya ku
"Setiap hari lihat storynya Ninik sama Selly" kata mas Bayu
" Adekku saja nggak pernah pasang story tapi rekeningnya gendut" kata mas Bayu
" Ya harus dong punya harta itu harus di sembunyikan nggak boleh pamer takut ada orang jahat yang mengincar" jawabku sambil terkekeh
" Saldo rekening hasil game ku sudah bisa biaya hidup dan biaya kuliah yang di luar non beasiswa dan sekarang kerja di mbak Maura menjadi tabungan ku dan uang yang bisanya mas kirim masih utuh yang aku pinjam sudah aku kembali semua tapi yang untuk pembayaran rumah Mbah sumi aku pakai uang mas setengah nya jadi kita masing masing 50 persen.
" Terima kasih adek ku kamu telah membantu mas mengumpulkan uang mas kalau tidak seperti itu pasti sudah habis" jawabku
" Kalau mas nggak suka mobilnya mas bisa ganti gitu mau Fortuner atau Pajero gitu" kata ku
" Pingin nya mobil mewah gitu tapi belum waktunya" kata dia sambil terkekeh
" Mas mau makan apa aku cari warung makan nih" tanya ku
" Mas ingin nasi rawon khas Surabaya lama nggak makan nasi rawon" kata dia
Aku mengemudikan mobil menuju depot rawon dan krengsengan khas Surabaya yang bisanya aku makan di situ kalau ingin makan nasi.
" Wah ini pasti enak ya dek rawon khas Surabaya nanti kalau bisa habis dua porsi nih" kata dia
" Kamu kemaruk kan nggak boleh itu tidak baik" jawabku sambil terkekeh
Aku pesan dua nasi putih dua porsi rawon di mangkuk sendri dan satu porsi daging krengsengan juga satu porsi daging empal mas Bayu masih ke toilet dan pesanan datang
" Dek banyak banget pesannya" tanya dia setelah datang dari toilet
" Adek mu ini bukan orang susah mas yang nggak kuat beli daging tapi ini semua lebih enak masakan ibu yang terbuat dari ayam kampung" jawabku sambil terkekeh
" Mamang depot yang paling enak itu depot Bu aminah masakan nya gurih bikin nagih dan gratis pula" kata mas Bayu
" Iya dia buka depot kan khusus untuk kita" Jawaku sambil terkekeh
Kami makan tidak lupa doa sebelum makan aku memberikan nasiku setengah untuk mas Bayu aku makan dengan krengsengan dan aku ambil rawon sedikit saja biar satu setengah porsi di makan mas Bayu ternyata dia juga mencicipi. krengsengan
" Enak dek memang rawon asli sini beda sama di Korea dan ini makanan kamu juga enak" kata dia
" Makan semua mas biar kamu gendut itu daging empalnya khusus untuk kamu dan kalu masih kurang itu ada telor asin" kata ku menjelaskan
" Enggak ah nanti kantong mu jebol" jawab mas Bayu
" Paling juga nggak sampai lima ratus ribu itu juga receh buat kamu" jawabku
" Kalau semurah ini aku saja yang bayar" kata mas Bayu
"Jangan aku saja kan adeku milyader" jawabku sambil tersenyum
" Iya percaya tapi mas sudah kenyang itu empalnya di bungkus saja" kata dia. Selesai makan aku membayar ke kasir
" Mbak empal nya di bungkus tambah satu porsi krengsengan nasinya di pisah juga perkedel kentang nya lima buah" kata ku kepada kasirnya kemudian kasir menghitung semua kan tidak sampai lima ratus ribu buat meyambut kakak ku yang baru pulang dan kau bungkuskan nasi krengsengan buat nanti kalau dia lapar
Kami pun pulang ke unit apartment ku katanya mas Bayu mau santai di sini dulu barang bawaan nya banyak di paket kan dia di sini hanya bawa dua koper dan tas rangsel saja katanya satu koper oleh oleh untukku dan satu koper baju nya dia yang akan di pakai di sini jadi dia besok pulang ke desa tidak membawa apa apa lagi karena paketnya sudah datang lebih dulu di rumah sedang kan orang nya mampir dulu kesini.
Bersambung .....