NovelToon NovelToon
MAHAR 1 MILIAR: AKU JUAL DIRI, TAPI AKU TIDAK JUAL HARGADIRI

MAHAR 1 MILIAR: AKU JUAL DIRI, TAPI AKU TIDAK JUAL HARGADIRI

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Romantis / Aksi
Popularitas:883
Nilai: 5
Nama Author: wiwi

"Aku jual diri demi 1 Miliar Emas, tapi aku TIDAK JUAL HARGADIRI!"

Lin Qingyan menerima pernikahan kontrak dengan pria lumpuh tak berdaya demi menyelamatkan keluarganya. Semua orang menertawakan dia, mengira dia akan hidup menderita selamanya.

Tapi siapa sangka? Di balik tubuh lemah itu tersembunyi sosok Raja Dunia yang paling ditakuti! Dan dia hanya tunduk pada satu wanita: Lin Qingyan!

Siapa berani meremehkan istri kontrak ini? Bersiaplah digilas habis! Karena aku bukan wanita biasa, aku adalah Ratu yang akan menguasai segalanya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wiwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6: Pesta Makan Malam & Kejutan Gila

Bab 6: Pesta Makan Malam & Kejutan Gila

Malam harinya, kediaman utama keluarga Gu dipenuhi oleh seluruh anggota keluarga besar. Malam ini adalah malam perkenalan resmi Lin Qingyan sebagai Nyonya Muda tertua.

Di aula utama yang megah, puluhan orang duduk mengelilingi meja makan bundar yang sangat panjang. Suasananya mewah tapi penuh dengan rasa tidak suka dan iri hati.

Di kepala meja, duduklah Kakek Gu yang berwibawa.

Di sebelah kanannya, duduk Lin Qingyan dengan penampilan yang sangat anggun. Ia mengenakan gaun panjang berwarna merah darah yang simpel tapi membuatnya terlihat seperti Ratu yang dingin dan mematikan.

Dan di sebelah kiri Lin Qingyan, duduklah Gu Beichen di kursi rodanya. Wajahnya tertutup topeng putih, tubuhnya diam tak bergerak, terlihat menyedihkan.

"Silakan dimakan, semuanya," kata Kakek Gu dengan suara berat. "Malam ini kita kumpul untuk menyambut anggota baru keluarga kita."

Tapi tidak ada yang langsung makan. Mata semua orang tertuju pada Lin Qingyan dan Gu Beichen dengan tatapan meremehkan.

 

Serangan Keluarga Jahat

Seorang Paman Muda dari keluarga Gu, Gu Xiong, tertawa keras.

"Hahaha! Menyambut anggota baru? Lebih tepatnya menyambut 'Janda Muda Calon' kan?"

Ia menatap Lin Qingyan dengan mata menyala. "Dengar ya Nona Lin, kau memang cantik dan berani minta mahar 1 Miliar Emas. Tapi kau harus tahu tempatmu. Kau cuma menumpang hidup di sini karena kasihan sama cucuku yang sakit ini."

"Jangan harap kau bisa mewarisi harta keluarga Gu atau punya suara di sini. Selama Beichen tidak bisa bicara dan tidak bisa bergerak, maka kekuasaannya ada di tangan kami para paman dan bibinya!"

Wanita-wanita lain ikut menimpali.

"Benar! Wanita matre itu cuma mau uang saja. Kasihan Tuan Muda Beichen, cantumnya cantik tapi istrinya serakah."

"Mending kau kasih uang jajan sama kami-kami ini, daripada kau simpan buat orang mati."

Mereka berbicara dengan sangat lancang dan kasar. Mereka berniat menekan Lin Qingyan supaya takut dan tunduk pada mereka.

Biasanya, menantu perempuan baru pasti akan takut, menangis, atau diam saja dihina begitu.

Tapi Lin Qingyan?

Ia justru tersenyum. Senyum yang sangat lebar dan sangat menakutkan.

Ia meletakkan sumpitnya perlahan. DREK!

 

Kartu As Lin Qingyan

"Sudah cukup ocehan kalian," ucap Lin Qingyan dingin. Suaranya tidak keras tapi mampu menembus telinga semua orang.

"Kalian bicara begitu karena kalian pikir AKU LEMAH dan GU BEICHEN TIDAK BISA MEMBELA DIRI kan?"

"Kalian pikir aku cuma wanita cantik yang dapat uang lalu diam saja?"

Lin Qingyan berdiri perlahan. Aura kuat meledak keluar dari tubuh mungilnya!

"Baiklah, karena kalian begitu buta dan sombong, biar aku tunjukkan satu hal sebelum makan malam dimulai."

Lin Qingyan mengambil sebuah dokumen tebal dari tas tangannya. Ia melemparkan dokumen itu ke tengah meja dengan kuat hingga kertas-kertas itu berhamburan!

"BACA ITU BAIK-BAIK!" teriak Lin Qingyan tegas.

Semua orang bingung. Gu Xiong dengan cepat mengambil salah satu lembar kertas itu dan membacanya.

Wajahnya yang tadinya sombong perlahan berubah menjadi kertas putih! Tangannya mulai gemetar!

"A-Apa ini...? Surat Hibah...? Tanah... Saham...?"

Lin Qingyan bersedekap dada, lalu bicara dengan nada mengejek.

"Kalian tadi bilang aku tidak boleh pegang harta? Kalian bilang aku cuma menumpang?"

"Salah besar! Sejak hari aku menikah dengan Gu Beichen, dia sudah memberikan SEMUA HARTA, ASET, PERUSAHAAN, DAN KEKAYAANNYA ATAS NAMAKU SECARA HUKUM!"

BRUGGG!!!

Seluruh ruangan hening total! Seperti disambar petir!

"APA?!!"

"SEMUA HARTA JADI MILIK DIA?!"

"GILA! ITU NILAINYA TRILIUNAN BUKAN MAIN-MAIN!"

Lin Qingyan tertawa kecil. "Benar. Jadi mulai hari ini, rumah ini, makanan ini, uang yang kalian pakai, itu semua DARI KANTONG SAYA!"

"Dan kalian tadi bilang aku harus tunduk sama kalian?"

Lin Qingyan menatap tajam ke arah Gu Xiong dan yang lainnya.

"MINGGIR! SEKARANG KALIAN YANG HARUS BERLUTUT PADAKU! KARENA AKU YANG PEMILIK SEKARANG!"

 

Bantuan Suami yang Mematikan

Mendengar pengakuan gila itu, Gu Xiong marah besar! Wajahnya merah padam!

"BOHONG BESAR! ITU PASTI PALSU! KAU MEMANIPULASI ORANG SAKIT! AKU TIDAK AKAN MENERIMA INI!"

Gu Xiong marah dan ingin merobek dokumen itu, bahkan ingin menyerang Lin Qingyan!

"Dasar wanita jalang! Aku akan menghabisimu!" teriaknya sambil mengayunkan tinju besarnya ke arah Lin Qingyan!

Para pelayan berteriak ketakutan! Kakek Gu pun kaget ingin berdiri!

Tapi...

Sebelum tinju Gu Xiong sampai di wajah Lin Qingyan...

TRANG!!!

Sebuah tangan besar yang kuat, dingin, dan berotot menangkap pergelangan tangan Gu Xiong dengan mudah!

KRAK! KRAK!

Suara tulang remuk terdengar jelas!

"AAAAAAHHHHH!!!" Gu Xiong berteriak kesakitan setengah mati!

Semua orang menatap ke arah itu dengan mata terbelalak tak percaya!

Tangan yang menangkap itu... adalah tangan GU BEICHEN!

Pria yang tadinya lumpuh dan tidak bisa bergerak itu kini mengangkat tangannya tinggi-tinggi! Cengkeramannya kuat seperti baja!

Perlahan-lahan, Gu Beichen mengangkat wajahnya. Topeng putihnya jatuh terbuka memperlihatkan wajah tampan yang dingin dan kejam!

Mata hitam pekatnya memancarkan aura membunuh yang begitu pekat hingga membuat udara di ruangan itu terasa panas dan menyesakkan!

Ia menatap Gu Xiong dengan tatapan mematikan.

"Kau bilang... mau menghabiskan siapa?"

Suaranya berat, serak, dan bergema! Bukan suara orang sakit! Itu suara Raja Dunia!

"Gu Xiong... kau berani mengangkat tangan ke istriku... kau berani menghinanya di depanku..."

Gu Beichen tersenyum miring, senyum yang sangat menyeramkan.

"Kau tahu tidak... selama 10 tahun terakhir, siapa yang berani menyentuh milikku... nasibnya bagaimana?"

KRAK!!!

Tangan Gu Xiong patah total!

"AAAAAAHHHHH!! TOLONG!! MATI AKU!!" Gu Xiong jatuh berlutut menangis kesakitan dan ketakutan!

Seluruh anggota keluarga lainnya langsung gemetar hebat! Kaki mereka lemas dan jatuh dari kursi!

"M-Monyet... dia bergerak... dia bicara..."

"Monster! Itu monster!"

"Maafkan kami Tuan Muda!! Kami tidak tahu kau sembuh!!"

Lin Qingyan di sebelahnya hanya mendengus pelan sambil merapikan bajunya.

'Dasar aktor ulung. Pura-pura sakit kelamaan ternyata.'

Ia menatap suaminya yang kini terlihat gagah dan mengerikan itu.

"Heh, jangan main kasar di meja makan dong, nanti selera makan hilang," kata Lin Qingyan santai. "Sudah sana balikin badanmu jadi orang sakit lagi, aku mau makan."

Gu Beichen menoleh ke arah istrinya. Tatapan membunuhnya langsung berubah jadi lembut dan manis dalam sekejap!

"Iya Nyonya... maaf ya ganggu makanmu," jawabnya lembut.

Ia melepaskan tangan Gu Xiong, lalu kembali melemaskan tubuhnya, berpura-pura lemas dan napasnya terengah-engah lagi seperti orang sakit parah!

Semua orang: "..."

'Gila! Main peran banget ini orang!'

 

SELESAI BAB 6 ✅💰🔥

Jangan lupa dukung aku yah

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!