papanya elvaro dan zavira pernah sahabatan di waktu SD ,Namun nasib membedakan mereka , papanya elvaro sudah sukses sekarang. sedangkan papanya zavira hanya mempunyai toko bengkel.
keduanya bertemu setelah beberapa tahun menghilang,tapi masih dengan persahabatan yang hangat, terukir janji mereka yang dulu akan menjodohkan anak mereka. mamanya elvaro sangat keberatan menerima nya ,Karna menurutnya tidak setara. begitu juga dengan zavira menolak keras perjodohan ini Karna elvaro adalah musuh bebuyutan nya di sekolah.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mahealza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
rapat geng wolf
malam itu langit tampak sangat bersih. ribuan bintang bertabur bagai butiran berlian yang ditaburkan diatas hamparan kain beludru hitam, menerangi tempat parkir yang luar biasa, mereka jadikan markas tak resmi.suasana hening ,hanya terdengar suara desiran angin malam dan suara mesin motor yang masih menderu pelan sebelum dimatikan.
satu persatu anggota mulai datang.
" wussh !! brumm!!!
satu demi satu motor suport dan costum berwarna gelap memarkirkan kendaraannya membentuk setengah lingkaran.lampu utama dimatikan, menyisakan cahaya redup dari lampu jalan dan cahaya alami dari langit berbintang yang cukup untuk menerpa wajah wajah tegas mereka.
" sudah lengakap semua ?" tanya seorang pria bertubuh kekar dengan jaket kulit bertuliskan nama geng mereka di punggung. ia adalah ketua ,siapa lagi kalo bukan elvaro .
" sudah bos . semuanya sudah di posisi." jawab salah satu anggota sambil menyalakan rokok ,asapnya mengepul tipis menghilang ke udara malam.
mereka semua duduk diatas tangki motor atau bersandar pada body kendaraan masing-masing. tidak ada kursi tidak ada meja .hanya mereka , deretan motor kesayangan dan langit yang penuh bintang diatas kepala. elvaro sengaja tidak mengadakan rapat didalam markas Karna hanya memakan waktu yang sebentar.
" gue kumpulin kalian malam ini .,bukan buat cari gara gara" seru El dan tegas memecah keheningan." tapi gue mau omongin soal wilayah dan kehormatan lain yang mulai main curang.
suasana langsung berubah tegang . beberapa anggota menghentakkan kaki ke aspal. ada yg mengepal tangan, namun semua tetap diam mendengarkan. dibawah cahaya bintang , tatapan mata mereka tajam dan serius . ini adalah saat dimana rasa persaudaraan mereka di uji.
" kita jalanin aturan main . kita geng yang punya harga diri .kita ngak bakal nyerang duluan , tapi kalau mereka berani injek injek nama kita ...." El berhenti sejenak menatap satu persatu anggota nya. " .... kita kasih pelajaran yang mereka ngak bakal lupa sampe mati ".
" SIAP BOS "!! serentak semua anggota menjawab dengan Suara lantang menggema di tempat itu .
rapat berlanjut dengan pembahasan strategi, pembagian wilayah patroli,dan janji setia satu sama lain .ditengah obrolan yang penuh dengan nada keras dan kata kata kasar khas anak motor, terselip rasa solidaritas yang kuat.mereka bukan sekedar teman nongkrong.meraka adalah family .
setelah semua keputusan diamabil, ketegangan perlahan mereda.
" oke , rapat selesai.jaga diri dijalan " .ucap El mengakhiri acara.
mereka semua mendongak sebentar, menatap langit yang masih sama indah nya . bintang bintang itu seolah menjadi saksi bisu atas janji setia dan kode etik yang mereka pegang teguh malam ini.
NGEEENGG.......
satu persatu mesin dinyalakan . suara raungan motor kembali memecah malam ,namun kali ini dengan semangat yang berbeda Meraka siap menghadapi apapun asalakan tetap bersama ,dibawah langit yang sama.
***
seminggu telah berlalu sejak mereka menikah .selama ini , elvaro mengalah dan menginap di rumah orang tua angkat zavira yg sederhana.namun hari ini, akhirnya saatnya tiba.mobil mewah berwarna hitam itu berhenti didepan sebuah rumah bergaya modern minimalis yang sangat luas dan megah . pagar tinggi ,taman yang luas dan bagunan tiga lantai yang terlihat dingin namun mewah.
keduanya disambut hangat oleh orang tua elvaro. Lidia memeluk putranya erat mengelus punggung nya baru kali ini ia merasa kan kerinduan pada putranya. elvaro tidak membalas pelukan tersebut baginya berpisah dengan orang tuanya sangat biasa ,semenjak bayi ia selalu tinggal bersama bibik .
Meraka masuk kedalam ruang tamu yang sangat luas . lantai marmer mengkilap,sofa kulit berwarna abu-abu,dan dekorasi yang sangat rapi hingga terasa kaku.
elvaro berdiri ditengah ruangan , menatap zavira dengan tatapan serius sambil melipat kedua tangannya didada gaya khas nya yang terlihat angkuh .
" dengar baik-baik, zavira. karena sekarang Lo tinggal dirumah gue ,ada beberapa aturan ya g harus lo patuhi . jangan sampai melanggar." ucap elvaro dengan suara berat dan tegas.
zavira mendengus , memasukkan tangannya kesaku celananya, menatap balik dengan tatapan tidak suka." coba bilang tuan . aturan nya " jawabnya jutek.
jangan pernah mengacak acak perpustakaan atau ruang belajar gua.barang barang disana punya tempat nya sendiri.dan orang miskin seperti Lo ,gak bakal paham itu .
jangan pernah menyalakan musik atau TV dengan volume tinggi.gue butuh ketenangan.
" wahhh , karaokean hobi gue tuh " pikirnya.
3 .dan yang paling penting ..... jangan pernah mencampuri urusan pribadi gue,dan jangan berharap gue akan bersikap manis seperti drama Korea yang biasa Lo tonton.
" lahh gue GX pernah berhayal , Lo masuk kedalam daftar oppa gue " pikirnya lagi .
elvaro menatap nya tajam " mengerti? ".
"dan ada satu lagi ..." ia mengeluarkan secarik kertas dalam kantong celananya .
zavira membaca setiap bait nya penuh cermat .