NovelToon NovelToon
UNLOVED: Ariel & [Y/N]

UNLOVED: Ariel & [Y/N]

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Bad Boy
Popularitas:893
Nilai: 5
Nama Author: mondᓀ‸ᓂ

​[y/n] adalah seorang gadis yang hidup dalam topeng sempurna. Baginya, dunia adalah panggung sandiwara di mana senyumnya, ketenangannya, bahkan tatapan matanya hanyalah kepalsuan yang disusun rapi tanpa celah. Namun, benteng yang ia bangun bertahun-tahun mendadak retak saat ia menginjakkan kaki di sekolah barunya.

​Seorang pemuda bernama Ariel—si berandal jenius yang ugal-ugalan namun memiliki insting tajam—menjadi satu-satunya orang yang mampu melihat di balik topeng tersebut. Di saat semua orang tertipu oleh keramahan [y/n], Ariel justru menantangnya untuk jujur.

​Akankah hidup [y/n] berubah setelah rahasianya mulai terkelupas satu per satu? Mengapa ia begitu terobsesi dengan kepalsuan? Dan rahasia gelap apa yang sebenarnya ia sembunyikan di balik helai rambut birunya? Temukan jawabannya dalam perjalanan penuh rima, luka, dan perlindungan yang tak terduga...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mondᓀ‸ᓂ, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

:**: seorang ibu yg tidak pantas menjadi ibu

​POV Ariel: Di Balik Pagar Berkarat

​Suara teriakan dari dalam rumah itu perlahan meredup, digantikan oleh isak tangis tertahan yang membuat bulu kuduk Ariel meremang. Dia masih berdiri di kegelapan gang, tangannya mengepal di dalam saku jaket, meremas gelang bintang yang terasa panas di telapak tangannya.

​Ariel tahu suara itu. Suara pecah botol, makian kasar, dan aroma keputusasaan yang pekat. Itu adalah suara masa kecilnya yang ia kubur dalam-dalam.

​"Sialan," umpat Ariel rendah.

​Dia sempat berniat pergi. Dia benci terlibat dalam drama orang lain. Tapi, bayangan [y/n] yang gemetaran di depan kamar mandi sekolah tadi terus membayangi kepalanya. tuh Cewek nggak punya uang. Cewek itu baru saja menyerahkan "nyawanya" pada monster yang ia panggil ibu.

​Ariel meraba sakunya. Ada selembar uang seratus ribu—satu-satunya lembaran yang tersisa di dompetnya setelah dia pakai untuk bensin dan makan kucing tadi siang.

​Dengan gerakan cepat dan senyap, Ariel melompati pagar samping yang rendah. Dia melangkah tanpa suara, seperti hantu yang sudah terbiasa bergerak di kegelapan. Dia sampai di teras kecil itu. Di sana ada kursi plastik tua yang catnya sudah mengelupas.

​Dia meletakkan gelang bintang itu pelan, seolah takut benda kecil itu akan pecah. Kemudian, dengan ragu sejenak, dia mengeluarkan uang seratus ribu itu. Dia melipatnya sedikit agar tidak terbang tertiup angin, lalu menindihnya dengan gelang tersebut tepat di tengah kursi.

​Ariel menatap pintu rumah yang tertutup rapat itu sekali lagi.

​"Jangan mati gara-gara kelaparan lu , bocah" gumamnya sinis, lebih kepada dirinya sendiri. "Gue nggak mau punya teman sekelas yang mati konyol cuma karena nggak bisa beli makan."

​Dia segera berbalik, melompati pagar kembali, dan menghilang ke dalam kegelapan gang . Ariel tidak menoleh lagi. Dia memacu motornya menjauh, meninggalkan sedikit "napas" untuk seseorang yang ia tahu sedang tercekik di dalam sana.

.........

Tengah malam telah tiba. Suara dengkuran berat Bu Rela dari dalam kamar menandakan wanita itu akhirnya menyerah pada efek alkohol dan rasa kenyang. Rumah kecil itu mendadak sunyi, hanya menyisakan bau sisa masakan dan aroma pembersih lantai yang digunakan [y/n] untuk menghapus jejak pecah botol tadi.

[y/n] menghela napas panjang. Kepalanya pening. Dia butuh udara yang tidak berbau pengap. Pelan-pelan, dia membuka pintu depan dan melangkah ke teras kecilnya. Angin malam yang dingin langsung menusuk kulitnya, tapi itu terasa jauh lebih baik daripada suasana di dalam.

Saat hendak duduk di kursi plastik tua di teras, gerakannya terhenti. Matanya menangkap sesuatu yang berkilau di bawah lampu jalan yang remang-remang.

Deg...

Jantung [y/n] tiba-tiba berdegup kencang. Di atas kursi itu, tergeletak gelang tali bintang miliknya yang ia kira sudah hilang. Dan yang lebih mengejutkan lagi... di bawah gelang itu, ada selembar uang seratus ribu yang masih kaku.

[y/n] terpaku. Tangannya gemetar saat mengambil benda-benda itu. Pikirannya langsung melayang ke kejadian di koridor sekolah tadi siang. Tatapan tajam Ariel, pertanyaan ketusnya tentang "transfer duit", dan bagaimana cowok itu seolah bisa membaca setiap luka yang ia sembunyikan.

"... pasti dia... (Ariel)," bisik [y/n] lirih. Suaranya pecah di tengah kesunyian malam.

Hanya Ariel yang mungkin tahu. Hanya Ariel yang tadi sempat melirik ke arah pergelangan tangannya. Dan hanya Ariel yang punya aura "paham" tanpa harus banyak bicara.

[y/n] meremas uang seratus ribu itu di dadanya. Air mata yang sejak tadi ia tahan habis-habisan akhirnya jatuh juga. Bukan karena dia sedih, tapi karena dia merasa "dilihat". Selama ini dia bersembunyi di balik topeng ceria agar tidak ada yang tahu betapa hancur hidupnya. Tapi Ariel... cowok yang paling ditakuti di sekolah itu, justru menjadi orang pertama yang menemukan reruntuhan di balik temboknya.

"Kenapa harus lu yang tahu, Riel?" gumam [y/n] sambil terisak pelan. "Kenapa lu harus liat bagian paling buruk dari hidup gua?"

Rasa malu yang luar biasa menyergapnya. Dia takut besok di sekolah Ariel bakal mengejeknya, atau lebih buruk lagi, mengasihaninya. Tapi di sisi lain, uang seratus ribu ini adalah penyelamat hidupnya untuk besok.

Malam itu, [y/n] duduk di teras sampai fajar menyingsing, memandangi gelang bintang di tangannya. Dia tahu, mulai besok, hubungannya dengan Ariel tidak akan pernah sama lagi.

1
MR Rizki
Lanjut tor 😆
꯱hׁׅυꭈׁׅꪱ ☘︎: 🍀🦈🦈🤭 makasih, iya nanti gw lanjut
total 1 replies
Manusia Ikan 🫪
SEMANGAAAAT ATHOOOR/Determined/
Manusia Ikan 🫪: 😹baguslah
total 4 replies
Caramel23
shuri like ini kan 😍😍
꯱hׁׅυꭈׁׅꪱ ☘︎: yoi 😂😂
total 3 replies
MR Rizki
lanjut tor, semangat 💪/Smile/
꯱hׁׅυꭈׁׅꪱ ☘︎: makasih 🤭😖
total 1 replies
kertaslusuh
Meski Ariel ketus, tpi benerr
kertaslusuh
kasian y/n, keknya generasi roti ya, thorr??
꯱hׁׅυꭈׁׅꪱ ☘︎: bayangin kalau lu y/n deh , nanti bakal... ekhem.. ekhem.. sama ariel🤭
total 3 replies
kertaslusuh
wkwkkw🤣
꯱hׁׅυꭈׁׅꪱ ☘︎
wahahahahahah tidak ada larangan nge like karya buatan sendiri 🤭🙂
MR Rizki
Ditunggu kelanjutannya tor, semangat
꯱hׁׅυꭈׁׅꪱ ☘︎: thanks yank emuachhh 😘🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!