NovelToon NovelToon
Bayu Dan Aplikasi Toko Ajaib

Bayu Dan Aplikasi Toko Ajaib

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:22.9k
Nilai: 5
Nama Author: ex

Bayu Alexander adalah seorang karyawan rendahan yang sedang berada di titik terendah hidupnya setelah difitnah dan gajinya dipotong semena-mena oleh atasannya. Nasib miskinnya berbalik seratus delapan puluh derajat ketika ia memindai sebuah barcode misterius di halte bus yang diam-diam menginstal Aplikasi Toko Ajaib di ponselnya.

Berbekal sisa saldo lima puluh ribu rupiah, Bayu memanfaatkan fitur diskon kilat aplikasi tersebut untuk membeli kacamata ajaib penilai barang antik, yang menjadi batu loncatan pertamanya meraup ratusan juta rupiah dari pasar loak.

Dari seorang budak korporat yang diinjak-injak, Bayu perlahan membangun kerajaan bisnisnya sendiri, menggunakan item-item tak masuk akal dari sistem untuk menghancurkan karir musuh-musuhnya, mendominasi pasar saham, hingga menumpas mafia kejam yang mencoba mengusiknya, semuanya ia lakukan dalam diam sebagai miliarder baru Jakarta yang rahasianya tidak akan pernah terbongkar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12

Bayu menatap Tari, lalu menatap Pak Slamet lekat-lekat.

"Kalau saya yang beli hak sewa tempat ini, tapi Bapak tetap di sini sebagai manajer cabang, bagaimana?" tawaran Bayu meluncur tenang.

Pak Slamet mengangkat wajahnya, kaget. "Maksudnya gimana, Mas?"

"Saya punya modal, Pak. Saya ingin merenovasi total tempat ini. Kita hancurkan sekat kayunya, kita ubah jadi kafe kopi modern bertema industrial. Ini lokasi emas, Pak Slamet. Di seberang itu ada ribuan karyawan kantor yang butuh tempat ngopi enak setiap pagi dan sore."

"Tapi Mas Bayu, saingan kafe di daerah sini itu banyak. Ada kopi merek internasional di lobi gedung sana. Mana mau orang kantoran elit ngopi di tempat bekas warung nasi uduk?" ragu Pak Slamet.

Bayu merogoh saku jaketnya, mengeluarkan toples kecil tanpa label yang ia beli dari sistem. Ia menuangkan seujung sendok teh bubuk berwarna kecokelatan dari dalam toples itu ke dalam gelas kopi hitam buatan Pak Slamet yang belum ia minum.

Ia mengaduknya pelan, lalu menyodorkan gelas itu ke arah Tari.

"Tar, lo cobain kopi ini."

Tari mengerutkan kening. "Lo nyampur apaan tuh? Jangan aneh-aneh deh."

"Cobain aja dulu. Buktiin sendiri."

Dengan ragu, Tari mengangkat gelas itu. Ia mengendus aromanya sebentar. Matanya sedikit melebar. Aroma kopi sasetan murahan itu mendadak berubah menjadi sangat kaya rasa, seperti biji kopi yang baru dipanggang dari perkebunan dataran tinggi, dipadukan dengan aroma karamel dan rempah tipis yang sangat menggugah selera.

Tari menyesapnya pelan.

Seketika, gerakan Tari terhenti. Ia meletakkan gelas itu kembali ke meja dengan tangan sedikit bergetar. Wajahnya menunjukkan ekspresi tidak percaya.

"Gila... Bay, ini kopi lo kasih apa? Ini kopi terenak yang pernah gue minum seumur hidup gue. Pahitnya pas, manisnya nendang, dan entah kenapa gue ngerasa... segar banget. Kayak beban di kepala gue hilang semua," ucap Tari cepat, lalu mengambil gelas itu lagi dan meminumnya dengan rakus sampai tersisa setengah.

Pak Slamet yang melihat reaksi Tari menjadi penasaran. "Masa sih, Mbak Tari? Itu kan cuma kopi sasetan harga dua ribuan."

"Bapak coba sendiri aja kalau nggak percaya," kata Tari sambil menyodorkan gelas miliknya yang satu lagi, yang sudah Bayu beri bubuk rahasia juga.

Pak Slamet meminumnya. Reaksinya persis sama seperti Tari. Matanya berbinar. Wajah lesunya langsung tergantikan oleh energi yang meluap-luap.

"Ya ampun, Mas Bayu. Ini... ini luar biasa. Resep dari mana ini?" tanya Pak Slamet takjub.

"Ini resep rahasia keluarga saya, Pak. Bubuk ini bisa membuat kopi termurah sekalipun terasa setara dengan racikan barista internasional," Bayu kembali berbohong dengan wajah datar. "Bayangkan kalau kita racik ini pakai mesin espresso asli dan biji kopi pilihan. Orang-orang akan antre panjang sampai ke jalan raya."

Bayu mencondongkan tubuhnya ke depan, mengambil alih kendali negosiasi.

"Pak Slamet, saya akan suntikkan dana satu miliar untuk renovasi tempat ini, beli mesin kopi terbaik, dan rekrut barista. Bapak akan dapat gaji tetap bulanan sebagai manajer operasional lapangan, ditambah sepuluh persen pembagian keuntungan bersih setiap bulan. Nisa bisa kuliah dengan tenang tanpa Bapak harus pusing mikirin biaya. Setuju?"

Pak Slamet menatap Bayu dengan mata berkaca-kaca. Ia tidak punya pilihan lain yang lebih baik. Tempatnya sudah hampir bangkrut. Tawaran ini seperti keajaiban yang turun dari langit.

"Bapak setuju, Mas Bayu. Bapak setuju. Kapan kita mulai?"

"Besok," jawab Bayu tegas. "Tari, lo urus kontraktor interior secepatnya. Gue mau tempat ini disulap dalam waktu kurang dari sepuluh hari. Kita akan beri nama tempat ini: Kafein Nusantara."

Tari mengangguk semangat. Ia sudah bisa melihat potensi keuntungan gila-gilaan dari bisnis ini. Rasa kopi itu benar-benar tidak masuk akal enaknya.

Sore itu, proses birokrasi berjalan kilat. Bayu mentransfer sejumlah uang sebagai tanda jadi kepada Pak Slamet, sementara Tari mulai menghubungi kenalannya yang bekerja di bidang desain interior.

Saat Bayu dan Tari hendak pulang menggunakan taksi, sebuah mobil SUV hitam legam melintas pelan di depan warung Pak Slamet. Kaca jendela mobil itu turun setengah.

Dari dalam mobil, sepasang mata tajam menatap ke arah warung tersebut. Pengemudi mobil itu adalah seorang pria berkepala plontos dengan otot leher yang menonjol, memakai jaket kulit hitam ketat. Terdapat tato kalajengking yang mengintip dari balik kerah jaketnya.

Pria itu adalah Anton Bison.

"Slamet kamu belum bayar uang keamanan minggu ini. Malah asik-asikan ngobrol sama bocah kantoran," geram Anton pelan, suaranya serak dan berat. Ia menekan earpiece di telinga kanannya. "Bos, lahan di Sudirman nomor tujuh masih ditahan sama si tua Slamet. Katanya dia dapet investor baru buat buka kafe."

Terdengar suara tawa pelan dari seberang sambungan telepon. "Investor baru? Menarik. Kasih mereka waktu buat renovasi. Biarkan mereka keluar uang dulu. Nanti kalau kafenya sudah jadi dan ramai, baru kamu masuk dan hancurkan. Kita ambil alih bisnisnya beserta tanahnya sekaligus. Paham, Anton?"

"Paham, Bos. Gampang itu mah. Mau saya patahin kakinya sekalian?"

"Jangan bunuh orang sembarangan kalau tidak perlu. Pakai otakmu."

Sambungan diputus. Anton menaikkan kaca jendelanya dan melajukan SUV hitamnya membelah kemacetan Jakarta. Ia tidak tahu bahwa pemuda kemeja hitam yang baru saja ia remehkan itu memiliki teknologi yang jauh melampaui akal sehat manusia.

Di dalam taksi, ponsel Bayu tiba-tiba bergetar. Sebuah notifikasi peringatan dari aplikasi Toko Ajaib muncul di layarnya.

[Peringatan Sistem: Deteksi aura agresi tingkat menengah di radius lima puluh meter. Potensi ancaman fisik terdeteksi. Disarankan pengguna untuk meningkatkan atribut pertahanan diri.]

Bayu mengerutkan kening. Ia menoleh ke belakang melalui kaca belakang taksi, tapi ia hanya melihat deretan mobil yang terjebak macet.

"Ancaman fisik?" batin Bayu.

Sifat paranoid dan waspadanya kembali menyala. Ia menyadari satu hal krusial. Membangun kerajaan bisnis di atas kertas saham sangatlah aman karena tidak berwujud. Tapi begitu ia membangun bisnis di dunia nyata, ia akan bersinggungan dengan preman, mafia tanah, dan lintah darat yang menguasai jalanan Jakarta.

Uang belasan miliar di rekeningnya tidak bisa menahan pukulan balok kayu atau sabetan pisau.

Bayu membuka aplikasi Toko Ajaib dan melihat sisa saldonya.

"Tiga puluh koin. Cuma cukup untuk beli barang receh," gumamnya pelan. "Aku harus segera menukar lebih banyak uang ke dalam Koin Sistem untuk membeli kekuatan fisik. Kafe itu akan jadi magnet uang, tapi juga akan jadi magnet masalah."

Perang di atas kertas telah ia menangkan. Kini, Bayu harus bersiap untuk perang yang sesungguhnya di atas aspal jalanan ibu kota.

1
ラマSkuy
wah apakah bukan hanya Bayu yang punya sistem jadi selain MC ada lagi yang punya sistem. tapi unik juga ya biasanya sistemnya itu menyatu dengan jiwa MC tapi ini dihpnya MC
ラマSkuy
nice 👍
Ironside
Bagus Kak /Smile/, btw mana Insectnya /Curse//Curse//Curse/
Mamat Stone
😍
Mamat Stone
🤩
Mamat Stone
👻🤣👻
Mamat Stone
🤣👻🤣
Mamat Stone
😍
Mamat Stone
/Drool/
Mamat Stone
/Casual/
Mamat Stone
/CoolGuy/
ラマSkuy
waw/Sly/
Mamat Stone
/Casual/
Mamat Stone
/CoolGuy/
Mamat Stone
terserah anda Thor /Ok//Good/
Mamat Stone
pasti salah kaprah 🤣👻
Mamat Stone
😍
Mamat Stone
🤩
Mamat Stone
/Casual/
Mamat Stone
/CoolGuy/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!