NovelToon NovelToon
Menikah Demi Melunasi Hutang Keluarga

Menikah Demi Melunasi Hutang Keluarga

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Bad Boy / Dunia Masa Depan
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: choara

Ziora Narendra atau kerap dipanggil zior terpaksa menikah dengan anak orang yang bersedia membantunya untuk melunasi hutang kedua orang tuanya walau berat tapi zior berusaha ikhlas menerimanya.

dan bagaimana jadinya ternyata orang yang akan menikah dengannya adalah Jendra elvrando orang yang sudah mengejarnya selama 2 tahun ini.

daripada penasaran mending langsung baca aja

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon choara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

pertemuan 2 keluarga

1 Minggu setelah pertemuan zior dengan keluarga elvrado saat ini dirinya sudah berada dikampung halaman dan Dia juga sudah bicara dengan kedua orang tuanya mengenai pernikahan,hutang kemarin.

...Flashback ...

"loh kak kok pulang gak bilang ayah sama bunda tiba-tiba udah didepan pintu aja"ucap bunda

"hehe iya ada yang mau kakak obrolin sama ayah bunda"

"ada apa jangan buat bunda khawatir deh"

"Bun siapa yang Dateng ,loh kak ayo masuk kok malah bengong disitu Bun ajak anaknya masuk"

"eh iya bunda Sampek lupa ayo masuk kak ini adek-adekmu kalau tau kakaknya pulang pasti seneng"

"mereka masih sekolah Bun"

"iya paling 2 jam lagi pulang "ucap bunda

"ada apa gak biasanya kamu pulang mendadak kaya gini"ucap ayah

"Bun yah Kaka mau nikah"ucap zior gugup

"APA gak usah bercanda kamu kak "kaget bunda

"Kaka gak bercanda besok calon Kaka dan orang tua mau kesini ketemu bunda dan ayah"ucap zior

"kak nikah itu bukan untuk main-main lagian kamu masih kuliah sem 4 mau dikasih makan apa anak orang "ucap ayah

"jujur sama bunda apa alasan kamu memutuskan untuk menikah"

Dan akhirnya zior menceritakan semuanya dari awal pertemuanyan dengan Tante Karina dan rencana pernikahan itu.

"apa "

"maaf Bun yah zior ambil keputusan ini tanpa bilang dulu sama kalian"ucap zior menangis

"astaga kak maafin ayah dan bunda andai kamu gak berhutang ke rentenir itu pasti kamu gak akan berkorban sejauh ini"ucap ayah merasa bersalah

"ini bukan salah ayah bunda "

"dia laki-laki "ucap bunda

"iya Bun maaf "

"huff gak usah minta maaf harusnya ayah dan bunda yang minta maaf nak maaf"ucap bunda memeluk anak sulungnya itu

"kapan mereka datang"

"besok sore yah"

"yaudah bun besok pagi jangan lupa kepasar buat makanan yang enak buat sambut calon keluarga baru kita"

"iya yah"

"ayah dan bunda gak marah kakak nikah sama cwo"

"tidak asalkan orang itu baik dan tidak pernah menyakiti sulung ayah ini ayah akan terima gak sepantasnya ayah marah apalagi kamu lakuin ini demi membantu ayah dan bunda"ucap ayah menepuk pundak sempit anaknya itu

...Flashback end ...

Pagi harinya suasana pagi dikampung karingan cukup sejuk apalagi semalam habis turun hujan saat ini zior sedang menemani ibunya ke pasar

"kalau bubda buatin kue putu ayu mereka bakal suka gak ya "ucap bunda

"pasti suka apalagi kue putu ayu buatan bunda itu terkenal enak "ucap zior

"bunda masih gak yakin kan lidah orang kota itu biasanya beda sama lidah orang kampung"

"udah Bun buat aja kalau gak dimakan biar kakak yang makan"ucap zior

"kamu ada-ada aja eh itu udah semuakan ya coba cek kak kurang apa itu"ucap bunda

"udah Bun kayaknya "

"eh bentar bunda mau beliin kue nagasari buat adek kembarmu dulu"

"sama serabi sekalian ya Bun"

"iya yuk"

Setelah semua kebeli zior dan bundanya pun memutuskan untuk pulang

"yeyey bunda sama kakak udah pulang"teriak zevon

"berisik banget sih von"ucap Zevan

"biarin wleee Kaka pesanan Ade ada"

"ada ni zevannya dibagi jangan di makan sendiri"

"siap "

"loh ayah lagi ngapain ".

"ini ayah mau ngecat pager depan buat keliatan lebih rapi biar nanti besan enak liatnya gak berantakan "ucap ayah sambil mengaduk-aduk cat

"mau kakak bantu"

"gak usah kamu bantuin bunda aja didalem"

"yaudah kakak ke dalem dulu"

Didapur terlihat sangat sibuk dengan bunda yang rencananya akan buat beberapa kue tradisional dan makanan untuk menyambut calon menantu dan besannya

"ish kamu bisa gak sih ngaduknya"ucap Zevan

"udah kamu diem aja bikin gak fokus aja"ucap zevon

"dek von dek Van udah gak usah berantem kalian bikin pusing aja"

"heheh maaf kakak"

"kak tolong buatin bumbu buat masak rica-rica ayam ya"

"iya Bun mau dibuat pedes banget apa sedeng"

"sedeng aja biar semua bisa makan"

pukul 2 siang semua makanan sudah tertata rapi dimeja rumah juga sudah bersih mengkilap

"kak sana mandi nanti keburu calonmu datang"

"Kaka males Bun "ucap zior yang masih asik rebahan

"eh udah mau nikah juga masih aja males-malesan udah sana mandi"

"iya iya "

Tepat pukul 4 sore mobil milik keluarga elvrado sudah sampai di halaman rumah sederhana zior

Ayah dan bunda serta adik-adik zior langsung menyambut kedatangan keluarga itu

"halo pak buk selamat datang dirumah sederhana kami "ucap ayah

"iya pak duh kita jadi gak enak sore² Dateng gini"ucap papi Jero

"mari masuk "ucap bunda

"Abang nyari siapa"ucap zevon saat melihat pemuda tampan yang seperti seumuran kakanya celingukan

"eh hehe ini dek kakak kalian kemana"ucap Jendra

"lagi dandan mungkin"ucap zevon

"nak ayo masuk zior nya lagi siap-siap"ucap bunda

"iya Bu hehe"jujur ya Jendra gugup banget

"dek panggil Kaka dulu dikamar"ucap bunda kepada anak kembarnya

"ok Bun"

"wah ternyata zior punya adik kembar mirip banget lagi"ucap mami Karina

"iya Bu zior itu anak sulung kami "

"umur berapa Bu si kembar kalau boleh tau "ucap mami

"baru 7 tahun Bu"

"loh saya kita udah 10 Tahunan keliatan tinggi gitu"

"emang perawakannya tinggi Bu kaya ayahnya beda sama zior yang perawakannya kaya saya "

Tak lama zior datang dengan tangan di gandeng adik kembarnya

Jendra tak bisa berkedip melihat calonnya itu yang entah kenapa sore ini terlihat berkali-kali lipat lebih menawan

"biasa aja kali liatnya"ucap Oma

"ehehehh maaf "

"soree om Tan Oma"ucap zior tersenyum

"sore sayang duh kamu manis banget liat anak mami dari tadi liatin sampe gak kedip"ucap mami

"eheheh"Jendra yang merasa diperhatikan menjadi salting

"jadi begini pa Bu maksud kedatangan saya sekeluarga ini ingin melamar anak sulung bapak ibu untuk anak tunggal saya Jendra elvrado apa bapak dan ibu mengiyakan niat baik kami"ucap papi Jero

"kalau saya sebagai orang tua hanya bisa mendukung semua keputusan ada ditangan anak sulung kami zior kalau dia setuju kamu juga akan senang hati merestui pernikahan nak Jendra dan zior"ucap ayah

"bagaimana nak zior "ucap Oma

"huff iya zior menerima lamaran nya"

"yesss"teriak Jendra

"astaga malu-maluin banget anak ini"

"maaf hehe terlalu seneng"ucap Jendra

"baik kalau semua udah setuju bagaimana kalau pernikahan nya kita gelar bulan depan"

"bulan depan"kaget bunda

"iya lebih cepat lebih baik bukan untuk semua persiapan biar saya dan istri yang urus "

"baik saya dan istri setuju"

"pasrah ajalah gw"batin zior

mereka mengobrol santai dan anehnya papi Jero langsung akrab dengan ayah begitupun mami Karina,Oma dengan bunda Jendra pun juga langsung akrab dengan adik kembar zior

"ayo pak buk nak Jendra dimakan ini kebanyakan masakan zior "ucap bunda

"wah benarkah pasti enak"ucap mami

"mari pak bu"

semuanya makan dengan diselingin obrolan manis

"yang ini apaan"ucap Jendra sambil menunjukkan kue putu ayu

"itu namanya putu ayu gitu aja gak tau"ucap zior malas.

"ya emang gak tau yang"

"Abang bakal nikah sama kak zior jadi Abang Jendra ini bakal jadi Abang kami ya"

"iya Abang akan jadi Abang kalian"

"asik akhirnya kita punya Abang kaya temen-temen"

"lah emang kalian gak seneng punya kakak"

"seneng tapi kita lebih seneng kalau punya Abang juga heheh"

"dasar anak-anak"

Happy reading.......

1
partini
dari sinopsisnya menarik
Aida Fitri
💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!