NovelToon NovelToon
AKHIR DARI PENYESALAN

AKHIR DARI PENYESALAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Rumah Tangga / Selingkuh
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: Nuna_Pena

"Tega kamu, Mas." Kanaya menatap suaminya dengan sorot mata yang tenang namun penuh luka. Kecewa luar biasa wanita itu rasakan setelah tau kalau suaminya ternyata sudah menikah dan memiliki istri lain tanpa sepengetahuannya.

"Aku minta maaf, aku tau kamu kecewa. Tapi ini semua udah terlanjur terjadi, aku harap kamu bisa berlapang dada menerima istri baruku." Jawab Andra dengan nada bersalah.

Tapi Kanaya tau, suaminya itu tidak benar-benar menyesal. Sedikit pun.

Siang dan malam ia berdo'a kepada Tuhan, meminta kelimpahan dan kelancaran untuk bisnis juga rezeki suaminya.

Tapi ketika pria itu benar-benar diberi kekayaan, ia malah menduakannya diam-diam.

Kanaya tidak akan diam aja, ia akan membalasnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nuna_Pena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

LIMA

Kedua tangan Kanaya mengepal kuat, matanya menatap nyalang ke arah pintu masuk di mana suami, ibu mertua juga istri kedua suaminya telah menghilang dan tak terlihat lagi.

Jika seandainya Kanaya memiliki setitik saja rasa cinta dan sayang yang tersisa di hatinya untuk Andra, maka pria itu sudah memastikan perasaan itu mati dengan semua yang dia lakukan dan ucapan padanya hari ini.

"Liat aja,.... Aku pastikan kalian merasakan sakit lebih dari yang aku rasakan sekarang." Gumamnya pelan dengan tatapan mata menyalang tajam.

Dadanya terasa sangat panas dan sesak, bukan karena kesedihan, tapi karena amarah yang meletup-letup namun tak bisa terlampiaskan.

***

Keesokan harinya,...

"Kamu udah dapet semua harta dia, kan? Ya udah, tinggalin sekarang juga. Nunggu apa lagi? Kamu perempuan mandiri, kamu bisa hidup tanpa dia. Meski

Pun selama menikah kamu jadi ibu rumah tangga, aku yakin kalau kamu kembali ke dunia kerja, pasti kamu nggak akan kesusahan." Kanaya menatap singkat wanita yang duduk di hadapannya.

Wanita yang sudah ia kenal sejak mereka masih duduk di bangku sekolah menengah.

"Masih ada satu hal lagi yang belum aku lakuin ke mereka, Leah. Aku nggak akan puas kalau aku belum ngelakuin hal ini." Jawab Kanaya berucap tenang, ia kembali membuka-buka buku menu dengan rasa bosan yang sangat ketara.

Kedua mata cantiknya menyusuri nama-nama dan gambar makanan, berusaha untuk menemukan menu yang membuatnya kembali selera untuk makan.

"Apa?" Tanya Leah dengan kening mengernyit, ekspresinya penuh dengan tanda tanya.

"Tunggu sampe Dayu dateng, kamu juga nanti pasti tau rencanaku." Jawab Kanaya.

Ia mengedarkan pandangannya, menatap ke luar restaurant dan tersenyum sumringah saat melihat orang yang sejak tadi ditunggunya.

"Itu dia datang...." Gumam Kanaya menarik perhatian Leah.

Mereka mengangkat satu tangannya dan melambaikannya pada seorang wanita yang baru saja masuk ke dalam restaurant, bibir merahnya tersenyum merekah saat melihat Kanaya dan Leah.

"Hai,... Sorry ya lama, tadi ada sedikit masalah yang harus cepet-cepet diberesin." Ucap Dayu sambil berjalan berlenggak-lenggok ke arah meja mereka.

Wanita itu tanpa ragu duduk di salah satu meja yang kosong sambil meletakan tas mahalnya di atas meja.

Aroma parfume sensual menyeruak memenuhi indera

penciuman mereka.

"So, udah dipesenin kan buat aku?" Leah mengangguk singkat mengiyakan membuat Dayu tersenyum puas.

Kini perhatian dua wanita itu berfokus pada Kanaya yang masih membolak-balik buku menu dengan bosan.

"Jadi,.... Ada apa nih tiba-tiba minta kumpul dadakan? Jangan bilang kalau kamu nggak mau cerai karena masih cinta dan memilih untuk bertahan sama cecunguk jelek brengsek itu?" Tanya Dayu to the point.

"Eugh,... Calm down. Santai,... Aku nggak akan ngelakuin hal tol- lol kaya begitu." Jawab Kanaya sambil memutar bola matanya malas.

"Terus? Apa dong? Kamu bilang kamu bakal cerita tentang rencana kamu setelah Dayu dateng? Sekarang Dayu udah dateng, so cerita. Sekarang, sedetail mungkin. Jangan sampe ada yang kelewat dari rencana kamu itu. Jangan sampe kita berdua nggak tau." Leah ikut menimpali dengan tidak sabaran.

"Okay, okay. Aku bakal cerita semuanya ke kamu." Ucap Kanaya.

Wanita itu menutup buku menunya dengan cukup keras kemudian memejamkan mata, ia menarik nafas panjang dan dalam seolah sedang mengumpulkan tenaga juga mempersiapkan diri.

"Dayu,... Kamu masih jadi Madam, kan? Maksud aku, kamu masih punya banyak stok perempuan ani-ani, kan?"

Kanaya bertanya sambil menatap Dayu dengan senyum manis dan mata menggemaskan bak anak kucing.

"Euhm,... Yes. Tapi,... Kenapa tiba-tiba tanya itu?"

Tanya Dayu balik. Pertanyaan Kanaya tentu saja membuatnya bingung dan terkejut.

"Aku mau satu, please. Aku mau yang paling cantik, paling seksi dan paling matre. Aku mau ani-ani yang rela ngelakuin apapun asal dapet uang, meski harus ngelakuin hal yang cukup ekstrim. Pokoknya yang disuruh apapun nurut asal dikasih duit."

Kedua mata Dayu membelalak terkejut mendengar ucapan Kanaya, ia menatap ragu-ragu wanita itu kemudian melirik ke arah Leah bingung seolah sedang meminta penjelasan pada wanita itu tentang keinginan tiba-tiba teman mereka.

"Buat apa, Naya? Kamu jangan aneh-aneh deh." Ucap Dayu sambil memperbaiki posisi duduknya.

Ia mengedarkan pandangannya ke sekeliling restaurant, merasa khawatir akan ada orang yang mendengar percakapan absurd mereka.

"Jangan bilang kalau kamu jadi belok arah setelah diselingkuhi ya, Naya. Laki-laki masih banyak, yang setia terus ganteng dan lebih kaya dari si curut itu masih bertebaran di dunia ini. Jangan aneh-aneh deh." Timpal Leah sambil memelototi Kanaya.

Wanita itu terlihat seperti seorang ibu yang sedang memarahi anak perempuannya.

"Hah? No, no. Jangan salah paham. Aku nggak mendadak lesbiola gara-gara diselingkuhi, okay? Aku masih normal, sangat normal. Aku masih suka laki-laki, kok." Ujar Kanaya saat akhirnya ia mengerti arah pembicaraan dan kebingungan dua temannya.

"Ya terus? Buat apa ani-ani kalau bukan itu?"

"Euhm,..." Kanaya terkekeh geli, ia mencondongkan kepalanya ke arah meja membuat Leah dan Dayu melakukan hal yang sama.

Wanita itu kemudian berbicara dengan suara pelan berbisik, senyum sumringah masih tak lepas dari bibirnya yang penuh nan seksi.

"Aku mau ani-ani,..... Buat bapak mertuaku,..."

Kanaya kembali terkikik geli setelah mengucapkan kalimat tersebut.

Wajahnya tampak semakin cerah seolah-olah dirinya begitu bahagia. Raut terkejut di wajah dua temannya justru membuat Kanaya semakin senang, ia merasa seperti seorang jenius.

"Buat bapak mertua kamu? Maksudnya? Kamu mau bikin bapak mertua kamu selingkuh sama ani-ani, gitu?" Tanpa ragu, Kanaya menganggukan kepalanya penuh keyakinan.

"Yup! Exactly!" Kanaya menjawab sambil menjentikan jarinya hingga bunyi yang cukup nyaring terdengar di antara mereka.

"Udah nggak waras kamu ya?" Dayu memekik tidak percaya, sorot matanya semakin menatap Kanaya tak habis pikir.

Ia menatap sang teman seolah-olah Kanaya adalah makhluk asing dari luar angkasa yang baru saja menginjakan kakinya di planet bumi.

"Ya mereka lah yang udah bikin aku nggak waras."

Jawab Kanaya enteng.

"Sebentar,... Coba, gimana-gimana. Jelasin pelan-pelan. Kenapa kamu mau bikin bapak mertuamu sendiri selingkuh, sama ani-ani pula. Apa alesannya? Nggak mungkin kalo cuma buat balas dendam sama Andra."

Leah berusaha untuk tenang dan menjelaskan lebih rinci tentang rencana luar biasa Kanaya.

"Ya memang ini bukan cuma balas dendam buat Andra. Balas dendam satu ini ya buat ibu mertuaku. Dia yang semangat banget sama pernikahan kedua Andra, bahkan dia sendiri yang bilang kalau dia lah yang nyuruh Andra nikah lagi. Dia juga yang terang-terangan membandingkan aku sama perempuan simpanan anaknya. Dia juga yang enteng banget nyuruh aku akur dan terima dia sebagai "adik madu"."

Kanaya mengangkat kedua tangannya dan membuat gesture meledek saat mengucapkan dua kata terakhirnya, wajah cantiknya yang cerah mendadak terlihat sebal dan penuh kekesalan.

1
Nuna_Pena
😁😁
Anonim
😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!