NovelToon NovelToon
Takhta Yang Di Curi

Takhta Yang Di Curi

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Crazy Rich/Konglomerat / Action
Popularitas:13.5k
Nilai: 5
Nama Author: Siti Marina

karena ambisi untuk menjadi kaya, seseorang rela menukar bayinya dengan bayi dari pria masa lalunya....
yuk ikuti kisah nasib bayi yang di tukar...
akankah berakhir bahagia atau semakin menderita....





Assalamualaikum....
masih biasa, bertemu lagi dengan Author receh... yang masih asal njeplak kalau bikin cerita... tanpa memikirkan plot dan twist...asal ngalir saja di pikiran...
yang masih setia dengan cerita-cerita author,mohon dukungannya... yang tidak suka , bisa di skip tanpa meninggalkan bintang satu....
dukungan kalian, adalah motivasi author...
terimakasih...
salam sehat selalu...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Marina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35

Suasana di Pelabuhan Utara berubah menjadi palagan yang mengerikan. Suara tembakan menyalak di antara deru ombak dan pekikan besi kontainer. Di bawah sorot lampu helikopter yang berputar-putar, pasukan gabungan mulai merangsek masuk.

Maudi mendarat dengan sempurna di atas kontainer-kontainer...ia berlari mengejar Hans yang tadi bersembunyi di balik kontainer...

Sementara Rasya yang dari tadi tidak bernafas karena melihat bakterinya terjun bebas tanpa bantuan alat apapun kini bisa bernapas dengan lega.

"Kamu benar-benar nakal Maudi, awas saja, kalau kau sudah menjadi milikku, aku akan mengurungmu di laboratorium milikku" gumamnya dengan pelan...

"Turunkan heli nya ke tempat yang sudah bebas dari kuman" perintah Rasya menunjuk tempat yang sudah di sterilkan oleh Kevin yang sudah lebih dulu berada di tempat.

"Baik Tuan".

___

Anak buah Kakek Harison yang bersenjata lengkap bergerak dengan taktis, disokong oleh tim tentara bayaran Rasya yang menggunakan teknologi sensor panas. Tak ketinggalan, dua bayangan hitam muncul dari kegelapan, rekan agen Maudi dari Sektor 7 yang bergerak sunyi, melumpuhkan penjaga luar Hans hanya dengan satu serangan di titik saraf.

"Bersihkan area! Jangan biarkan satu pun kuman gangster itu lolos!" seru Kevin melalui radio, sementara ia sendiri sibuk mengarahkan drone yang menembakkan gas pelumpuh saraf.

Di dalam gudang, Seina yang panik mencoba menyeret Eliza menuju dermaga belakang. Namun, langkahnya terhenti saat pintu besi di depannya meledak akibat tembakan sonic pulse.

Sesosok pria dengan jubah pelindung putih mengkilap dan masker premium melangkah masuk. Rasya melepas masker oksigennya, memperlihatkan wajah yang terpahat sempurna dengan rahang tegas dan mata yang berkilat tajam di bawah cahaya darurat.

"Lepaskan dia, wanita kotor," ucap Rasya dingin... Ia mengganti maskernya dengan yang baru, yang sudah di siapkan khusus di kantong bajunya.

Seina tertegun, namun Eliza lebih terkejut lagi. Di tengah rasa takut dan tangisnya, Eliza menatap Rasya yang berdiri bagai dewa penyelamat. Ketampanan Rasya yang luar biasa, yang selama ini hanya ia lihat di majalah bisnis kini berada tepat di depannya. Meski hanya sebentar ... Jantung Eliza berdegup kencang, ia merasa seolah diselamatkan oleh pangeran dari negeri dongeng.

Namun, Rasya bahkan tidak melirik Eliza. Matanya hanya tertuju pada posisi Maudi di atap gudang yang sedang berlari mengejar Hans.

"Jangan mendekat, atau dia akan mati..." seru Seina dengan wajah takut... Namun Eliza bukannya takut, ia masih berusaha menormalkan detak jantungnya yang tidak teratur....Rasya bukannya merasa terancam, ia malah tidak perduli, Dengan gerakan cepat, Rasya menembakkan alat pelumpuh ke arah Seina, membuat wanita itu jatuh pingsan. Rasya menarik Eliza berdiri, namun segera melepaskan tangannya setelah Eliza tegak.

"Cepat lari dari sini....di sini sangat kotor" ucap Rasya datar tanpa ekspresi, lalu ia kembali fokus memantau Maudi. Eliza terpaku, hatinya bergetar antara kagum dan perih karena diabaikan.

"Terimakasih... terimakasih tuan, Anda telah menyelamatkan nyawa Saya" ucap Eliza dengan terbata... matanya melirik ke arah ibunya yang pingsan...

Sebelum pergi,ia mendekat "Maafin El mah, El tidak bisa menjadi apa yang mama inginkan ... Eliza melihat dua orang dengan seragam petugas kepolisian mendekat dan membawa Seina pergi.

Eliza menoleh ke arah Rasya lagi,namun Rasya sudah tidak ada di sana, Eliza di tuntun menunju ke tempat yang aman oleh orang-orang Harison..."Ayo nona, ikut kami".

Eliza mengangguk namun ia masih memikirkan laki-laki tadi yang menolongnya.

___

Di puncak tumpukan kontainer tertinggi, Maudi berdiri berhadapan dengan Hans. Angin laut yang kencang membuat jilbab hitam Maudi yang sudah terpasang kembali berkibar liar. Ia sudah melepas cadarnya dan menyisakan masker medis pemberian Rasya... mengikat ujung gamisnya ke perut.

"Kau menghancurkan hidupku, Midi!" raung Hans sambil menghunuskan pedang yang sangat tajam dan ujungnya begitu runcing.

"Kau yang menghancurkan dirimu sendiri dengan racun yang kau jual, Hans!" sahut Maudi.

Hans menerjang dengan membabi buta. Maudi menghindar dengan gerakan matrix, meliuk di bawah sabetan pedang Hans. Maudi menggunakan pisaunya untuk menangkis. Bunyi dentingan logam yang beradu menciptakan percikan api di tengah kegelapan.

Maudi menatap tajam saat Rasya akan mendekat, seolah-olah ia mengatakan jangan campuri urusanku, karena fokusnya terbagi, tiba-tiba....

Srak!

Hans berhasil menggores bahu Maudi, namun dengan kesadaran Maudi, Maudi kembali membalas dengan tendangan berputar tepat di ulu hati Hans. Hans terhuyung, namun ia tertawa gila. Ia menarik sebuah pemantik dari saku celananya.

"Jika aku mati, pelabuhan ini akan menjadi kuburan kita semua!" Hans menunjuk ke arah tumpukan barel kimia di bawah mereka yang sudah disabotase.

Maudi menyadari Hans sudah kehilangan akal sehatnya. "Hans, jangan!"

Namun Hans menyulut pemantik itu. Maudi melompat ke arah Hans untuk merebutnya, terjadi pergulatan hebat di pinggir kontainer. Di saat yang sama, sebuah tembakan dari anak buah Hans yang masih tersisa menyasar ke arah Maudi.

Dor!

Peluru itu mengenai Hans yang menjadi tameng Maudi saat mereka berguling. Maudi sengaja menutupi tubuhnya dengan tubuh Hans...., Maudi tersenyum karena anak buah Hans salah sasaran.... Hans terbelalak, darah segar muncrat ke wajah Maudi. Di saat yang kritis itu, barel di bawah mereka mulai meledak satu per satu.

Duar .

Duar...

"MAUDIIIII!" teriak Rasya dari bawah, wajahnya yang biasanya tenang kini dipenuhi ketakutan yang luar biasa. Ia mengabaikan semua protokol sterilisasinya, Rasya berlari menembus asap dan api menuju tumpukan kontainer yang mulai runtuh.

Maudi mencoba meraih tangan Hans yang nyaris jatuh ke kobaran api, namun Hans tersenyum pahit. "Kau menang, Midi... tapi kau akan selamanya dihantui oleh darah ini."

"tidak Hans, jangan lepaskan, hukuman ini terlalu mudah untuk ku " teriak Maudi namun Hans malah tertawa , Hans melepaskan pegangannya dan jatuh ke dalam ledakan api yang membumbung tinggi. Kontainer tempat Maudi berdiri mulai miring. Maudi terjatuh,

Brakkkkk ....

tubuhnya menghantam besi panas sebelum ia terlempar ke arah tumpukan jerami di bawah.

Suasana di dermaga pasca-ledakan itu benar-benar kacau. Asap hitam membumbung tinggi ke langit malam, menelan sisa-sisa kejayaan Hans yang kini hancur lebur dengan hancur nya tubuh Hans.

Rasya bergerak lebih cepat dari siapa pun. Sebelum Eliza, Doni, atau Kakek Harison mencapai titik jatuhnya Maudi, Rasya sudah lebih dulu menyelimuti tubuh Maudi dengan jubah pelindung putihnya yang lebar. Ia menggendong Maudi dengan protektif, menyembunyikan wajah dan tubuh Maudi yang terluka dari penglihatan orang lain.

"Kevin! Blokade area ini! Jangan biarkan siapa pun mendekat, termasuk keluarga Daneswara!" perintah Rasya dengan nada otoriter yang tak terbantahkan.

Rasya tidak menghiraukan kuman-kuman yang mungkin sudah melekat di pakaian Maudi....baginya keselamatan Maudi kini yang utama, ia segera membawa Maudi masuk ke dalam ambulans khusus miliknya yang sudah disterilisasi. Di dalam sana, Maudi masih tak sadarkan diri, sementara Rasya terus memegang tangannya yang dingin, mengabaikan noda oli dan darah yang kini mengotori setelan mewahnya.

1
Uba Muhammad Al-varo
bagaimana pun keadaannya semoga Maudy baik' saja dan Rasya selalu setia menemani Maudy dari sakit sampai sembuh kembali 💪💪💪
Aisyah Virendra
🙄🙄🙄🙄🙄🙄
Eliza bakalan jadi musuh lagi buat Maudi, bakalan mengira kalau Maudi merebut Rasya darinya 🤣🤣🤣🤣 padahal Rasya menyelamatkan Eliza karena Maudi 😂 ahh elahhj Elizaaaa jangan jadi kacang lupa kulit kau, atau kami piteeeessss palamu yaaa 😏
@Mita🥰
wah semoga Eliza jangan ...jadi cinta sama Rasya ya
Lovita BM
berasa lihat film action 😁
suti markonah
lanjut maning thor🙏
suti markonah
karna othor hr ini dah bikin aku seneng maka ☕ pun mendarat maning
suti markonah
hari ini othor bikin aku deg deg gan trs plus bikin penasaran..kuharap eliza tidak iri ketika rasya jatuh cinta sm maudi..eliza untuk kevin aja
Uba Muhammad Al-varo
Rasya dari pandangan pertama sampai dititik ini selalu terpesona oleh pesona nya Maudy dan kau Hans, Seina sebentar lagi kehancuran akan menghampirimu
Uba Muhammad Al-varo
Eliza lawan mamamu Seina, jangan sampai kau terperdaya oleh nya, Rasya....../Joyful//Joyful//Joyful//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Uba Muhammad Al-varo
good....... Rasya kau bantu dan tolong jaga Maudy, lindungi dan berikan rasa aman Maudy hajar, Hans jangan biarkan kejahatan Hans membuat keluarga besarnya Maudy celaka 💪💪💪
Diana Dwiari
klo part Rasya inginnya tertawa ae....ni orang lucu banget sih....eh,emang ada ya di dunia nyata orang kayak rasya
Aisyah Virendra
Pertempuran yg seruuu 🤩🤩🤩
Kata Rasya si Maudi orang asing ehh kata Hans, maudi datang bersama suaminya 🤣🤣🤣🤣🤣 ucapnmu bagian dari doa yg ku aamiin kann hans 🤣🤣
Tahan napas pas Maudi lompat dari pintu Helikopter untuk misi penyelamatan Eliza, smg setelah ini Eliza tidak akan melupakan jasa Maudi yg bertaruh nyawa untuk menyelamatkan dirinya dari racun Ibu kandungnya sendiri 🙄
@Mita🥰
🤣🤣🤣🤣 Rasya terkagum " 🤣🤣🤭🤭
Lovita BM
ternyata Eliza tk spti ibunya yg rakus dan serakah....
suti markonah
lanjut thor ojo gawe aku dak dik duk
Yuyun Srie Herawati
rokok tanpa cukai
suti markonah
aku baca smpe tahan nafas karna tegang, bayangke maudi menyelamatkan eliza
suti markonah
eliza jgn terpengaruh sm seina..berpihak lah sm maudi agar hidupmu tidak berakhir di jalan..inget lah maudi yg sering di siksa sm mama mu saja masih mrangkul mu jadi saudara
@Mita🥰
semoga Eliza ada yang nolong
Aisyah Virendra
/CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy/
Seina Seina.... bisa²nyaa seorang ibu tapi tak memiliki jiwa keibuan sama sekali bahkan dengan anak yg dilahirkan dari rahimnya sendiri, benar² wanita gila yg haus dan serakah akan harta.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!